Tag Archive: green traveler



IMG_3995

Hi salam wildlife!Bulan Mei ini 2015 banyak liburnya lo ambilah libur yang paling panajng..Maka kami memanfaatkanya menjelajah tempat-tempat baru destinasi untuk touring yang cocok. Kami voting dua pilihan di group FB antara ke pantai clungup Malang atau ke air tejun tumpak sewu Pronojiwo. Akhirnya terpililah tujuan destinasi kami yaitu ke pantai clungup(area pantai tiga warna). Prepare dan terkumpulah peserta dari suetoclub siap berangkat dari Surabaya berkumpul di pom Aloha sekitar jam 11 malam.

Perjalanan langsung menuju target dengan titik pemberhentian berikut rutenya Surabaya-Malang-Kepanjen-Turen-TPI sendang biru-Clungup jarak yang kami tempuh kurang lebih 180km jadi untuk PP360km sehingga yang pakai pertamax atau premium bisa diperhitungkan sendiri . Kami berhenti di kota Malang untuk beli bekal kemudian melewati kepanjen dan stadion kanjuruan makan pagi di turen kemudian langsung lanjut menuju Clungup untuk melakukan checkin, waktu itu sampai sekitar jam 5 pagi. Beberapa tahun lalu sekitar 2010-2012 kami suetoclub pernah menjelajah sekitar area yang sekarang katanya observasi ini karena memang waktu itu data dan waktu kami terbatas jadi belum benar-benar terang agambaran rute di area itu. Nah ternyata sekarang area segitiga emas ini sudah menjadi area observasi wisata jadi bila masuk pantai atau berlibur disini ada peraturannya.

Jadi bagi para traveler kalau ingin liburan ke kawasan pantai area observasi yang telah di kelola Bhakti Alam ini harus melakukan reservasi tiket dulu atau booking nama kelompok dulu karena memang area ini dibatasi hanya untuk 450 orang pengunjung untuk setiap harinya jadi bila tidak melakukan booking ya tidak bisa masuk.

Sebenarnya sueto tim waktu itu sudah booking tapi karena ada miss komunikasi karena pihak bhakti alam tidak memberitahu kami bila pada hari itu sudah penuh dengan salah satu pengelola bhakti alam akhirnya kami tidak bisa masuk lewat jalur utama padahal ya sebenarnya kita sudah tahu treknya sebelum dibentuknya bhakti alam ini, sehingga  kami yang pada awalnya hanya berniat menyusuri atau jelajah pantai di beri arahan informasi oleh warga sekitar yang memang sangat welcome pada kami seperti sebelum-sebelumnya untuk menempuh lewat jalur lainJ.

Kemudian untuk rute kami masuk akan kami benar-benar rahasiakan dan kami hanya memberikan sebuah “clue” saja yang nanti akan kami jelaskan secara detail lewat rute track penjelasan dibawah :

peta sendang biru segitiga emassegitiga emas baru


peta sendang biru 2peta sendang biru 3

Setelah itu kami briefing kepada peserta suetoclub tentang pentingnya kebersihan akan sampah bawaan pribadi yang harus dibawa kembali lagi dan dibuang di tempat sampah bila sudah keluar area observasi dan menentukan rutenya ingin masuk lewat mana dulu, akhirnya kami masuk lewat rute selatan memakirkan sepeda di perkampungan penduduk dan kami langsung melanjutkan perjalanan dengan jalan kaki, ngomong-ngomong tracknya sangat seru melewati mangroove area, perkebunan pisang, rawa-rawa, bukit-bukit kecil hati-hati bila tak paham tracknya bisa tersesat tapi tak masalah selama bisa bertanya warga sekitar dan kami susuri saja sampai bertemu beberapa pantai seperti misalnya pantai gatra. Kami pun beristirahat sejenak di pantai ini dan sudah ada beberapa kelompok orang yang sengaja camping juga pemandangannya pun indah, kami pun beristirahat sejenak sambil mendokumentasikan beberapa moment di pantai ini, detail letaknya pantai gatra bisa dilihat di gambar berikut ini :

IMG_3951 IMG_3980 IMG_4012 IMG_4098 IMG_4108 IMG_4112 IMG_4134 IMG_4152 IMG_4159 IMG_SDD4118 landscape gatraj  2

DCIM100MEDIA

DCIM100MEDIA

DCIM100MEDIA

DCIM100MEDIA

DCIM100MEDIA

DCIM100MEDIA

DCIM100MEDIA

DCIM100MEDIA

DCIM100MEDIA

DCIM100MEDIA

DCIM100MEDIA

DCIM100MEDIA

DCIM100MEDIA

DCIM100MEDIA

DCIM100MEDIA

DCIM100MEDIA

DCIM100MEDIA

DCIM100MEDIA

DCIM100MEDIA

DCIM100MEDIA

DCIM100MEDIA

DCIM100MEDIA

DCIM100MEDIA

DCIM100MEDIA

DCIM100MEDIA

DCIM100MEDIA

DCIM100MEDIA

DCIM100MEDIA

1431835453422

Puas sudah beristirahat selama 2 jam di pantai gatra kami sebenarnya ingin menuju pantai clungup tapi jalannya memutar ya sudah kami langsung menuju pantai “WATU PECAH” saja dan menaiki bukit karena ingin melihat landscape area observasi dari atas dan darisinillah kami benar-benar menyebutkan tempat ini sedikit mirip “MINI RAJA AMPAT” mungkin terlalu berlebihan tapi memang benar-benar bagus pemandangan saat kami ada di atas bukit dan dari atas sini pun terlihat pantai “TIGA WARNA” yang bisa dibuat snorkling itu. Ya kenapa disebut pantai tiga warna mungkin karena gradasinya warna airnya kalau dilihat dari atas itu seperti ada warna hijau, biru muda dan biru tua, Yup pastinya tak lupa didokumentasi jugakok.

Kemudian kami melajutkan perjalanan kembali keperkampungan sehingga ada waktu untuk istirahat dan tidak pulang terlalu larut ke Surabaya, sebenarnya ingin snorkling tapi apa daya tenaga sudah boros habis haha karena memang semalaman langsung tancap gas…akhirnya kami kembali ngopi aja di warkop warga menikmati buih-buih angin pantai dan tertidur pulas sampai sore sekitar jam 3 sore. Saat itu kami juga penasaran apakah jalan tembus Bajulmati-Balekambang sudah bisa dilewati dengan nyaman ataukah masih seperti beberapa tahun silam ternyata oh ternyata jalur ini sudah diperbesar meskipun ada beberapa bagian yang masih offroad tapi paling tidak mobil sedan pun sudah bisa ber offroad ria sampai pantai Balekambang dan setelahnya kami langsung tancap gas lagi untuk checkin home sweet home Surabaya city J.Perjalanan kami memang pure benar-benar bantuan dari warga jadi untuk tarif kami memberi selayaknya karena memang untuk kepentingan dokumentasi.

The best Regard : Terima kasih juga kepada para warga Kampung nelayan Sendang Biru yang baik hati telah memberi kami beberapa informasi yang menarik…

Attention :

Cerita perjalanan ini hanya menyarankan kepada para pembaca sekalian untuk benar-benar memahami area perjalanan yang dituju sebelum melakukan keputusan untuk memilih destinasi perjalanan karena pada realisasinya ada hal-halnya yang tak terduga akan kita hadapi diluar kemampuan kita seperti tersesat, kurangnya bekal makanan, safety perjalanan, obat-obatan karena kurangnya pengetahuan akan medan yang dituju dan nantinya dapat membahayakan diri kita sendiri . Sebaiknya untuk masalah kebersihan harus dikordinasikan dahulu secara kelompok atau pribadi sehingga kita pun sebagai traveller punya cadangan untuk sampah kita sendiri dan tidak sampai mengotori alam sekitar bila perlu sekalian menghimbau warga sekitar agar pentingnya edukasi tentang green traveller.

Info :

Area pantai Tiga warna, Clungup, Gatra ini adalah area konservasi kalau ingin berlibur kesini sebaiknya anda menghubungi Pak Saptoyo 081233339889 (ada beberapa guide lainnya bila sampai boleh dimintai nomer telpon juga) untuk pemesanan tempat camping dll. Saran : sebaiknya anda menelpon langsung(jangan di sms karena saya pikir sistem administrasi mereka belum seberapa bagus masih dalam tahap pengembangan karena memang dikelola sendiri oleh pihak Bhakti Alam) 2 minggu sebelum hari H keberangkatan karena terutama hari libur pesanan akan membludak berbeda dengan hari-hari biasa yang sepi.

Tarif :

HTM : Rp 6000,-/orang

Parkir motor : Rp 5000,-/orang

Sewa Tenda : Rp 25.000,-/5 orang

Sewa alat Snorkling Rp 15.000,-/orang

Biaya sewa lahan untuk kamping Rp 25.000,-/orang

Biaya sewa Guide Rp 75.000,-/1 kelompok isi 10 orang

Untuk menjelajah spot snorkling dan diving anda bisa negosiasi dengan nelayan setempat tentunya dengan adanya pemandu.

Biaya denda bila ada barang atau sampah yang tidak sesuai dengan apa yang di bawa pergi dan pulang : Rp 100.000/orang (bila ada barang hilang tidak ada yang bertanggung jawab jdi harus hati-hati meskipun barang sewa karena kita tidak membayar asuransi)

Sebenarnya bila Bhakti Alam ingin mengedukasi customernya juga melakukan penambahan paket perjalanan seperti edukasi pemeliharan tanaman bakau dan pemeliharaan terumbu karang agar para wisatawan dapat sekaligus berwisata dan belajar.

Alamat FB Bhakti Alam : https://www.facebook.com/profile.php?id=100006090019340

Yups sedikit info traveller dari kami (suetoclub) tentang destinasi Malang jawa timur yang menarik untuk dikunjungi semoga bermanfaat bagi pembaca dan salam lestari untuk keindahan alam Indonesia di masa depan.

Iklan

20140730_163531

Salam wildlife! Kali ini bercerita tentang perjalanan Hilmy sueto menuju ke Pantai di dalam kawasan TNMB(Taman Nasional Meru Beitiri) bisa mampir di http://www.merubetiri.com/Pertama kalau dari Surabaya rute nya begini menurut google map :

Picture1

 

Berikut peta kota Jember dan kawasan area TNMB

jember-map-high

Peta Merubetiri

peta_wisata_jember

Berangkat dr rmh (dukuh dempok wuluhan, jember) jam 10 .. nggak jauh untuk mencapai perkebunan karet milik ptpn , lalu karena jalannya bnyak lubang , jam 11 baru nyampe pos pertama yg aq foto .
dari pos tsb ke tujuan adalah sekitar 14km .

Lalu dari pos tsb sudah mulai tdk ada aspal , jlnnya bebatuan tinggi (saran: jgn pakai mobil selain mobil dg ban besar seperti jeep ato rangers)
Jalan ini yg membuat perjalanan menjadi semakin jauh .
sampe ke pos berikutnya (penjaga portal meminta 4rb untuk buka portal)

oiya , pos pertama aq lupa bayarnya brp , untuk yg di pos pertama , mobil dihitung sendiri dan orang pun dihitung sendiri .

lanjut yg td ,, jalan aja ngikutin jalan .. ntar menemui berbagai tanaman tanaman langka , pohon pohon yg dilindungi perhutani , dan monyet liar yg sesekali muncul ke jalan .

sampai ke pos berikutnya yg ber-portal , adalah kawasan TNI , kita disuruh mengisi buku aja , nama masing masing dan keperluannya ..
kami isi dengan keperluan berlibur ke pantai bande alit .

lalu setelah portal dibuka .. (pos ini ada tulisan tiga , eh dua , anak cukup) .
kami lanjut perjalanan , saya lupa daerah itu namanya apa , tp kami sholat dhuhur dan ashar (diqoshor) disana sembari melepas kepenatan di jalan makadam .

daerah ini dikelilingi oleh pegunungan kecil dan sinyal hp disini bener bener ndak ada .
daerah ini ada jalan kereta api lori (kereta api angkut tebu) .
spot disini bagus .

setelah melewati desa ini , terdapat jembatan yg longsor , sehingga kita melewatinya dengan melewati ka
li kecil .

lalu ada percabangan dua arah , satu ke bandealit , satu lagi ke teluk hijau .

Bandealit ke arah kanan .

Berikut foto-fotonya :

20140730_115537 20140730_115619 20140730_115818 20140730_120651 20140730_121320 20140730_123015 20140730_130533 20140730_132523 20140730_133433 20140730_133442 20140730_134553 20140730_134746 20140730_135002 20140730_135024 20140730_140922

20140730_142037

20140730_142308

20140730_144725

20140730_144815 20140730_144828 20140730_144836 20140730_145242 20140730_145522 20140730_150041

20140730_150437

20140730_151509

20140730_151556

20140730_151705

20140730_162836

20140730_163011

 

Yup begitulah kurang lebih bila ada kurangnya di lebihi atau bila ada lebihnya dikurangi 🙂 oh iya bisa mampir kedestinasi TNMB lainnya misalnya ke sini https://suetoclub.wordpress.com/2014/06/11/touring-kilat-ala-sueto-ke-merubetiri-greenbay-sukamadebanyuwangi/ untuk videonya segera di update..THX para pembaca

Video :


Hai Gan pada sesi 2 ini kita melanjutkan cerita perjalanan anak2 setelah dari Ranu Pane. Hujan pun mengguyur deras sampai kita berhenti di sebuah pasar di daerah senduro..setelah nyampe home base Jendro istirahat dan malemnya mulai jalan2 dikota Lumajang awal pertama kali ke Lumajang soalnya jadinya g tau apa2 setelah puas keliling kota akhirnya ngopi deh di deket jalan Ky. Muksin nih petanya….

Nah itulah yang namae Rengga menatap kamera

Sambil ngopi di callinglah Rengga yang kebetulan anak dispro yang rumahnya di Lumajang juga deh. Sambil ngobrol rencana touring. Ketemulah kesepakatan perjalanan diteruskan ke Bromo.Tapi  besok niatnya seh mau ngajak rengga tapi niate anaknya masih 50:50 tuan rumah Jendro ma Randy yo kelihatan g bisa ikut masih pingin di Lumajang yaw jadi nunggu kabar deh besok pagi sudah. Pulang cepet lah wes tengah malem g kerasa soalne besok juga mao berangkat pagi ke Bromo.

Paginya setelah kita prepare dari home base Lumajang kita( Tom, Eston, Sando dan Dann)langsung cabut ke bromo…sebenarnya sech radak molor nah wong nunggu kepastiannya Rengga malah g jadi ikutan…Randy dan Jendro juga..yo udah dari pada kesiangan berangkat lah…

Bromo dilihat dari penanjakan

Terus menuju bromo dari Lumajang kita lewat arah Probolinggo setelah melewati kota klakah ada pertigaan yang menunjukkan arah papan belok kiri bromo(dari arah Lumajang)lurus Probolinggo kota. Belok dech kita..menyusuri jalan aspal menuju bromo yang bisa dibilang sudah bagus dan cukup lebar. Sambil menikmati perjalanan di kawasan menuju bromo kita tentunya foto2 lah karena memang lingkungan sekitar alami dan bagus .

Kemudian saat tanjakan terakhir sebelum masuk pos tiket mulailah ada sedikit rintangan dari awal kan emang motor supra fitnya ntu g fit makanya jadi bermasalah klu diajak naek jalan tanjakan apalagi klu tanjakannya tajam….so….nyurung dech motor dech bertiga yang sx125 sech kuat2 aja…Akhirnya dengan sedikit nyurung dan susah payah akhirnya nyampe di pos tiket..tiket masuknya waktu itu sekitar 6000rupiah pkoknya segituanlah…Kami g sabar langsung turun di lautan pasir  kepingin langsung nanjak di bromo..motorpun kami turunkan melewati lautan pasir sungguh medan yang susah tapi motor masih mampu melewatinya meskipun bergoncengan supra fitnya pun sudah mulai baikan..disaat mendung malah asik dibuat foto2 soalny kita nyampe bromo juga radak sianagan emang sekitar jm 11an..

Eston berfoto-foto

Motor tergeletak di lautan pasir

Dann menatap lautan pasir

Eston di depan gunung batok

Foto bersama

Sando summit

Kemudian diteruskan menuju puncak bromo awalnya kami g mengira motor bisa naek eh ternayata memang bisa gara2 sando yang nyeleneh menaikkan supra fitnya keatas puncak sebelum tangga pendakian , akhirnya kami pun ikut menaikkan motor sx125 betapa seru nya mendaki dengan motor meskipun berfikir juga gmn cara turunnya nanti…he2..setelah sampai dipendakian kita istirahat sejenak dan bergantian kepuncak sebelum memikirkan cara untuk turun..

Eston summit

Tom summit

Sando spider summit

Eston di depan bromo

Tangga penanjakan bromo

Dann n Tom summits on top

Saat perjalanan pulang saya memutuskan jalur sedikit berbeda, saat turun kita akan disuguhi plang penunjuk arah SURABAYA atau PROBOLINGGO. Saya memutuskan mengambil jalur ke kiri arah Surabaya dan ternyata saya melewati daerah Tongas dan memotong jalan tanpa masuk ke Probolinggo…keluar jalan besar Pasuruan-Probolinggo langsung belok kiri untuk ambil arah Surabaya….Hoahhh akhirnya nyampe juga dirumah…penuh sejuta rasa dan keinginan tuk touring dan menjelajah mulai merasuk dalam jiwa…see you next tour..with SUETO!(bila ingin lihat foto2nya  lebih banyak bisa mampir n join di facebook Sueto club…THX

Silahkan berkunjung juga ke link ini jika mau paket travel bromo dll https://suetoclub.wordpress.com/2013/11/27/t-boss-tour-and-travel-partner-promotion-packet-2013/ 🙂


Napak Tilas sign on Bromo

Salam wildlife sahabat cuman sekedar kilas balik. Sueto berawal dari sebuah perjalanan touring sebuah tim futsal dispro yang bernama Napak Tilas. Pada tahun 2008 awal liburan kuliah semester genap, saya Tom bersama 3 teman saya Sando, Eston, Dann dari Surabaya berkunjung ke rumah temen itulah Jendro di Lumajang juga salah satu pemain tim futsal Napak Tilas. Berbekal pengalaman perjalanan saya  waktu nyasar ke sendang biru kita pun berangkat ke Lumajang lewat jalur Malang selatan. Sebenarnya memang perjalanan akan lebih jauh lewat Malang selatan daripada lewat Probolinggo tetapi yang namanya jalan2 ya g masalah kan g diburu waktu juga. Berangkat pagi sekitar jm 9 atau jm 10(saya lupa tepatnya) sampe malang selitar jm12san…

Nah nih foto2nya anak2 lagi istirahat di deket pertigaan Malang dan Batu. Suddenly Dann ngoceh eh anak2 dispro yg rumahnya Malang capa y?yo anak2 jawab dech yo Zena cpo maning…maksudnya yg seangkatan n jur….Akhirnya di calling dech.. Ngobrol2……….lame Akhirnya kita janjian ma Alzena di alun-alun Batu yah akhirnya langsung cabut soalne perjalanan ke Batu hari itu radak macet ntah teu knapa………….Sampe Alun2 Batu nah orang yg bersangkutan belum nongol ya sambil melepas lelah akhirnya foto2 dulu dech…

Setelah berfoto  sambil menikmati sejuknya kota batu..Eh yg bersangkutan dateng temu salam n tak pikir mao ngajak kemana eh malah diajek maem….Hemm kebetulan emank waktu itu kita semua ber4 belum maem. Sebenernya radak sungkan tapi ap dikata namanya rezeki yo iya saja…sesampainya di rumah makan ternyata punya budenya too..makan sekenyang-kenyangny, ngobrol, yo foto2 lagi dah…..n g kerasa udah jm 4 kurang wes dah siap2 langsung berangkat jo…Dengan Bermodal Transport naek Supra125 n Supra Fit(Fitnya  kabel businya putus2 lagi tpi nyampe puncak bromo low bondo Nekad)ha2…….

Transportasi Supra Fit n SX125

Dari kiri gambar Zena, Tom, Sando, Eston, Dann

Nyampe Lumajang

Rute perjalanan Lewat Malang Selatan diawali dari Malang kota-Bululawang-Turen-Dampit-Pronojiwo-Candipuro-Pasirian-Tempeh-Sumbersuko-Lumajang. He2 perjalanan melewati jalur selatan Malang-Lumajang sangat misterius melewati jalur gunung yang berkelok-kelok naik-turun jalan yang remang2 disertai abu semeru di malam hari..sempat berhenti di Piket Nol(lokasi: Pronojiwo-Candipuro-Pasirian)

piket 0

tempat yang mempunyai pemandangan bagus. Menurut masyarakat sekitar, tempat itu dinamakan Piket Nol

karena pada zaman penjajahan Belanda, ada pos pemeriksaan kendaraan pengangkut hasil bumi dan hutan di tempat itu. Muatan kendaraan diperiksa dan ditarik retribusi. Namun, setiap kali ada pemeriksaan oleh pejabat Pemerintah Belanda, petugas piket jaga di pos itu tidak pernah ada. Maka, muncul sebutan Piket Nol. Di sebuah puncak bukit, terdapat titik tertinggi di jalur jalan ini yang dinamakan Piket Nol. Di sana ada sejumlah pondok bambu untuk beristirahat. Dari hutan wisata di atas bukit ini, tersaji pemandangan bentang alam kawasan Pantai Selatan dan Puncak Mahameru yang gagah di utar

a. Sayang kita lewat malam hari juga waktu itu belum didukung kamera yang memadai sehingga perjalanan kami teruskan cuman berhenti saat ada pemeriksaan polisi. Sesampainya di Lumajang Langsung berhenti di SMA3 Lumajang tuk menunggu Jendro menjemput kami setelah dateng mampirlah ke rumah jendro.

Jendro Tuan Rumah Lumajang

Singgah n Istirahat dirumah Jendro wes kaget liat rmh jendro yang ground levelnya bisa dibuat futsal..paginya ngobrol2,makan pecel lumajang,cari rencana jalan2 dilanjutkan kemana eh akhirnya jendro nawarin ke Ranu Pane dari sinilah perjalanan berlanjut setelah diberi beberapa info…karena anaknya ganjil jendro ngajak temennya yang bernama Randy usut punya usut eh dia sekarang anak dispro 08 sak kelas karo sando…Setelah packing2 langsung lanjut perjalaannya yukkkk..

alas pring

Dann berpelukan..

Perjalanan ke Ranu Pane

Gerbang pintu masuk

Setelah kurang lebih perjalanan 1 jam perjalanan ada kecelakaan yang bisa diatasi kopling randy putus untungae bawa peralatan bengkel lengkap jadi bisa diperbaiki akhirnya perjalanan lanjut memasuki kawasan taman nasional Bromo Tengger Semeru di tempat ini pemandangan sangat bagus untuk dibuat foto2 kebun2 selada…sambil melepas lelash kita bersantai sejenak..wes pokoke manteb….!

Sudah memasuki taman nasional bromo tengger semeru

Foto dunk………

Mendung berkabut

Foto lagi

Dann memfoto

Saat motor lagi mogok foto2

Berpanorama Alam

Setelah kurang lebih 2 jam kita sampai di Ranu Pane…Hmm tempatnya bagus!Jalan melewati hutan pegunungan Perhutani dan seterusnya memasuki kawasan kebun kentang penduduk. Ranu Pane sebuah perkampungan yg damai dan sejuk di ketinggian 2,300 mdpl, dgn latar belakang kerucut puncak Semeru. Di belakang desa ini, ditemui dua danau dgn airnya yg kehijau2an, danau Ranu Pane dan Danau Ranu Regulo. Desa Ranu Pane ini adalah pos awal pendakian ke puncak Semeru. Kendaraan angkutannya adalah Jeep pick up bak terbuka,dgn muatan sayur dan penumpangnya yg berdiri di didalam kerangkeng besi.di Ranu Pane juga tempat perhentian terahir bagi motor atau mobil yang ingin mendaki ke gunung semeru. Tapi kita hanya samapai sini karena memang cuaca semakin siang semakin berkabut jadi yah cuman bersantai sejenak menikmati pemandangan Ranu dan penduduk Tengger di sekitar Ranu Pane….Biasa disinilah sesi penting untuk foto2, ambil dokumentasi dan narsis…….dilihat foto2nya yoooooooo……

Tom Akrobatik

Merasakan kenikmatan

Dann Pose

One Group

Foto Bareng Lah…

Iki Low Yang Namae Randy

Kabut sudah mulai turun saatnya pulang

Photosesion Terakhir

Perjalanan ke Ranu Pane selesai samapai sini karena hari sudah sore dan mulai turun hujan. Saatnya menuju Home Base Jendro untuk prepare for next touring tommorow….Lanjut Part2 yoooo…

Silahkan berkunjung juga ke link ini jika mau paket travelnya https://suetoclub.wordpress.com/2013/11/27/t-boss-tour-and-travel-partner-promotion-packet-2013/ 🙂

%d blogger menyukai ini: