IMG_0192

Hisalamwildlife!Cerita perjalanan Maret 2017 ini muncul karena kami juga tak menduga ada tempat indah lagi dicangar yang kami berkali-kali lewati. Memang kelihatannya baru dibuka. Memang pada awalnya tidak ada rencana kami mencari destinasi untuk touring untuk akhir pekan. Kami hanya ingin merayakan hari ulang tahun anak-anak sueto pada saat itu dengan tujuan warung-warung sego jagung cangar.

Saat itu titik point awal kami adalah berkumpul di korem waru Surabaya sabtu malam minggu karena begitu derasnya hujan waktu berangkat pun tertunda dari jam 9 sampai jam 11 dan jam 12 kami melakukan perjalanan dengan rute waru-krian-mojosari-pacet-cangar masih ditemani dengan rintik-rintik hujan. Sempat berhenti makan bakso di indomaret pacet setelah itu melanjutkan perjalanan ke warung sego jagung Cangar.

Setelah sampai di warung kami menikmati sejenak dinginnya udara cangar saat dini hari sambil menunggu hidangan siap disajikan. Suasana pagi hari itu sangat dingin sampai tanganpun terbujur kaku bila kena angin alam. Tapi setelah penyetan sambel sego jagung disajikan kami santab bersama dan akhirnya kamipun punya tenaga penghangat untuk tidur dibalik dinginnya warung saat itu.

Pagi hari kami terbangun dan ditemani gerimis kabut tak punya rencana kemana-mana hanya ingin melihat berjalannya kabut sampai berapa lama menemani kami. Setelah kabut mulai naik kami akhirnya menemukan sebuah loket masuk bernama wisata air terjun watu lumpang.

Kami datang saat itu ternyata petugas belum datang kami tunggu sejenak, ternyata tak lama petugas datang membayar HTM Rp 5000,- kami masuk deh.

Lokasi Air terjun Watu Lumpang ini terletak di Hutan Pacet Masuk Wilayah Mojokerto, kalau dari pacet sebelum wisata coban kembar watu ondo, kalau dai bumi aji batu setelah melewati pemandian dan wisata coban kembar watu ondo. Bisa dilihat di google jaraknya dari Surabaya sekitar 70km an

map

Dari loket ke Air terjun jaraknya gak jauh cuman 100meter tidak susah, tidak capek, tidak jauh juga dan alamnya sudah dikelola dengan baik tapi jangan sangka air terjunnya biasa meskipun tidak susah untuk mencapainya. Ternyata air terjun bagus banget dengan ada beberapa air terjun lainnya dengan aliran yang tidak seberapa deras tapi sangat pas untuk di buat objek fotografi. Langsung cek dokumentasinya saja nih dibawah.

Tak terpikir ternyata ada air terjun sebagus ini didaerah sekitar pacet ini. Justru saya lebih suka dengan air terjun dengan tipikal aliran yang seperti watu lumpang ini karena secara estetika fotografi dapat lebih dinikmati dan untuk sekedar main air pun tidak berbahaya. Manis untuk dinikmati dengan sejuknya udara pegunungan seperti merestat pikiran sejenak dari urusan lika-liku kehidupan. Hehee

Hari mulai siang dan sudah banyak pengunjung berdatangan, kamipun bersiap kembali ke Surabaya. Sempat mampir ke Bakso Jumbo Pacet yang benar-benar masih jumbo dan murah paling enggak jumbonya tidak wanna be seperti bakso jumbo yang ada di kota Surabaya dan harganya masih realistis untuk kantong kering..xixixixi

Oke mudah-mudahan cerita perjalanan penghibur ini bisa mengantarkan kami ke tempat yang lebih istimewa dikemudian hari. See you next trip keep extreme guys..

Iklan