Tag Archive: Jonghyun


Cerita Gurau Waktu di Mcd


Cerita ini cuman cerita celetukan senda gurau hasil ide kreatif dalam pikiran kami dan tiba saat kami bertiga adit, hilmy ngopi di Mcd. Pada saat itu malam hari sekitar jam 21.30 kami bertiga asyik  bercerita  ada gerombolan cewek menor dateng membawa koper besar-besar berwarna  merah kami pikir warga yang mengungsi kan akhir-akhir ini banyak kebakaran dimana-mana hahaha…

Eh…tiba-tiba ada seseorang bule masuk terburu-buru ke Mcd sambil memegangi dompetnya potongannya  mirip pemain sepak bola indo yg pacarnya nikita willy itu loh katanya..

Kemudian tiba-tiba si cowok dipanggil gerombolan si cewek tadi  dengan kata MIKE…MIKE…sini dahulu kenapa yah kami berfikir..setelah itu si gerombolan cewek maju duluan masuk  ke Mcd dan sibule tadi sok bermain hp dibelakang..Hmm kelihatannya nih bule katrok ya dan sok gengsi loh kenapa?kata salah satu orang temenku…Itulo bule tadi dipanggil gerombolan cewek dengan tiba-tiba kelihatannya si bule lupa bawa duit kali dipikir makan di Mcd gak bayar…makannya tuh bule langsung sok pura-pura main hp dibelakang.

Waktu mesen tuh bule hampir buat malu para gerombolan cewek-cewek masak di Mcd  minta pesen ote-ote makanan khas jatim yang pakai petis itu..hahaha ya jelas lah bule itu gak punya duit masak mau pesen ote-ote di Mcd wong duitnya cuman seribu rupiah sambil pasang status tuh bule di fb masak di Mcd gak ada ote-ote yang harganya seribuan..langsung cemberut tuh bule yang paling parah tempat ngambil saus dikira tempat ngambil petes hahaha..payah nih orang!Kami juga melihat kenapa sang pramuria di Mcd itu kewalahan ternyata si Mike berbicara krama inggil waktu memesan makanan makanya butuh pramuria translator yang ahli bahasa krama inggil jadi susah untuk diterjemahkan(kami kira bahasa inggrisan kenapa gak inggris timur aja sekalian!hahaah)

setelah denger-denger cerita temen-temen gerombolan cewek-cewek bule itu ternyata orang jember asal pulau nusa barong..hahah kami langsung ngakak!hahahaa..ketawa lepas(kami berfikir kenapa gak sekalian aja lahirnya dari batu seperti kera tumpay mungsuhnya kera sakti)hahaha…

Tapi sang pacar hebatnya begitu perhatian karena kasihan dengan si Mike ini karena sering di aniaya oleh bapaknya camat di kampung halamannya pada saat Mike ingin mengurus KTP di kecamatan panggilan pacarnya ini ke bapak camat adalah Paduka kami langsung berfikir seperti film-film di Indosiar itu lak’aan..hahah karena Mike orangnya pantang menyerah dan tidak sering patah arang makanya si Mike sekarang punya banyak pekerjaan tingkatannya itu sejenis helper di kantor-kator jadi dia sering di panggil-panggil perusahaan sana-sini namanya juga helper..hahah!apalagi kalau ada pilkada atau partai-partai kampanye sering dapet job sana-sini Mike misalnya sperti mendirikan spanduk dan  tempel poster lumayan bayarannya 5ribu sampe 10ribu rupiah perpartisipasi jadi semakin banyak partai kelihatannya Mike jadi semakin untung nih ceritanya..hahaha!

Tapi Mike sendiri punya pekerjaan tetap yaitu sebagai tukang las bengkel motor deket rumahnya yang sekarang(tidur bengkel maksutnya). di Pekerjaannya yang tetap ini Mike sangat senang sekali mengelas apapun di welding katanya dari besi, aluminium, baja, kursi, meja, tembok (LOHkok tembok?)kami kaget mungkin karena Mike ini tipikal orang kerja keras jadi g bisa dia itu kalau pengangguran kata pacarnya…Oh begitu toh hahaha!Bajunya Mike itupun masih basah keringat dalemnya jelas akhirnya kami percaya bahwa Mike itu habis dari bengkel, kata Mike ada temennya sebengkel yang mau minjemin hem sama celana jin buat jalan-jalan malam ini kalau enggak saya bisa pakai celana koloron sama kaos singlet inginnya sih beli baju langsung di mall tapi berhubung mall nya sudah tutup jadi kita mampir aja beli makanan. Oh begitu toh ceritanya…

Nama kepanjangan Mike sendiri adalah Mike Sikode(langsungnya mengingatkan kami sama seseorang?).

Tiba-tiba itu Mike mengentuk dia tidak cocok sama saus Mcd itu karena  biasanya Mike ini sausnya petes kalau lagi maem ote-ote atau tahu isi. Jadinya si gerombolan cewek itu tadi menjauh dan pura-pura kebelakang hanya pacar Mike yang tahan dengan kentutnya itu karena ditutupi oleh rasa cinta yang berlebihan.

Kemudian si gerombolan cewek itu berbincang ke sesamanya…begini sebenarnya tadi kita tidak mengajak Mike untuk ikutkan hanya pacarnya si D saja tapi kenapa Mike bisa ikut sih kata si A?si B menjawab ini pasti gara-gara si C dibengkel tadi kamu bilang mau cari maem ke MC dengernya Mike waktu  ngelaskan akhirnya jadi dikira kalian ngajak dia wong ejaan katanya sama, si C bilang iya-yah mungkin nah kita kan sungkan sama si D, si E nyeletuk tahu gitu kamu g usah e iyain ngajak masak tuh dia ke Mcd gak bawa uang cuman seribu rupiah lagi dia pikir ke warung apa beli ote-ote doang udah bahasa krama inggil lagi kita jadi agak ribet ngomongnya. hahah!

Ternyata usut punya usut gerombolan cewek-cewek tadi itu ke bengkel Mike mau ngelasin sepeda lipat yang patah tapi mau ngajak makan ceweknya Mike doang eh ternyata salah omong sama Mike  makanya mereka bawa koper besar-besar isinya sepeda lipat toh ternyata…hahaha(Kami berfikir oh ternyata begini toh  kejadiananya berarti Mike tuh hidupnya gengsian suka kerja keras dan cuman mau cari KTP karena kurang diakui sama warga sekitar hahaha…)

Karena sudah malam akhirnya kami bertiga kembali ke parkiran dan pulang..hahaaha..yup tunggu cerita-cerita lainnya aja deh dari Sueto..salam wild life!

Iklan

 

_MG_1083

Hai Salam Wildlife Sueto!

Perjalanan kali disebut perjalanan tak terduga…Perjalanan yang tak terduga ini di mulai pada tanggal 29 juni 2012 yang berawal dari penculikan saya oleh hilmy sueto pada jumat malam dengan tiba-tiba berdalih mengunjungi neneknya yang sakit di Malang padahal saya sedang asik-asiknya ngewarkop sama teman. Penculikan dilakukan dengan sedikit terburu-buru karena si nenek hilmy akan kembali langsung ke Jember setelah keluar dari rumah sakit. Awal perjalanan saja sudah dimulai dengan kekonyolan yaitu saat setelah dari rumah saya masuk pintu tol sda salah jurusan bukan ambil yang arah ke porong tapi malah ambil arah ke waru akhirnya kami memutar dulu deh 10km untuk kembali lagi memutar ke tol arah porong…..capek deh…

Kemudian perjalanan dilakukan dengan sangat cepat akhirnya kami pagi-pagi sekali tiba di kota Malang dan langsung menuju rumah saudaranya. Setelah itu langsung istirahat sampai siang hari kemudian dihindangkan sarapan penyetan yang super pedas dan maknyus oleh ibunya Hilmy kelihatannya kami dikerjai sengaja emang bikin sambel lombok yang extra pedas nih…hahaha..

Kemudian setelah prepare sorenya kami bertiga merencanakan jalan-jalan tapi kami belum melakukan planning ingin kemana. Akhirnya saya memberi ide bagaimana kalau kita ke air terjun Coban Pelangi di daerah Tumpang saja karena saya sendiri juga belum pernah kesana. Kamipun langsung cus..pergi kesana menuju Tumpang prakiraan perjalanan dari kota Malang menuju Tumpang sekitar 1jam. Sampai di Tumpang kami mengikuti arah ke Bromo nah di sekitar perjalanan kami menemukan lagi tujuan wisata menarik sebelum arah ke Coban Pelangi didaerah Duwet, mungkin lain kali akan kami posting tempat wisata di daerah Duwet itu. Sebelum sampai di Coban Pelangi kami melewati areal rafting bernama Ndayung bisa dikunjungi di link http://ndayung.blogspot.com/2012/05/pingin-tahurafting-pingin-merasakan.html

Sesampainya di pintu tiket Coban Pelangi sebelum masuk kami dikenai tarif per orang Rp5000,- plus parkir mobil Rp3000,- mungkin hari libur kali yah…biasanya per orangnya Rp3000,- Perjalanan masuk areal air terjun terasa sejuk dan asri saat itu kami memang agak sedikit kesorean jadi tidak bisa melihat pelangi di air terjun tapi tak apalah namanya juga mencari pengalaman.

Coban Pelangi sendiri merupakan salah satu wanawisata yang dikelola oleh Perum Perhutani KPH Malang, kawasan ini dikelilingi oleh Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TN BTS).  Air terjun ini berada di ketinggian 1299,5 m di kaki Gunung Semeru arah ke desa Ngadas.dan memiliki terjunan air setinggi kurang lebih 110 m.   Suhu udara di kawasan ini berkisar antara 19 – 23 derajat Celcius. Dinamakan Coban Pelangi karena air terjun ini sering membiaskan warna pelangi.

Bagi para pendaki Gunung Semeru, air terjun ini tidak asing bagi mereka, karena mobil jeep angkutan umum satu-satunya yang membawa mereka dari pasar Tumpang menuju ke Gunung Bromo akan melewati lokasi ini. Perjalanan naik turun tangga benar-benar kami nikmati. Tiba di air terjun memang wao karena memang baru kali ini saya lihat air terjun sederas ini sampai basah semua…semprotannya kuat banget kelihatannya merek pompa air apapun bakal kalah nih…hahahaha.

Semakin senja semakin mistis nih tempat tapi semakin seru soalnya mau ke arah air terjun harus bertarung dengan lumpur dan air yang dingin dengan semprotan keras si air terjun. Setelah cuci-mencuci di mall eh…di aliran air akhirnya kami bersiap pulang dengan baju basah dan kedinginan….werrrr!

Haripun makin senja kami pun ingin lekas balik ke Surabaya tapi diperjalanan pulang terjadi kejadian prasangka tak terduga lagi jadi waktu turun didaerah perkampungan ada 2 anak mahasiswa kelihatannya habis mendaki semeru mereka mencoba menyalip kami di jalan yang memang kecil kami persilahkan mereka menyalip dengan motor vixionnya tapi tiba-tiba 2orang anak itu hilang keseimbangan dan keluar dari jalan akhirnya menabrak warung penjual bensin dan Duarrrrrrrrrrr!meledak…(lebay yah sebenanya jatuh aja tapi bensin jualan si pedagang pada tumpah)hahaha…akhirnya kami kaget dan sempat berhenti karena tidak merasa menabrak kami jalan ae karena mereka jatuh sendiri. Tiba beberapa saat kemudian kami dikejar warga dikira kami menemper dua pengendara itu terus mereka terjatuh padahal ya tidak dengan sedikit emosi kami kembali ke dua pengendara itu masak kami gak salah terus disalahkan akhirnya sampai langsung terjadi adu mulut keras(padahal ya biasaae)hahahah…Akhirnya dua pengendara tadi ngaku bahwa mereka jatuh sendiri karena kecapeaan tapi kami kasian akhirnya kami mengantar mereka sampai kota Malang ke tempat kosan mereka kelihatan luka-luka memar mereka parah soalne. Tiba-tiba saya teringat film Tuck n Dale vs Evil kejadiannya ya sama padahal tidak melakukan apa-apa tapi dituduh berbuat yang macam tapi filmnya lucukok…hahaha..jadi ngelantur.

Sampai di kos dua mahasiswa tadi kami kami langsung balik ke Surabaya dengan sedikit santai dan berfikir ingin mengunjungi tempat wisata misterius di daerah Duwet tadi..hihihi…sekian tunggu cerita perjalanan lainnya dan terus mengexplore alam Indonesia!

Berikut Foto-fotonya :

_MG_0988

_MG_1022

_MG_1026

_MG_1055

_MG_1063

_MG_1067

_MG_1068

_MG_1101

_MG_1007


_MG_1130

 

 

 

 

 

 

 

 

Berikut Videonya :

Lokasi

Terletak  di Desa Gubuk Klakah, Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang, Propinsi Jawa Timur.

Peta dan Koordinat GPS8° 1′ 32.27″ S  112° 49′ 1.06″ E

Aksesbilitas

Berjarak seklitar 2 km dari desa Gubuk Klakah atau sekitar ± 32 km sebelah timur kota Malang
Untuk mengunjungi coban yang terletak di Sungai Amprong ini, arahkan perjalanan menuju Tumpang, dilanjutkan menuju Desa Gubug Klakah. Hati-hati karena setelah melewati desa, jalan mulai menanjak dan berkelok.  Air terjun ini berada sebelum masuk pertigaan Jemplang (yaitu pertigaan menuju Gunung Semeru dan Gunung Bromo)  usai melewati Desa Gubuk Klakah disebelah kanan jalan ini akan terlihat jelas gapura bertuliskan air terjun Coban Pelangi

Dari area pintu masuk Coban Pelangi yang berada di atas tebing setinggi sekitar 100 meter, perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki menyusuri jalan setapak yang menurun dan melintasi jembatan. Jarak tempuh jalan ini sekitar 1, 5 km hingga lokasi air terjun berada.

Waktu kunjungan paling pas ke  tempat ini adalah di pagi hari karena kabut sering muncul setelah lewat dari tengah hari. Juga pada musim penghujan pihak pengelola sering membatasi kunjungan hingga pukul 16.00.  Hal ini untuk menghindari munculnya air bah yang datang dari pegunungan di bagian hulu uang acap kali datang.

Tiket dan Parkir

Harga tiket masuk adalah Rp.3.100,-/orang hari libur Rp.5000,- dan biaya parkir adalah Rp. 1000,- (roda 2) dan Rp 3000 (roda 4),


_MG_0256

Besok Hari Jumatnya kami teruskan perjalanan di pagi harinya langsung menuju Waduk Sermo setelah sarapan.  Perjalanan dari Purworejo ke Waduk Sermo ini kurang lebih 1jam lebih perjalanan. Waduk SERMo terletak di Kecamatan Kokap, Kabupaten Kulonprogo, DI Yogyakarta. Diresmikan Presiden Soeharto, 20 November 1996. Saat kini debit air yang mengisi waduk sudah hampir sampai batas maksimum. Banyak orang datang, selain untuk rekreasi juga memancing ikan.

Waduk Sermo sendiri menurut Pemkab Kulonprogo memiliki luas genangan kurang lebih 157 Ha dengan keadaan air yang jernih membiru serta bentuknya yang berkelok-kelok menyerupai jari tangan dengan latar belakang perbukitan menoreh yang hijau. Wisatawan dapat menikmati panorama waduk dengan berkeliling menggunakan perahu wisata atau melewati jalan lingkar aspal sepanjang 21 km. Selain sebagai obyek wisata yang nyaman, pengunjung bisa memancing di area waduk. Banyak ragam ikan yang ada di Waduk Sermo, tetapi kebanyakan pemancing mendapatkan Ikan Nila. Meski pengunjung bebas memancing di Waduk Sermo ada kawasan-kawasan tertentu yang dilarang karena berbahaya.

Masyarakat sekitar Waduk Sermo juga ada yang memanfaatkan waduk ini untuk membangun keramba. Malah ada yang menggunakankeramba tersebut untuk dijadikan rumah apung untuk beristirahat dan makan bersama. Waduk Sermo yang pada mulanya secara hanya untuk diupayakan agar dipelihara sebaik-baiknya bakal jadi salah satu objek yang bisa diunggulkan di Yogyakarta. Sayang, waduk yang dibuat pada tahun 1993 tersebut hanyalah satu-satunya waduk yang ada di DIY.

 Material

Waduk Sermo yang berada di Desa Hargowilis ini dibuat dengan membendung Kali Ngrancah. Dasar dari waduk sermo itu adalah Formasi Nanggulan (banyak batupasir kuarsa, dan juga batulempung yang Moluska-nya melimpah). Dinding waduknya sebagian besar adalah Formasi Andesit Tua. Bendung tipe urugan tsb diurug dari batuan andesit yang quarry nya juga dari Formasi Andesit Tua di sekitar waduk. Meluncur ke arah hilir dari Waduk ke arah Kokap atau Wates, kita akan menemukan jejak-jejak penambangan bijih Mn yang pernah top di tahun 1970-1980.di Kliiripan itu, yang secara stratigrafi endapan nodul-nodul pirolusit tsb berada pada transisi batas endapan vulkanik ke endapan karbonat miosen bawah.

Bendungan yang menghubungkan dua bukit ini berukuran lebar atas delapan meter, lebar bawah 250 meter, panjang 190 meter dan tinggi bendungan 56 meter. Waduk ini dapat menampung air 25 juta meter kubik dengan genangan seluas 157 hektar. Biaya pembangunannya Rp 22 miliar dan diselesaikan dalam waktu dua tahun delapan bulan (1 Maret 1994 hingga Oktober 1996). Untuk pembangunan waduk ini, Pemda Kulonprogo memindahkan 107 KK bertransmigrasi — 100 KK ditransmigrasikan ke Tak Toi Bengkulu dan tujuh kepala keluarga ditransmigrasikan ke PIR kelapa sawit Riau alias “bedol deso”.

Transportasi

Letak  Waduk Sermo dari kota Wates hanya berjarak kurang lebih delapan kilometer. Perjalanan menuju ke waduk Sermo dapat ditempuh dengan kendaraan roda dua dan roda empat. Karena lokasinya yang berada di bukit jalanan menanjak dan berkelok-kelok namun cukup menyenangkan. Rute termudah adalah dari Kota Wates — RSUD Wates ke arah barat selanjutnya ikuti saja papan petunjuk. Bagi yang tidak membawa kendaraan sendiri ada angkutan Umum yang melayani rute Wates — Kokap, akan tetapi angkutan ini tidak masuk sampai Lokasi Waduk Sermo, anda harus turun sebelum pintu gerbang Waduk Sermo. Retribusi masuk Waduk Sermo juga cukup murah hanya seribu rupiah per orang dan parkir roda 2 seribu rupiah juga, untuk mobil dua ribu rupiah.

Meski pemandangan dan suasana Waduk Sermo cukup eksotik tetapi sangat disayangkan minim warung makan yang cukup lengkap. Hanya ada beberapa warung kecil yang menyediakan makanan dan minuman ala kadarnya. Jika hanya sekedar untuk melepas dahaga dan mengganjal perut mungkin sudah cukup, tetapi untuk wisata kuliner masih kurang. Apa mungkin karena kami datang terlalu pagi, tetapi memang keadaan wisatanya masih sangat sepi didaerah sini.

Kamipun tak lama di waduk Sermo hanya mengelilingi waduk dan langsung naik gunung ke daerah puncak selayang pandang di Kalibiru. Kami hanya di tarik tarif parkir sepeda motor atau mobil karena diharuskan berjalan kaki jika ingin samapai gardu pandang. Di Kalibiru ini pemandangan sangat bagus anda bisa melihat keseluruhan bentuk waduk sermo juga ada tempat flyingfox dan gerdu pandang pemandangan alam wilayah kulonprogo ini juga bisa diliat dari sini. Jika cuaca cerah anda pun bisa melihat pantai Congot dari atas puncak Kalibiru ini.

Setelah selesai menikmati keindahan alam dari Kalibiru kami pun bersiap prepare kembali ke Yogya untuk jumatan dan ke Malioboro untuk pulang kembali menuju Surabaya. Sebenarnya kami masih ingin menjelajah lagi tempat-tempat lainnya di kabupaten Kulon Progo ini tetapi karena keterbatasan waktu tiap personel tim kami akhirnya putuskan untuk kembali ke Surabaya pada sore harinya setelah dari Malioboro. Alhamdulillah kamipun samapai dengan selamat dari Surabaya sekitar jam 1 sabtu pagi dan akhirnya bisa menulis artikel ini untuk di share bagi pecinta alam dan Traveller semoga berguna.

Berikut foto-fotonya :

_MG_0262

_MG_0260

_MG_0309

_MG_0318

_MG_0332

_MG_0342

_MG_0363

_MG_0366

_MG_0372

Iseng-iseng Foto saat di Malioboro :

_MG_0395

_MG_0407

_MG_0412

_MG_0416

SUETO1

 Sebenarnya waduk ini katanya banyak menyimpan misteri tapi bagiku yang penting kemanapun kita berada kesadaran untuk menikmati dan melindungi alam itu harus ada. Salam wildlife Sueto!

Berikut Videonya :

http://www.youtube.com/watch?v=CiHy6PffH38

 


Sebagai salah satu wisata kuliner terkenal di Surabaya bagian selatan, ada namanya Tahu Teck Pak Ali yang bertempat di Jl. Dinoyo No. 147A Tegalsari, tepatnya berada di seberang roti Suzana. Dengan Rp. 9000 Anda bisa menikmati tahu tek dengan irisan kentang, lontong, tahu, plus telur dan taoge serta kerupuk yang dilaburi petis spesial juga aroma daun seledri yang ditabur diatasnya. Bagi Anda yang tidak memakai telur, Anda cukup membayar Rp. 9000 saja. Untuk minuman Anda bisa memesan es teh, es jeruk, atau teh botol.

Dengan bumbu racikannya dan cara penyajiannya yang cepat, membuat orang banyak berdatangan. Meskipun tempatnya di pinggir jalan atau PKL, tapi tidak mempengaruhi para konsumen kalangan menengah hingga para artis dan para pejabat untuk datang mencicipi tahu teck bikinan Pak Ali.

Terbukti adanya beberapa tulisan dan tanda tangan disertai foto para artis yang sudah berkunjung terpampang jelas dibalik dinding, salah satunya tim wisata kuliner terkenal TransTV (Bondan).

Karena Pak Ali yang sudah mulai lanjut usia, jadi untuk pelayanan dilakukan oleh anaknya, sewaktu saya kesana, saya melihat Pak Ali hanya duduk sembari sebagai kasir (melayani pembayaran) dengan ramah menyapa para pengunjungnya. Akan tetapi untuk urusan rasa, tahu tek yang sudah berdiri 40 tahun lalu sampai sekarang masih tetap dengan bumbu khasnya, tidak ada yang berubah sedikitpun, kata mereka yang sudah lama menjadi penikmat tahu teck bikinan Pak Ali. Karena semua racikan bumbu langsung ditangani oleh Pak Ali sendiri.

Nama : Tahu Teck-Teck Pak Ali

Kategori : PKL (pedagang kaki lima)

Alamat : Jl. Dinoyo No. 147A Tegalsari, Surabaya Selatan (seberang roti Suzana)

Jam buka : 16.00-01.00 WIB

Fasilitas : Tempatnya sempit, parkir tidak luas

*terima pesanan


Warung ini mulai berdiri sejak tahun 1983 berlokasi di Jalan Genteng Durasim atau Gang samping Hotel Weta Surabaya. Menu spesial di sini adalah Rujak Cingur dan Sop Buntut yang bikin pengen balik lagi. Seporsi Rujak Cingur seharga Rp 14.000 an dan untuk Rujak Cingur spesial bisa di dapat dengan harga Rp 25.000 an saja, begitu juga dengan Sop Buntut untuk yang biasa dan spesial harga nya sama dengan Rujak Cingur.

Saat ini warung ini dikelolah oleh Pak Hedri yang mewarisi usaha dari ibu nya, tidak hanya Rujak Cingur dan Sop Buntut, di sini juga masih banyak menu makanan khas Jawa Timur lainnya seperti, Sayur Asem, Sayur Lodeh, Gado-gado, Rawon, dan Nasi Campur yang rata-rata dihargai Rp7.000. Ternyata selain dari masyarakat Surabaya sendiri, warung ini juga dijadikan persinggahan kuliner dari para artis. Warung Rujak Cingur dan Sop Buntut Durasim buka setiap hari kecuali hari minggu di minggu terakhir setiap bulan dan hari besar tutup.

Rujak Cingur dan Sop Buntut Durasim
Jl Genteng Durasim No. 29, Surabaya
Telp:  031 5358213
Jam buka: 10.30 – 17.30 wib

(Surabaya, City Guide)
TS-2011-11-17-028-Rujak Cingur dan Sop Buntut Durasim
Pic: ayo cak, blog nasyiah berunna

%d blogger menyukai ini: