20170428_124906

Disinilah dimulai cerita kami menjadi incaran para preman/begal batuampar.Kami datang di tanjung Awang sekitar jam 18.30. Karena pertama kali kami melewati daerah ini kami niatnya ingin lewat batu ampar untuk langsung menuju pantai pink untuk camping. Akhirnya kami tanya warga (berhenti ditoko dengan 2 penjual cewek sekalian beli minum) arah batu ampar cewek pertama berkata ada pertigaan pertama belok kanan nanti bisa tembus krayak atau lansung pantai pink, tapi setelah ada anak cewek kedua tau kalau kita ke arah  pantai pink malam-malam, orang pertama langsung bilang jangan ke arah batu ampar jalannya buntu pertigaan mending lurus aja bahaya. (ternyata pada saat itu kami sudah masuk ke wilayah begal ada beberapa preman yang mendengar percakapan itu seakan taunya kami ke pantai pink padahal saya niatnya ke jalan utama karena mencari daerah ramai untuk singgah dan makan malam).

Kamipun setelah berembuk setuju ke arah pertigaan lurus. Dari tengah jalan kami bertemu tiga orang bawa pancing, setelah dari pertigaan pertama tiba-tiba tiga orang tadi bilang tanpa kami tanya arah pantai pink langsung dijawab belok kanan padahal kami awal ingin lurus..Akhirnya kami tergoda untuk belok kanan terus kami ikuti jalannya ketemu pertigaan kami belok kiri yang seharusnya mengikuti jalan besar belok kanan. Saya feeling salah jalan terus masuk perkampungan beli bensin ecer sekalian tanya jalan. Pada awalnya kita tanya si penjual warung jawabannya benar mengarah ke jalan besar sebelumnya. Tapi tiba-tiba setelah ada orang mabuk yang berniat merepet kami dan pura-pura beli rokok diwarung tapi tidak jadi akhirnya orang lain berkata lain menyuruh kami mengikuti arah lurus jalan perkampungan. Akhirnya kami putuskan untuk kembali mengikuti jalan besar dan memacu motor dengan kencang +-120km/jam supaya tidak ada begal yang mengejar.

Beberapa menit setelah melewati batuampar kami sampai pertigaan besar lurus arah pantai pink belok kiri ke arah klayak daerah keramaian labuhan ujung. Kami makan diwarung pertigaan setelah itu membahas kenapa tadi bisa banyak asumsi untuk arah jalan dan kasus begal diperkampungan batuampar. Kemudian tiba-tiba masih ada orang separuh baya setengah mabuk mendekati salah satu personel kami mencoba menguping kemana arah tujuan kami, tanpa kami bilang lagi dia juga bilang ke arah pantai pink ya arah sana saya antar. Tapi kami berubah rencana dan cuman berniat isi bensin dan menuju ke krayak dan mencari wisma di kota selong.

Akhirnya kami Menuju penjual bensin depan warung dan bertanya arah yang benar ke arah pelabuhan kayangan atau arah ke krayak kota. Penjual sampai ketakutan dan kami disarankan benar-benar jangan ke pantai pink malam ini kalau tidak bawa senjata sejenis pistol atau parang. Minggu lalu katanya ada bule juga ke begal kata sipenjual bensin itu dan kasusnya hampir setiap hari ada pembegalan didaerah batuampar ini (pikiran saya untuk orang penjaga warung ini baik tidak seperti penjual bensin yang sekongkol dengan preman lainnya)Xixixixi ngeri juga deh..Akhirnya kami dengan kecepatan tinggi lagi sambil melihat cecunguk-cecunguk preman yang berdua-duan di jalan malam-malam sambil hapean anggep aja cowok-cowok homo sampai keluar area begal.

Perjalanan dari pertigaan Pantai Pink-Batuampar kami menuju krayak dan dari krayak berhenti sebentar di indomart untuk tanya penginapan daerah selong. Tapi daerah krayak ini juga rawan menurut saya tapi tidak serawan daerah batuampar yang ekstream tapi di batuampar ini sudah ada polsek kok jadi ya aman apalagi situasinya ya masih ramai. Perjalanan kami teruskan sampai Selong dan mendarat di wisma. Kami pesan kamar dan bersiap tidur untuk melepas rasa was-was malam ini. Mudah-mudahan besok pagi keberuntungan bepihak kepada kami lagi ya Tuhan 0: )

Point-point menurut kami yang bisa diambil untuk keamanan wisatawan kedepan :

  1. Menurut Kami Jangan masuk Kawasan Wisata Pantai Pink Malam-malam atau diatas jam 6 sore kalau pingin masuk pantai pink malam-malam boleh asal bawa senjatarevolver dan semacamnya.
  2. Masuk area wisata pantai pink pasti melewati perkampungan batuampar wilayah preman jadi siang-malam harus hati-hati ya gaess.
  3. Penduduk kampung sangat kompak dengan preman sekitar. Kampungnya terorganisir sekali. Jadi misalnya mau tanya jangan bertele-tele karena keadaannya tidak semua orang welcome dengan turist.
  4. Estimasikan waktu dengan benar dan tepat anda saat anda menuju arah wisata pantai pink dengan kendaraan probadi.
  5. Pos polisi terdekat hanya ada di kota terdekat yaitu kota Klayak arah Selong dan jaraknya masih jauh mungkin sekitar 25-30km dari wisata pantai pink.
  6. Kalau terpaksa bermalam di wisata perhutani pantai pink mending tetap cari rumah warga yang disekitar pantai saja. Baru paginya keluar area wisata.
  7. jika disana musim panen jagung maka musim penjarahan/begal juga makin ramai.

Saran dari kami untuk siapapun yang ingin wisata Lombok Maju sih :

  1. Sangat disayangkan sebenarnya bahwa menurut kami wisata paling bagus justru malah di wilayah timur Lombok jika warga tidak welcome terhadap turist ya mungkin tidak akan pernah maju selamanya wisata di Lombok bukankah Raja Arab di arahkan ke Lombok untuk investasi kemudian ternyata tidak jadi inilah salah satu sebabnya faktor keamanan. Jadi bagi pemda setempat tolong warganya dikasih bimbingan untuk memaksimalkan wisata setempat jika banyak hal yang bisa dikomersilkan atau dikembangkan ditempat wisata maka menurut saya warga tidak perlu menjadikan begal sebuah tradisi disana karena mereka sudah mendapat lapangan pekerjaanyang cukup.
  2. Pembangunan sekolah-sekolah/universitas bertaraf yang lebih tinggi di Lombok khususnya di Timur Lombok juga seharusnya dikembangkan karena satu hal yang akan membuat manusia itu berbeda dari kaumnya yaitu imannya, pendidikan dan sikap sosialis-toleransinya.
  3. Lombok disebut juga pulau dengan 1000 masjid sudah seharusnya para ulama setempat berusaha memanusiakan atau memberi pendidikan agama yang benar di pulaunya dulu jangan terburu-buru untuk melakukan ekspansi keagaman karena menurut saya tradisi begal juga tidak diajarkan di agama manapun.
  4. Setelah sering mampir di warung-warung nasi di Lombok kami diberitahu bahwa harga gula tebu diLombok sangat mahal oleh karena itu meskipun makanan tergolong murah disini minuman manis di Lombok mahal karena memang kebun tebu masih kurang di Lombok malah banyak kebun jagung. Justru menurut kami bila dibangun industri untuk memproduksi gula jagung di Lombok maka akan banyak manfaatnya bagi penduduk sekitar, adanya lapangan pekerjaan, kebutuhan bahan pokok akan gula bisa lebih murah mungkin bisa berefek kepada perekonomian masyarakat sekitar dan gula jagung lebih bagus manfaatnya dari gula tebu untuk menangkal diabetes. Atau bisa membangun industri untuk snack jagung atau membangun tempat oleh-oleh makanan olahan jagung.
Iklan