Tag Archive: Hari



IMG_1936

Cerita ini melanjutkan cerita sebelumnya berwisata ke Goa Pindul yang ini link nya https://suetoclub.wordpress.com/2013/10/29/perjalanan-seorang-cimen-d-sueto-menuju-gua-pindul-part1/ . Perjalanan selanjutnya menuju ke pantai kukup. Pantai kukup terletak di Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari, sekitar 1 km di sebelah Timur Pantai Baron. Pantainya landai berpasir putih dan terdapat jalan setapak yang membelah bukit sampai Pantai Baron, serta sebuah pulau karang yang dihubungkan dengan jembatan senggol dari atas Pulau karang kita dapat melihat hamparan pantai yang cukup luas dan sangat indah. Mampir juga di link ini tentang pantai kukup https://suetoclub.wordpress.com/2011/01/08/yogya-toursueto-part3/

Di pantai air lautnya sangat jernih berwarna biru dengan pemandangan yang cukup bagus. Beberapa dari kami ada yang berfoto dan ada juga yang beristirahat dan juga membeli es degan yang dapat menyegarkan badan lagi. Kalau ingin melihat pemandangan lebih bagus dan lebih luas di pantai kukup terdapat bukit kecil yang bisa melihat pemandangan tersebut. Ketika kami berjalan menuju bukit tersebut ternyata pemandangan yang disuguhkan benar-benar indah dan tidak lupa kami mengabadikan momen tersebut dengan berfoto.

IMG_1982

IMG_2015

IMG_2025

Setelah puas melihat pemandangan dan berfoto kami melanjutkan perjalanan meniju pantai baron. Pantai baron terletak di di Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari, sekitar 23km arah selatan kota Wonosari, merupakan pantai pertama yang ditemui dari rangkaian kawasan Pantai Baron, Kukup, Sepanjang, Drini, Krakal dan Sundak.

Di pantai ini juga terdapat muara sungai bawah tanah yang bisa digunakan untuk pemandian setelah bermain di laut. Selain itu wisatawan juga dapat menikmati aneka ikan laut segar maupun siap saji, dengan harga terjangkau, termasuk menu khas pantai Baron yaitu Sop Kakap. Pada sisi sebelah timur dapat dicapai melalui jalan setapak yang melingkar terdapat bukit kapur wisatawan bisa beristirahat di gardu pandang, sambil menghirup udara pantai yang menyegarkan. Kurang lebih 10 km kea rah barat dari Pantai Baron terdapat Pantai Parang Racuk dengan bukitnya yang menjulang dan terjal, dengan leluasa dari atas bukit.

Pada setiap bulan Syuro tahun Jawa masyarakat nelayan setempat menyelenggarakan Upacara Sedekah Laut yang merupakan ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas panenan ikan yang melimpah dan keselamatan mencari ikan di laut.

IMG_2078

IMG_2103

Pemandangan air laut di pantai baron tidak begitu indah jika dibandingkan dengan pemandangan di pantai kukup, tapi di pantai baron kami berenang lagi, bermain ombak dan tidak lupa berfoto. pantai baron memiliki hulu sungai yang airnya jernih dan memiliki arus yang cukup deras.

pantai baron memiliki hulu sungai yang airnya jernih dan memiliki arus yang cukup deras. Dan kami berenang sekaligus membilaskan diri dari pasir-pasir yang melekat di tubuh.

P1110898

Setelah puas dengan bermain air, berenang, dan berfoto kami segera bergegas untuk mandi karena hari sudah mulai malam dan kami harus segera kembali ke jogja kota. Setelah mandi kami melanjutkan perjalanan menuu jogja dan kami melewati bukit bintang yang memiiki pemandangan yang bagus ketika melihat pada malam hari. Kita bisa meihat kota jogja dan melihat kerlap-kerlip lampu kota jogja yang membuat kita terkesima. Tiba dijogja kami makan terlebih dahulu di tempat yang sama sebelum kami berangkat. Tempat makan  sambelan dengan harga yang cukup murah. Setelah makan kam melanjutkan ke penginapan untuk istirahat. Tetapi tidak semua dari kami yang beristirahat, beberapa dari kami ada yang berbelanja di malioboro lagi. Mencari barang yang kurang dibeli. Dan sebgaian dari kami yang tidak berbelanja beristirahat di penginapan karena kami sudah cukup lelah melakukan perjalanan seharian.

Perjalanan terakhir kami di kota jogja adalah menuju taman sari. Tapi sebelum menuju ke taman sari. Kita menuju pusat oleh-oleh bakpia di pusat Perusahaan Bakpia Pathok “25” terletak di Jl. AIP II KS Tubun NG I/504, desa Pathok Yogyakarta. Setelah beberapa dari kami sudah membeli oleh-oleh kami langsung menuju taman sari yang terletak di Jl. Taman, Kraton, Yogyakarta 55133, Indonesia.

Taman  sari di masa setelah Perjanjian Giyanti, Pangeran Mangkubumi membangun keraton sebagai pusat pemerintahan Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat. Pangeran Mangkubumi yang kemudian bergelar Sultan Hamengku Buwono I membangun keraton di tengah sumbu imajiner yang membentang di antara Gunung Merapi dan Pantai Parangtritis. Titik yang menjadi acuan pembangunan keraton adalah sebuah umbul (mata air). Untuk menghormati jasa istri-istri Sultan karena telah membantu selama masa peperangan, beliau memerintahkan Demak Tegis seorang arsitek berkebangsaan Portugis dan Bupati Madiun sebagai mandor untuk membangun sebuah istana di umbul yang terletak 500 meter selatan keraton. Istana yang dikelilingi segaran (danau buatan) dengan wewangian dari bunga-bunga yang sengaja ditanam di pulau buatan di sekitarnya itu sekarang dikenal dengan nama Taman Sari. Taman sari seperti istana pada jaman kerajaan dahulu. Tempatnya cukup bagus. Kami berkeliling memutari taman sari dan juga kami berfoto-foto.

P1110913

P1110918

P1110922

P1110925

P1110928

P1110940

P1110941

P1110953

P1110913

P1110917

Jam Buka: Senin – Minggu, pukul 09.00 – 15.30 WIB

Tiket Taman Sari :

  • Wisatawan Domestik: Rp 3.000
  • Wisatawan Mancanegara: Rp 7.000
  • Guide: nego (Rp 10.000 – Rp 20.000)

Setelah kami berkeliling mengitari taman sari dan berfoto. Kami harus segera ke stasiun lempuyangan untuk kembali ke kota Surabaya. Sebelum kita masuk kedalam stasiun tidak lupa kami mengucapkan terika kasih kepada mas jambul yang sudah mengantarkan kami selama 2 hari untuk berjelajah dan berwisata. Inilah perjalanan kami yang seru di kota Jogja. Salam para Touringers.

Oh iya jangan lupa mampir juga ke link ini https://suetoclub.wordpress.com/2013/11/27/t-boss-tour-and-travel-partner-promotion-packet-2013/ dan https://suetoclub.wordpress.com/2014/01/03/t-boss-tour-and-travel-partner-promotion-packet-2014/


Mendaki gunung dan menyusuri rimbanya memang sebuah kegiatan yang membutuhkan stamina dan juga daya ingat yang tinggi. Sebelum mendaki di sarankan membawa bekal makanan dan minuman yang lebih dari cukup, ini untuk mengantisipasi kemungkinan waktu pendakian yang molor karena cuaca atau tersesat.

Apabila tersesat dalam pendakian gunung, lebih baik tenang dan jangan panik. Agar kondisi fisik dan stamina tetap terjaga. Ketenangan juga dapat berdampak pada kejernihan pikiran sehingga pendaki mampu menyelamatkan diri dari ketersesatan.

Dan berikut ini tips agar tidak tersesat dalam pendakian gunung

1. Kala tersesat, jangan pernah turun ke lembah. Naiklah ke dataran yang lebih tinggi agar mudah melakukan orientasi medan.

2. Tiap pendaki harus memiliki tekad atau kemauan hidup. Tidak cuma ingin terbebas dari ketersesatan. Niat inilah yang akan memberikan mereka semangat mencari jalan keluar dan tidak menyerah.

3. Kala mendaki, jangan jadikan puncak sebagai tujuan. Pendakian harus dilalui dengan proses sepanjang perjalanan sehingga Anda dapat kembali turun dengan selamat.

4. Jangan pernah merasa sebagai orang yang kuat, hebat, dan jago. Meski telah sering menanjak gunung, Anda tetap harus waspada dan mempelajari medan yang ditempuh.

5. Sekitar 80 persen pecinta alam meninggal di gunung dalam posisi tengah tidur atau istirahat. Sebab sewaktu lelah, si pendaki tidur dalam kondisi badan tak terlindungi dengan baik. Sehingga hawa dingin menyergap badan dan menurunkan suhu tubuh. Akibatnya, tingkat kesadaran akan turun drastis. ( Mountain Climbing for Everybody )


Hari pohon sedunia di peringati setiap tanggal 21 November setiap tahunnya. Apa yang akan kita lakukan dalam rangka memperingati dan mengingat hari pohon sedunia? Ini merupakan sebuah renungan untuk kita bersama, di hari pohon ini apa yang sudah kita lakukan untuk lingkungan.

www.belantaraindonesia.org

Terlepas dari besarnya jumlah kontribusi kita terhadap lingkungan, Sudahkan kita melakukan hal – hal kecil tapi berarti untuk lingkungan, seperti tidak membuang sampah sembarangan, menyimpan sampah plastik di saku kita sampai kita menemukan tong sampah.

Banyak cara yang dapat di lakukan untuk melestarikan lingkungan hidup. Sudah saatnya kita mulai cemas dan mulai mengambil tindakan untuk merefleksikan kecemasan kita terhadap lingkungan yang kerusakannya sudah mengglobal ini.

Masalah lingkungan atau sampah bukan hanya masalah pemulung, bukan hanya masalah segelintir orang, tapi juga masalah buat warga dunia saat ini. Sudah banyak daerah di Indonesia tercinta ini yang lingkungannya dalam kondisi yang rusak, contohnya saja di Borneo.

www.belantaraindonesia.org

Kondisi penebangan liar, pembukaan lahan untuk pertanian dan juga untuk pemukiman sudah sangat memprihatinkan. Bisa kita lihat saat ini Kalimantan yang disebut sebagai paru – paru dunia ini sudah mulai berkurang jumlah luasan hutannya. Berdasarkan data dari WWFtahun 2005 di perkirakan pada tahun 2010 jumlah luasan hutan di Borneo tinggal 44,4 % saja.

Dampak pemanasan global bagi bumi ini tidak dapat dibiarkan begitu saja, terlebih dengan semakin banyaknya hutan yang gundul akibat penebangan pohon secara liar. Padahal fungsipohon sangat penting untuk menyerap gas CO2, maupun gas beracun lainnya di udara. Selain itu keberadaan pohon mampu menghasilkan Oksigen atau O2, yang merupakan sumber kehidupan bagi semua makhluk di Bumi.

Pentingnya menanam pohon bagi kelangsungan hidup di bumi, diwujudkan dalam bentuk aksi membagi bibit tanaman maupun gerakan menanam pohon, oleh para aktivis pecinta lingkungan, maupun para pelajar.

www.belantaraindonesia.org

Seperti yang kita ketahui hutan berfungsi sebagai penyerap gas CO2 dan penghasil O2, dan penyimpan atau penampung air dalam jumlah besar. Bagaimana jadinya bila hutan ini menjadi rusak, Akibat yang di timbulkan tidaklah sedikit, dan pastinya akan menelan banyak korban jiwa, seperti akan adanya tanah longsor, banjir bandang, dan pastinya dengan jumlah luasan hutan yang tinggal sedikit tidak akan dapat menyerap gas rumah kaca sehingga akibatnya pengaruhGlobal Warming ini akan terus meluas dimana – mana.

Efek Global Warming jangan di anggap sebelah mata saja, Selama ini kita sudah merasakan imbas dari Global Warming itu sendiri, seperti pergeseran musim yang tidak menentu, kemarau yang berkepanjangan sehingga menyebabkan tanah menjadi tandus, tenggelamnya pulau – pulau kecil, badai atau topan yang terjadi secara tiba – tiba, seperti yang terjadi baru – baru ini di wilayah Asia Tenggara.

Angin badai yang mengguncang daerah Laos, Filipina, Vietnam, dan Kamboja ini memakan banyak korban jiwa dan harta benda.  Sudah saatnya kita mulai memikirkan apa yang bisa kita lakukan untuk lingkungan hidup. Jangan sampai kita menjadi korban dari Global Warming berikutnya.

www.belantaraindonesia.org

Banyak cara yang dapat kita lakukan untuk mengurangi efek Global Warming ini  diantaranya adalah dengan menanami setiap jengkal rumah kita dengan pohon atau bila rumah tidak memiliki lahan yang luas, tanaman bisa di letakkan di atap rumah atau tanah yang masih tersisa di rumah. Karena tiap pohon dapat menghasilkan 260 pon O2 tiap tahunnya.

Selain itu pohon juga dapat menyerap gas penyebab Global Warming seperti CO2 sebanyak 1 ton tiap tahunnya. Menanam pohon ini juga merupakan kontribusi kita terhadap lingkungan. Pohon dapat  membantu menurunkan emisi gas rumah kaca, sehingga turut membantu menurunkan pengaruh Global Warming. Mulailah dari sekarang menanamkan semangat untuk menjaga lingkungan dan mencintai lingkungan, karena mencintai lingkungan itu tidak mahal serta bermanfaat bagi kita semua.

Berikut Videonya :


Dari jalan raya Cilongok menuju lokasi berjarak 8 km dengan kondisi jalan naik dan berkelok, tapi aspalnya sudah halus. Di sekitar lokasi Curug Cipendok, ada juga wisata telaga yang sungguh menakjubkan yakni Telaga Pucung. Telaga setempat dikelilingi oleh hutan pinus dan damar, sehingga sangat cocok untuk camping ground.

Telaga pucung ini  pertama kali di temukan pada tahun 1997, ketika kami pertama kali melihatnya, telaga ini masih dipenuhi dengan semak-semak dan belum Nampak indah, akan tetapi setelah ditangani dengan serius telaga ini berubah menjadi sangat indah dengan dipenuhi sarana bermain bagi anak-anak.

Telaga ini akan menjadi salah satu andalan Kabupaten Banyumas untuk menyedot wisatawan. Kompleks Telaga Pucung menempati areal seluas tiga hektare (ha), dengan luas telaga sekitar satu ha. Objek wisata di Banyumas mungkin belum banyak yang kenal, sebab baru akan dibuka secara resmi menjadi tujuan wisata pada 8 Agustus 2005.

Daya tarik objek wisata ini adalah telaga dengan air yang cukup jernih dan di sekitarnya dikelilingi hutan yang masih alami. Selain itu, wisatawan juga dapat mendengar suara-suara burung langka seperti elang Jawa yang terbang berputar-putar di atas telaga. Apalagi, bagi pengunjung yang beruntung dapat melihat spesies endemik sejenis monyet berwarna abu-abu yakni rek-rek.

Tempat wisata yang masuk dalam wilayah Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyuma Timur tersebut mulai dibenahi dengan berbagai fasilitas, karena dijadikan tujuan wisata secara resmi.
KPH Banyumas Timur telah melengkapi dengan tempat parkir, tempat istirahat, dan kamar mandi. Bahkan, Perhutani telah memberi nama-nama pohon langka yang hidup di situ. Tujuannya tidak lain diperuntukkan bagi para pelajar, di samping menikmati alam, mereka juga dapat mengenal tumbuh-tumbuhan langka yang hidup di tempat itu.

Di sekitar Telaga Pucung juga terdapat tempat lapang yang dapat digunakan untuk camping ground. Tempat tersebut sengaja dibuat, dikhususkan bagi anak-anak muda yang suka berpetualang dengan di alam bebas. Telaga Pucung ini semakin memantapkan wisata khas Banyumas yakni alam pegunungan. Dengan bertambahnya objek wisata tersebut, wisatawan yang datang ke Banyumas semakin mendambah daftar alternatif tujuan wisata. Jadi, kalau selama ini Anda ke Banyumas hanya pergi ke Baturaden, akan rugi. Pasalnya, masih ada tempat alternatif lainnya yang tidak kalah asrinya. Yang pasti, wisatawan yang datang ke tempat ini akan merasa damai, karena jauh dari hiruk pikuk perkotaan.


Masih dari kecamatan Gedangan Malang perjalanan diteruskan menuju daerak Wonogoro di sungai mbarek…Sungai air payau ini langsung terhubung dengan muara di pantai Pesanggrahan..

Karena melihat aliran sungai yang tenang, bersih, hijau  dan tidak terlalu dalam maka kami putuskan untuk menjadi tempat persinggahan kami untuk foto-foto, mandi, dan cuci motor memang sungai mbarek ini biasanya memang dipakai warga sekitar untuk mencuci, mancing dan mandi dapat dilalui menuruni jembatan mbarek yang dari arah Wonogoro jalurnya menuju ke Balekambang…Kami juga terpancing oleh 2 batu besar yang tampak seperti kepala kadal besar…pokoknya yang penting foto-foto dulu di saat terakhir perjalanan yang memang sudah merasa mulai lelah banget dan semakin malam hujan mulai mengguyur..

Sungai Mbarek ini terletak saat kita dari arah pantai Balekambang menuju Wonogor0 akan melewati jembatan pertama yaitu jembatan mbarek..oh iya dari Balekambang ke arah Bajulmati kita setidaknya melewati kalu g salah 6 jembatan he2..agak lupa baru nyampe deh di Bajulmati jalannya hanya bisa di lalui truk dan motor mungkin kalau mobil cmn bisa sampai Wonogoro saja kalau dari Balekambang..

videonya

Berikut touring Sueto kali ini lain kali akan dilanjutkan dengan cerita perjalanan yang menarik lainnya…

%d blogger menyukai ini: