Edo Rusyanto's Traffic


MASIH kikuk. Kira-kira begitu saat saya mengisi bahan bakar minyak (BBM) di stasiun pompa bensi umum (SPBU).

“Tinggal tekan aja pak, terus arahin ke tanki selangnya. Oh ya, bayarnya di sini,” ujar pegawai SPBU berseragam kemeja putih dan celana panjang hitam kepada saya, di Jakarta Selatan, Selasa, 11 April 2017 siang.

Rasa kikuk bukan milik saya sendiri. Sebelumnya, saya lihat juga dialami seorang pesepeda motor yang hendak mengisi BBM di SPBU yang sama. Bisa jadi karena tidak biasa, sama seperti saya.

Kekikukan tadi lantaran belum biasa, sudah pasti. Bisa jadi kikuk karena takut BBM yang disalurkan ke tanki takut tercecer. Selain itu, khawatir membahayakan diri dan orang lain. Walau, faktanya semua lancar-lancar saja. Hehehehehe….

Ya. Begitulah suasana saat mengisi BBM di SPBU yang memiliki fasilitas self service alias mengisi sendiri BBM yang akan dibeli konsumen. Kali ini, saya menemuinya di kawasan Jl Lenteng Agung dari arah Kampus Universitas Indonesia, Depok…

Lihat pos aslinya 216 kata lagi

Iklan