Tag Archive: goa tetes



BROSUR SUMBA-01-01

Salam wildlife!kali ini ada promo dari jawadwipatour&travel gaess untuk mengajak anda sekalian menikmati keindahan pulau sumba. Kalau belum mengenal pulau sumba kita kasih review dulu ya gaess di bawah ini, nanti kalau sudah kenal mungkin anda berminat menjelajah pulau Sumba di lain waktu.

peta pulau sumba

Pulau Sumba adalah sebuah pulau di Provinsi Nusa Tenggara TimurIndonesia. Luas wilayahnya 10.710 km², dan titik tertingginya Gunung Wanggameti (1.225 m). Sumba berbatasan dengan Sumbawa di sebelah barat laut, Flores di timur laut, Timor di timur, dan Australia di selatan dan tenggara. Selat Sumba terletak di utara pulau ini. Di bagian timur terletak Laut Sawu serta Samudra Hindia terletak di sebelah selatan dan barat.

Secara administratif, pulau ini termasuk wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur. Pulau ini sendiri terdiri dari empat kabupaten: Kabupaten Sumba BaratKabupaten Sumba Barat DayaKabupaten Sumba Tengah, dan Kabupaten Sumba Timur. Kota terbesarnya adalah Waingapu, ibukota Kabupaten Sumba Timur. Kota tersebut juga terdapat bandar udara dan pelabuhan laut yang menghubungkan Pulau Sumba dengan pulau-pulau lainnya di Indonesia seperti Pulau Sumbawa, Pulau Flores, dan Pulau Timor.

Sebelum dikunjungi bangsa Eropa pada 1522, Sumba tidak pernah dikuasai oleh bangsa manapun. Sejak 1866, pulau ini dikuasai oleh Hindia Belanda dan selanjutnya menjadi bagian dari Indonesia.

Masyarakat Sumba secara rasial merupakan campuran dari ras Mongoloid dan Melanesoid. Sebagian besar penduduknya menganut kepercayaan animisme Marapu dan agama Kristen, baik Protestan maupun Katolik. Kaum muslim dalam jumlah kecil dapat ditemukan di sepanjang kawasan pesisir. (Sumber : wikipedia)

*SEKILAS INFO SUMBA*

• AKOMODASI Karena keterbatasan infrastruktur di Pulau Sumba, sehingga standar penginapan yang ada di Sumba berada dibawah standar pulau-pulau lain yang sudah lebih maju seperti misalnya Bali atau Lombok. Di Pulau Sumba tersedia beberapa hotel standar (sekelas hotel bintang 2 dan 3) yang terletak di tengah kota, maupun resort yang terletak di tepi pantai. Namun penting untuk diketahui bahwa beberapa resort tepi pantai, walaupun harganya lebih mahal jika dibandingkan dengan hotel standar di tengah kota, namun hanya dialiri listrik pada pukul 18.00 hingga 07.00 pagi saja, karena letak daerahnya yang belum dialiri listrik sehingga mereka harus menggunakan listrik tenaga solar dengan kapasitas terbatas.

• MAKANAN Tidak seperti daerah-daerah di bagian barat Indonesia yang kental dengan budaya makanan tradisional, di Pulau Sumba makanan tradisional yang tersedia sangatlah sederhana, sehingga bagi anda yang seringkali mengalami kesulitan untuk mengkonsumsi berbagai jenis makanan, disarankan untuk membawa cadangan makanan ataupun snack yang aman untuk anda konsumsi. Namun begitu, saat anda berkunjung ke Pulau Sumba, pastikan anda tidak lupa mencicipi hidangan seafood segar serta kacang mente dan nasi jagung khas Sumba.

• TRANSPORTASI Jenis kendaraan yang akan digunakan pada perjalanan ini yakni Toyota Innova, Avanza/Xenia, Isuzu Panther, Suzuki APV, ataupun minibus (untuk rombongan besar), tergantung ketersediaan kendaraan pada saat trip berlangsung. • PERJALANAN Jarak antara obyek wisata yang satu dengan yang lain di Pulau Sumba cukup jauh, sehingga banyak waktu yang akan anda habiskan di kendaraan. Kondisi jalanan di Pulau Sumba secara umum sudah baik, namun cenderung berkelok-kelok, sehingga bagi anda yang memiliki kecenderungan mabuk kendaraan, sangat disarankan untuk membawa obat-obatan anti mabuk.

• KONDISI LINGKUNGAN Cuaca di Pulau Sumba cenderung sangat panas di siang hari dan sejuk di malam hari. Pada puncak musim kemarau (mei-agustus), umumnya udara akan terasa dingin pada malam hari, sehingga dianjurkan untuk membawa pakaian hangat. Penyakit malaria masih ditemukan di pulau ini khususnya di Sumba bagian barat, walaupun kasusnya sudah cukup jarang. Karenanya, anda dianjurkan untuk selalu menggunakan obat anti nyamuk saat bepergian, dan pastikan kondisi tubuh anda sedang baik saat melakukan perjalanan. · KEBUDAYAAN Kepercayaan yang dianut masyarakat Sumba tradisional adalah Marapu. Bangunan rumah tradisional serta kuburan batu kuno akan anda temui dengan mudah, terutama di wilayah Sumba Barat dan Sumba Barat Daya. Anda dianjurkan untuk mengenakan pakaian yang sopan (tidak terlalu terbuka)

• PESONA WISATA SUMBA Ada beberapa tempat wisata yang bisa anda kunjungi dan di pulau Sumba kondisi alamnya masih alami otomatis tempat-tempat wisatanya tegolong “AMAZING BADAI” Berikut sedikit penjelasan tentang tempat-tempat wisata di Sumba :

Air terjun lapopu

*Air Terjun Lapopu*, yang tercurah beringkat-tingkat di sepanjang tebing batu setinggi 70 meter

Bukit Mauliru

“Bukit Mauliru”Bukit yang tepat untuk menghabiskan waktu di sore hari sambil menunggu sunset (sumber juragankoppi.wordpress.com)

Bukit Wairinding

*Bukit Wairinding* untuk menikmati sunset. (sumber IndonesiaKaya.com)

danau weekuri

*Danau Weekuri* yang letaknya di kelilingi tebing karang sehingga airnya tenang dan cocok untuk berenang. (sumber Kesiniaja.com!)

Kampung Adat Prailiu

*Kampung Adat Prailiu* yang terletak di tengah kota Waingapu. Disini anda dapat melihat Kubur batu besar milik raja dan anda dapat membeli tenun ikat yang di jual langsung oleh pengrajin, serta dapat berfoto menggunakan pakaian adat Sumba.

Pantai Anameha

*Pantai Anameha* ini bersebelahan langsung dengan Pantai Weekataku yang unik karena ada batu berbentuk candi di pantainya (sumber Mad Alkatiri – WordPress.com)

Pantai Mandorak

*Pantai Mandorak*, yang anda bisah melihat pantai pasir putih yang terletak di antata celah tebing batu, anda bisah cliff jump dari tebing setinggi 8-10 meter. (sumber Indolah.com)

Pantai Mawana

*Pantai Mawana* dengan batu bolong buatan alam, anda dapat turun menuju Pantai Mawana dengan menuruni tebing yang terjal tanpa jalan setapak.

foto-pantai-pero-sumba

“pantai Pero”melihat matahari terbenam di laut samudra Hindia. (Sumber National Geographic Indonesia)

kampung adat ratenggaro/ratenggaro beach

Kampung Adat Ratenggaro* yang memiliki rumah adat dengan atap paling tinggi dan di Sumba dan kubur satu kubur batu terbesar di sumba (sumber https://id.pinterest.com/pin/566468459355569914/)

pantai tarimbang

*Pantai Tarimbang* yang merupakan pantai terbaik untuk kegiatan surfing (sumber https://id.pinterest.com/yohanawu/sumba/?lp=true)

Pantai Walakiri

*Pantai Walakiri*. Yang terkenal dengan ciri khas pohon bakau yang melengkung dan pasang surut akan terlihat seperti sedang menari.

Kampung Tarung

*Kampung Adat Tarung* yang berada di tengah kota Sumba Barat dan kita dapat melihat rumah adat serta batu-batu kubur megalitikum (Sumber Lifestyle Liputan6)

Harga bisa berubah sewaktu waktu, stok terbatas
reservasi 08993977971/081334230180

Info lebih lanjut bisa check link ini fb fanpages


P_20170430_094912_HDR

Hi salam wildlife!Pagi Gaess!tidur yang nyenyak di gili trawangan. Tujuan kali ini adalah bertemu kru lain sueto yang juga mampir ke gili trawangan kemudian lanjut wisata alam bawah laut pakai paketan yang ekonomis itu lo harga paketannya sekitar Rp 75.0000-Rp150.000,-/orang tergantung fasilitas. Untuk penambahan fin juga dikenakan Rp 15.000,-. Persiapan berangkat sekitar jam 10pagi sampai jam 16.00 WITA. Spotnya ada 3 yaitu spot rendah terumbu karang, spot ikan sedang, dan spot diving atau penyu dalam di gili meno, ada istirahat makan siang juga di gili air.

Setelah selese seharian snorkling, kami bergegas bersiap untuk kembali pulang Surabaya. Perjalanan pulang hari itu dari bangsal melewati sengigi ditemani oleh hujan sampai kota mataram. Sampai kota kami berkeliling sejenak mencari oleh-oleh dan ekspedisi barang. Perjalanan Mataram-Lembar baru dimulai sekitar jam 22.30WITA. Sampai di pelabuhan dan membayar tiket ferry sebesar Rp 112.000,-/motor 2 kepala. Masuk ferry sekitar jam 23.30WITA, kami cari tempat yang enak untuk beristirahat karena perjalanan Lembar-padangBay sekitar 5jam.

peta bangsal-singaraja

Sampai di Padangbay kami sekitar jam 5 pagi. Rutenya dari Bali kami menuju Singaraja sempat istirahat di warung masakan jawa di amlapura. Sempat mengambil dokumentasi di desa karangasem. Sampai Singaraja sekitar jam 10. Mampir istirahat kerumah rekan sueto kemudian start lagi sekitar jam 15.00 WITA. Estimasi Perjalanan sekitar 3jam sampai Ketapang. Keluar Ketapang Sekitar jam 18.30WIB. Setelah Makan Malam dilanjut perjalanan sampai di Paiton sekitar jam 22.00WIB. Dilanjut lagi akhirnya dari Surabaya sekitar jam 2 Pagi. Besoknya sudah kembali lagi ke rutinitas normal setelah melakukan perjalanan  jauh dan extreme. Meskipun banyak cerita saat perjalanan yang penting kami bisa bahagia menikmati saat-saat liburan.

peta singaraja-sby

Semoga cerita perjalanan kami ini bermanfaat bagi semua pembaca yang berkunjung ke web kami. Terimakasih selama masih ada nafas untuk menjelajah Indonesia kami akan terus bercerita tentang keindahan Alas Nusantara ini.

video


 

IMG_20170502_193329_774

Hisalamwildlife!Hari ke tiga kami diLombok gaess terbangun dari mimpi buruk dihari kemarin dan semakin semangat kami menjalani hari ini. Tetap kami putuskan pagi ini jadwalnya ke pantai pink dan sekitarnya meskipun kami tak sempat mengabadikan sunrise dan jadwal snorkling di pink kamu cancel tapi yang penting bahagia itu tercapai. Perjalanan dari wisma penginapan kami di Selong sampai Jerowaru kawasan perhutani wisata pantai pink sekitar 2jam. Ternyata ada jalan tak mulus setelah masuk area perhutani untung malam kemarin kami tak teruskan perjalanan camping disini. Hehe..

peta selong-pantaipink

Sekitar 10km kurang lebih kita lalui selama 1jam karena jalan makadam kita hanya lalui maksimal sekitar 20-30km/jam saja. Kalau dilihat dari peta banyak tempat wisata indah disini ikuta saja plakat masuk pantai pink nanti ada beberapa plakat menunjukkan beberapa tempat wisata lain. Ada beberapa rumah penduduk tapi jaraknya sangat jarang dan keadaan jalannya sangat berdebu jadi ya sebaiknya sebelum kesini bawa masker dan bawa air minum yang cukup bila tidak mau kehausan.

Sampai di pantai pink masuk cuman bayar Rp 10ribu rupiah saja dan anda bisa menikmati keindahan pantai pink yang amazing badai. Kemudian sampai di pantai pink jangan terlena oleh satu spot saja coba explore dan keliling spot yang lainnya anda akan menemukan istimewanya pantai yang bertempat di Lombok timur dari pantai-pantai lombok lainnya ini sampai susah-susah tempat ini dijaga begal perkampungan setempat.

Kalau mau aman bisa masuk lewat tanjung luar sekalian anda bisa jelajah wisata dalam lautnya mengunjung beberapa gili disekitar wilayah Lombok timur.

Sebenarnya kami tidak ingin pulang dan berlama-lama disini tapi karena hari semakin sore akhirnya kami sempatkan jelajah dulu tanjung ringgit sebentar kemudian langsung keluar wilayah jerowaru menuju sembalun dengan estimasi perjalanan 3jam.

peta pantaipink-tanjung ringgit

Diperjalanan kami sempat makan dulu di warung AREMA(Arek Malang) di kota Krayak. Makanan di sini harganya bersahabat dan masakan jawa membuat saya kangen. Memasuki restoran kami sempet bertemu dengan beberapa orang yang menyamar sebagai begal yang tadi malam. Eh ternyata mereka cangkruknya disini toh..hehe..

Setelah beberapa orang itu keluar mereka ibuk pemilik warung itu cerita soal kerawanan daerah sini. Ibu pemilik warung sempet bercerita bahwa dalam bulan kemarin dia sempet kerampokan dirumahnya dan rumahnya disatroni 25 orang yang berasal dari perkampungan begal tersebut keluarga di kalung parang dan dalam 2jam barang rumah ludes hanya tinggal rumah dan mobil saja gak sempet diambil  karena kepagian. Sempet ingin minta tolong tapi jarak rumah tetangga dan kantor polisi disana agak berjauhan daripada nyawa keluarga lainnya melayang mending pasrah saja kata siibu tersebut. Kami pikir daerah Lombok timur ini ngeri juga ya. Kata ibu warung kalau musim panen semakin banyak begal. Jadi bagi wisatawan hati-hati terus berlindung kepada Tuhan yang maha Esa.

Perjalanan kami teruskan ke arah sembalun. Sampai sembalun sekitar jam 7 malam. Kebetulan orang-orang disana sangat welcome dengan wisatawan kami diantar seseorang anak untuk menuju ke rumah PA di sembalun. Karena pos administrasi ke pergasingan sudah tutup jika malam hari. Maka kami menitipkan sepeda, peralatan yang sekiranya tidak dibutuhkan saat pendakian di base camp SCDC(Sembalun Community Development Center).

peta tanjung ringgit-pergasingan

Perjalanan dari camp PA mulai jam 9 malam. Estimasi normalnya perjalanan pendakian bukit dengan ketinggian 1700mdpl adalah 3jam. Karena waktu itu ada rekan-rekan yang mencoba jelajah rute maka perjalanan kami untuk mendirikan tenda saat itu jadi molor 4jam. Ada beberapa halangan saat kami mendaki, ada yang dihadang sapi jantan, ada yang dihadang babi padahal orang ngorok di tenda, ada yang terkena jebakan batman (tai sapi dimana-mana), ada yang melihat hal-hal tak berguna seperti jaket putih padahal itu teman sendiri, ada juga yang tersesat dan takut dengan orang utan,ada yang dikejar orang gila setempat, setelah melalui beberapa rintangan tersebut akhirnya kami mendirikan tenda 200meter sebelum puncak kemudian yang lain ada yang tidur karena dinginnya waktu dan ada yang memasak sampai bintangpun tak terlihat lagi tertutup kabut.

Paginya mengambil beberapa dokumentasi dan melanjutkan ke puncak bagi yang kuat yang sisanya boleh turun. Puncak bukit di pergasingan itu menurutku sangat amazing badai karena uniknya didepan kita ada perbukitan sembalun dan Gunung Rinjani yang terlihat kokoh dengan pemandangan sawah petak yang tampak warna-warni dari atas. Sungguh indah ciptaanmu ini Ya Allah SWT. Ada beberapa puncak bukit yang bisa anda daki lo selain pergasingan ini misalnya bukit nanggi di 2300mdpl, bukit selong, bukit anak dara 1900mdpl

Puas kamipun turun melalui dua jalur yang berbeda jalur baru dan lama. Otomatis jalur lama lebih terjal untuk didaki karena memang sangat terjal. Akhirnya kamipun sampai di basecamp SCDC. Melepas lelah sebentar sambil ngobrol dengan anak PA setempat mengenai bukit pergasingan ini. Kata mereka rencananya tahun depan mungkin 2018 akan dibangun jalan untuk motor sampai ke atas untuk tempat paralayang.

Setelah semunya siap dari sembalun kami menuju ke gili trawangan dari sembalun sekitar jam 14.00WITA estimasi perjalanan 3 jam karena jam 17.00WITA tiket perahu penyeberangan ke trawangan sudah tutup loket. Perjalanan ternyata kami tempuh 2jam sampai di bangsal sekitar jam 16.15 kami melakukan persiapan dulu motor kami parkir disekitar bangsal kemdian pesan tiket perahu ke gili Trawangan Rp 17.000,- saja. Untuk info bila anda telat kepenyebrangan tetap disediakan kapal boat untuk penyeberangan ke gili trawangan, meno dan air tapi tentunya dengan tarif yang berbeda. Perjalanan laut ditempuh dari pelabuhan bangsal ke gili trawangan tidak sampai 30menit. Langsung menuju penginapan dan istirahat untuk bersiap menikmati party malamnya. Makin semakin larut di trawangan dan akhirnya kami tertidur pulas hari itu.

Lanjut ke hari ke 4 ya..

 


Hi salamwildlife!Paginya perjalanan dari bukit asah kami teruskan menuju Blue Lagoon untuk mengexplore wisata bawah air dan snorkling. Jalan Menuju bukit Asah ke Blue lagoon bisa dilihat via google map nih :

bukit asah-bluelagoon

Blue Lagoon ini juga katanya sih salah satu tempat snorkling terbaik di bali selain, amed, menjangan, buleleng tapi kalau tidak dicoba sendiri mana tahu makanya kami penasaran. Kalau dari bukit asah kalian bisa mengarah ke rute pelabuhan padang bay kemudian pertigaan terakhir ambi arah ke kiri tapi bukan masuk pelabuhan. Sampai tempat kami bayar biaya parkir Rp 5000,-  Tarif sewa alat snorkle disana sekitar 25 ribu-75ribu rupiah yang lengkap snorkleset, pelampung, kaki katak tapi bisa dinego sewa perahu untuk keliling spot Rp 100.000,- bisa dibagi dengan beberapa orang kalau ini isi perahu sekitar 10 orang. Kita keliling-keliling spot dari pagi sampai siang pokoknya puas. Dan memang benar spot-spot karang di blue lagoon ini masing tergolong bagus dan bisa dinikmati. Kemudian sore langsung bersiap kembali untuk mengejar sunset di “bluepoint beach”

Perjalanan kami estimasi memakan waktu 2 jam bisa dilihat rutenya via google map :

bluelagoon-bluepoint

Sampai di buepoint ternyata pas sekali sunset dan kebetulan pemandangannya lagi amazing badai lo. Langsung saja didokumentasikan :

sunset

Singkat punya cerita kenapa pantai ini dinamai bluepoint karena pada awalnya ini pantai yang terkenal karena ada villa didekat situ yang bernama villa blue point. Kalau nama aslinya sih pantai suluban yang berasal dari bahasa Bali “mesulub” yang artinya melewati bawah sesuatu, melewati kolong. Nama ini memang menjelaskan karakteristik pantai karena untuk sampai di garis air laut, anda mesti melewati kolong dinding batu.

Pantai Suluban ini mempunyai beberapa spot yang bagus untuk memanjakan mata fotografer juga pantai ini bisa dibuat latihan surfing lo, karena sering juga para bule latihan disini.

Seusai menikmati sunset dan hari semakin malam kami menuju kuta untuk mengabadikan momen pergantian tahun dari 2016-2017. Tentunya suasanan saat itu sangat ramai berkumpul pengunjung wisatawan dari seluruh dunia. Langsung aja didokumentasikan Paling seru memang pada saat tepat 00.00 WITA menikmati berbagai model letusan kembang api dari seluruh penjuru kuta.

Membaur dengan keramaian saat itu tak terasa hanya dengan hitungan detik tahun pun sudah berganti. Kami mempunyai harapan saat itu di tahun yang baru ini kita akan melakukan perjalanan, ekspansi, penjelajahan yang lebih luas lagi rutenya untuk menikmati keindahan Indonesia dan akan membagi setiap cerita perjalanan kepada setiap pembaca setia blog untuk terus menjaga kelestarian alam di Indonesia agar bisa diceritakan ke anak cucu yang akan meneruskan perjuangan-perjuangan kita tentunya dengan berbagai evaluasi perbaikan untuk menjadikan suetoclub kedepan sebagai blogger perjalanan terbaik di Indonesia yang kritis dan semangat. Sesuai moto kami yang baru “New Life, New Generation, New Adventure and Keep Extreme”

bali-sby

Esoknya kami bersiap langsung kembali pulang ke Surabaya karena di tahun baru kami akan kembali melakukan aktifitas masing-masing agar biasa mengejar mimpi-mimpi untuk bisa terus menikmati zamrud khatulistiwa pemeberian sang Tuhan Yang Maha Esa ini.


IMG_7467

HI Salamwildlife!Perjalanan hari kedua kita lanjutkan menuju “Whitesandbeach” Dari Singaraja sekitar 3jam kurang lebih bisa di check via google map lokasinya :

Masuk Pantai bayar sekitar Rp 5000/- dan parkir bayar Rp 2000,-. Masuk pantai sudah ramai sih pantainya tapi masih bagus banget, namanya whitesand panjang pantainya sekitar 600m, pasirnya putih halus, ombak tenang, bisa dibuat renang salah satu pantai di bali bisa dinikmati selain pantai-pantai disekitar kuta. Mengenai fasilitas disini disediakan persewaan alat untuk snorkling sekitar Rp 30.000,- dan sewa kursi dan payung Rp 20.000,- ada beberapa warung yang menawarkan makanan juga menawarkan jasa pijat.

Dokumentasi :

Setelah puas di pantai sorenya kami menuju “Bukit Asah” untuk  Camping menikmati malam di bukit yang tenang dari keramaian kota. Saat-saat bercengkrama dengan alam sekitar menikmati keindahan bintang saat itu. Wisata unik di bukit asah ini adalah penampakan pulau paus.

Info : Tiket masuk Rp 10.000,-/orang, sewa tenda Rp 80.000,-/malam, kayu bakar Rp 25.000,-/ikat

Untuk perjalanan bukit asah bisa kunjungi link berikut : bukit asah

Simak Dokumentasinya :

Selamat memejamkan mata untuk menyonsong hari esok yang lebih baik gaess lanjut ke hari ke-3 ya..


IMG_7289

HI Salamwildlife!Menikmati Perjalanan itu penting dan perjalanan itu menjadi pembeda di kehidupan kita akan menjadi kenangan penting untuk menyongsong masa depan yang lebih bersemangat lagi.

Cerita perjalanan kali ini adalah mengenai cara menikmati tahun baru dengan touring ke bali menjelajah wisata-wisata alam di Bali yang belum kami explore. Touring di Bali kami lalui selama 4 hari sampai kembali lagi ke Surabaya.

Hari pertama kami berangkat malam hari dengan estimasi siangnya kami sudah sampai di tempat tujuan wisata pertama yaitu Air terjun Banyumala. Tapi ternyata kita agak sorean baru sampe tempat

Peta Surabaya-Banyumala :

Wisata air terjun banyumala ini terletak di Kabupaten Buleleng terus ikuti arah kebedugul ada pertigaan menuju kecamatan busung biu dan singaraja mengikuti jalur ke danau buyan dan tablingan ada plakat lagi sebelah kanan jalan menuju banyumala, bisa dilalui roda 4 tapi jalan semakin mengecil, sekitar 3km jalan makadam, sampai di tempat parkir jalan sekitar 400 meteran kemudian membayar tiket masuk Rp 10.000,- saja. Hati-hati kalau sedang musim hujan ada tangga-tangga buatan yang licin disana, tapi setelah melihat indahnya air terjun ini semuanya akan terbayar lunas.

Keindahan air terjun Banyumala ini juga masuk kategori amazing badai tidak kalah dengan air terjun sekumpul didesa sebelah aliran airnya gemericik tenang, sepanjang jalan menuju air terjun ditemani bunga hias yang sudah di tata rapi membuat area air terjun banyumala ini semakin romantis dan asri untuk diajak berfoto dan yang paling penting kita bisa berendam dan ngadem santai untuk menyegarkan pikiran dari hiruk pikuk perkotaan.

Dokumentasi :

Kemudian Setelah puas berendam di air terjun banyumala  kami Menuju air terjun gitgit yang tak jauh tetap masih di sekitar area buleleng.HTM masuknya Rp 5000,- Parkir Rp 2000,- saja. Langsung simak dokumentasinya

gigit-banyumala

Setelah itu baru kembali ke kota Singaraja untuk istirahat dirumah saudara Sueto (mesti buat jujukan kalau ke bali utara). Baru besoknya kita explore Bali Timur menuju ke Whitesand beach.


 

 

 

P_20170427_062024

HI Salamwildlife!Langsung teruskan ke cerita perjalanannya..Sampai di Lembar ternyata benar sekitar jam 23.00WIB hari Rabunya. Gak kerasa sudah sampai karena di kapal seharian banyak tidurnya. Keluar dermaga lembar kami langsung menuju kota Mataram untuk mencari makan dan tak lupa saat perjalanan kalau dapat view yang bagus ya dokumentasi sebentar.

P_20170427_012147

 

Jarak Lembar-Mataram cuman setengah jam jadi ya aman-aman saja. Cari makan di kota, dapat kemudian langsung menuju Pantai KUTA Mandalika lewat jalur kota Praja, jaraknya dari kota Mataram-Kuta Mandalika melewati bandara international sekitar 2jam, kemudian kami sempat berfoto-foto saat malam hari diperkampungan sasak yaitu sadevillage-ENDE Lombok. Sekitar subuh jam 4 kami sampai situ, ambil dokumentasi sebentar kemudian langsung melanjutkan perjalanan istirahat di dekat pantai Kuta Mandalika sampai menunggu sunrise pagi hari jangan lupa kalau istirahat diluar lihat-lihat karena banyak anjing!. (Oh iya untuk foto di sade village kami peringatkan jangan meniru kami foto malam-malam seperti itu karena katanya sih daerah situ tempatnya begal kami tau sendiri soalnya jalanan didepan sadevillage itu lo dari aspal mulus tiba-tiba jelek tapi cuman 300meter lumayan kan buat ngepalak atau memperlambat wisatawan kalau malam”Padahal ini Tempat Wisata ya Terhitung International Lo”. Tapi karena kami niatnya tulus explore keindahan Indonesia ya tidak ada apa-apa saat itu yang penting yakin dan hawa positif akan menyebar kesemuanya J )

peta mataram-sade

Tidur sejenak dan sayapun terbangun karena mimpi digigit anjing sekitar(padahal ya enggak cuman mimpi doang anjing asli disana malah takut sama pendatang). Ternyata Tuhan pun masih memberi kesempatan saya melihat lukisan alamNYA yang indah pagi itu. Saya pun segera mendokumentasikan sunrise di Kuta Mandalika pagi itu disaat semuanya masih terlelap.

Jepret-jepret tak terasa Pagi cepat berlalu kami terlena oleh keindahan alamnya  padahal kami masih punya jadwal untuk keliling pantai lainnya. Akhirnya kami bergegas menuju arah timur dengan tujuan pantai mawun dan pantai selong belanak.

Dari Kuta Mandalika perjalanan ke Pantai Mawun Hanya 30menit. Pantai Mawun ini suasananya tenang banget ombaknya tidak seberapa besar, ada fasilitas bersantai seperti kursi kayu, warung banyak, pantainya teduh, tempat parkir sepeda motor juga sudah disediakan retribusi kena Rp 10.000/motor. Pokoknya kalau mau cari ketenangan dan foto-foto viewnya amazing badai deh..hehe..

peta kuta-mawun

Kemudian kami hanya mendokumentasikan pantai ini sebentar kemudian langsung menuju pantai selong belanak. Sekitar 40 menit dari pantai Mawun.

Sampai Pantai Selong Belanak masuk kena tetribusi Rp 10.000,-/motor cumanyang ini parkir bayar seikhlasnya saja. Sebelum masuk area pantai sarapan dulu di warung depan murahkok nasi campur -Rp 10.000,- es teh manis Rp 5000,- gula tebu mahal di Lombok soalnya. Setelah sarapan kenyang kita mencobaexplore pantai..Kali ini pantai selongbelanak beda banget sama pantai kuta/mawun karena di pantai ini banyak bule ramai atau bisa disebut banyak bule belajar surfing karena struktur pantai sangat aman untuk surfing pemula, meskipun ombak pantainya lumayan tapi pantai ini berpasir halus tidak berkarang jadi mengurangi kecelakaan pada saat belajar surfing. Tapi banyak juga yang datang kepantai juga hanya sekedar berjemur seperti kami..hehehe..Kalau bicara pemandangannya termasuk Amazing Badai lautnya biru, pasir halus siapa bilang ada serpihan surga disini.

Di Pantai ini kami ketemu seorang pasutri touring single dari jawa tengah ke Lombok lo..sempet ngobrol-ngobrol juga tujuannya juga cuman ke pantai selong belanak dan kuta setelah itu balik lagi ke jawatengah menurutku ya seperti itulah indahnya hidup yang penting bahagia gaess.

peta mawun-selongbelanak

Setelah dari pantai selongbelanak ini kami langsung menuju ke pantai tanjung Aan dan bukit merese jaraknya kalau dari pantai selong belanak sekitar 2jam perjalanan.

Info : Untuk penyewaan papan surfing dikenakan tarif Rp 50.000,-/4jam untuk pemula (kapan-kapan boleh dicoba)

peta selongbelanak-tanjung aan

Sebelum sampai di pantai tanjung Aan kami sempat kesasar sekitar 5km an, karena memang akses jalan untuk ke tanjung Aan tidak seberapa bagus seperti ke pantai Kuta ada 2 akses yang bisa dilewati kalau dari Kuta ikuti saja jalan arah ke timur dari pantai Kuta atau ikuti jalur utama (jalur dari sadevillage pertigaan sebelum ada petunjuk plakat pantai kuta) jalan aspal ke ekas bay nanti ketemu pertigaan besar setelah melalui 10-12km an belok kanan kalau dari arah Kuta kami melewati akses jalan yang kedua lewat jalur utama karena aspalnya mulus dan lebih cepat. Kalau lewat jalur pertama melipir pantai Kuta jalurnya kecil jalannya tidak seberapa bagus tapi bisa melihat pemandangan pantai-pantai disekitar jalan Kuta ke tanjung Aan.

Sampai Tanjung Aan masuk tiket cuman Rp 5000,-/motor bebas sudah termasuk pantai pasir merica dan bukit merese lo..Sampai kami cari tempat teduh ada pos penjagaan keamanan kami parkir depan situ kemudian istirahat sambil recharge alat-alat yang ada.

Setelah istirahat biuh ombakpun sudah memanggil tak peduli waktu itu terik matahari tengah melanda antusias tinggi untuk mendokumentasikan pantai yang “Amazing Badai“ gaess. Sebelah kanan ada pantai cemare dan bukit merese yang keindahannya dapat kita nikmati waktu sunset disebelah kiri hamparan pesisir pantai panjang yang bersebelahan dengan pantai pasir merica..Wow Keindahan Lombok di area pantai ini aja rasanya sehari tak cukup untuk di explore.

Di pantai Tanjung Aan ada bukit kecil untuk melihat view mendaki bukit ini ternyata ada tangganya. Kata orang sekitar  adanya tangga karena waktu presiden jokowi berkunjung dan menaiki bukit si presiden sempet jatuh akhirnya dibangunlah tangga itu..hehe..

Setelah Menikmati sebelah kiri pantai kami menjelang matahari terbenam menjelajah sisi pantai kanan arah bukit merese untuk menikmati indahnya sunset on tophill. Selesai kami kembali dan bersiap untuk melanjutkan perjalanan menuju pantai pink. Melalui jln. Sempol menuju tangung Awang.

peta tanjung aan-merese-merica


Hi Salam Wildlife!Gaess ada Pengalaman yang begitu berharga bagi kami saat melakukan perjalanan tour ke Lombok. Mulai dari hari pertama sampai hari terakhir kami menjelahi Pulau Lombok sehingga bisa banyak cerita yang kami bisa sharing disini..

Sebelum kalian simak ceritanya kami kasih link perjalanan suetoclub pertamakali menginjak tanah Mataram di 2012 Kemudian di tahun 2017 ini kami berniat berkeliling mengexplore wisata Lombok yang belum kami jelajah berikut daftar list awal kami bisa dilihat dibawah ini :

Lombok Barat

  • wisata pantai cemare
  • gili sundak, Nangu & Tangkong (snorkling alt)
  • pantai bangko-bangko/desertpoint (sunsetview)

Lombok Selatan

  • Pantai Selong Belanak
  • Pantai Nambung
  • Pantai Mawun
  • Sade village
  • Kuta
  • Pantai seger
  • Pantai Surga
  • Bukit Merese Sunset (mencangkup tanjung aan dan bukit payung)

Lombok Timur

  • Ekas Bay
  • Tanjung Bloam (Masuk wialayah Alas Perhutani Lombok Timur)
  • Tanjung Ringgit (Masuk wialayah Alas Perhutani Lombok Timur)
  • Pantai Tangsi (Masuk wialayah Alas Perhutani Lombok Timur)
  • Pantai Pink (Masuk wialayah Alas Perhutani Lombok Timur)
  • gili Meringkik
  • gili pasir pulau kambing
  • gili kere
  • gili sunut

Lombok Tengah

  • Sembalun Plawangan (Masuk Taman Nasional Gunung Rinjani)
  • Bukit Pergasingan 1900 mdpl
  • Bukit Nanggu 2300 mdpl
  • Pendakian Rinjani 3720 mdpl
  • Senaru

Lombok Utara

  • Gili Trawangan
  • Gili Meno
  • Gili Air
  • Air terjun Tiu kelep
  • Air terjun Sendang biru
  • Kawasan Wisata Senggigi

(Boleh untuk acuan kawan-kawan yang besok-besok berkunjung ke Lombok juga)

Tapi ternyata tidak semua destinasi diatas dapat kami jangkau dengan waktu kami saat itu..hehe

Okay kalau begitu langsung saja simak cerita perjalanan kami @Suetoclub hari demi hari ya Visit Lombok 2017 Gaess..

Day One :

Awal keberangkatan saat itu adalah hari Selasa. Beranggotakan kru dari Suetoclub yang berangkat 4 motor 8 orang, itung-itung perjalanan itu mengantarkan 2 orang yang sedang ingin bulan madu..hehe.

Hari itu tak lebih tak kurang seperti biasa kami mencoba mempersiapkan bekal semaksimal mungkin karena perjalanan ini sudah diluar wilayah sendiri. Team Kumpul di dermaga tanjung Perak..Lo kenapa kok kumpul di tanjung perak bukannya mau turing?ya..karena kami akan tour ke Lombok dengan menggunakan Ferry KMP Legundi SBY-LBK sepeda motornya dinaikkan kapal nih..Suatu pengalaman baru yang memang belum pernah kami rasakan apalagi fasilitas perjalanan SBY-LBK ini terhitung baru layanannya baru diluncurkan tahun 2016 kemarin dan kami baru keturutan naik di 2017 ini.

Keberangkatan KMP Legundi ini dari SBY di jadwal sih sekitar jam 18.00 WIB (kalau mau info lebih lengkap bisa tanya langsung ke situs ASDP). Prakiran awal kami masuk kapal sekitar jam 21.00WIB ternyata laut surut kami baru bisamasuk kapal sekitar jam 23.30. Keberangkatan jadi molordikarenakan ada truk saat loading yang mogok juga jadi alat berat lainnya tidak bisa masuk. Padahal kira-kira kami lama perjalanan sekitar 20jam untuk sampai Lembar tapi lihat aja esok hari deh kita sampai di Lembar jam berapa..hehe

Bagi yang ingin merasakan sensasi perjalanan baru KMP Legundi SBY-LBK ini layak dicoba fasilitas tergolong bagus ruang ac dingin, ada fasilitas kamar VIP, charger, LCD TV, Kantin, WC yang bersih jadi kalau kalian sering nyebrang ferry SBY-BALI saja pasti suasananya berbeda karena memang KMP Legundi ini memang didesain untuk perjalanan jauh yang nyaman, bayangin kita di laut hampir seharian ya tepatnya sekitar 20-24jam tergantung kondisi alam.

Untuk Rutenya KMP Legundi ini melewati pesisir utara pulau madura melewati pulau sapudi kemudian Bali setelah itu baru Lembar. Jadi kalau cuaca bagus jangan lewatkan pemandangan sunrise dan sunset di kapal ya gaess.

Lanjut Hari berikutnya ya Gaess

 

Info : tarif sepeda motor gol 2 Rp 225.000,-(satu orang satu motor) bila ada boncengan nambah lagi Rp 82.000,- jadi total waktu itu sekitar Rp 317.000,-(satumotor 2penumpang).

Video :

vidio.com

 


IMG-20170323-WA0042

Hi Salamwildlife!Kali ini kami sueato team melakukan perjalanan pemanasan menuju ke sumber pitu pujon kalau tepatnya ke arah Coban Rondo jika naik kendaraan pribadi nanti dari kota Batu Nanti piliharah Jombang-Kediri kemudian terus arah ke pujon pertigaan Ringin Punden lalu berbelok ke kiri. Kemudian lurus saja menuju arah ke barat sampai masuk Desa Pujon Kidul.  Bila mau Bacpackeran bisa naik angkutan umum , dari Terminal Landungsari naik bus Puspa Indah jurusan Jombang-Kediri atau naik angkutan BNK (jurusan Batu-Ngantang-Kasembon) jika dari Terminal Batu. Setelah pertigaan patung sapi, lalu turun di pertigaan ojekan Ringin Punden. Dari sini kemudian bisa naik ojek menuju ke Pujon Kidul

peta sumber 7

Langsung saja perjalanan touring kami mulai dari Surabaya sekitar jam 11 malam berkumpul di korem bunderan waru, rutenya lewat krian-pacet-cangar-batu-pujon. Sampai Cangar sekitar jam 2 pagi dini hari kami berhenti di warung sego jagung Cangar untuk istirahat. Paginya sekitar jam 5 perjalanan dilanjutkan sekitar jam 6 pagi kami mulai start perjalanan jalan kaki, jaraknya 7km ke Air terjur Sumber Pitu. HTM Rp 10.000,- saja. Perjalanan jalan kaki ditempuh saat itu ditempuh selama 2jam di ketinggian sekitar 1100mdpl. Melewati beberapa air terjun sumber 1 kemudian sampe ke sumber 7 atas sumber 7 ada lagi sumber 4. Suasanannya istimewa banget kas pegunungan.

Langsung saja lihat dokumentasinya :

Oh iya saat itu untuk suasanan hanya mcerah berawan jadinya jalan aman kalau hujan jalanannya licin sangat bahaya untuk melakukan perjalanan ke air terjun bila gear yang digunakan tidak mumpuni.

Akhirnya setelah puas mendokumentasikan keindahan alam Indonesia ini kami kembali Surabaya

Saran :

  • Jangan dipaksakan melakukan perjalanan jalan kaki bila hujan ke air terjun.
  • Datang lebih pagi mengantisipasi keadaan karena daerah pegunungan sering hujan.
  • Bawa bekal minumyang cukup
  • Siapkan gear yang sesuai untk jalanan tanah dan becek, berbatu
  • Lindungi peralatan Dokumentasi anda dengan perlengkapan anti air.

Untuk perjalanan Sumberpitu versi Lawang bisa disimak di link berikut : http://www.suetoclub.com/2015/07/sueto-team-jelajah-sumber-pitu-malang.html

video :

See you gaes..


IMG_0192

Hisalamwildlife!Cerita perjalanan Maret 2017 ini muncul karena kami juga tak menduga ada tempat indah lagi dicangar yang kami berkali-kali lewati. Memang kelihatannya baru dibuka. Memang pada awalnya tidak ada rencana kami mencari destinasi untuk touring untuk akhir pekan. Kami hanya ingin merayakan hari ulang tahun anak-anak sueto pada saat itu dengan tujuan warung-warung sego jagung cangar.

Saat itu titik point awal kami adalah berkumpul di korem waru Surabaya sabtu malam minggu karena begitu derasnya hujan waktu berangkat pun tertunda dari jam 9 sampai jam 11 dan jam 12 kami melakukan perjalanan dengan rute waru-krian-mojosari-pacet-cangar masih ditemani dengan rintik-rintik hujan. Sempat berhenti makan bakso di indomaret pacet setelah itu melanjutkan perjalanan ke warung sego jagung Cangar.

Setelah sampai di warung kami menikmati sejenak dinginnya udara cangar saat dini hari sambil menunggu hidangan siap disajikan. Suasana pagi hari itu sangat dingin sampai tanganpun terbujur kaku bila kena angin alam. Tapi setelah penyetan sambel sego jagung disajikan kami santab bersama dan akhirnya kamipun punya tenaga penghangat untuk tidur dibalik dinginnya warung saat itu.

Pagi hari kami terbangun dan ditemani gerimis kabut tak punya rencana kemana-mana hanya ingin melihat berjalannya kabut sampai berapa lama menemani kami. Setelah kabut mulai naik kami akhirnya menemukan sebuah loket masuk bernama wisata air terjun watu lumpang.

Kami datang saat itu ternyata petugas belum datang kami tunggu sejenak, ternyata tak lama petugas datang membayar HTM Rp 5000,- kami masuk deh.

Lokasi Air terjun Watu Lumpang ini terletak di Hutan Pacet Masuk Wilayah Mojokerto, kalau dari pacet sebelum wisata coban kembar watu ondo, kalau dai bumi aji batu setelah melewati pemandian dan wisata coban kembar watu ondo. Bisa dilihat di google jaraknya dari Surabaya sekitar 70km an

map

Dari loket ke Air terjun jaraknya gak jauh cuman 100meter tidak susah, tidak capek, tidak jauh juga dan alamnya sudah dikelola dengan baik tapi jangan sangka air terjunnya biasa meskipun tidak susah untuk mencapainya. Ternyata air terjun bagus banget dengan ada beberapa air terjun lainnya dengan aliran yang tidak seberapa deras tapi sangat pas untuk di buat objek fotografi. Langsung cek dokumentasinya saja nih dibawah.

Tak terpikir ternyata ada air terjun sebagus ini didaerah sekitar pacet ini. Justru saya lebih suka dengan air terjun dengan tipikal aliran yang seperti watu lumpang ini karena secara estetika fotografi dapat lebih dinikmati dan untuk sekedar main air pun tidak berbahaya. Manis untuk dinikmati dengan sejuknya udara pegunungan seperti merestat pikiran sejenak dari urusan lika-liku kehidupan. Hehee

Hari mulai siang dan sudah banyak pengunjung berdatangan, kamipun bersiap kembali ke Surabaya. Sempat mampir ke Bakso Jumbo Pacet yang benar-benar masih jumbo dan murah paling enggak jumbonya tidak wanna be seperti bakso jumbo yang ada di kota Surabaya dan harganya masih realistis untuk kantong kering..xixixixi

Oke mudah-mudahan cerita perjalanan penghibur ini bisa mengantarkan kami ke tempat yang lebih istimewa dikemudian hari. See you next trip keep extreme guys..