Tag Archive: Dan



Hai salam wildlife! Dari pada gak ada yang diposting saya mau posting hasil renderan 3d saja. Kegiatan iseng-iseng untuk mengisi waktu luang. Sebenarnya ini saya bikin untuk preload video tutorial yang mungkin bisa digabungkan dengan after effect karena saya belum begitu mahir after effect ya saya buat 3d nya saja. Lumayan bisa dibuat aspirasi dikemudian hari silahkan diliat di link youtube.

1. Yang Pertama coba bikin particle pakai tambahan plugin rayfire pakai thinking particle juga bisa rata-rata buat animasi particle pasti berat di program 3 dmax apa karena saya rendernya pakai laptop yah..

2. Yang ini bikin tampilan slide buat i pad modeling ya tetap menggunakan 3d meskipun agak kecepatan saat rollingnya

3. Yang ini juga bikin tampilan slide buat i phone

4. Kalau yang ini saya bikin 3d landscape fort knox buat gudang terbuka mobil ada dua tampilan tinggal main kamera viewnya saja sebenarnya sih kalau pingin asik bisa download camera switcher cari di google banyak misal di http://www.scriptspot.com/3ds-max/scripts/camera-switcher-0

5. Yang ini bikin preload film dari 3d misalnya saya memodifikasi dari preloadnya 20th century fox

6. Kalau ini bisa dibuat contoh preload promo salesman misalnya dan delivery order

7. Kalau yang ini saya bikin 3d buat contoh preload trouble shooting windows dan printer

8. Ini juga saya bikin dari 3d contoh preload buat aplikasi linux yah cuman sekedar tampilan animasi yang simple

9. Yang terakhir ini dibuat pakek after effect ya bisanya cuman segini cuman contoh saja edukasi lingkaran api

Yap kalau misalnya dari hasil iseng render saya banyak kekurangan yah memang saya juga belum termasuk ahli dalam program animasi tersebut cuman untuk mengisi waktu luang saja kok ini dan mengisi kekosongan posting.  Belajar animasi itu asik sebenarnya kalau spek komputer atau laptopnya mumpuni tapi yang namanya belajar bisa bermula dari mana sajakan yang penting punya niat untuk mengembangkan diri. Terima kasih atas perhatiannya 😉

 

Iklan

watu abu 2 copy

Salam Wildlife!Yup posting kali mengenai masa hidup kendaraan pulsar200 saya si baby monster dari 0-99999km..keluaran tahun juli 2009 dan mencapai km99999 di tgl 10 agustus 2013 kemaren..

IMG_20130911_140403

Pasti banyak perubahan di spedamotor lansiran 2009 ini sampai kilometernya full..Iya dulu meminang pulsar 200 ya karena sampai saat ini pun belom ada motor laki yang bisa seirit motor bebek konsumsi bensinya sekitar 50/60km perliter ternyata memang benar pulsar200 ini irit sekali ya karena aktifitas saya yang sering keluar kota jarak jauh mungkin sehari bisa 60km-80kman jadi saya sendiri memilih motor ini yang katanya sangat irit kala itu ya jadi top speed juga bukan masalah dominan bagi saya toh dengan kemampuan 200cc oil cooled dts-i juga sudah termasuk motor kenceng..tangkinya juga termasuk besar dikelasnya 15-16liter..jadi sangat menghemat..

Tanpa problem?Pasti buanyaklah problem di spedomotor ini tapi yang namanya punya spedamotor semua tergantung perawatanlah itupun karena saya juga sering memaksakkan kemampuan motor in melebihi batasnya..hehe ya akhirnya mesti ada aja yang trouble dihitung-hitung saya bukan tipikal orang dengan pemakaian wajar.

Tapi pada saat itu saya termasuk baru punya pertama kali punya motor laki sebelumnya saya juga punya motor supra 2005-2009 sudah habis juga kilometernya jadi apalagi bukan motor jepang yang sudah banyak dijalanan jadi ya saya terus selalu belajar mengenai motor dari kebiasaan troublenya hingga part penggantinya yang sampai sekarang semakin terbatas saja karena memang dealer dan produknya sudah akusisi kawasaki.

Saya termasuk tipikal orang yang suka turing jadi ya masa km motor ini habis sangat cepat. Jatuh?pernah sudah beberakali motor ini terjatuh pertama beli masih sekitar kilometer 15ribuan motor ini sudah terjatuh sangat frontal meskipun pada saat itu yang menjatuhkan motor bukan saya. Kemudian sejak jatuh pertama akhirnya sering jatuh juga ni motor terhitung sudah sekitar 4-5 kali jatuh sampai saat ini dari tahun 2009 tapi hanya parah saat jatuh pertama kali saja komstirnya sudah oblak tapi masih saya pakai saja sampai kilometer 70ribu baru saya ganti baru komstir di bearing konesnya klu gak salah dan gak masalah tapi bagi pengendara lain mungkin sudah jadi masalah.

apa saja pergantiannya yup saya akan jelaskan dibawah ini :

IMG_20130911_140420

Sektor tangki ini sudah beberapakali tepos/peok tiap kali jatuh..saya juga sudah ketok magic dan cat ulang biar seperti baru..ya mungkin saya gak mau pakai pipa guard kayak model harley bagitu jadi tiap kali jatuh tangki rawan pesok atau kena stang setir tapi untungnya tangkinya ini kuat dan tidak gampang bocor. Kemudian ada masalah lagi di sensor pelampungnya yang sering ngaco alhasil sudah saya ganti juga satu kali mungkin karena saya sering mencampur premium dengan shell v-power…kalau premium campur pertamax kayaknya gak menggangu sensor tapi mungkin memang waktunya ganti kali ya..

IMG_20130911_140439

Disektor velg saya akui sangat kuat tidak ada trouble sampai saat ini..kalau ban biasanya saya alternatif saja kalau gak ada ban ukuran 90/90 saya pakai yang 100/70 atau 100/80 tetap tubeless. Nah kalau di sektor cakramnya ini yang kayaknya cepet aus tidak seperti cakram ori merek-merek jepang, memang saya suka tipikal daya cengkraman remnya yang pakem saat di rem setengah sudah ngerem kalau pingin pakem tinggal di rem full..tapi lama-lama daya cengkramannya berkurang karena bentuk cakramnya sudah tidak rata padahal waktu itu baru kilometer belasan ribu sudah aus piringan cakramnya tapi sampai saat ini juga belum saya ganti piringannya maklum lumayan mahal sekitar 300ribuan lebih nih piringan. Tapi saya suka rem separuh jadi gak masalah jika sudah dibantu pengereman ban belakang yang sudah cakram juga. Terus kata mekanik soal kampas jika sudah kehabisan kampas di dealer bisa diganti kampas milik supra x100 katanya sih tapi saya sendiri belum pernah coba.

IMG_20130911_140449

Kalau soal reflector ini orinya termasuk kuat tapi jika jatuh serih tergores eye lampnya atau lampu kotanya jadi ya alternatifnya ganti after market kaca mikanya saja atau sekalian ganti reflectornya bisa dikunjungi di indipart.com. Masalah kefokusan cahaya kayaknya masih bagus punya p180 daripada punya 200 tapi sama sajakok bautnya jadi bisa bebas mau pakai punya 180 atau 200.

IMG_20130911_140505

Disektor kabel kopling ini juga harus waspada saya sudah ganti sebanyak 4 kali sampai detik ini kalau tidak dibersihkan cepat kotor apalagi kalau musim hujan cepat berkerak dan sering putus kalau tidak dijaga perawatannya. Tapi waktu itu juga ada trouble di tuas pengait jadi mungkin ini yang membuat kabel kopling saya cepet putus tapi sekarang sudah beres semua. Sering juga pakai kabel kopling vespa waktu itu kalau keadaan darurat.

Sektor busi ternyata setelah melalui trial n error memang paling aman pakai busi standartnya atau kalau pingin lebih bagus pakai merek autolite copper yang punya kharisma/hsx125 kan sama pernah pakai iridium atau ngk platinum cpr6/8 hanya berasa enak sebentar saja terutama di sektor akselerasi tapi tak tahan lama. akhirnya saya putuskan lagi pakai busi copper autolite sudah enak dan top speed juga bisa dapet.

Kemudian saya sering kombinasi mesin dengan ECB cdi booster dan Electrick Booster beberapa macam merek..yah efeknya ada menambah akselerasi mungkin tambah irit tapi cuman sebentar dan parahnya kadang-kadang motor mati-mati sendiri waktu digeber lama buat turing ya akhirnya saya lepas semuanya dan tetap mengandalkan cdi ori. Kemudian masalah aki basah orinya yang merepotkan dan sudah 3 kali ganti aki ori yang harganya sekitar Rp 380.000-420.000,- masalah utama aki basah ini sering membuat kutub positifnya aus tergerus bunga aki akhirnya listriknya tak berjalan lancar dan stater tidak kuat untuk menghidupkan mesin apalagi p200 tak pakai kick stater. Oleh karena itu saya disarankan pakai aki merek after market merek HAIJU aki kering yang tidak merepotkan dan harganya juga lebih murah sekitar Rp 250.000,- dari aki orinya juga ada indikator warna yang menandakan listrik di aki telah turun sebagai antisipasi penggantian aki di masa mendatang.

IMG_20130916_131838

Kemudian di sektor filter udara juga saya ganti pakai merek KnN tapi saya copot sensor karbunya biar gak hidup terus ditampilan spedometer.

IMG_20130911_140525

Kalau di sektor mesinnya sendiri yang saya alami selama ini penggantian kampas kopling pakai punya ninja 150rr lebih jos dan dengan sedikit modifikasi di lubang oli..kampas kopling ori sudah jebol duluan dibuat nanjak di penanjakan bromo saat kondisi macet. Terus balancer juga sudah ganti satu kali, kemudian seal oli porseneling itu yang sering ganti, terus Setelah saya riset tentang oli pulsar yang cepet habis dengan kondisi mesin standar pulsar saya akhirnya mengubah racikannya dengan mengganti piston pulsar 200 ukuran 67mm dengan milik piston tiger 63,5 mm dengan penyenteran stroke ulang dan up stroke dari 56mm ke 58,5 mm meskipun kapasitas cc turun jadi sekitar 180cc tapi punya kelebihan bensin tambah uirit pol dan oli akhirnya awet tidak mudah berkurang mungkin bahan material dari piston tiger yang berbeda jadi akhirnya irit oli. Iritnya itu loh saya pernah coba perjalanan Sidoarjo-Mataram cuman habis bensin Rp 80ribu rupiah padahal motor digeber konstan 95km-105km dan dipakai bergoncengan dengan bobot rider 70kg x 2 plink ketambahan tas-tas bagpacker saja dengan freeflow muffler. Yah waktu itu hanya opini saja tapi hasil detailnya gak saya catet.

Tapi Lama-lama saya berasa powernya kurang nendang jadi akhirnya saya naikkan lagi cc jadi 205cc pakek piston tiger yang after market merek NPP yang OS300 sekarang jadi agak nyaman meskipun bensinnya tidak seirit dulu tapi penggunaan knalpot ori lumayan membantu konsumsi bensin dengan kombinasi spuyer mj 118 pj 20 yang standartnya pulsar200 mj100 pj 17,5 dan kondisi olinya pun tetap irit. Pingin seh nantinya kapasitasnya saya naikkan lagi pakai piston LHK 70mm saja udah cukup kayaknya buat turing-turing hehe.Tapi tidak ada masalah dengan kondisi mesin sampai sekarang tentunya dengan kombinasi oli yang tepat 20-50w jangan pakai yang 10-40w enak ditarikan tapi cepat penggantian oli. Saya pakai 20-50w yang merek Castrol Activ udah palink nyaman kalau mau coba sebenernya banyak merek lain kombinasi 20-50w yang bagus jugakok.

IMG_20130911_140535

Rantai sudah ganti 3 kali untuk penggatian kedua saya pakai punya indopart tiger lebih murah tapi tetep kombinasi gear depan-belakang punya pulsar 200. Karet tromol belakang ini juga kualitasnya jelek jadi diakali saja atau beli yang after market punya ninja150r juga bisa diaplikasikan lebih awet juga. Kalau ban belakang yah selama ban ukuran 120/80 jarang ada saya pakai 130/70 saja ban juga sudah 2 kali ganti lumayan awet untuk ukuran ban..merek Corsa dan Primax lumayan lah sebagai ban pengganti..pakai Corsa pada saat waktunya ban habis dan penggatian baru juga gak pernah bocor nih ban awet puol. Tinggal karet rantai yang ada di arm saja nih agak susah cari penggantinya.

IMG_20130911_140552

Shock Peredam nitro pulsar ini juga tergolong awet tenan tidak ada kendala sampai km 99999. Daya pengereman belakang ini langsung saya ganti saja dengan sistem pengereman cakram biar gak ada trouble seperti sistem pengereman tromol orinya yang kalau hujan sering bunyi tikus berdecit. Sistem pengereman pun juga jadi lebih aman menghabat laju bobot pulsar yang berat. Soal muffler ini sering kalau jatuh bunyi kletek-kletek kayak sepedamotor 2 tak yang permasalahan yang mudah tinggal di bawa ketukang knalpot las baja saja kalau bunyi dan dirawat dengan baik supaya tidak bunyi lagi.

IMG_20130911_140604

Yap sekiranya begitulah macam-macam persoalan motor saya pulsa200 ini selama saya pakai dari 0-99999km. Motor ini memang sangat sayang buat saya jual sudah suayang banget kayanknya sama motor ini dengan keiritannya yang sampai sekarang juga masih andal. Telah banyak menemani perjalanan saya juga terima kasih ya pulsar200 baby monsterku..hihi

Berikut Tranformasi Pulsarku

IMG_2260

IMG_3794

IMG_5141

IMG_4491

IMG_4533

IMG_4525

DSC01272IMG_4213

IMG_1407


IMG_7573

Yup Kembali lagi ke perjalanan touring sehari dengan tim sueto…Kali ini tujuannya adalah Coban Trisula yang terletak di  desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo kota  Malang jawa timur. Singkat cerita perjalanan kami mulai berangkat sabtu malam minggu kemudian istirahat di Malang dulu baru paginya kami berangkat ke Coban Trisula. Meskipun sudah banyak yang tahu tempat ini tapi tim sueto belum pernah mengunjungi tempat ini dan memang destinasi ini menjadi pilihan karena jalannya untuk menuju ke coban Trisula ini sedikit extreme.

Perjalanan ke Coban Trisula ini sebenarnya searah dengan Coban Pelangi tetapi kami ingin hunting jalan dulu supaya kenal area ini dengan lewat poncokusumo dulu kemudian lanjut menuju Coban Pelangi dulu terus setelah melewati Coban pelangi baru atasnya lagi Coban Trisula tapi jangan salah tempatnya memang tidak seramai Coban Pelangi kadang-kadang kalau hari libur sama pemda setempat di tarik tiket masuk 5000ribu tidak tahu buat apa, padahal kalau hari biasa juga gratis itu belum termsuk ongkos parkir.

Karena arah masuk ke Coban Trisula begitu tertutup oleh semak-semak jadi sebenarnya kami sempat hampir ke bablasan arah Ranu Pani. Akhirnya setelah bertanya dan kembali akhirnya ketemu juga kami pun parkirkan motor kemudian langsung tracking menuju Coban Trisula.

Track ke Coban Trisula ini gak seberapa jauhkok dari jalan utama kira-kira 600 meter tapi perlu diwaspadai tracknya sangat licin kadang-kadang bisa dibuat plesetankok. Trus tracknya penuh lika-liku juga di awal track ada dua jalur yang kadang sering membuat wisatawan bingung tapi gak terlalu masalah kok kalau kita sudah sering jalan-jalan feelnya pasti tau mana jalan yang benar :).

Yup tak lama kemudian kami sampai ternyata ada 3 destinasi air terjun disini Coban kedua adalah air terjun kedua yang mempunyai tiga kolam besar yang menampung aliran air dari Sungai Lajing. Air terjun kedua itu hanya setinggi 2,5 meter, namun pesona keindahan yang menyelimutinya membuat wiatawan merasa kagum atas keindahan coban trisula dan saya sendiri benar-benar kagum karena Coban Trisula ini termasuk tipikal air terjuan yang unik. Kemudian Coban Pertama atau air terjun utama, pengunjung harus mendaki bukit kecil yang ditumbuhi pepohonan tropis dengan akar-akarnya yang dapat dijadikan pegangan. Air terjun utama setinggi 35 meter tersebut tampak megah dan anggun, memecah aliran sungai menjadi butiran-butiran putih yang menyejukkan dan tertiup angin menerpa wajah pengunjung. Berbeda dengan air terjun pertama dan kedua, air terjun ketiga lebih tersembunyi letaknya, untuk mencapainya kita harus kembali menuruni bebatuan licin dan terjal, keindahan yang ditawarkan juga tak kalah menarik. Air terjun ketiga itu hanya setinggi 11 meter tapi bagus cuman kami tak sempat untuk mengabadikan air terjun yang terakhir karena keterbatasan waktu. Tapi mungkin next time bisa dicoba lagi.

Coba dilihat saja foto-fotonya berikut ini

IMG_7315

IMG_7319

IMG_7322

IMG_7374

IMG_7375

IMG_7388

IMG_7393

IMG_7428

IMG_7438

IMG_7476

 

IMG_7527

 

IMG_7529

IMG_7533

 

IMG_7348

IMG_7356

IMG_7391

IMG_7401

IMG_7444

IMG_7508

IMG_7516

IMG_7556

IMG_7571

 

 

 

 

 


Mendaki gunung dan menyusuri rimbanya memang sebuah kegiatan yang membutuhkan stamina dan juga daya ingat yang tinggi. Sebelum mendaki di sarankan membawa bekal makanan dan minuman yang lebih dari cukup, ini untuk mengantisipasi kemungkinan waktu pendakian yang molor karena cuaca atau tersesat.

Apabila tersesat dalam pendakian gunung, lebih baik tenang dan jangan panik. Agar kondisi fisik dan stamina tetap terjaga. Ketenangan juga dapat berdampak pada kejernihan pikiran sehingga pendaki mampu menyelamatkan diri dari ketersesatan.

Dan berikut ini tips agar tidak tersesat dalam pendakian gunung

1. Kala tersesat, jangan pernah turun ke lembah. Naiklah ke dataran yang lebih tinggi agar mudah melakukan orientasi medan.

2. Tiap pendaki harus memiliki tekad atau kemauan hidup. Tidak cuma ingin terbebas dari ketersesatan. Niat inilah yang akan memberikan mereka semangat mencari jalan keluar dan tidak menyerah.

3. Kala mendaki, jangan jadikan puncak sebagai tujuan. Pendakian harus dilalui dengan proses sepanjang perjalanan sehingga Anda dapat kembali turun dengan selamat.

4. Jangan pernah merasa sebagai orang yang kuat, hebat, dan jago. Meski telah sering menanjak gunung, Anda tetap harus waspada dan mempelajari medan yang ditempuh.

5. Sekitar 80 persen pecinta alam meninggal di gunung dalam posisi tengah tidur atau istirahat. Sebab sewaktu lelah, si pendaki tidur dalam kondisi badan tak terlindungi dengan baik. Sehingga hawa dingin menyergap badan dan menurunkan suhu tubuh. Akibatnya, tingkat kesadaran akan turun drastis. ( Mountain Climbing for Everybody )


Pernahkah terpikirkan oleh kita tentang bagaimana cara pohon kurma tumbuh di tengah gurun pasir??? Atau bagaimanakah cara menanam pohon kurma di tengah gurun pasir??

Pohon kurma yang tumbuh di tengah gurun pasir di mana hawa panas begitu menyengat dan selebihnya adalah hamparan pasir yang seolah tak berujung akan menjadi satu di antara beberapa harapan bagi orang-orang yang tersesat di tengah gurun yang artinya masih ada harapan hidup untuk melanjutkan perjalanan hingga ke tempat tujuan. Harapan hidup yang berarti ada makanan yaitu buah kurma dan air.

Pohon Kurma di tengah gurun menandakan kehidupan. Dan merupakan satu-satunya tanaman yang mampu bertahan untuk tidak tumbang meskipun ditengah badai sekalipun. Apa sebabnya? Akar pohon kurma bisa tertanam dan tumbuh hingga puluhan bahkan ratusan meter ke dalam tanah hingga menemukan sumber air. Ada pohon kurma yang tumbuh di tengah gurun pasir memberikan sebuah pertanda bahwa di bawahnya ada air.

Bagaimanakah cara pohon kurma tumbuh di tengah gurun pasir? Pohon Kurma tumbuh di tengah gurun pasir bukan dengan menumbuhkan tunas terlebih dahulu seperti pohon buah pada umumnya, melainkan akan menumbuhkan akar terlebih dahulu ke dalam tanah sampai menemukan air, tak peduli berapa dalam sumber air itu ada maka sedalam itulah akar kurma akan tumbuh. Baru Kemudian ia akan menumbuhkan tunasnya ke atas. Cara menanam biji kurma di tengah gurun dengan cara ditanam di dalam tanah sedalam 2-3 meter, kemudian ditimbun dengan bebatuan. Setelah akar yang tumbuh ke dalam tanah menemukan sumber air, maka biji kurma itu akan menumbuhkan tunas dan memecahkan bebatuan yang menimbunnya hingga tunasnya tumbuh dan hidup berjuang tak kenal rasa takut akan hawa panas karena sudah mempunyai modal yang kuat yaitu akar yang begitu panjang dan dalam hingga ke sumber mata air di bawah gurun pasir.

Pohon kurma tahu akan sumber kebenaran yaitu Tuhan yang menciptakan air kehidupan. Maka ia tumbuh dengan begitu kuat dan kokoh di atas kebenaran. Sebuah Pondasi kehidupan yang begitu kokoh hingga menghasilkan buah-buah kehidupan yang begitu manis saat usianya dewasa hingga masa tuanya. Begitu diberkati oleh Tuhan.

Hendaknya hidup kita sebagai manusia pun demikian halnya seperti pohon kurma yang tumbuh di tengah gurun pasir. Di dalam bidang kehidupan apapun, kuatkanlah terlebih dahulu pondasi kehidupan kita sampai menemukan sumber kehidupan kita yaitu Tuhan. Dengan pondasi hidup yang kuat dan kokoh, guncangan dan terpaan yang bagaimanapun tidak akan menggoyahkan kita dalam menjalani kehidupan ini. Mengapa tak akan goyah? Karena hidup kita telah diberkati saat kita menemukan sumber dari segala sumber kehidupan yaitu Tuhan.

Sumber : http://filsafat.kompasiana.com

 

Cerita Gurau Waktu di Mcd


Cerita ini cuman cerita celetukan senda gurau hasil ide kreatif dalam pikiran kami dan tiba saat kami bertiga adit, hilmy ngopi di Mcd. Pada saat itu malam hari sekitar jam 21.30 kami bertiga asyik  bercerita  ada gerombolan cewek menor dateng membawa koper besar-besar berwarna  merah kami pikir warga yang mengungsi kan akhir-akhir ini banyak kebakaran dimana-mana hahaha…

Eh…tiba-tiba ada seseorang bule masuk terburu-buru ke Mcd sambil memegangi dompetnya potongannya  mirip pemain sepak bola indo yg pacarnya nikita willy itu loh katanya..

Kemudian tiba-tiba si cowok dipanggil gerombolan si cewek tadi  dengan kata MIKE…MIKE…sini dahulu kenapa yah kami berfikir..setelah itu si gerombolan cewek maju duluan masuk  ke Mcd dan sibule tadi sok bermain hp dibelakang..Hmm kelihatannya nih bule katrok ya dan sok gengsi loh kenapa?kata salah satu orang temenku…Itulo bule tadi dipanggil gerombolan cewek dengan tiba-tiba kelihatannya si bule lupa bawa duit kali dipikir makan di Mcd gak bayar…makannya tuh bule langsung sok pura-pura main hp dibelakang.

Waktu mesen tuh bule hampir buat malu para gerombolan cewek-cewek masak di Mcd  minta pesen ote-ote makanan khas jatim yang pakai petis itu..hahaha ya jelas lah bule itu gak punya duit masak mau pesen ote-ote di Mcd wong duitnya cuman seribu rupiah sambil pasang status tuh bule di fb masak di Mcd gak ada ote-ote yang harganya seribuan..langsung cemberut tuh bule yang paling parah tempat ngambil saus dikira tempat ngambil petes hahaha..payah nih orang!Kami juga melihat kenapa sang pramuria di Mcd itu kewalahan ternyata si Mike berbicara krama inggil waktu memesan makanan makanya butuh pramuria translator yang ahli bahasa krama inggil jadi susah untuk diterjemahkan(kami kira bahasa inggrisan kenapa gak inggris timur aja sekalian!hahaah)

setelah denger-denger cerita temen-temen gerombolan cewek-cewek bule itu ternyata orang jember asal pulau nusa barong..hahah kami langsung ngakak!hahahaa..ketawa lepas(kami berfikir kenapa gak sekalian aja lahirnya dari batu seperti kera tumpay mungsuhnya kera sakti)hahaha…

Tapi sang pacar hebatnya begitu perhatian karena kasihan dengan si Mike ini karena sering di aniaya oleh bapaknya camat di kampung halamannya pada saat Mike ingin mengurus KTP di kecamatan panggilan pacarnya ini ke bapak camat adalah Paduka kami langsung berfikir seperti film-film di Indosiar itu lak’aan..hahah karena Mike orangnya pantang menyerah dan tidak sering patah arang makanya si Mike sekarang punya banyak pekerjaan tingkatannya itu sejenis helper di kantor-kator jadi dia sering di panggil-panggil perusahaan sana-sini namanya juga helper..hahah!apalagi kalau ada pilkada atau partai-partai kampanye sering dapet job sana-sini Mike misalnya sperti mendirikan spanduk dan  tempel poster lumayan bayarannya 5ribu sampe 10ribu rupiah perpartisipasi jadi semakin banyak partai kelihatannya Mike jadi semakin untung nih ceritanya..hahaha!

Tapi Mike sendiri punya pekerjaan tetap yaitu sebagai tukang las bengkel motor deket rumahnya yang sekarang(tidur bengkel maksutnya). di Pekerjaannya yang tetap ini Mike sangat senang sekali mengelas apapun di welding katanya dari besi, aluminium, baja, kursi, meja, tembok (LOHkok tembok?)kami kaget mungkin karena Mike ini tipikal orang kerja keras jadi g bisa dia itu kalau pengangguran kata pacarnya…Oh begitu toh hahaha!Bajunya Mike itupun masih basah keringat dalemnya jelas akhirnya kami percaya bahwa Mike itu habis dari bengkel, kata Mike ada temennya sebengkel yang mau minjemin hem sama celana jin buat jalan-jalan malam ini kalau enggak saya bisa pakai celana koloron sama kaos singlet inginnya sih beli baju langsung di mall tapi berhubung mall nya sudah tutup jadi kita mampir aja beli makanan. Oh begitu toh ceritanya…

Nama kepanjangan Mike sendiri adalah Mike Sikode(langsungnya mengingatkan kami sama seseorang?).

Tiba-tiba itu Mike mengentuk dia tidak cocok sama saus Mcd itu karena  biasanya Mike ini sausnya petes kalau lagi maem ote-ote atau tahu isi. Jadinya si gerombolan cewek itu tadi menjauh dan pura-pura kebelakang hanya pacar Mike yang tahan dengan kentutnya itu karena ditutupi oleh rasa cinta yang berlebihan.

Kemudian si gerombolan cewek itu berbincang ke sesamanya…begini sebenarnya tadi kita tidak mengajak Mike untuk ikutkan hanya pacarnya si D saja tapi kenapa Mike bisa ikut sih kata si A?si B menjawab ini pasti gara-gara si C dibengkel tadi kamu bilang mau cari maem ke MC dengernya Mike waktu  ngelaskan akhirnya jadi dikira kalian ngajak dia wong ejaan katanya sama, si C bilang iya-yah mungkin nah kita kan sungkan sama si D, si E nyeletuk tahu gitu kamu g usah e iyain ngajak masak tuh dia ke Mcd gak bawa uang cuman seribu rupiah lagi dia pikir ke warung apa beli ote-ote doang udah bahasa krama inggil lagi kita jadi agak ribet ngomongnya. hahah!

Ternyata usut punya usut gerombolan cewek-cewek tadi itu ke bengkel Mike mau ngelasin sepeda lipat yang patah tapi mau ngajak makan ceweknya Mike doang eh ternyata salah omong sama Mike  makanya mereka bawa koper besar-besar isinya sepeda lipat toh ternyata…hahaha(Kami berfikir oh ternyata begini toh  kejadiananya berarti Mike tuh hidupnya gengsian suka kerja keras dan cuman mau cari KTP karena kurang diakui sama warga sekitar hahaha…)

Karena sudah malam akhirnya kami bertiga kembali ke parkiran dan pulang..hahaaha..yup tunggu cerita-cerita lainnya aja deh dari Sueto..salam wild life!


 

Nah kali ini cerita terusan dari perjalanan Cilegon…………..Hmm begini ceritanyo perjalanan saya tempuh naek bis dari Serang jam 3 sore terus nyampe terminal Yogya sekitar subuh jam5 pagi saat perjalanan ada sesuatu hal yang bikin saya prihatin waktu istirhat makan dirumah makan daerah indramayu ternyata didaerah situ banyak yang jual mizone 1botol 8ribu-9ribu huh kok tega ya sama pembeli mending minum aqua sajalah……..saat perjalanan tidurrr sampe pagi tiba2 saja udah nyampe yogya eh baterai habis cari charger dulu sambil minta jempud anggota sueto yang lain  deh……..Nungguuuuuuuuuuu terus dateng deh anak2…langsung menuju kawasan malioboro untuk mencari pijeman motor abis anaknya 5 motornya cuman 2….sambil makan dawet durian..akhirnya dapet dengan harga murah sekitar 40-50 ribu langsung menuju pantai gunung kidul lewat wonosari nih petanya

Dari wonosari menuju daerah pantai selatan kira2 kami menempuh perjalanan 2jam melewati pantai-pantai yang indah dan rata2 memang sudah ramai pengunjung akses jalannyapun sudah bagus…Jika anda punya waktu sempatkan berjalan-jalan menghabiskan semua pantai disini karena pantai di memiliki ciri khas yang berbeda-beda…

Pantai Siung  sendiri terletak di sebuah wilayah terpencil di Kabupaten Gunung Kidul, tepatnya sebelah selatan kecamatan Tepus. Jaraknya sekitar 70 km dari pusat kota Yogyakarta, atau sekitar 2 jam perjalanan. Menjangkau pantai ini dengan sepeda motor atau mobil menjadi pilihan banyak orang, sebab memang sulit menemukan angkutan umum. Colt atau bis dari kota Wonosari biasanya hanya sampai ke wilayah Tepus, itupun mesti menunggu berjam-jam.

Stamina yang prima dan performa kendaraan yang baik adalah modal utama untuk bisa menjangkau pantai ini. Maklum, banyak tantangan yang mesti ditaklukkan, mulai dari tanjakan, tikungan tajam yang kadang disertai turunan hingga panas terik yang menerpa kulit saat melalui jalan yang dikelilingi perbukitan kapur dan ladang-ladang palawija. Semuanya menghadang sejak di Pathuk (kecamatan pertama di Gunung Kidul yang dijumpai) hingga pantainya.

Seolah tak ada pilihan untuk lari dari tantangan itu. Jalur Yogyakarta – Wonosari yang berlanjut ke Jalur Wonosari – Baron dan Baron – Tepus adalah jalur yang paling mudah diakses, jalan telah diaspal mulus dan sempurna. Jalur lain melalui Yogyakarta – Imogiri – Gunung Kidul memiliki tantangan yang lebih berat karena banyak jalan yang berlubang, sementara jalur Wonogiri – Gunung Kidul terlalu jauh bila ditempuh dari kota Yogyakarta.

Seperti sebuah ungkapan, “bersakit-sakit dahulu bersenang-senang kemudian”, begitulah kiranya perjalanan ke Pantai Siung. Kesenangan, kelegaan dan kedamaian baru bisa dirasakan ketika telah sampai di pantai. Birunya laut dan putihnya pasir yang terjaga kebersihannya akan mengobati raga yang lelah.Tersedia sejumlah rumah-rumah kayu di pantai, tempat untuk bersandar dan bercengkrama sambil menikmati indahnya pemandangan.

Satu pesona yang menonjol dari Pantai Siung adalah batu karangnya. Karang-karang yang berukuran raksasa di sebelah barat dan timur pantai memiliki peran penting, tak cuma menjadi penambah keindahan dan pembatas dengan pantai lain. Karang itu juga yang menjadi dasar penamaan pantai, saksi kejayaan wilayah pantai di masa lampau dan pesona yang membuat pantai ini semakin dikenal, setidaknya di wilayah Asia.

Batu karang yang menjadi dasar penamaan pantai ini berlokasi agak menjorok ke lautan. Nama pantai diambil dari bentuk batu karang yang menurut Wastoyo, seorang sesepuh setempat, menyerupai gigi kera atau Siung Wanara. Hingga kini, batu karang ini masih bisa dinikmati keindahannya, berpadu dengan ombak besar yang kadang menerpanya, hingga celah-celahnya disusuri oleh air laut yang mengalir perlahan, menyajikan sebuah pemandangan dramatis.

Karang gigi kera yang hingga kini masih tahan dari gerusan ombak lautan ini turut menjadi saksi kejayaan wilayah Siung di masa lalu. Menurut cerita Wastoyo, wilayah Siung pada masa para wali menjadi salah satu pusat perdagangan di wilayah Gunung Kidul. Tak jauh dari pantai, tepatnya di wilayah Winangun, berdiri sebuah pasar. Di tempat ini pula, berdiam Nyai Kami dan Nyai Podi, istri abdi dalem Kraton Yogyakarta dan Surakarta.

Sebagian besar warga Siung saat itu berprofesi sebagai petani garam. Mereka mengandalkan air laut dan kekayaan garamnya sebagai sumber penghidupan. Garam yang dihasilkan oleh warga Siung inilah yang saat itu menjadi barang dagangan utama di pasar Winangun. Meski kaya beragam jenis ikan, tak banyak warga yang berani melaut saat itu. Umumnya, mereka hanya mencari ikan di tepian.

Keadaan berangsur sepi ketika pasar Winangun, menurut penuturan Wastoyo,diboyong ke Yogyakarta. Pasar pindahan dari Winangun ini konon di Yogyakarta dinamai Jowinangun, singkatan dari Jobo Winangun atau di luar wilayah Winganun. Warga setempat kehilangan mata pencaharian dan tak banyak lagi orang yang datang ke wilayah ini. Tidak jelas usaha apa yang ditempuh penduduk setempat untuk bertahan hidup.

Di tengah masa sepi itulah, keindahan batu karang Pantai Siung kembali berperan. Sekitar tahun 1989, grup pecinta alam dari Jepang memanfaatkan tebing-tebing karang yang berada di sebelah barat pantai sebagai arena panjat tebing. Kemudian, pada dekade 90-an, berlangsung kompetisi Asian Climbing Gathering yang kembali memanfaatkan tebing karang Pantai Siung sebagai arena perlombaan. Sejak itulah, popularitas Pantai Siung mulai pulih lagi.

Kini, sebanyak 250 jalur pemanjatan terdapat di Pantai Siung, memfasilitasi penggemar olah raga panjat tebing. Jalur itu kemungkinan masih bisa ditambah, melihat adanya aturan untuk dapat meneruskan jalur yang ada dengan seijin pembuat jalur sebelumnya. Banyak pihak telah memanfaatkan jalur pemanjatan di pantai ini, seperti sekelompok mahasiswa dari Universitas Negeri Yogyakarta yang tengah bersiap melakukan panjat tebing ketika YogYES mengunjungi pantai ini.

Fasilitas lain juga mendukung kegiatan panjat tebing adalah ground camp yang berada di sebelah timur pantai. Di ground camp ini, tenda-tenda bisa didirikan dan acara api unggun bisa digelar untuk melewatkan malam. Syarat menggunakannya hanya satu, tidak merusak lingkungan dan mengganggu habitat penyu, seperti tertulis dalam sebuah papan peringatan yang terdapat di ground camp yang juga bisa digunakan bagi yang sekedar ingin bermalam.

Tak jauh dari ground camp, terdapat sebuah rumah panggung kayu yang bisa dimanfaatkan sebagai base camp, sebuah pilihan selain mendirikan tenda. Ukuran base camp cukup besar, cukup untuk 10 – 15 orang. Bentuk rumah panggung membuat mata semakin leluasa menikmati keeksotikan pantai. Cukup dengan berbicara pada warga setempat, mungkin dengan disertai beberapa rupiah, base camp ini sudah bisa digunakan untuk bermalam.

Saat malam atau kala sepi pengunjung, sekelompok kera ekor panjang akan turun dari puncak tebing karang menuju pantai. Kera ekor panjang yang kini makin langka masih banyak dijumpai di pantai ini. Keberadaan kera ekor panjang ini mungkin juga menjadi salah satu alasan mengapa batu karang yang menjadi dasar penamaan dipadankan bentuknya dengan gigi kera, bukan jenis hewan lainnya.

Wastoyo mengungkapkan, berdasarkan penuturan para winasih (orang-orang yang mampu membaca masa depan), Pantai Siung akan rejomulyo atau kembali kejayaannya dalam waktu yang tak lama lagi. Semakin banyaknya pengunjung dan popularitasnya sebagai arena panjat tebing menjadi salah satu pertanda bahwa pantai ini sedang menuju kejayaan. Kunjungan wisatawan, termasuk anda, tentu akan semakin mempercepat teraihnya kejayaan itu.

Di Pantai ini ada anggota Sueto yang jauh2 n susah2 berkorban demi cinta loo…sampe triak2 segala diujung tebing momennya dia juga minta di foto2 sebagai surprise bagi pujaan hatinya waktu itu….ha2…

Hmm setelah puas foto2 dan mendaki di pendakian tebing2 pantai Siung kamipun pulang tpi biasa mampir malioboro lagi dan tak lupa oleh2 untuk sanak keluarga…….terus kan tadi orangnya 4 motornya 2 sekarang  orang nya5 motornya 2 wes pokoknya ada caranyalah…he2..Pokoknya bagi penggemar perjalanan inilah yang bisa Sueto oleh-olehkan….See Y!Next Trip

Bisa lihat videonya sebagai referensi

 


Hoamm setelah nyenyak tertidur………….berpikir sejenak dan menikmati teh hangat yang telah disiapkan….Ternyata hari ini terakhir yah saya di Serang siangnya mungkin sudah menuju Yogya untuk melakukan touring selanjutnya….So sesuai tujuan kemaren saya minta diantarkan ciko ke Anyer sekalian lihat krakatau…Setelah prepare buat siang sekalian habis sarapan kami berangkat perjalanan kurang lebih sejam dari Serang ke Anyer lewat mancak, padarincang mampir Rawa Dano terus Batu Kuwung tembus deh Anyer tapi sebelumnya nyampe Anyer kami melewati Rawa Dano

Rawa Dano daerah ini terletak di Kampung Bojong, Desa Kaduagung Kecamatan Gunungsari dan berjarak 101 km dari Jakarta termasuk dalam tempat-tempat yang suka dikunjungi orang.

Kawasan ini merupakan kawasan yang didominasi rawa-rawa, juga terdapat sebuah danau. Luas kawasan ini sekitar 2.500 ha yang ditumbuhi oleh berbagai jenis pohon. Pulau ini menjadi tempat bersarang bagi aneka jenis binatang reptil, seperti ular dan buaya. Tidak kurang dari 250 jenis burung bermukim di kawasan ini. Kita dapat mencapai lokasi ini melalui tiga jalur.

Tempat yang satu ini sebelumnya memang sudah dikenal banyak orang sebagai tempat beristirahat. Bahkan Dinas Pariwisata Kabupaten Serang menjadikan Rawa Dano sebagai salah satu objek wisata pemandangan.

Pesona yang dimiliki Rawa Dano berupa danau yang berada di kaki bukit atau pegunungan. Jika matahari bersinar terang, akan tampak rawa di kejauhan. Hamparan air yang tampak menghijau, di sekitarnya tumbuh beraneka jenis tumbuhan air.

Tetapi pada sore hari atau kala sinar matahari mulai berkurang, yang tampak hanyalah hamparan kabut putih menutupi danau tersebut. Meski tak bisa melihat apa-apa, selain hamparan kabut yang irip gumpalan kapas, namun kesejukan membuat kita betah berlama-lama di sini.

Setelah lewat Rawa Dano kami langsung menuju Pantai Anyer sembari berkeliling pesisir pantai nyari pasir pantai kok ternyata sudah air mungkin waktu itu ombak pantai lagi tinggi sekitar hampir 3meter menurut berita waktu itu yah akhirnya kami hanya bisa menikmakti pantai dan gunung krakatau dari kejauhan sambil makan otak-otak…ha2………..zuing angin dan ombak memang lagi kenceng waktu itu kemudian terdengar adzan JUmat memanggil saat nya sholat jumat dan kembali pulang………….Hmm sebetulnya banyak daerah wisata di pesisir pantai Anyer ini sayang waktu memang terbatas kapan2 kalau punya waktu SUETO akan menjelajah dan mampir lagi kesini….tempat-tempat lainya seperti Krakatau 

Krakatau adalah kepulauan vulkanik yang masih aktif dan berada di Selat Sunda antara pulau Jawa dan Sumatra. Nama ini pernah disematkan pada satu puncak gunung berapi di sana (Gunung Krakatau) yang sirna karena letusannya sendiri pada tanggal 26-27 Agustus 1883. Letusan itu sangat dahsyat; awan panas dan tsunami yang diakibatkannya menewaskan sekitar 36.000 jiwa. Saat ini Krakatau merupakan daerah tujuan wisata bagi sebagian orang yang menyukai petualangan sembari menikmati keindahan alam di sekitar Krakatau.

Ini sedikit info guide bila ke Krakatau 

A. Transportasi
Transportasi umum dari Jakarta menuju Krakatau:
1. Kalideres – Pelabuhan Merak (ekonomi) Rp.15.000,-, lama perjalanan sekitar 1.5 jam
2. Feri

penyebarangan Merak – Bakahueni (ekonomi) Rp.15.000,- (AC Rp.30.000)
3. Bakahueni – pelabuhan Tanjung Bom sekitar 2  jam, sewa kendaraan umum Rp.150.000/mobil .
4. Kapal kayu Pelabuhan Tanjung Bom – Pulau Sabesi (sebagai tempat singgah dan  menginap) sekitar 2 jam, biaya sewa perahu untuk trip selama di Krakatau sekitar Rp.2.000.000,- (2 Days 1 Night) yang bisa terisi hingga 30 penumpang. (harga sewa kapal sangat tergantung dengan rute, lama perjalanan, kapasitas kapal, dan keahlian tawar menawar).
5.  Kapal kayu Pulau Sabesi – (Pulau) Krakatau sekitar 2 jam. Penginapan di Pulau Sabesi sekitar Rp.400.000,- yang bisa menampung sekitar 20-30 orang.

B.  Akomodasi
Akomodasi penginapan untuk menuju Krakatau sangat terbatas. Pulau terdekat yang memiliki akomodasi penginapan adalah Pulau Sabesi. Penginapan sangat sederhana, terdapat beberapa kamar yang di dalamnya seperti barak. Satu kamar bisa menampung 8 orang. Air bersih tersedia.

C. Makanan
Makanan yang disantap adalah makanan yang disediakan oleh penginapan dengan biaya Rp.12.500,-/makan per orang.

 Objek Wisata

Wisata yang bisa dilakukan di  Krakatau ini :

1. Mendaki gunung Krakatau, menyaksikan sisa lelehan kawah, dengan waktu tempuh normal sekitar 30-45 menit. Didekat puncak ke dua sebelum puncak pertama, pemandangannya luar biasa indah.
2. Snorkeling di daerah sekitar pulau/gunung Krakatau, coralnya cukup indah.
3. Menikmati view, berenang dan snorkeling di Pulau Kumang, pulau yang dekat dengan pulau Sabesi, pulau kecil dengan pasir putih yang indah.

Saran Itinerary:

Sumatra dari Puncak Krakatau

1. Sewa perahu untuk melihat keindahan Krakatau dan sekitar cukup mahal, maka sangat disarankan untuk mencari anggota rombongan untukshare biaya perahu.
2. Itenary yang ideal (bila dari Jakarta dan tidak menginap di Pulau Sabesi) :
a.  Berangkat dari Jakarta sekitar jam 21.00.
b.  Menyeberang dari Tanjung Bom saat sunrise, langsung menuju ke pulau Krakatau (4 jam dari Tanjung Bom)
c.  Jelajah Krakatau hingga puncak keduanya dengan tetap mematuhi perintah Ranger. Terkadang Krakatau saat ’batuk’ menyemburkan lava, sehingga tidak dimungkinkan untuk merapat ke pulau Krakatau.
d. Apabila waktu memungkinkan, cobalah untuk snorkeling or diving di kawasan Krakatau, awak kapal pasti tahu spot yang bagus.
e. Upayakan telah meninggalkan Krakatau dan sekitarnya sebelum jam 15.00, terkadang ombak di sore atau malam hari mencapai hingga 3 meter, sehingga cukup berbahaya.

Cuaca
Secara umum waktu yang terbaik adalah saat musim kemarau April – September, karena dikhawatirkan apabila musim hujan, ombak cukup tinggi dan laut berkabut yang menyebabkan kapal tidak bisa berjalan.

Packing List

Tanjung Bom

– Perlengkapan berenang, sunblocksandal atau sepatu gunung untuk mendaki Krakatau (medan menanjak dan berpasir).

– Membawa makanan sebisa yang dibawa karena di Krakatau tidak ada penjual apapun (terutama untuk yang tidak menginap di Sabesi, harus membawa sendiri semua makanan)

– Dry pack (untuk kamera, lensa, dan barang berharga yang tidak tahan air).

Tips
–  Persiapan mental apabila menghadapi laut yang bergelombang.
–  Apabila mengkhawatirkan, selalu gunakan life vest jacket selama perjalanan.
–  Bila hendak menyewa kapal, tanyakan mengenai perlengkapan penyelamatan (life vest) .(http://turisindie.com)

Kemudian Pantai Carita

Pantai Carita merupakan objek wisata yang terletak di Kabupaten Pandeglang dan telah ditetapkan berdasarkan SK Menteri Pertanian No.440/kpts/UM/1978 pada tanggal 15 Juli 1978 sebagai Taman Wisata Alam. Dengan Panorama yang indah serta pasir pantainya yang putih membuat kawasan ini sering dikunjungi oleh wisatawan lokal maupun mancanegara.

Pantai Carita kaya akan sumber daya alamnya. Hamparan tepian yang amat landai dengan ombak laut yang kecil dan lembut menyapu di sepanjang pantai, dipadu pemandangan Gunung Krakatau yang kokoh berdiri di kejauhan menjadi suguhan ukiran alam yang indah dipandang mata. Saat kami bertamu ke sana, melihat dan menyelami sendiri suasana tempat wisata ini, kenyataan itu meyakinkan kami tentang semuanya.

Pulau Dua/Pulau Burung

Daya tarik utama kawasan ini adalah keindahan alam laut berupa gugus karang, berbagai jenis ikan laut, dan tentu saja berbagai jenis burung. Luas kawasan ini sekitar 30 ha. Setiap tahun antara bulan April dan Agustus, pulau ini dikunjungi oleh beribu-ribu burung dari 60 jenis yang berasal dari berbagai negara. Sekitar empat puluh ribu burung-burung tersebut terbang dari benua Australia, Asia, dan Afrika.

Pulau Dua bisa dicapai dengan perahu tradisional atau perahu motor dalam waktu 15 s.d. 30 menit melalui daerah Sawah Luhur, Kasemen. Di kawasan ini, telah tersedia sarana jaringan listrik, telekomunikasi, dan air bersih.

Pulau Umang

Pulau Umang memiliki luas sekitar 5 Ha, dan terletak di kawasan objek wisata pantai Pandeglang, berdekatan dengan kawasan wisata Tanjung Lesung. Kawasan wisata ini dikelola oleh sebuah perusahaan swasta yang menyediakan berbagai fasilitas rekreasi dan hiburan yang menarik. Di pulau ini, terdapat resort yang ditata dengan sentuhan artistik alami, dilengkapi dengan ruang pertemuan, kafe, spa, pusat bisnis, sunset lounge, klub pantai, kolam renang dan sebagainya. Selain itu, tersedia fasilitas olahraga dan rekreasi air, jogging track, cross country, lapangan tenis, tempat karaoke, dan lain-lain. Kita dapat menuju ke pulau ini dengan relatif mudah.

Perusahaan pengelola kawasan ini menyediakan rental mobil dari Jakarta menuju pulau ini, atau dapat juga dicapai dari kawasan Ujung Kulon.(http://pulau-umang.com/)info..

Pantai Tanjung Lesung

merupakan lokasi wisata pantai yang terletak di Desa Tanjung Jaya, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, Indonesia. Posisinya berada di sebelah barat Kabupaten Pandeglang dan memiliki luas 150 hektar.

Pantai Tanjung Lesung resmi di buka pada pertengahan Januari 1998 dan dapat di capai dengan dua rute dari Jakarta. Pertama, mengambil rute jalan tol Jakarta-Merak, lalu keluar melalui pintu gerbang tol Serang Timur. Setelah melewati Kota Serang, perjalanan dilanjutkan ke arah Kota Pandeglang dan Labuan, dan berakhir di Pantai Tanjung Lesung.

Kedua, mengambil rute jalan tol Jakarta-Merak, lalu keluar melalui gerbang tol Cilegon. Kemudian, perjalanan dilanjutkan dengan menyusuri pesisir Anyer-Carita, lalu ke arah Labuan, dan berakhir di Pantai Tanjung Lesung. Jakarta-Pantai Tanjung Lesung berjarak sekitar 160 kilometer dengan waktu tempuh sekitar 2,5-3 jam perjalanan dengan menggunakan bus atau kendaraan pribadi.

Sejak pertengahan Juni 2003, akses ke kawasan ini semakin mudah karena pemerintah daerah setempat telah mengoperasikan tiga bus DAMRI setiap harinya dari Kota Serang, ibu kota Provinsi Banten, menuju Pantai Tanjung Lesung.

Pesona alam Tanjung Lesung sangat indah, pasir putihnya terasa lembut disertai hembusan angin sepoi-sepoi, membuat daerah Tanjung Lesung terasa begitu spesial ketika dikunjungi bersama keluarga. Hamparan pasir pantai yang luasnya mencapai 15 kilometer, memberi cukup ruang kepada wisatawan untuk melakukan berbagai kegiatan, seperti membuat patung dari pasir, berjemur, bermain olahraga (sepak bola pantai dan voli pantai), dan sebagainya.

Posisi pantai yang tidak menghadap langsung ke laut lepas membuat hembusan angin dan deburan gelombang di daerah ini tidak terlalu besar. Wisatawan dapat melakukan berbagai aktivitas, seperti berenang, bermain jetski, dan Snorkling . Memancing merupakan salah satu kegiatan menarik lainnya, karena daerah ini merupakan rumah bagi banyak ikan.

Bagi pengunjung yang ingin menikmati kekayaan hayati dan atraksi bawah laut, bisa menyewa peralatan menyelam. Dengan menyelam, pengunjung akan terpesona melihat terumbu karang yang indah, ubur-ubur yang beraneka warna, siput kecil dengan cangkang yang unik, dan ikan-ikan yang berkejaran di garis pantai. Sedangkan bagi pengunjung yang ingin mempelajari metode transplantasi terumbu karang, dapat mengunjungi lokasi konservasi yang berada di tengah laut. Ada tiga lokasi transplantasi karang di daerah ini, yaitu Karang Gundul, Tanjung Lesung, dan Pulau Liungan.

Bila bosan berada di pantai, pengunjung dapat mengunjungi desa wisata yang mayoritas penduduknya berprofesi sebagai pengrajin patung badak bercula satu (fauna khas Banten) dan minuman dari daun sirih, atau melihat-lihat kehidupan nelayan di Kampung Cipanon. Sedangkan bagi pengunjung yang ingin menikmati keelokan Pulau Liwungan, dapat menyewa speed boat dengan waktu tempuh sekitar 35 menit dari kampung nelayan Cipanon. Di pulau seluas sekitar 50 hektar dan konon hanya dihuni oleh sepasang suami-istri ini, wisatawan dapat menikmati eksotisme Selat Sunda, pesona Anak Gunung Krakatau, dan bagan nelayan yang berkelip-kelip dari kejauhan.

Di Tanjung Lesung terdapat tempat menginap dengan berbagai variasi dan tipe, seperti hotel, villa, resort sampai home stay dengan berbagai harga. Untuk home stay tarifnya sekitar Rp 100.000 per malam sedangkan menginap di vila, hotel, maupun resor dengan tarif Rp 500.000-Rp 2 juta per malam, tergantung harinya.

Harga Tiket Masuk

  • Masuk pantai, tidak termasuk hotel Rp 15.000
  • Parkir Mobil Rp 8.000
  • Parkir Motor Rp 4.000

Taman Nasional Ujung Kulon

TNUK yang merupakan sebuah obyek wisata alam yang sangat menarik, dengan keindahan berbagai bentuk gejala dan keunikan alam berupa sungai-sungaidengan jeramnya, air terjun, pantai pasir putih, sumber air panas, taman laut dan peninggalan budaya/sejarah (ArcaGanesha, di Gunung Raksa Pulau Panaitan). Kesemuanya merupakan pesona alam yang sangat menarik untuk dikunjungidan sulit ditemukan di tempat lain.

Taman Nasional Ujung Kulon merupakan perwakilan ekosistem hutan hujan tropis dataran rendah yang tersisa dan terluas
di Jawa Barat, serta merupakan habitat yang ideal bagi kelangsungan hidup satwa langka badak Jawa (Rhinoceros
sondaicus) dan satwa langka lainnya. Terdapat tiga tipe ekosistem di taman nasional ini yaitu ekosistem perairan laut,
ekosistem rawa, dan ekosistem daratan.

Keanekaragaman tumbuhan dan satwa di Taman Nasional Ujung Kulon mulai dikenal oleh para peneliti, pakar botaniBelanda dan Inggris sejak tahun 1820. Kurang lebih 700 jenis tumbuhan terlindungi dengan baik dan 57 jenis diantaranyalangka seperti; merbau (Intsia bijuga), palahlar (Dipterocarpus haseltii), bungur (Lagerstroemia speciosa), cerlang

(Pterospermum diversifolium), ki hujan (Engelhardia serrata)dan berbagai macam jenis anggrek.
Satwa di Taman Nasional Ujung Kulon terdiri dari 35 jenis mamalia, 5 jenis primata, 59 jenis reptilia, 22 jenis amfibia, 240 jenis burung, 72 jenis insekta,
Jenis-jenis ikan yang menarik di Taman NasionalUjung Kulon baik yang hidup di perairan lautmaupun sungai antara lain ikan kupu-kupu, badut,bidadari, singa, kakatua, glodok dan sumpit. Ikanglodok dan ikan sumpit adalah dua jenis ikan yangsangat aneh dan unik yaitu ikan glodok memilikikemampuan memanjat akar pohon bakau, sedangkanikan sumpit memiliki kemampuan menyemprot air keatas permukaan setinggi lebih dari satu meter untukmenembak memangsanya (serangga kecil) yangberada di i daun-daun yang rantingnya menjulur diatas permukaan air.
Taman Nasional Ujung Kulon bersama Cagar AlamKrakatau merupakan asset nasional, dan telah ditetapkansebagai Situs Warisan Alam Dunia oleh UNESCO padatahun 1991.
Untuk meningkatkan kemampuan pengelolaan TamanNasional Ujung Kulon sebagai Situs Warisan Alam Dunia,UNESCO telah memberikan dukungan pendanaan danbantuan teknis.
Masyarakat yang bermukim di sekitar taman nasional yaitu suku Banten yang terkenal dengan kesenian debusnya.Masyarakat tersebut pengikut agama Islam, namun mereka masih mempertahankan kebiasaan-kebiasaan, tradisi,dan kebudayaan nenek moyang mereka.
Di dalam taman nasional, ada tempat-tempat yang dikeramatkan bagi kepentingan kepercayaan spiritual. Tempatyang paling terkenal sebagai tujuan ziarah adalah gua Sanghiang Sirah, yang terletak di ujung Barat semenanjungUjung Kulon.
Beberapa lokasi/obyek yang menarik untuk dikunjungi:
Tamanjaya dan Cibiuk. Pintu masuk utama dengan fasilitas, pusat informasi, wisma tamu, dermaga, sumber air
panas.
Pantai Kalejetan, Karang Ranjang, Cibandawoh. Fenomena gelombang laut selatan dan pantai berpasir tebal,
pengamatan tumbuhan dan satwa.
Pulau Peucang. Pantai pasir putih, terumbu karang, perairan laut yang biru jernih yang sangat ideal untuk kegiatan
berenang, menyelam, memancing, snorkeling dan tempat ideal bagi pengamatan satwa satwa rusa di habitat
alamnya.
Karang Copong, Citerjun, Cidaon, Ciujungkulon, Cibunar, Tanjung Layar, dan Ciramea. Menjelajahi hutan,
menyelusuri sungai, padang pengembalaan satwa, air terjun dan tempat peneluran penyu.
Pulau Handeuleum, Cigenter, Cihandeuleum. Pengamatan satwa (banteng, babi hutan, rusa, jejak-jejak badak
Jawa dan berbagai macam jenis burung), menyelusuri sungai di ekosistem hutan mangrove.
Pulau Panaitan, dan Gunung Raksa. Menyelam, berselancar, dan wisata budaya/ sejarah.
Musim Kunjungan terbaik :
Bulan April s/d September.
Cara pencapaian lokasi :

Jakarta – Serang (1 1/2 jam via jalan Tol), Serang – Pandeglang – Labuan (1 1/2 jam) atau Jakarta – Cilegon (2 jamvia jalan Tol), Cilegon – Labuan (1 jam) atau Bogor – Rangkasbitung – Pandeglang – Labuan (4 jam).Labuan – Sumur (2 jam), Sumur – Pulau Peucang (1 jam dengan kapal motor nelayan) atau Labuan – Pulau Peucang(4 jam dengan kapal motor nelayan).

Yang terakhir adalah Pantai Anyer Sendiri

Mercusuar Anyer Diserbu Wisatawan Liburan Sekolah

Pantai Anyer dikenal luas sebagai tempat wisata yang menarik sejak tahun 1980-an. Keberadaannya sebagai salah satu dari Seven Wonders of Banten (Tujuh Keajaiban Banten) dan lokasinya yang tidak terlalu jauh dari Jakarta, membuat kawasan ini menjelma sebagai salah satu obyek wisata favorit saat ini. Apalagi Pemerintah Kabupaten Serang dan Pemerintah Provinsi Banten telah berkomitmen mengembangkannya menjadi obyek wisata bahari terkemuka di Indonesia. Hal ini terbukti dengan adanya berbagai fasilitas pendukung yang relatif lengkap dan representatif di kawasan tersebut.

B. Keistimewaan

Dari bibir pantai, pengunjung dapat menikmati panorama laut biru berlatar kaki langit yang juga biru. Hamparan pasir pantainya yang luas dan bersih menjadikan kawasan ini nyaman digunakan untuk melakukan kegiatan berjemur dan membuat patung dari pasir, atau melakukan aktivitas olahraga, seperti voli pantai dan sepakbola pantai.

Air lautnya yang jernih dan bersih sangat mendukung aktivitas pengunjung yang ingin berenang atau menyelam. Ombak laut Pantai Anyer yang relatif besar dan menjadi rumah bagi banyak ikan, sehingga tepat sekali digunakan untuk arena berselancar dan  area memancing.

Pesona terbit dan tenggelamnya matahari, serta ditingkahi oleh burung-burung laut yang terbang rendah dan sesekali menyambar ikan di sepanjang pantai, kian mengukuhkan betapa spesialnya kawasan ini. Pengunjung dapat mencerap momen indah tersebut dari shelter-shelter, taman, pondok-pondok wisata, atau dari atas perahu yang berjalan perlahan-lahan di tepi pantai.

Bila bosan berada di tepi pantai, pengunjung dapat menikmati keelokan panorama Pantai Anyer dari atas mercusuar yang terdapat di kawasn tersebut. Pengunjung dapat juga menyewa sepeda untuk mengelilingi kawasan Pantai Anyer sambil mencari-cari obyek menarik untuk dipotret.

C. Lokasi

Pantai Anyer berada dalam wilayah administratif Kecamatan Anyer, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, Indonesia.

D. Akses

Jakarta-Pantai Anyer berjarak sekitar 160 kilometer dengan waktu tempuh sekitar dua jam. Sedangkan dari Kota Serang, ibu kota Provinsi Banten, Pantai Anyer berjarak sekitar 35 kilometer.  Dari Jakarta, pengunjung dapat mengambil jalan tol Jakarta-Merak dan keluar melalui jalan tol Cilegon Barat. Kemudian, perjalanan dilanjutkan menuju arah Anyer. Berbagai papan penunjuk jalan memudahkan pengunjung untuk mencapai lokasi, baik yang menggunakan bus maupun yang menggunakan kendaraan pribadi. Pengunjung dapat juga mengakses Pantai Anyer dengan naik kereta api jurusan Jakarta-Merak.

E. Harga Tiket

Dalam proses konfirmasi.

F. Akomodasi dan Fasilitas Lainnya

Bagi yang ingin menginap tidak perlu cemas, karena di kawasan Pantai Anyer terdapathome stay, wisma, hotel, resort, cottage, dan villa dengan berbagai tipe.

Kawasan pantai ini juga dilengkapi dengan jaringan filber optik untuk mengakses internet dan jaringan komunikasi baik interlokal maupun internasional, sehingga pengunjung dapat menjalin komunikasi dan mengikuti perkembangan dunia luar.

Jejeran pedagang kaki lima dan warung tenda di sepanjang pantai, serta rumah makan dan restoran yang menawarkan berbagai menu, memberikan banyak pilihan kepada pengunjung untuk menyantap makanan yang sesuai dengan keinginannya.

Berbagai fasilitas lainnya juga tersedia di kawasan ini, seperti pusat informasi pariwisata, pemandu wisata, penjaga pantai, taman parkir yang luas dan aman, arena bermain anak-anak, arena berjemur, tempat berenang, camping ground, pondok-pondok wisata, shelter-shelter, sentra oleh-oleh dan suvenir, persewaan peralatan menyelam, persewaan sepeda, serta persewaan perahu dan speed boat.

Nah sudah selesai urusan di Serang langsung berangkat menuju kawan-kawan SUETO yang ada di Yogya………..Next Extreme Tour!


Perjalanan Kami teruskan menuju Cilegon perjalanan sekitar 15-20menit nyampe kota  Cilegon…..Hmm kota yang besar sedikit kaget masak Cilegon ada Cinema 21 Serang sebagai ibu kota tidak ada ha2…Sambil jalan2 dikota menghabiskan malam kami mampir ke foodcourt didaerah komplek KS(Krakatau Steel)

Yahh…sambil melepas lelah di foodcourt di sini juga bisa melihat pemandangan kota Cilegon pada malam hari…malam semakin larut kami pun mulai mengantuk dan bersiap tuk kembali ke Serang sebenarnya masih banyak tempat di Cilegon yang patut dikunjungi  misalnya Bukit Pemancar 

imageDari sini kita bisa melihat pemandangan di kota cilegon dan kawasan industri bahkan rawa danaupun dapat kita lihat dari atas bukit. Udarapagi hari di bukit ini masih segar karena sepanjang perumahanan banyak pohon-pohon besar yang mengitari sepanjang jalan.

Krakatau Junggle Park

imageArena rekreasi di pusat kota ini dikelola olah PT.KIEC yang berada di JL. kalimantan tepat di depan Hotel Permata Krakatu Cilegon. Suasana asri dapat di nikmati bagi keluarga yang ingin berekreasi dekat dengan pusat keramaian kota diwaktu hari libur, di Krakatau Jungle Park terdapat arena Outbond (flying fox, jembatan burma dll),sepeda air, Motor ATV, lokasi memancing ikan air tawar serta camping ground.

Batu Lawang-Merak 
imageBatulawang merupakan sebuah perkampungan yang berada di atas puncak gunung yang berada pada perbatasan kecamatan grogol dan pulomerak berjarak kurang lebih 10 Km dari Merak. Di perkampungan batulawang ini terdapat batu besar jalan yang membe lah antara kedua gunung yaitu gunung batur dan gunung gede yang berbatasan dengan Bojonegara dan Merak.Tepatnya terletak di gunung pengobelan Merak dapat kita lihat celah-celah bebatuan yang sangat besar. sehingga kp. batulawang di ambil dari nama batu yang sangat besar membelah kedua jalan antara gunung batur dan gunung gede yang dijadikan pintu atau lawang.

Selain kita menjumpai batu mirip kodok, ada pula celah-celah gunung dengan kemiringan 80 derajat yang menjulang tinggi yang bisa dilihat dari atas batu lawang. Jika kita berjalan kaki dari arah merak ke batulawang berjarak kurang lebih 3 Km, terdapat sumber mata air yang keluar dari celah batu dengan debit cukup deras pada musim penghujan.

Sumber mata air tersebut mirip dengan air terjun tetpi dengan ketinggian yang tidak terlalu tinggi tetapi dengan air yang cukup jernih. Dengan ketinggian hanya 5 meter dari jalan dari Tempat kita berdiri. Sumber mata air tersebut berasal dari celah bebatuan yang berada di sekitar pegunungan batulawang tersebut. Sepanjang tahun 2009 jalan menuju batulawang dari pasar lama Merak dekat pelabuhan penyebrangan Merak sudah bisa digunakan untuk kendaraan bermotor karena sudah di aspal sampai ke Kampung Batulawang, lain halnya lima tahun yang lalu jalan menuju batulawang masih setapak dan berbatu sehingga sulit dilalui oleh kendaraan bermotor lebih lagi pada musim hujan jalan tersebut sangat licin dan terjal sehingga berbahaya untuk dilewati oleh kendaraan bermotor.

Jika kita hobi dengan hiking ataupun joging, tempat tersebut cocok untuk jalan santai dan sebagai joging trek karena masih berada diatas pegunungan yang berhawa cukup sejuk karena cukup jauh dari kawasan industri di wilayah Cilegon dan sekitarnya, serta bisa melihat pemandangan indah dari atas pegunungan Kampung Batulawang.

WaterBoom 
imageKolam renang yang dahulu di peruntukkan hanya untuk club kolam renang krakatau saja dan sering digunakan sebagai sarana event perlombaan renang baik kota Cilegon maupun provinsi Banten karena sesuai standar Internasional, kini kolam renang permata krakatu yang dahulu bernama Krakatau Country Clubmelengkapi arena bermain air di kolam bagian bawah dan di buka waterboom untuk umum sejak tahun 2009 lalu sebagai sarana rekreasi dan wisata permainan air yang di kelola oleh PT.KIEC.Kolam renang waterboom tersebut terdapat 4 kolam renang, diantaranya 1 kolam dengan kedalaman 1 M untuk arena seluncur air yang dialiri air yang cukup deras pada arena tersebut dengan ketinggian 20 M berbentuk seperti ular terdapat 3 belokan yang terbuat dari bahan fiber berwarna merah dan ketinggian 10 M berbentuk seperti ular terdapat 2 belokan yang terbuat dari bahan fiber berwarna kuning yang ditopang oleh besi baja dengan ketinggian 20 M.

Selain itu terdapat kolam pemandian untuk anak-anak dengan kedalaman 60 Cm di tengah kolam terdapat prosotan air yang diatasnya terdapat ember raksasa yang menampung air yang cukup deras dengan durasi 1,40 Menit secara terus menerus akan menumpahkan diri dan menyebarkan percikan air yang kencang disekeliling arena kolam tersebut.

Kolam pemandian khusus anak-anak terdapat dibawah turunan tangga dari kolam renang Atlit dengan kedalaman 60 cm yang diperuntukkan khusus anak-anak saja dan sebelah utara terdapat kolam pemandian anak-anak dan dewasa yang dibatasi pelampung pembatas untuk memisahkan yang dalam dan dangkal dengan kedalaman 1 M dan 1,5 M. Rata-rata kolam renang waterboom tersebut berbentuk oval tak beraturan berlekuk yang memudahkan pengunjung untuk turun ke kolam karena semakin ke pinggiran kolam maka lantai kolam renang tersebut menjadi landai sehingga anak dibawah 5 tahunpun tidak membahayakan jika akan berenang dan bermain di arena waterboom tersebut karena menyesuaikan dengan kebutuhan pengunjung dari dewasa hingga anak balita.

Rekreasi air ini dapat melihat suatu keindahan dengan penataan lokasi yang cukup apik dan bersih serta dapat menikmati fliying fok yang melintas diatas arena waterboom tersebut serta motor ATV di samping areal kolam renang yang di peruntukan bagi anggota klub renang dan perenang dewasa.

Lokasi waterboom permata krakatau berada di Jl. KH Beji yang berdekatan dengan kantor KIEC Cilegon, jarak dari pintu tol cilegon Timur 7 Km dan dari pintu tol Cilegon Barat 5 KM

Rawa  Arum-Merak

image

Sebuah situs rawa yang belum banyak orang di luar Kota Cilegon tahu bahkan untuk sebagian warga Cilegon yang sudah lama menetap sekalipun, hal ini dikarenakan letaknya yang cukup tersembunyi di antara padatnya rumah penduduk. Rawa Arum merupakan sebuah nama desa di Kecamatan Pulo Merak yang letaknya tidak terlalu jauh dari pusat Pemerintahan Kota Cilegon.

Cukup mudah untuk menuju Desa Rawa Arum dimana letak Situs Rawa tersebut berada yaitu dari arah Kota Cilegon berkendaraan menuju ke arah jalan Raya Cilegon Merak kurang lebih 5 Km atau bagi orang yang melalui Tol Jakarta-Merak keluar di pintu Tol Cilegon Barat lalu mengarah ke arah jalan Pelabuhan Merak sekitar 3 Km dari pintu tol.

Sedikit cerita yang ada di balik asal muasal Situs Rawa Arum terbentuk, berawal ketika gunung Krakatau meletus sekitar tahun 1883 bertepatan dengan tragedi pembrontakan rakyat Cilegon kepada pemrintahan kolonial Belanda yaitu Geger Banten 1883 yang di pimpin Oleh KH Wasid. Rawa arum terbentuk sebagai akibat dari proses alam karena letusan gunung Krakatau yang sebagian sejarah dunia mencatat sebagai letusan gunung yang terbesar setelah Gunung Tambora dengan efek ledakan 100.000 kali bom atom yang di jatuhkan di Hirosima Jepang. Bersamaan dengan meletusnya gunung krakatau, tsunami besar terjadi sehingga menyebakan banjir bandang di beberapa wilayah pesisir yang berdekatan dengan laut yang sekarang di sebut selat sunda dan salah satu tempat yang tenggelam itu adalah desa Telaga Arum. Telaga Arum di perintah oleh seorang Ki Ageng yaitu Ki Ageng Ireng yang masih berkerabat dekat dengan Sultan Pelembang.

Singkat cerita, setelah sekian lama banjir yang menenggelamkan wilayah pesisir selat sunda surut tetapi tidak demikian dengan desa Telaga Arum, masih tetap tergenang oleh air yang kemudian di atas air yang menengelamkan desa Telaga Arum menjadi sebuah rawa yang kemudian di tumbuhi oleh tanaman teratai yang berbunga putih dan menyebarkan bau yang sangat harum sehingga oleh Ki Ageng Ireng rawa itu disebut dengan nama Telaga Arum yang akhirnya sekarang lebih di kenal dengan nama Desa Rawa Arum. Dan oleh Ki Ageng Ireng di genangan yang terbentuk di sebarkan bening ikan sepat siam yang di bawanya dari Pelambang kala itu. Saat ini wilayah rawa tersebut sedang di kembangkan oleh pemerintah Kota Cilegon sebagai tempat wisata air yang cukup bagus. Dikarenakan letaknya yang tidak terlalu jauh dengan pusat kota dan pemandangannya yang bisa di bilang eksotis dengan hamparan air yang cukup luas sekitar 10 hektar dengan latar belakang deretan pegungan. Dengan pertimbangan tersebut rasanya Rawa Arum bisa menjadi salah satu alternatif tempat wisata yang harus di kunjungi.

Gunung Santri
imageGunung santri merupakan salah satu bukit dan nama kampung yang ada di Desa Bojonegara Kecamatan Bojonegara Kabupaten Serang Daerah ini berada di sebelah barat laut daerah pantai utara 7 Kilometer dari Kota Cilegon. Letak gunung santri berada ditengah dikelilingi gugusan gunung-gunung yang memanjang dimulai dari pantai dan berakhir pada gunung induk yaitu gunung gede. di puncak gunung santri terdapat makan seorang wali yaitu Syekh Muhammad Sholeh, jarak tempuh dari kaki bukit menuju puncak bejarak 500 M hanya bisa dilalui dengan berjalan kaki.Kampung di sekitar gunung santri antara lain Kejangkungan, Lumajang, Ciranggon, Beji, Gunung Santri dan Pangsoran. Di kaki bukit sebelah utara di kampung Beji terdapat masjid kuno yang seumur dengan masjid Banten lama yaitu Masjid Beji yang merupakan masjid bersejarah yang masih kokoh tegak berdiri sesuai dengan bentuk aslinya sejak zaman Kesultanan Banten yang kala itu Sultan Hasanudin memimpin Banten. Syekh Muhammad Sholeh adalah Santri dari Sunan Ampel, setelah menimba ilmu beliau menemui Sultan Syarif Hidayatullah atau lebih di kenal dengan gelar Sunan Gunung Jati (ayahanda dari Sultan Hasanudin) pada masa itu penguasa Cirebon. Dan Syeh Muhamad Sholeh diperintahkan oleh Sultan Syarif Hidayatullah untuk mencari putranya yang sudah lama tidak ke Cirebon dan sambil berdakwah yang kala itu Banten masih beragama hindu dan masih dibawah kekuasaan kerajaan pajajaran yang dipimpin oleh Prabu Pucuk Umun dengan pusat pemerintahanya berada di Banten Girang.

Sesuai ketelatennya akhirnya Syekh Muhammad Sholeh pun bertemu Sultan Hasanudin di Gunung Lempuyang dekat kampung Merapit Desa UkirSari Kec. Bojonegara yang terletak di sebelah barat pusat kecamatan yang sedang Bermunajat kepada Allah SWT. Setelah memaparkan maksud dan tujuannya, Sultan Hasanudin pun menolak untuk kembali ke Cirebon. Karena kedekatannya dengan ayahnya Sultan Hasanudin yaitu Syarif Hidayatullah, akhirnya Sultan Hasanudin pun mengangkat Syekh Muhammad Sholeh untuk menjadi pengawal sekaligus penasehat dengan julukan “Cili Kored” karena berhasil dengan pertanian dengan mengelola sawah untuk hidup sehari-hari dengan julukan sawah si derup yang berada di blok Beji.

Syiar agam Islam yang dilakukan Sultan Hasanudin mendapat tantangan dari Prabu Pucuk Umun, karena berhasil menyebarkan agama Islam di Banten sampai bagian Selatan Gunung Pulosari (Gunung Karang) dan Pulau Panaitan Ujung Kulon. Keberhasilan ini mengusik Prabu Pucuk Umun karena semakin kehilangan pengaruh, dan menantang Sultan Hasanudin untuk bertarung dengan cara mengadu ayam jago dan sebagai taruhannya akan dipotong lehernya, tantangan Prabu Pucuk umun diterima oleh sultan Hasanudin. Setelah Sultan Hasanudin bermusyawarah dengan pengawalnya Syekh Muhamad Soleh, akhirnya disepakati yang akan bertarung melawan Prabu Pucuk Umun adalah Syekh Muhamad Sholeh yang bisa menyerupai bentuk ayam jago seperti halnya ayam jago biasa. Hal ini terjadi karena kekuasaan Allah SWT.

Pertarungan dua ayam jago tersebut berlangsung seru namun akhirnya ayam jago milik Sultan Maulana Hasanudin yang memenangkan pertarungan dan membawa ayam jago tersebut kerumahnya. Ayam jago tersebut berubah menjadi sosok Syekh Muhammad Sholeh sekembalinya di rumah Sultan Maulana Hasanudin. Akibat kekalahan adu ayam jago tersebut Prabu Pucuk Umun pun tidak terima dan mengajak berperang Sultan Maulana Hasanudin, mungkin sedang naas pasukan Prabu Pucuk Umun pun kalah dalam perperangan dan mundur ke selatan bersembunyi di pedalaman rangkas yang sekarang dikenal dengan suku Baduy.

Setelah selesai mengemban tugas dari Sultan Maulana Hasanudin, Syekh Muhammad Sholeh pun kembali ke kediamannya di Gunung santri dan melanjutkan aktifitasnya sebagai mubaligh dan menyiarkan agama Islam kembali. Keberhasilan Syekh Muhammad Sholeh dalam menyebarkan agama Islam di pantai utara banten ini didasari dengan rasa keihlasan dan kejujuran dalam menanamkan tauhid kepada santrinya, semua itu patut di teladani oleh kita semua oleh generasi penerus untuk menegakkan amal ma’rup nahi mungkar.

Beliau Wafat pada usia 76 Tahun dan beliau berpesan kepada santrinya jika ia wafat untuk dimakamkan di Gunung Santri dan di dekat makan beliau terdapat pengawal sekaligus santri syekh Muhammad Sholeh yaitu makam Malik, Isroil, Ali dan Akbar yang setia menemani syekh dalam meyiarkan agama Islam. Syekh Muhammad Sholeh wafat pada tahun 1550 Hijriah/958 M. jalan menuju makam Waliyullah tersebut mencapai kemiringan 70-75 Derajat sehingga membutuhkan stamina yang prima untuk mencapai tujuan jika akan berziarah. Jarak tempuh dari tol cilegon Timur 6 KM kearah Utara Bojonegara, jika dari Kota Cilegon melalui jalan Eks Matahari lama sekarang menjadi gedung Cilegon Trade Center 7 KM kearah utara Bojonegara disarikan dari buku “Gunung Santri Objek Wisata Religius”

 Yahh begitulah karena waktu saya cuman sebentar di Serang ya mending saya istirahat dulu soalnya besok jumat adapi lah hari terakhir saya di Serang….Tapi besoknya saya akan sempatkan berkunjung ke daerah Anyer so…………next trip again!
Sumber : wisatabanten.com
%d blogger menyukai ini: