P_20170427_062024

HI Salamwildlife!Langsung teruskan ke cerita perjalanannya..Sampai di Lembar ternyata benar sekitar jam 23.00WIB hari Rabunya. Gak kerasa sudah sampai karena di kapal seharian banyak tidurnya. Keluar dermaga lembar kami langsung menuju kota Mataram untuk mencari makan dan tak lupa saat perjalanan kalau dapat view yang bagus ya dokumentasi sebentar.

P_20170427_012147

 

Jarak Lembar-Mataram cuman setengah jam jadi ya aman-aman saja. Cari makan di kota, dapat kemudian langsung menuju Pantai KUTA Mandalika lewat jalur kota Praja, jaraknya dari kota Mataram-Kuta Mandalika melewati bandara international sekitar 2jam, kemudian kami sempat berfoto-foto saat malam hari diperkampungan sasak yaitu sadevillage-ENDE Lombok. Sekitar subuh jam 4 kami sampai situ, ambil dokumentasi sebentar kemudian langsung melanjutkan perjalanan istirahat di dekat pantai Kuta Mandalika sampai menunggu sunrise pagi hari jangan lupa kalau istirahat diluar lihat-lihat karena banyak anjing!. (Oh iya untuk foto di sade village kami peringatkan jangan meniru kami foto malam-malam seperti itu karena katanya sih daerah situ tempatnya begal kami tau sendiri soalnya jalanan didepan sadevillage itu lo dari aspal mulus tiba-tiba jelek tapi cuman 300meter lumayan kan buat ngepalak atau memperlambat wisatawan kalau malam”Padahal ini Tempat Wisata ya Terhitung International Lo”. Tapi karena kami niatnya tulus explore keindahan Indonesia ya tidak ada apa-apa saat itu yang penting yakin dan hawa positif akan menyebar kesemuanya J )

peta mataram-sade

Tidur sejenak dan sayapun terbangun karena mimpi digigit anjing sekitar(padahal ya enggak cuman mimpi doang anjing asli disana malah takut sama pendatang). Ternyata Tuhan pun masih memberi kesempatan saya melihat lukisan alamNYA yang indah pagi itu. Saya pun segera mendokumentasikan sunrise di Kuta Mandalika pagi itu disaat semuanya masih terlelap.

Jepret-jepret tak terasa Pagi cepat berlalu kami terlena oleh keindahan alamnya  padahal kami masih punya jadwal untuk keliling pantai lainnya. Akhirnya kami bergegas menuju arah timur dengan tujuan pantai mawun dan pantai selong belanak.

Dari Kuta Mandalika perjalanan ke Pantai Mawun Hanya 30menit. Pantai Mawun ini suasananya tenang banget ombaknya tidak seberapa besar, ada fasilitas bersantai seperti kursi kayu, warung banyak, pantainya teduh, tempat parkir sepeda motor juga sudah disediakan retribusi kena Rp 10.000/motor. Pokoknya kalau mau cari ketenangan dan foto-foto viewnya amazing badai deh..hehe..

peta kuta-mawun

Kemudian kami hanya mendokumentasikan pantai ini sebentar kemudian langsung menuju pantai selong belanak. Sekitar 40 menit dari pantai Mawun.

Sampai Pantai Selong Belanak masuk kena tetribusi Rp 10.000,-/motor cumanyang ini parkir bayar seikhlasnya saja. Sebelum masuk area pantai sarapan dulu di warung depan murahkok nasi campur -Rp 10.000,- es teh manis Rp 5000,- gula tebu mahal di Lombok soalnya. Setelah sarapan kenyang kita mencobaexplore pantai..Kali ini pantai selongbelanak beda banget sama pantai kuta/mawun karena di pantai ini banyak bule ramai atau bisa disebut banyak bule belajar surfing karena struktur pantai sangat aman untuk surfing pemula, meskipun ombak pantainya lumayan tapi pantai ini berpasir halus tidak berkarang jadi mengurangi kecelakaan pada saat belajar surfing. Tapi banyak juga yang datang kepantai juga hanya sekedar berjemur seperti kami..hehehe..Kalau bicara pemandangannya termasuk Amazing Badai lautnya biru, pasir halus siapa bilang ada serpihan surga disini.

Di Pantai ini kami ketemu seorang pasutri touring single dari jawa tengah ke Lombok lo..sempet ngobrol-ngobrol juga tujuannya juga cuman ke pantai selong belanak dan kuta setelah itu balik lagi ke jawatengah menurutku ya seperti itulah indahnya hidup yang penting bahagia gaess.

peta mawun-selongbelanak

Setelah dari pantai selongbelanak ini kami langsung menuju ke pantai tanjung Aan dan bukit merese jaraknya kalau dari pantai selong belanak sekitar 2jam perjalanan.

Info : Untuk penyewaan papan surfing dikenakan tarif Rp 50.000,-/4jam untuk pemula (kapan-kapan boleh dicoba)

peta selongbelanak-tanjung aan

Sebelum sampai di pantai tanjung Aan kami sempat kesasar sekitar 5km an, karena memang akses jalan untuk ke tanjung Aan tidak seberapa bagus seperti ke pantai Kuta ada 2 akses yang bisa dilewati kalau dari Kuta ikuti saja jalan arah ke timur dari pantai Kuta atau ikuti jalur utama (jalur dari sadevillage pertigaan sebelum ada petunjuk plakat pantai kuta) jalan aspal ke ekas bay nanti ketemu pertigaan besar setelah melalui 10-12km an belok kanan kalau dari arah Kuta kami melewati akses jalan yang kedua lewat jalur utama karena aspalnya mulus dan lebih cepat. Kalau lewat jalur pertama melipir pantai Kuta jalurnya kecil jalannya tidak seberapa bagus tapi bisa melihat pemandangan pantai-pantai disekitar jalan Kuta ke tanjung Aan.

Sampai Tanjung Aan masuk tiket cuman Rp 5000,-/motor bebas sudah termasuk pantai pasir merica dan bukit merese lo..Sampai kami cari tempat teduh ada pos penjagaan keamanan kami parkir depan situ kemudian istirahat sambil recharge alat-alat yang ada.

Setelah istirahat biuh ombakpun sudah memanggil tak peduli waktu itu terik matahari tengah melanda antusias tinggi untuk mendokumentasikan pantai yang “Amazing Badai“ gaess. Sebelah kanan ada pantai cemare dan bukit merese yang keindahannya dapat kita nikmati waktu sunset disebelah kiri hamparan pesisir pantai panjang yang bersebelahan dengan pantai pasir merica..Wow Keindahan Lombok di area pantai ini aja rasanya sehari tak cukup untuk di explore.

Di pantai Tanjung Aan ada bukit kecil untuk melihat view mendaki bukit ini ternyata ada tangganya. Kata orang sekitar  adanya tangga karena waktu presiden jokowi berkunjung dan menaiki bukit si presiden sempet jatuh akhirnya dibangunlah tangga itu..hehe..

Setelah Menikmati sebelah kiri pantai kami menjelang matahari terbenam menjelajah sisi pantai kanan arah bukit merese untuk menikmati indahnya sunset on tophill. Selesai kami kembali dan bersiap untuk melanjutkan perjalanan menuju pantai pink. Melalui jln. Sempol menuju tangung Awang.

peta tanjung aan-merese-merica

Iklan