Tag Archive: Baluran



Perjalanan ke Hidden Paradise Ujung Pulau Jawa Bilik Beach by Suetoclub

Hi Salam Wildlife!Gaess Cerita Perjalan ini Dimulai Sebelum Bulan Puasa. Maklum baru bisa posting sekarang hehe..Rencana awal sih liburannya memang bukan kesini melainkan ke danau taman hidup tapi karena sesuatu hal akhirnya kami putuskan menuju kesini saja.

Berangkat dari Surabaya jam 23.00wib dengan kondisi gas santai sampai di paiton ternyata kesana sampainya kecepetan jam 2 sudah sampai akhirnya tidur dulu aja di pom bensin araya sampai shubuh baru berangkat lagi. Soalnya pos penjaga di Baluran kan baru buka sekitar jam 7 pagi.

Setelah Shubuh kita berangkat melewati dinginnya embun pagi disekitar jalanan persawahan yang kami lewati setelah kota Situbondo.  Dinginnya sampai membuat kami pilek karena lebih dingin dari malam yang kami lewati..xixixi

Untuk Rutenya bisa cek di google map dibawah ini

Tapi setelah sampai pedesaan jangan lupa tanya warga lagi jangan percaya google 100% anda bisa tersesat atau kalau tidak ketemu jalan yang tidak sesuai harapan bisa jdi masalah haha. .Intinya jangan sampai di PHP googlemaps. .karena jalanan yang akan dilewati ini tidak bisa dilewati oleh kendaraan roda empat.

Berkat arahan warga kamipum sampai di pos masuk taman nasional Baluran. Daftar Nama bayar GRatis! Alhamdulillah. .Kemudian kami teruskan perjalanan melewati afrikanya jawatimur..yups suasana bakal persis bila kalian pernah ke afrika ya.. Ingat bila kalian pernah ya! Bila belum kesini aja deh biar gak jauh-jauh.. Hehe.

Sembari menikmati pemandangan kami selalu bertemu banyak warga seliweran dari kampung nelayan pos merak. Jadinya ada temennya gak seperti ke hutan sendirian.

Perjalanan dari Pos PH menuju Pantai Bilik Kurang lebih memakan waktu 1jam dengan lika-liku jalannya yang seru dan menantang. Banyak jalur bayangan hanya insting yang menjadi bimbingan. Ditengah Gunung Baluran terlihat semakin megah.

Sampai di pantai Bilik ternyata woyy pemandangannya masih alami Loo. .Tipikal pantainya macem-macem,  ada pantai bakau,  pantai kerikil,  pantai pasir putih,  dan sebuah laguna sunyi yang indah.

Lanjut lagi ke Barat kita menemukan teluk hati yang masih disekitar kawasan pantai bilik.  Santai sejenak melepas lelah sejenak karena suasana begitu sunyi hanya ada beberapa anak-anak main, klub sepeda,  dan para pemancing dn laut yang tak berombak lengkap sudah syukur kami kepada sang pencipta alamsemesta diberikan kenikmatan seperti ini.

Hari mulai Siang kami pun bersiap kembali. Karena esok hari sudah beraktifitas lagi. Kapan-kapan saja kita sempatkan berkunjung ke pantai Merak ke Sebelah Timur Baluran.

Keluar hutan sempat kesasar malah menuju pantai merak akhirnya setelah bertanya warga setempat kami menemukan jalan keluar ke arah pos PH.

Perjalan ke Surabaya kami nikmati dengan santai jam 12 kita keluar jam 19 kita sampai Sby kita sempatkan tidur sebentar di Araya lagi itu. .

Berikut videonya gaess

Terimakasih telah membaca cerita perjalanan kami.  Jangan lupa subscribe youtoube kami dan follow insta kami di suetoclub.

Karena besok juga sudah lebaran kami ucapkan selamat hari raya idul fitri  1439H bagi yang merayakan dan mohon maaf lahir batin

Oh iya bisa mampir ke link kita lainnya tentang info baluran http://www.suetoclub.com/2015/07/greentour-to-baluran-sebuah-tempat.html

Iklan

IMG_3982

Hi Salam wildlife!Cerita perjalanan ini lanjutan dari touring pulau tabuhan dan kawah wurung part 1…Langsung saja sekitar jam 5 pagi kami dari hotel merah putih langsung prepare berangkat menuju destinasi kedua yaitu “kawah wurung” yang jalannya itu lo membuat orang wurung (gak jadi) ke tempat tersebut..haha tapi ya sejarahbukan itu..

Perjalanan kami Lanjutkan dari pantai Kampe menuju keselatan melewati pelabuhan ketapang, masuk arah kota Banyuwangi kemudian ikuti saja plakat arah ke kawah ijen melewati kecamatan glagah yang ada desa penghasil durian merah itu lo yang harga perbuahnya Rp150.000-Rp300.000,-

tabuhan wurung

Bagi anda sekalian berkunjung ke ijen pakai motor matic atau bebek ya sebaiknya sebelum memasuki kekawasan licin-sempol isi bensin dulu di pom bensin terkahir di kecamatan glagah. Setelah itu perjalanan kami lanjutkan sampai beberapa menit kemudian kami sampai lokasi tiket masuk kawasan ijen dengan membayar tiket retribusi sekitar Rp 3000,-. Kemudian lanjut….Langsung dihadapkan dengan track yang lika-liku dan naik turun curam tapi sekarang sudah bagus mulus beraspal berbeda saat kami dulu 2012 pertama ke ijen via jalur Banyuwangi. Lagi-lagi mengenang masalalu dari 2009, 2012, 2014, dan 2016 kami kembali ke Ijen memang pesonanya seakan tak habis hawanya juga masih lebih dingin dari cangar dan bromo kalau saya rasa. Sampai di pos pendakian kawah ijen kami berhenti sejenak sarapan dan lain-lain.

Misal anda lewat via Banyuwangi kawah wurung ini berada setelah pos pendakian ke kawah ijen tapi masih di wilayah ijen jadi ikuti aja arahnya ke arah kota Bondowoso, air terjun yang berbatu dipinggir jalan itu masih lurus sampai masuk ke kebun dan pertanian nanti ada plakatnya sebelah kiri jalan menuju kawah wurung.

Masuk area kawah wurung ditarik retribusi lagi dan dihimbau agar menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarang seperti dicek berangkat bawa apa pulang bawa apa kalau bisa pulang bawa sampah lebih banyak lebih bagus dan sebagai greentouringer pengelolaan yang peduli lingkungan seperti ini kami sangat bangga dan kegiatan seperti ini harus dilestarikan kalau tidak mendengarkan atau lalai membawa sampah kembali terkena denda lo sekitar Rp 50.000-100.000,- jadi memang benar-benar pagi pengunjung sekalian harus diperhatikan. Tak lupa harga tiket retribusi sekitar Rp 5000,-/Perorang.

Saat masuk wilayah kawah wurung yang terletak di jampit kecamatan sempol ini sebenarnya ada beberapa spot view untuk bisa dinikmati keindahan kawah wurung ini. Fasilitas juga sudah tersedia parkir untuk mobil dan motor, warung makanan cemilan juga sudah ada. Juga sudah dibangun gazebo-gazebo untuk menikmati suasana sekitar. Tidak hanya bisa menikmati keindahan kawah dari bibir kawah saja tapi anda bisa menuruni bukit jalan kaki atau pakai motor bagi yang bernyali. Suasananya mirip bukit telletubies bagus dan pesona zamrud hijaunya itu lo menyejukkan mata.

Waktu berlalu karena lupa mendokumentasikan keindahan alam ini dan hujan pun mulai datang akhirnya kami tak sempat mengeksplor jauh lebih dalam untuk sekalian datang guest house jampit. Kemudian tujuan terkhir adalah cafe ijen. Cafe yang berada persis disebelah pos masuk pertama yang dari kota Bondowoso untuk sejenak menghangatkan badan dan menikmati berbagai cita rasa kopi khas ijen. Hmm terasa begitu romansa suasananya saat itu. Hujan pun reda dan hari mulai sore, acara langsung balik ke Surabaya pun disiapkan. Begitulah sepenggal cerita perjalanan dari kami Suetoclub mudah-mudahan bergunan bagi para pembaca sekalian ketemu lagi di next trip yap..

Dokumentasi :

 

Videonya :

pulau tabuhan dan kawah wurung by suetoclub


 

IMG_1967

Hi salam wildlife!Kali ini edisi tamasya karena ya cukup berada di wahana baru di Kota sendiri SNC yaitu Surabaya night Carnival yang mulai di buka tanggal 28 juli 2014 dan sempat di tutup SURABAYA – Kemeriahan Surabaya Carnival Night Market (SCNM) tidak bertahan lama. Baru dibuka pada Senin lalu (28/7), pemkot langsung mengambil sikap untuk menutupnya sementara. Dalihnya, tempat wisata baru tersebut belum melaksanakan rekomendasi yang tercantum dalam analisis mengenai dampak lingkungan lalu lintas (amdal lalin).

Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan Surabaya Irvan Wahyu Drajat mengatakan bahwa sebenarnya pemkot tidak langsung bersikap tegas untuk memerintahkan penutupan. Namun, lebih dahulu mengirimkan surat teguran pada Jumat lalu (25/7). ”Kami melakukan itu karena banyak rekomendasi yang belum dilaksanakan,” jelas Irvan, Selasa (29/7).

Rekomendasi tersebut, antara lain, lahan parkir yang luas dan alur lalu lintas sehingga arus kendaraan yang keluar dan masuk tidak menumpuk menjadi satu. ”Selama ini keluar masuknya dari arah kota masih jadi satu dari depan korem,” ungkap Irvan.

Bahkan, lanjut dia, frontage road samping korem, yang seharusnya digunakan untuk kendaraan yang menuju tol, malah dipakai dua arah oleh para pengunjung. Akibatnya, kemacetan hebat tidak terhindarkan. Ketika hari pertama buka, lanjut dia, kemacetan parah terjadi hingga pukul 23.30. Bahkan, dampak kemacetan tersebut terjadi hingga Sidoarjo.

Kondisi yang sama tercipta di bundaran Waru. Sebab, banyak kendaraan yang mencoba masuk ke Surabaya Carnival melalui akses Jalan Brigjen Katamso atau dekat pabrik paku, Waru. ”Melihat dampak kemacetan itu, kami pun bersama pemkot memutuskan untuk menutup akses ke tempat tersebut,” jelas Kasatlantas Polrestabes Surabaya AKBP Raydian Kokrosono.

Penutupan dilakukan dengan pemasangan palang kuda di beberapa titik. Misalnya, di lintasan kereta api tanpa palang pintu Kertomenanggal dan di FR Siwalankerto. ”Kami melakukan langkah ini setelah berdiskusi dengan pemkot dan Ditlantas Polda Jawa Timur,” kata Raydian.

Karena itu, tindakan tegas tersebut tidak asal diambil. Selain dampak kemacetan, tindakan itu diperkuat dengan belum lengkapnya dokumen amdal lalin SCNM. Dari hasil pemeriksaan pemkot dan kepolisian, ternyata manajemen tempat rekreasi itu belum memenuhi syarat untuk lahan parkir dan akses keluar-masuk kendaraan.

Belum terpenuhinya dokumen persyaratan amdal lalin itu juga dinilai sebagai penyebab kemacetan. Sebab, tingginya antusiasme warga untuk berlibur ke tempat tersebut tidak diimbangi dengan area parkir yang mencukupi.

Tidak mau kemacetan semakin parah, dishub pun menutup sementara tempat hiburan baru itu. Penutupan dilakukan pukul 16.00 kemarin, dinas perhubungan masih menunggu pengunjung berkurang. ”Maunya kami lakukan pagi, tapi bagaimanapun pengunjung sudah telanjur membeludak,” ungkapnya.

Untuk memastikan hal tersebut, dinas perhubungan dan kepolisian all-outbekerja. Kepala Dinas Perhubungan Eddi turun tangan langsung untuk memantau perkembangan penutupan di sana.

Mendatangi tempat-tempat wisata pada hari libur Lebaran seperti saat ini merupakan aktivitas kebanyakan warga Surabaya. Selain mengunjungi Kebun Binatang Surabaya (KBS), warga mengisi libur Lebaran dengan berwisata ke Kenjeran. Nah, karena kebetulan di Surabaya ada destinasi wisata baru, tak heran SCNM menjadi sasaran serbuan pengunjung.

Head of Marketing dan Humas Surabaya Carnival Thomas Andriyanto mengungkapkan bahwa membeludaknya pengunjung bukan sesuatu yang terduga. ”Saya juga tak memprediksi pengunjung sebanyak kemarin,” kata Thomas. Namun, pihaknya tetap menghargai langkah aparat yang berwajib. Pihaknya juga terus berkoordinasi dengan pemkot dan kepolisian untuk mengurus amdal lalin tersebut. Thomas mengungkapkan, sebenarnya pihaknya juga tidak asal beroperasi. Manajemen telah menyiapkan lahan parkir yang luas di samping tempat hiburan anyar itu. ”Kami akan terus berkomunikasi dengan mereka (pemkot),” ungkapnya. http://www.jawapos.com/baca/artikel/5233/Surabaya-Carnival-Night-Market-Ditutup

Yup akhirnya surabaya mempunyai wahana tandingan selain THR meskipun THR sendiri masih potensial untuk dikembangkan..SCNM ini layaknya ancol,trans studio mungkin kalau di malang jatimpark1 atau seperti WBL lamongan.Ya waktu itu memang sambil mengisi liburan mencoba mampir saja ke tempat ini meskipun saya inginkan itu sebenarnya pembangunan lahan hijau misalnya hutan kota di central park New York USA atau hyd park seperti di Londo UK lebih menjaga keseimbangan alam sih menurutku lo ya..

one-hyde-park-view-candya

central-park

bentuk-hutan-kota

ball-david-aerial-view-of

180px-hyde-park-from-the

“Hutan kota atau taman kota saat ini banyak dimanfaatkan untuk tujuan memperindah kota,penghijauan,resapan air,menanggulangi pencemaran dari emisi udara dan manfaat lainnya.Manfaat inilah yang memberi inspirasi dan melatarbelangi pembangunan hutan kota disuatu negara dan mendorong pemerintah suatu negara untuk terus mengembangkan atau menciptakan hutan kota atau taman kota yang inovatif dan kreatif dalam perencanaan program tata ruang kota yang refresentatif.Program pembangunan hutan kota atau taman kota telah lama dilakukan ratusan tahun yang lalu dipelbagai negara dengan konsep yang berbeda-beda disetiap negara sesuai kondisi wilayah,dana dan manejemen serta sesuai kemampuan yang dimiliki suatu negara.Pembangunan hutan kota atau taman kota telah dilakukan sejak sekitar tahun 1800an taman st james park di london misalnya kemudian taman central park mahattan new york yang menghabiskan waktu hampir 25 tahun dalam pelaksanaan pembangunannya dan ribuan hutan atau taman kota lainnya dipelosok dunia.Pembangunan hutan atau taman kota yang kian fenomena dipelbagai dunia pada dasarnya untuk kepentingan masyarakat suatu negara itu sendiri dan program pelestarian lingkungan yang proporsional .” http://nantly.mywapblog.com/melihat-dari-dekat-hutan-kota-di-luar-ne.xhtml

Yap memang hutan kota selain bisa dibuat tempat rekreasi yang tenang bisa menjadi tempat ajang seni budaya Indonesia yang bertemakan outdoor atau alam. Meskipun SCNM ini juga punya fasilitas indoor  untuk seni budaya juga tapi menurut saya ya masih lebis bagus dibuat konsep hutan kota saja karena perkotaan mungkin identik dengan kuranya udara segar. Memang sih kota Surabaya ini kurang hiburan bila liburan orang-orang pada ke Malang semua selain udaranya yang dingin  banyak taman hiburan dan museum disana yang bisa dijadikan tempat rekreasi khusunya di kota Batu. Jadi menurut saya maklum kalau ada model taman hiburan sejenis pasti ramai dan pengunjungnya membludak.Tapi untuk awal pembukaan kok rasanya HTMnya terlihat masih agak mahal ya?opini pribadi sih…

Coba liat tarifnya :

Biaya masuk per orang tanpa fasilitas wahana : Rp 20.000,-(Dewasa dan anak-anak)

Biaya full permainan semua paket kecuali lampion : Rp 425.000,-/orang waktu itu diskon jadi Rp 150.000/orang karena masih dalam libur lebaran gak tau lagi kalau sudah gak liburan atau hari biasa

Biaya naik perwahananya juga beragam dari Rp 15.000,- sampai Rp 30.000,-

juga ada tiket terusan Kids Kingdom sebesar Rp. 75.000,-.

Wahana Suroboyo Carnival Night Market :

  • Adult Bumper Car
  • Lampion Garden
  • Rumah Hantu
  • Shooting Gallery
  • Ferris Wheel Plaza
  • Children Rides
  • Rumah Seni
  • Rumah Kerang
  • Laser Tag
  • Rumah Unik
  • Japan Coaster
  • Mine Coaster
  • Mini Bumper Car
  • Dome
  • Family Rides
  • 4D Cinema
  • Go Kart
  • Air Bike
  • Midway Games
  • Kids Kingdom
  • Museum Lilin (serupa Madame Tussauds)

Bazaar kuliner Suroboyo Carnival Night Market :

  • Mlaku Mlaku Nang Tunjungan (spesialis masakan Jawa)
  • Kampoeng Arab Ampel (khusus makanan Arab)
  • Pecinan Kembang Jepun (menyajikan kuliner Cina)

Wahana-permainan-Suroboyo-Carnival-Night-Market

Map-wahana-Suroboyo-Carnival-Night-Market

 

Apalagi biaya akomodasi jajanan di dalam tahu sendiri lah ditempat seperti in harga food and beverage pasti lebih mahal jadi lebih saya sarankan sih bawa makanan minuman sendiri saja dari rumah. Macam wahananya juga beragam ada pasar malam, gedung seni budaya, entertaiment park, area bermain anak kecil dll..Selebihnya ya bisa dilihat sendiri di foto-fotolah tempatnya…

IMG_2120

IMG_2064

IMG_2045

IMG_1996

IMG_1990

IMG_1957

IMG_1952

IMG_1920

 

IMG_1938

Jadi yang mau ke Surabaya monggo bisa mampir ke SCNM (Surabaya Carnival Night Market) yang terletak di Jl. Ahmad Yani No. 333 Waru, dengan luas area sekitar 8 hektar.

Peta-lokasi-Suroboyo-Carnival-Night-Market

Info dan kontak :

  • Telp. : 031-8483 131 | 031-8433 232
  • Twitter : @SuroboyoCNM
  • Facebook : Suroboyo Carnival Night Market

IMG_1639

Salam wildlife!Perjalanan turing kali ini itung-itung mengisi libur lebaran yang kebetulan tahun 2014 panjang cuti bersamanya. Pada awalnya banyak destinasi yang ingin dijelajah semisal pantai-pantai di selatan kab trenggalek, pacitan, tulungagung, air terjun di kab nganjuk, bondowoso bahkan malah ingin menikmati indahnya blue fire di ijen crater. Tapi berhubung nyonya liburnya pendek ya sudah sekalian mampir rumah nyonya di Jombang sajalah..

Berangkat malam hari dari Sidoarjo sampe Jombang istirahat kemudian paginya berangkat..Yup destinasi sebelumnya sudah kami putuskan mampir ke air terjun baru di sekitar kab Nganjuk tapi kok saat itu waktu rasanya masih panjang dan kenapa gk nyoba yang perjalanannya agak seruan dikit..Munculah ide bagaimana kalau saat itu kita ke pantai-pantai di daerah Tulungagung saja?oke wess..

Perjalanan dari Jombang jam 7 pagi-sampai Tulungagung jam 9 pagi mampir istirahat dulu di Indomaret sambil hunting pantai akhirnya pada saat itu juga kami putuskan ke pantai Molang saja karena memang tracknya yang bisa langsung dicapai kendaraan bermotor tanpa harus berjalan kaki beberapa kilo..

Akhirnya dari kota Tulunggagung kami langsung tancap gas menuju pucanglaban tapi kami lewat arah kademangan sekalian hunting track karena memang kami awam daerah sini tapi sebenarnya kalau dari Tulungagung lebih cepat bisa lewat Ngunut belok kanan kalau dari arah Tulungagung arah pucanglaban. Setelah sampai Kademangan Begini rutenya :

  • Berpatokan dari jembatan Kademangan, perjalanan dapat diarahkan melalui rute Blitar-Wonotirto
  • Berbeloklah ke kanan setelah menjumpai perempatan kantorKecamatan Kademangan.
  • Berbeloklah ke kanan lagi setelah menjumpai pertigaan puskesmas pembantu Maron.
  • Berbeloklah ke kanan lagi setelah menjumpai pertigaan yang ditengahnya terdapat miniatur candi di Desa Panggungduwet.
  • Setelah memasuki pertigaan Pasar Puser berbeloklah kekiri dan susuri jalanan hingga ke Desa Pucanglaban.
  • Pantai Molang tinggal 7,5 km lagi dari gapura Desa Pucanglaban.
  • Lokasi dapat dijangkau dengan sepeda motor maupun mobil.
  • Koordinat: 8°18’49″S   112°1’41″E

Picture2

Muter-muter, sempat kesasar, tanya-tanya akhirnya sampai juga sekitar jam 11 dari Tulungagung berarti perjalanan 2 jam dari jam 9 itupun kami memutar lewat Blitar..hihi..Jalannya baguskok kalau ada makadam tapi bagus ya tempat ini. Perjalanan mendekati pantaipun kita akan disuguhi pemandangan indah tambak udang dari atas bukit..niatnya sih pingin masuk foto-foto di tambak tapi karena waktunya terbatas ya sudah kami langsung menuju pantai saja.

Soal jalannya sebenarnya cukup untuk dilewati roda empat tapi ya gitu harus hati-hati ada kombinasi jalan yang berlumpur untuk macam mobil keluarga macam ertiga, avanza, mobilio gitu ya kudu ahli-ahli saja nyetirnya sampai di ujung jalan setelah melewati pintu masuk tambak udang nanti ada pertigaan pilih kiri jalannya yang agak besar arah pantai molang kalau ke kanan itu arah pantai lumbung bagus juga pantainya.

Perjalananpun kami teruskan sampai di pantai wuih semakin menabjubkan saja pemandangannya melewati bukit-bukit yang dari atas kita bisa liat pesisir pantainya memangkok pesisir selatan pulau jawa ini dipenuhi pantai-pantai surga yang tak ada habisnya keindahaanya. Saat sampai dipantaipun hanya ada segelintir pengunjung sehingga pantai ini tampak sedikit private padahal waktu itu hari libur coba kalau hari biasa mungkin malah kita akan benar-benar sendirian di pantai selain mereka yang hanya pekerja tambak udang.

Pertama kali datang ke pantai ini adalah menganalisa tipe pantai molang ini berikut landscapenya kalau dari wikimapia

Picture1

Hmm pantai ini memang terbagi dua sisi dipisahkan oleh kali pembuangan dari tambak udang memiliki pemecah ombak di sekitar garis pantainya jadi ya kalau berenang atau nek jare wong jowo nek kape celup-celup teles ati-ati yo soalnya banyak karangnya. Kalau pingin tahu mungkin bisa mampir kesini http://ihahibban.blogspot.com/2012/09/info-tulungagung-misteri-pantai-molang.html

Setelah itu ya kami mendokumentasikan foto duoang sebelum semakin sore sekitar jam setengah 2 siang  kami balik dari pantai ini menuju Jombang rutenya Pucanglaban-Kademangan-Blitar-Wates-Pare-Jombang sampai di Jombang sekitar jam setengah 4 istirahat dulu baru setelah magrib kembali ke Surabaya. Oh iya untuk tarif masuk ke pantai Molang ini gratis lo, apalagi pantai Lumbung dan Kelinci..Okay see you next story THANks..

Berikut Dokumentasinya :

IMG_1653

IMG_1668

IMG_1676

IMG_1695

IMG_1739

IMG_1777

IMG_1807

IMG_1842

IMG_1846

Pantai Lumbung

Pantai Lumbung

Pantai Pacar

Pantai Pacar

IMG_1875

 

 

IMG_1882

IMG_1886

 

Eh ini ada videonya :


DSCN8546

 

Namanya juga touring singkat jadi perjalanan dilakukan mesti dari Surabaya berangkat sabtu malam minggu jam 9 malam dan sampai Sby lagi jam 8 malam atau minggu malam senin..hanya untuk mengisi waktu luang liburan saja 🙂 Yup destinasi yang dipilih akhirnya adalah greenbay sebuah teluk yang lautnya berwarna kehijauan dan ada pantainya lokasinya juga berdekatan dengan Pantai Pulau Merah yang sudah terkenal itu.

Yup Bulan Mei kemaren mungkin di 2014 ini adalah bulan yang bisa dikatakan paling banyak tanggal merahnya jadi kami memanfaatkannya buat liburan. Akhirnya  kami pilih  touring ke Greenbay eh kebetulan ada rekanan SUETO yang mau gabung akhirnya join deh buat bareng rame-rame dengan klub motor lain menuju Greenbay(tapi inget Sueto bukan klub motor lo ya). Pada awalnya sembari ke Greenbay kami sebenarnya ingin mampir ke Pantai Pulau Merah yang letaknya bersebelahan juga tetapi apa daya waktu ternyata tidak cukup akhirnya destinasi fokus ke Greenbay sajalah

Berangkat malam hari dari Surabaya sekitar jam 9 malam tapi karena ada trouble akhirnya molor jadi jam 10 belum rekanan yang tambah molor lagi sekitar jam 11. Akhirnya saya berangkat duluan dan menunggu di kota probolinggo saja.

Yup Rutenya yang kami lewati bisa dikatan seperti ini dari Surabaya-Sidoarjo-Bangil-Pasuruan –Probolinggo-Klakah-Lumajang-Jember-Kalibaru-Glenmore-Genteng-Gambiran-Pesanggrahan-Bangorejo-Siliragung-Pulau Merah-Desa Sarongan-TNMB-Greenbay.  Rute nanti pulangnya ya sama jugakok. Perjalanan yang kami tempuh sekitar 618km PP dari Surabaya

Berikut Petanya :

Peta Akses Wisata

10373783_10201331291399076_8772276976566455412_n

Perjalanan begitu terasa lama dan mengantuk-ngantuk akhirnya dari Jember kita ngopi dulu melepas lelah di alun-alun sembari menunggu yang mau gabung lagi. Tidak lama kemudian perjalanan kami lanjutkan menuju pemberhentian berikutnya yaitu kota Genteng. Waktu itu hari sudah menjelang subuh dan kami pun beristirahat sejenak untuk sarapan kemudian perjalanan langsung dilanjutkan menuju Taman Nasional Meru Betiri setelah gambiran ikuti aja plakat pulau merah, melewati daerah pedesaan yang kalau pagi bagus banget pemandanganya dan kebetulan cuaca saat itu sangat cerah, kemudian melewati Kawasan Pantai Pulau Merah yang kalau dari arah gambiran  ada plakat kalau belok kiri pulau merah kalau terus arah desa Sarongan nah pilih yang terus kawan-kawan. Ikuti saja jalannya sekitar 25 km an terus kemudian masuk ke perkebunan sungailembu disini udaranya sejuk sekali plus pemandangannya yang bagus dan akhirnya kami di sapa sebuah pantai sebelum masuk ke kawasan Taman Nasional Meru Betiri untuk membayar retribusi sebesar Rp 5000/perorang dan Rp 3000/sepedamotor

10440276_10201332241182820_8103860291421959698_n

10304346_10201341584216390_8389691765962670489_n

984116_10202425007566643_8621221461937462923_n

10364067_10202424979605944_2055129438549189679_n

10420102_10201335419742282_6358235505300510514_n

1907325_10202425000366463_1950253014324407636_n

10337765_10202424999926452_8975428510246859945_n

10402542_10202425006446615_8725474407158361503_n

10306082_10201335527584978_5514001188012680006_n

Banyak pantai memang di daerah Taman Nasional Meru Betiri ini Pantai Rejegwesi, Pantai Batu, Pantai Pesanggrahan, Pantai Penyu, Pantai Teluk Damai, Pantai Sukamade, Pantai Bandealit dan Pantai Green Bay jadi saya sarankan jangan terpesona dulu dengan pantai sebelumnya karena intinya adalah GreenBay hahaha..Karena Entar sebelum menuju Greenbay tenaga kalian sudah habis duluan karena takjub dengan pantai-pantai sebelumnya dan di Greenbay mau foto-foto sudah loyo tapi biasanya yang namanya cruiser justru sebaliknya hehe.

Perjalanan dari pos meru betiri ke greenbay inilah yang jalanannya sedikit extrem tapi tak seberapakok buktinya banyak yang berkunjung ke pantai Greenbay ini yap. Untungnya kami pagi sekali jadi masih tampak sepi jalanannya. Beberapa saat kemudian ternyata sudah sampai ditempat parkir untuk diteruskan perjalanan jalan kaki ke Pantai GreenBay sejauh 2km tapi disini kita bayar parkir motor dulu Rp2000,-. Lanjut jalan kaki mas bro mbak koneng yup disini kondisi fisik diuji kalau mau memilih tempat wisata disini ada 3 tempat ke Gua Jepang, ke Teluk Damai(peace Bay) atau lanjut ke GreenBay melewati Pantai Stone Shore.

Akhirnya kamipun bisa menginjakkan kaki di Teluk Hijau ini dan satu kata Amazing!Kalau mau bilang terbayar deh capeknya J sudah langsung siapkan alat dokumentasi dan silahkan liat beberapa fotonya.

10430868_10201337005421923_2788778757933526442_n

10358736_10201337021542326_5269287560982270392_n

10415663_10202424981445990_3209227112773767365_n

DSCN8483

DSCN8529

DSCN8544

DSCN8572

DSCN8587

DSCN8582

DSCN8599

DSCN8570

DSCN8591

DSCN8606

DSCN8581

 

 

Di Pantai ini juga ada air tejunnya lo tapi alirannya kecil seperti tetes air kalau pada saat musim kemarau. Oh iya anda yang ingi berkunjung juga bisa menyewa perahu untuk berkelilng teluk hijau dengan tarif 35ribu/orang PP bisa dimulai dari post meru betiri karena mungkin yang bawa mobil tidak memungkinkan untuk parkir di pos parkir terakhir jika jumah wisatawan yang membawa mobil membludak jadi pihak taman nasional menyediakan perahu yang bisa disewakan.

Dan singkat cerita kami dikejar waktu karena besok sudah harus memulai rutinitas lagi maka kami putuskan untuk meninggalkan pantai yang indah ini sekitar jam 10 an pagi dan tiba di Surabaya sekitar jam 20.00 WIB. See you next trip dan jangan lupa jaga kelestarian alam Indonesia dengan tidak mengotori pantai dengan sampah plastik paling enggak sedia kresek sebelum anda membuang sembarangan di pantai kemudian bisa sampah dibuang sesuai pada tempatnya biar tidak mengotori pantai indah yang mulai ramai pengunjung ini apalagi Greenbay ini sudah masuk pernah TV jadi siap-siap saja ke eksklusifan pantai akan berkurang jika kita tidak bisa melestarikannya. See You the Next Tour..Salam Wildlife!

ini videonya :

 

 

 

%d blogger menyukai ini: