Tag Archive: BlackBerry



Sekarang banyak device terutama smartphone terpasang fitur NFC, sebenarnya apa itu NFC? digunakan untuk apakah NFC? Teknologi NFC bisa menjadi masa depan untuk metode pembayaran, kunci keamanan dan boarding pass. NFC merupakan teknologi terbaru dari QR Code. Banyak smartphone baru memiliki kemampuan NFC, seperti Sony, Blackberry, Samsung, Nokia, dsb. Namun banyak yang tidak tahu apa kegunaan NFC dan bagaimana cara menggunakan teknologi NFC ini.

Apa itu NFC Technology?

Teknologi NFC atau Near Field Communication yaitu dimana Anda dapat memindahkan informasi antara ponsel Anda dan perangkat NFC lainnya, seperti ponsel, tag NFC atau perangkat pembayaran. Misalnya, Anda dapat berbagi alamat situs web, kontak, nomor ponsel, trek musik, video atau foto. Teknologi ini sudah sangat familiar di beberapa Smartphone baik kelas atas atau menengah. Teknologi ini merupakan teknologi lanjutan dari RFID dan Bluetooth. Jadi dapat diambil kesimpulan teknologi RFID dan Bluetooth ada pada NFC.

Device yang dilengkapi dengan NFC dapat berkomunikasi dengan perangkat NFC lain yang disebut dengan NFC tags. NFC tags adalah chip tidak mempunyai listrik yang menarik listrik dari sebuah smartphone terdekat atau dari perangkat NFC lainnya. Mereka tidak perlu baterai atau sumber listrik sendiri.

Untuk terkoneksi NFC perlu menyatukan atau menempelkan dua perangkat NFC. Misalkan saja kamu memiliki dua smartphone yang mempunyai fitur NFC, ketika kamu menempelkan mereka secara back to back. Jika kamu memiliki NFC tags cukup tempelkan belakang smartphone yang memiliki NFC untuk NFC tag.

Selain bisa digunakan untuk mengirim foto atau file yang bluetooth juga bisa melakukannya teknologi NFC sangat kaya akan kelebihan dibanding teknologi nirkabel lainnya.

Apa Kegunaan NFC?

Mengatur kendali Mobil dengan NFC
Disalah satu acara Consumer Electronic Show (CES 2013), diperlihatkan sebuah mobil Porsche Carrera yang menggunakan teknologi NFC. Dengan teknologi ini Anda dapat mengontrol beragam aktivitas. Diantaranya mengunci dan membuka mobil. Selain itu ada teknologi push GPS antar Device, jadi Anda bisa dengan mudah memberikan informasi GPS yang ada didalam smartphone kedalam mobil.

Pembayaran Mobile
Di Amerika, pembayaran menggunakan mobile sudah sangat populer. Jadi NFC bekerja seperti PayPass MasterCard dan MasterCard atau kartu kredit. Hanya dengan mendekatkan smartphone NFC dengan mesin ATM maka smartphone dan mesin ATM akan melakukan pairing dan transaksi pun bisa dilakukan, canggih bukan. Kamu tidak lagi memerlukan Kartu Kredit.  Metode NFC seperti Google Wallet. Di San Francisco, NFC digunakan sebagai alat pembayaran parkir.

Melakukan Chek in
Selain fungsi diatas hal lain yang sangat berguna dari teknologi NFC antara lain Anda bisa melakukan verifikasi tanpa menunggu untuk mengantri. Sebab, NFC bisa melakukan verifikasi Chek in baik di hotel, Airport ataupun tempat lainnya. Jadi tidak perlu lagi menunggu lama untuk Chek in.
Pengiriman Data Wireless
Sebuah file dapat di kirim melalui wireless antara dua smartphone yang memiliki teknologi NFC. Seperti smartphone dilengkapi dengan Android Beam, sebuah fitur yang memungkinkan dua smartphone dengan cepat mengirimkan web page, kontak, foto, video atau informasi lainnya. Sentuhkan bagian belakang kedua smartphone dan file akan dikirimkan. Fitur ini juga dimiliki di Blackberry dan Windows Phone.
Berbelanja dengan NFC
Anda juga bisa melakukan transaksi belanja dengan NFC ini. Dengan teknologi NFC ini Anda tidak perlu lagi repot-repot menggotong barang belanjaan ke kasir. Tinggal melakukan scanning barcode dari barang yang hendak dibeli, dan akan disimpan oleh smartphone melalui NFC. Saat Anda selesai belanja Anda cukup melakukan pairing dengan kasir, untuk mengetahui barang yang dibeli sekaligus jumlah pembayarannya.
NFC Tag
Kamu dapat mengatur sebuah setting ketika NFC tag di dekatkan ke smartphone yang memiliki NFC. Contoh, misalkan saja kamu selalu mengatur smartphone dalam mode diam ketika tidur. Kamu bisa mengatur NFC tag sebagai pengaktif mode diam ketika didekatkan ke smartphone. Selain itu kamu bisa mengatur NFC tag sebagai password wireless, jadi ketika teman kamu bermain di rumah dan ingin login wifi, cukup dekatkan smartphone ke NFC tag. Masih banyak contoh lain yang sangat berguna dari NFC tag.
Menjadikan Smartphone sebagai pengganti remote TV
Selain bisa digunakan untuk kontrol mobil. NFC juga bisa digunakan sebagai remote smart TV. Seperti Samsung dan LG telah memamerkan bagaimana cara mengontrol Smart TV bagi para pengguna Smartphone.
Mendapatkan Informasi
Banyak iklan atau produk sebuah perusahan menggunakan QR code yang berisi informasi. Sekarang teknologi tersebut telah di gantikan oleh NFC, karena pengguna smartphone harus menggunakan kamera terlebih dahulu untuk mendapatkan informasi dari QR code. Ini membutuhkan waktu yang lama dan tidak singkat seperti NFC.
video aplikasinya :

Sistem operasi (OS) BlackBerry terbaru dengan nama BlackBerry 10 diciptakan sebagai suatu langkah perombakan besar sebuah platform dan sangat memudahkan para developer atau pengembang aplikasi dalam membuat sebuah aplikasi.

OS BlackBerry 10 merupakan sebuah revolusi yang dilakukan Research in Motion (RIM) untuk membuat sebuah platform baru yang siap bersaing dengan platform lainnya. Saat ini RIM menyediakan akses yang mudah bagi para pengembang aplikasi dalam menciptakan sebuah layanan atau aplikasi.

Menurut RIM, inilah platform masa depan BlackBerry yang memiliki kemampuan luar biasa. BlackBerry 10 adalah nama baru dari platform BBX dan berbasis QNX

BlackBerry 10

BlackBerry 10 mendukung HTML 5 dan bisa dipakai untuk berbagai perangkat bergerak, seperti telepon seluler cerdas, komputer tablet, dan perangkat lainnya.

Beberapa hal yang diberikan RIM kepada pengembang antara lain bahasa pemrograman atau koding ketika membuat aplikasi yang bersifat open platform dan memperbaiki tampilan antarmuka pengguna dengan menggunakan Cascade. Untuk bahasa pemrograman sekarang pengembang bisa menggunakan HTML 5 yang bisa berjalan di semua platform baik BlackBerry sendiri, Android dan iOS.

HTML 5 merupakan bahasa pemrograman yang bersifat global, sehingga sangat memudahkan pengembang untuk membuat aplikasi dan layanan. Tentunya ini juga keuntungan yang sangat besar bagi vendor karena akan memiliki banyak aplikasi di App Store mereka.

HTML 5 sendiri menjadi bagian terpenting dari BlackBerry 10. RIM menganggap protocol ini sebagai jembatan ke sistem operasi BlackBerry lama. Sebab, OS BlackBerry 5 dan 6 juga memakai HTML 5.

Dengan begitu, RIM berharap para pengembang aplikasi dapat membuat code dalam HTML 5 untuk perangkat masa depan maupun yang ada saat ini

Sebagai sistem operasi andalan, RIM memang menanamkan sejumlah fitur baru dalam BlackBerry 10. Misalnya saja dukungan native terhadap HTML 5 dan Android runtime envirotment yang menjadi salah satu fitur andalan.

Jadi tidak diperlukan banyak perubahan untuk mengubah aplikasi Android agar bisa digunakan di BlackBerry 10. Hal ini kami lakukan agara para developer bisa mengembangkan aplikasi multiplatform dengan lebih mudah.

Cascade merupakan tampilan antarmuka pengguna yang lebih baik, karena bisa menampilkan efek yang lebih baik dan mengagumkan, contohnya tampilan foto yang mengalir seperti air. Saat ini komunitas pengembang aplikasi di BlackBerry sangat besar dan bersifat terbuka.

Research In Motion (RIM) baru saja memamerkan tiga aplikasi Android yang bisa digunakan pada BlackBerry PlayBook. Namun vendor asal Kanada itu mengklaim ada sekitar 65-70% aplikasi di Android Market yang dapat digunakan pada tablet tersebut jika sudah mengusung OS terbaru mereka, BlackBerry 10.

BlackBerry PlayBook memang rencananya bakal diperkuat dengan sistem operasi BBX, atau yang nantinya akan dikenal sebagai BlackBerry 10. Sistem operasi ini cukup unik, karena memiliki kompatibilitas dengan aplikasi Android.

BlackBerry 10

Ada sekitar 65-70% aplikasi di Android Market yang kompatibel dengan PlayBook, sedangkan sisanya hanya perlu sedikit perubahan untuk bisa digunakan.

CEO Thorsten Heins yang telah bekerja untuk RIM selama empat tahun itu mengatakan bahwa tugas utama RIM adalah melakukan inovasi sebagaimana perusahaan hi-tech lain. “Kami selalu memikirkan itu (inovasi), kami selalu berpikir ke depan, kadang memikirkan hal yang tak terpikirkan,” katanya. Satu hal yang ia tekankan adalah RIM ingin menyelesaikan semua produk yang telah mereka janjikan tepat pada waktunya, termasuk update OS untuk PlayBook. Heins juga akan fokus pada kebutuhan konsumen dengan membuat strategi pemasaran yang kuat.

Kami tidak pernah memikirkan jumlah aplikasi yang terdapat di BlackBerry App World, tapi semua yang ada di sana adalah aplikasi-aplikasi yang unik dan tidak pernah sama. Berbeda dengan platform lain yang bicara banyaknya jumlah aplikasi, tapi jika disadari beberapa aplikasi mereka sama dan tidak semua terpakai.

Tentunya kami berupaya memberikan kemudahan dan kenyamanan pada semua pengembang dalam membuat konten, kami pun tidak segan-segan membagikan  perangkat yang kami miliki agar mereka bisa mencoba terlebih dahulu konten yang nantinya akan mereka masukan ke BlackBerry App World dan membuat sesuai karakter perangkat kami.

CEO baru di RIM tersebut kemungkinan bakal berhadapan dengan media dan konsumen yang tidak lagi percaya bahwa RIM mampu berinovasi dalam hal perangkat mobile. Lagi pula, selera pasar global saat ini sedang terkonsentrasi pada perangkat ber-OS Android buatan Google dan iOS milik Apple.

RIM memang punya rekam jejak sering mengundur tanggal peluncuran produk mereka. Pada akhir 2011, perusahaan multinasional yang berbasis di Kanada itu menunda peluncuran OS BB10 karena alasan menunggu prosesor dual core jenis terbaru yang bakal dibenamkan pada produk anyar mereka. Penundaan ini tentu memberi ruang bagi Android dan iOS untuk semakin mendominasi pasar global.

BlackBerry 10, konon akan digunakan pada seluruh jajaran produk RIM yang akan datang, baik itu ponsel atau tablet BlackBerry. Misalnya seperti Blacberry 10 superphone yang dikutip dari situs http://crackberry.com. Mereka melihat sesuatu gambar smartphone phone yang bocor. Tetapi anggap saja ditemukan meskipun, dengan slide yang menampilkan gambar superphone dan beberapa rincian tentang yang banyak dikabarkan tentang BlackBerry “London”.

Exclusive: First Image of a BlackBerry 10 Smartphone!

 London BlackBerry di gambar di atas terlihat jauh lebih seperti BlackBerry Playbook phonified, menampilkan sudut lengkungan yang dibulatkan dan semua-hitam tampak tablet pertama RIM. Sementara kita melihat  foto tampilan awal  smartphone X dari London legit sebagai konsep perangkat keras dari RIM, kami telah  untuk waktu yang lebih lama sekarang bahwa hardware ponsel pertama yang berbasis QNX  lebih seperti sebuah bentuk plot yang dirampingkan.

Dengar-dengar bahwa spec yang masuk ke Crackberry bahwa kedua TI OMAP5 dan chipset Qualcomm sedang diuji (1.5GHz prosesor dual core). Jika kita melihat ke depan dengan melihat sejarah BlackBerry, bisa jadi bahwa Qualcomm adalah untuk operator CDMA. Yang kita tahu adalah bahwa dengan pedoman BlackBerry Rock N Rolling OS pedoman di 1GHz, dirubah menjadi 1.5GHz sebagai dasar BlackBerry 10  sehingga  kinerja ponsel lebih maksimal.

Kehadiran BlackBerry London seakan menjadi harapan baru bagi RIM yang kehilangan kejayaan di sejumlah negara. Belum diketahui kapan ia akan melenggang di pasaran, namun dilansir dari UberGizmo, Rabu (1/2/2012), ia diharapkan akan unjuk gigi di ajang BlackBerry 10 OS bulan depan.

Video RIM lagi ngobrol dan di wanwancarai :


Istilah netizen adalah portmanteau dari internet kata dalam bahasa Inggris dan warga negara. Hal ini didefinisikan sebagai suatu entitas atau orang secara aktif terlibat dalamkomunitas online dan pengguna internet, terutama satu avid. Istilah ini juga dapat menyiratkan minat dalam meningkatkan internet, khususnya yang terkait dengan membuka akses dan kebebasan berbicara. Netizens juga sering disebut sebagai cybercitizens, yang memiliki arti yang sama. Istilah ini diciptakan oleh Michael Hauben.

Kendati sudah delapan tahun menempel ketat dalam dunia online sejak pakar komputer Michael Hauben memperkenalkannya dalam sebuah artikel pada 1992, netizen masih terdengar asing pada sebagian telinga pengakrab dunia maya.

Dalam artikelnya berjudul “The Net and Netizens: The Impact the Net Has on People’s Lives”, Hauben yang saat itu masih berumur 17 tahun mengartikan netizensebagai “Orang-orang online yang aktif dan memberikan kontribusi terhadap perkembangan Net. Orang-orang ini memahami nilai pekerjaan kolektif dan komunal aspek komunikasi publik.”

Ringkasnya netizen adalah pengguna Internet yang aktif terlibat dalam komunitas online seperti email, online chat, blog, jejaring sosial, mesin pencari dan games online atau Mereka yang menghabiskan waktu 24-jam-nya, dengan terus berjuang tetap Connect! di dunia online lewat teknologi Internet dan mobile Internet.

Teknologi informasi yang terus berkembang –diantaranya yang paling mutakhir adalah keluarnya produk komputer tablet dan ponsel pintar– kian mempermudah hidup manusia sehingga berselancar di dunia maya pun bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja.

Kelompok yang paling hirau dengan perkembangan teknologi informasi ini adalah netizen itu. Kini mereka semakin aktif, terlebih setelah munculnya gadget-gadget terbaru berkualitas jaringan tinggi (3G dan 4G) seperti BlackBerry.

Gaya hidup sosial masyarakat para Netizen semakin mengalami transformasi yang menjadi-jadi, akibat berbagai macam tren sosial yang terus berdatangan lewat situs-situs jejaring sosial. Terlebih lagi setelah Mark Zuckerberg dan rekannya membuat situs jejaring sosial terpopuler di dunia, Facebook. Hampir setiap orang di Indonesia mempunyai akun Facebook. Dan itu secara tak langsung mengubah mereka menjadi netizen. Contoh lain bisa dari twitter, blog, web, Linkedin, Google+ dll…

Bagi pemasar, kekuatan para Netizen tentunya dapat dijadikan sebagai peluang maupun tantangan tersendiri. Di saat mereka menjadi influencer di komunitas mereka masing-masing, apa yang mereka post di blog, share di Facebook, broadcast lewat BBM atau tweet di Twitter, dapat mempengaruhi dan membentuk opini jutaan orang. Di lain pihak, Netizen bisa menjadi “teroris” bagi pemasar dan suara mereka tidak mudah untuk “dikendalikan.”

Dinamisnya teknologi Internet dan sebegitu royalnya orang Indonesia dalam mengkonsumsi barang sosial media saat ini, menjadi dasar kami di MarkPlus Insight bersama Majalah Marketeers untuk mengkaji dan meneliti perilaku para pengguna Internet di Indonesia.

Tujuannya adalah untuk mendapatkan berbagai data dan informasi terkait aspirasi, kecemasan, dan hasrat penduduk dunia online ini. Melalui riset ini kami ingin mendapatkan gambaran yang komprehensif tentang kebiasaan dan perilaku mereka dalam berinteraksi dan menggunakan internet.
Metodologi Riset “Netizen Indonesia”

Kajian yang dilakukan oleh MarkPlus Insight mengenai pengguna Internet di Indonesia ini dilakukan dengan menggunakan metode yang komprehensif mulai dari riset sekunder dan riset primer.

Riset primer menggunakan dua pendekatan. Pertama, pendekatan kualitatif melalui focus group discussion (FGD) sebanyak 4 grup, yang terdiri dari anak sekolah (SMA), anak kuliah dan baru kerja, pegiat dan influencer social media, serta pengguna e-commerce.

Kedua, melalui pendekatan riset kuantitatif, dalam hal ini, survei terhadap 1,500 responden (margin of error 2,58 % dengan confidence interval 95 %) yang tersebar di 8 kota besar Indonesia yaitu Medan, Palembang, Jabodetabek, Bandung, Semarang, Surabaya, Denpasar, dan Makassar.

Untuk survei kuantitatif, responden harus memenuhi kriteria yang telah ditetapkan yaitu mereka saat ini adalah pengguna Internet dan mobile internet, berumur 15 – 64 tahun, dengan pengeluaran keluarga minimal Rp. 1,750,000. Teknik sampling yang digunakan dalan survei ini menggunakan metode multi stage random sampling, sedangkan pemilihan responden dalam satu rumah dilakukan dengan menggunakan metode kish grid. Proses wawancara terhadap responden dilakukan pada bulan September 2010.
Dari sekian banyak temuan riset Netizen, paling tidak ada sembilan temuan menarik yang bisa dijadikan panduan oleh pemasar dalam memahami pengguna Internet di Indonesia secara lebih mendalam. Berikut beberapa temuannya:

Satu dari Tiga anggota keluarga adalah pengguna Internet

– Delapan dari sepuluh orang melakukan akses melalui mobile Internet
– Para Netizen menghabiskan waktu selama rata-rata tiga hingga lima jam untuk akses Internet
– Pengguna Internet rata-rata memiliki lebih dari 1 gadget
– Media konvensional bukan lagi menjadi referensi utama pengguna Internet
– Enam persen pengguna Internet pernah melakukan transaksi online
– Sembilan dari sepuluh pengguna Internet memiliki akun Facebook dan 1 dari 5 pengguna Internet memiliki akun Twitter
– Dalam satu bulan rata-rata Netizen menghabiskan 50 – 150 ribu untuk akses Internet

Hasil riset ini, menunjukkan bahwa masyarakat pengguna internet atau netizen di Indoensia terus berkembang. Bahkan didunia menempati ranking kedua dengan jumlah sekitar 30 juta orang. Yang menarik adalah 6%  atau sekitar 1,8 juta  selalu melakukan transaksi secara online.

Vivanews memberitakan  bahwa menurut laporan terbaru dari Nielsen, terjadi tren pertumbuhan belanja online di kalangan pengguna internet di Indonesia. Pada hasil riset bertajuk Global Online Shopping Report, 80 persen pengguna internet di Indonesia berencana untuk melakukan belanja online dalam enam bulan ke depan.

“Bila disandingkan dengan data dari riset yang sama, 68 persen dari responden mengaku pernah melakukan belanja online di masa lalu, sehingga akan ada peningkatan jumlah persentase orang yang belanja online di Indonesia,” ujar Catherine Eddy, Executive Director Consumer Research Indonesia, Nielsen, di kantornya, gedung Mayapada Tower Jakarta, Rabu 14 Juli.

Dari riset yang dilakukan PT Nielsen Company of Indonesia terhadap 500 responden di berbagai kota di Indonesia itu memperlihatkan meningkatnya kepercayaan masyarakat dalam melakukan transaksi secara online. Kondisi ini juga menunjukkan peningkatan penghargaan masyarakat terhadap hak cipta karya orang lain.
Produk yang paling banyak diminati masyarakat Indonesia adalah  buku kemudian pakaian, sepatu atau asesoris sebagai pilihan kedua. Sedangkan pilihan ketiga hingga ke enam adalah pembelian tiket pesawat atau reservasi, barang-barang elektronik, hardware komputer, serta software komputer.
Menyangkut cara pembayaran, pengguna internet di Indonesia lebih banyak menggunakan paypal, diikuti kartu debit, transfer bank, kartu kredit, dan transfer uang. Banyaknya kasus pembobolan kartu kredit di internet menyebabkan banyak konsumen yang takut menggunakannya sebagai metode pembayaran transaksi online.
Kenyataan ini memberikan signyal kepada kita semua, bahwa kedepan kecenderungan pola pembelian masyarakat akan banyak beralih kepada  pola pembelian online. Selain itu internet akan menjadi referensi utama pasar dalam memilih produk.  Maka dari itu sudah selayaknya para marketer menjadikan media internet sebagai startegy pemasaran produknya.
Selain itu bagi sebagian masyarakat yang awam dengan internet harus mulai belajar dan mendalaminya, karena begitu besar pasar internet dan begitu banyak uang di internet. Lihat saja kekakayaan pemilik google, pemilik yahoo, pemilik facebook dll.
Netizen Bagi Kaum Muda

Para pemasar juga mesti mengetahui komposisi netizen yang ternyata didominasi dua lapis utama pengguna, yaitu anak muda dan perempuan. Penelitian Marketeers menunjukkan, sebagian besar netizen adalah anak muda. Kelompok ini paling aktif mengakses situs jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter, sementara perempuan menjadi pengguna Internet yang sangat konsumtif.

Mengenai hal ini, Hermawan Kartajaya(pakar pemasaran dan juga Presiden MarkPlus & Co) mencoba mengkonfirmasikan kepada seorang perempuan yang kebetulan berada di satu forum dengannya pekan lalu. Perempuan itu adalah Olga Lydia yang juga artis.

Kepada Olga, Hermawan menanyakan kebiasaan perempuan ketika sedang marah atau stres. “Kalau aku biasanya makan coklat dan shopping (belanja) habis-habisan di mal sampai kartu kredit mendekati limit,” jawab pembawa acara televisi ini. Jawaban Olga ini berkorelasi dengan asumsi perempuan itu konsumtif, dan tentu ini menjadi peluang para pemasar di Internet.

Hermawan bahkan yakin perempuan adalah pasar Indonesia masa datang dan perusahaan dituntut untuk mendekati mereka. Salah satu media mendekatinya ya Internet, apalagi pertumbuhan pengguna Internet di Indonesia begitu pesat.  Bayangkan, setidaknya ada 12 operator penyedia layanan jaringan ponsel dan mereka ini sebagian besar adalah juga pengakses Internet, diantaranya lewat ponsel pintar.

Mengutip Marketeers, mereka menggunakan ponsel untuk mengupdate statusnya di jejaring sosial. Mereka lebih banyak menggunakan Internet untuk berjejaring sosial, ketimbang email.  Ini fenomena menarik bagi pemasar, apalagi Indonesia merupakan pengguna Facebook terbesar kedua di dunia. Tak tanggung-tanggung, 27 juta akun Facebook ada di Indonesia.

Indonesia’s Most Favorite Netizen Brand
Karakter netizen yang “liquid” dan horizontal menuntut pemasar tidak cukup hanya menggunakan strategi pemasaran yang konvensional. Dibutuhkan pula langkah New Wave untuk bisa “Connect!” dengan mereka. Kalau selama ini pemasar lebih banyak membidik mereka dari kejauhan, maka kinidi era New Wave, brand Anda harus hadir dan hidup sejajar bersama mereka. Karakter brand di era New Wave harus bisa selalu terkoneksi dengan komunitasnya dimanapun mereka berada.

Profil Netizen yang tidak monolitik memberikan peluang kepada pemasar melakukan identifikasi kira-kira tipe Netizen mana yang paling cocok dengan karakter brand atau perusahaan. Pemasar pun harus bisa

menentukan strategi pemasaran apa yang paling tepat untuk mendekati mereka agar brand atau perusahaan bisa diterima secara horisontal. Hadirnya social media, seperti Faceebook dan Twitter membuat dunia semakin berisik akibat kicauan para Netizen, karena itu para pemasar memerlukan indera keenam untuk bisa menangkap hasrat dan kegelisahan mereka. Lalu apa yang harus dilakukan oleh pemasar? Gali dan pahami mereka terus.

Sebagaimana yang sudah sering dibahas oleh Marketeers, Di dunia marketing, membaca kegelisahan, hasrat dan impian konsumen kita adalah sangat penting. Kenapa? Karena anxieties dan desires dari konsumen adalah sumber pengetahuan nomor satu untuk inovasi! Kegelisahan, hasrat, dan impian tersebut susah keluar dari mulut konsumen langsung.
Anda hanya dapat membacanya dari gerak-gerik dan perilaku mereka.

Untungnya kita telah tiba di zaman New Wave. Dengan teknologi Internet Web 2.0 yang didukung oleh kekuatan social media, insight dari konsumen semakin mudah ditangkap! Dan canggihnya, di dunia online, insight tersebut keluar langsung dari kicauannya konsumen yang beredar di blog, di Twitter, di status Facebook mereka. Kesemuanya dapat dilacak oleh Anda, dan juga tentunya kompetitor Anda.

Dunia Internet adalah ibarat sumur yang penuh dengan anxieties dan desires para Netizen. Pemasar dapat menggali dan menimba insight yang kaya, lewat jalan yang low budget tapi high impact. Di dalam riset Netizen di Indonesia ini, selain menggali attitude & behavior dan profiling dari para Netizen, kami juga mencari beberapa brand yang selama ini merupakan brand pilihan para Netizen. Dengan jumlah total 45 brand di 45 kategori, para brand yang menjadi pilihan nomor satu oleh para Netizen ini adalah brand yang mengerti.

Berdasarkan hasil Survei Netizen tahun ini, MarkPlus Insight berhasil menemukan 32 brand pilihan Netizen Indonesia. Riset kuantitatif dilakukan terhadap 2161 pengguna Internet berusia 15 – 64 tahun yang berasal dari kelas sosial A, B, dan C (memiliki pengeluaran rutin keluarga sedikitnya Rp 1 juta) dan tersebar di sebelas kota di Indonesia (Jakarta, Bodetabek, Bandung, Semarang, Surabaya, Medan, Palembang, Pekanbaru, Denpasar, Banjarmasin, dan Makassar). Pengumpulan data dilakukan dengan metode face to face interview dengan metode pengambilan sampel multi-stage random sampling.

Adapun kategori brand meliputi:

Operator Seluler, Laptop, Tablet PC, Monitor Komputer, Kamera, Game Console, TV, Home Theatre, Kulkas, Penyejuk Ruangan, Mesin Cuci, Mobil, Motor,Audio Mobil, Kartu Kredit, Stasiun Televisi, Majalah, Tabloid, Koran (Wilayah Jakarta)
,Radio (Wilayah Jakarta),Portal Berita, Kopi Instan, Minuman Ringan, Multivitamin, Asuransi Jiwa/Kesehatan, Taksi (wilayah Jakarta), Handphone, Asuransi Kendaraan, Logistik, Maskapai Penerbangan

Untuk menjadi Netizen yang mandiri dan positifi, kita perlu menguasai teknologi, bukan dikuasai teknologi. Untuk bersaing dan menjadi bagian dari masyarakat dunia (world society) kita perlu berkomunikasi. Globalisasi tak dapat dilawan, yang ada adalah mempersiapkan diri. Masuknya ekspatriat sebagai sumberdaya manusia dan produk-produk asing ke dalam negeri adalah bagian dari globalisasi. Mau tidak mau, baik sumberdaya manusia Indonesia maupun produk Indonesia harus mampu bersaing secara global, dan meminjam istilah Friedman, secara datar (flat). Penguasaan teknologi adalah jalan utamanya.

Teknologi Informasi dan Komunikasi menjadi sangat penting dalam merajut keunggulan global dari negara-bangsa. Tak hanya  berpatokan PDB. Tapi juga kita mencoba menyelamatkan generasi yang akan datang dari konsumerisme sejati dan selalu menjadi tempat melempar produk, sebagai pasar dan dilihat bagai potongan kue Tart yang besar dan dibagi-bagi oleh negara maju. Kita akan lihat, dengan penerapan visi teknologi dan merangkul netizen, merupakan fondasi yang jelas bagi bangsa ini untuk bangkit dan maju. Di luar negeri, media sebagai pilar kelima sudah berubah menjadi media (sosial). Revolusi twitter di Moldova salah satunya. atau kemenangan Obama yang memanfaatkan Facebook dan Twitter. Juga Kasus Iran, Libya dan Timur Tengah yang juga secara independen, masyarakat membuat gerakan sosial via jejaring sosial guna memantapkan langkah menuju perubahan.

Kemandirian bangsa adalah masa depan dan tak ada masa depan bagi negeri ini. Tanpa kemandirian di bidang teknologi informasi dan komunikasi, Indonesia akan selalu menjadi konsumen dan tak pernah memperoleh kembali kewibawaan di kancah internasional apabila tak ada faktor penyeimbang sekaligus pembeda antara Indonesia dengan negara lain yang –maaf sebenarnya kecil jika dibandingkan Indonesia. Kepemimpinan yang efektif, konsistensi kepada kemandirian dan entah apa namanya Visi 2020 ataupun 2045 (100 tahun Indonesia merdeka) silakan, asal pemimpin tak mau ditekan oleh pemimpin bangsa lain dan mengubah “jalan hidup” bangsa ini yang sudah dalam goresan darah harus ditentukan sendiri, adalah syarat mutlak.

Jika demikian, seharusnya, dalam 20 tahun kedepan, sekali lagi jika arahnya benar, negara lain bagi Indonesia adalah benar-benar kecil baik dari sisi demografis maupun sisi politis. Bukan ancaman apa-apa bagi bangsa besar ini. Nantikan episode Sriwijaya dan Majapahit dalam belasan tahun kedepan. Waktu yang tak begitu lama, kawan!


BB Style 9670

Setelah sekian lama, akhirnya BlackBerry akan kembali merilis ponsel Clamshell terbarunya. Namanya adalah Blackberry Style 9670. BlackBerry rupanya masih yakin dengan ponsel yang berdesain Clamshell masih banyak orang yang menggemarinya.

Di saat ponsel ini tertutup, Style 9670 ini hanya berukuran  96 x 60 x 18,5 mm. Itu berarti kalau kamu  menyimpannya di dalam kantong sangatlah pas. Operation System-nya tentu sudah menggunakan yang terbaru, yaitu BlackBerry 6 OS.

Uniknya, Style 9670 ini memiliki dua layar. Satu layar lagi ada di bagian depan ponsel ini di saat tertutup. Kalau di bagian depan memiliki ukuran 240×320 pixel, sedangkan pada bagian dalam 360×400 pixel. Kedua layar tersebut berjenis TFT LCD, 65.000 colors.

Adapun spesifikasi dan fitur-fitur yang terdapat pada Style 9670 adalah memori internal 512 MB, 8 GB MicroSD, kamera 5 MP dengan flash dan juga fitur auto focus. Dengan kamera ini kamu bisa mereka video dengan resolusi VGA (640×480). Ada koneksi Bluetooth 2.1, Wi-Fi 802.11 b/g/n, GPS.

Sayangnya BlackBerry belum memberikan info soal harga BlackBerry Styke 9670 ini. Tapi, di awal bulan November mendatang sudah akan dirilis di Amerika. Kalau kamu memang suka ponsel berdesain flip seperti ini dan kamu berminat, sabar hingga awal tahun 2011 yah!

%d blogger menyukai ini: