Tag Archive: Kata



Kali ini Sueto memposting sebuah perjalanan salah satu anggota Sueto yang ada di Yogyakarta. langsung saja kita simak ceritanya.

Hari Minggu, 3 Juni 2012 kemarin, saya dan beberapa teman saya pergi ke salah satu obyek wisata andalan wonosari, yaitu Air Terjun Sri gethuk. Air terjun ini terletak sekitar 40 KM dari kota Yogyakarta, unutk menuju ke air terjun tersebut kita dapat menempuhnya dengan segala kendaraan, mulai bis hingga motor. Akhirnya berangkatlah kami sekitar pukul 08.30 dari kota Yogyakarta.

Rute menuju wisata Sri Gethuk Waterfall

Detail Rute

Tujuan utama kami memang untuk menuju  Air terjun Srigethuk. Untuk rute dari arah Jogja kita lewat jl yogyakarta-wonosari-patuk, setelah sampai pertigaan Gading belok kanan menuju Playen, dari Playen cari jalur menuju Paliyan dengan jarak kira – kira 1,5 km setelah itu para pengunjung akan menjumpai papan penunjuk arah dan pengunjung tinggal mengikuti arah menuju ke Objek wisata Air Terjun Sri Gethuk. Air terjun Sri Gethuk yang dahulu oleh penduduk disebut dengan Air Terjun Slempret.

Setelah menempuh perjalanan sekitar 30-45 menit, kami pun akhirnya sampai di pos masuk objek wisata itu. Secara keseluruhan perjalanan terhitung lancar, walaupun perjalanan masih ada jalan yang tidak layak untuk dilewati dengan sepeda motor.

Di pos ini terdapat info mengenai objek wisata yang ada di daerah tersebut. Ternyata dalam satu kawasan wisata tersebut ada 2 objek yang cukup menarik, yaitu Goa Rancang dan Air terjun Srigethuk. Setelah membayar karcis masuk seharga 3000/orang dan 1000/orang (untuk mobil 7000/orang) kami memutuskan untuk menuju ke gua rancang terlebih dahulu sebelum kita berbasah-basah ria di air terjun srigethuk.

Gua rancang ini pintu masuknya sangat besar, berbentuk seperti kubah dengan tinggi sekitar 10-15 meter di mulut pintu masuk terdapat pohon besar yang sudah tua yang saya lupa namanya hahaha, kata pemandu lokal pohon itu dapat berbuah dan buahnya berasa manis gimana gitu.

Gua Rancang

Akhirnya kami masuk lebih dalam ke gua rancanng. Untuk masuk kita harus melewati sebuah lubang yang cukup kecil. Mungkin untuk ukuran Mas Tomb akan lumayan kesulitan untuk melewati lubang ini. Setelah melewati lubang ini, terdapat ruangan sebesar 4×5 meter dengan tinggi sekitar 2,5 meter. Konon katanya tempat ini digunakan untuk bertapa nya orang sakti jaman dulu. Di dinding gua ini terdapat semacam lambang negara kita yaitu burung garuda yang digambar oleh para pejuang pada masa itu.

Sekilas sejarah tentang gua rancang ini, kata pemandu lokal, dahulu kala ada 3 orang (saya lupa namanya) pergi dari madiun/magetan (saya juga lupa hahah) karena terdesak oleh penjajah. Kemudian 2 dari 3 orang tersebut menemukan gua rancang tersebut. Asal kata dari gua rancang itu ya gua untuk merancanang strategi melawan penjajah. Untuk sejarah yang mistisnya, di dinding gua tersebut terdapat ukiran berupa kunci, yang konon katanya kalau seseorang menemukan makna sejati dari kunci tersbut maka gua rancang tersebut akan langsung menembus hingga pelataran merapi. Yah setelah mendengar cerita ngalor-ngidul dari pemandu lokal tersebut kami berfoto2 terlebih dahulu dan langsung menuju air terjun srigethuk. Oh ya, untuk biaya pemandu lokal tersebut sebenarnya tidak ada patokan harga resmi, kasih saja yang layak sesuai dengan jumlah rombongan kita….

Akhirnya, kami sampai di tempat parkir areal air terjun srigethuk. Air terjun srigethuk ini berupa mata air setinggi sektiar 50 meter terletak di dusun Menggoran, Desa Bleberan, Kecamatan Playen, Gunungkidul. Meski tak setinggi grojogan sewu di tawamangu, pemandangan di sekitar air terjun tersebut juga tak kalah indahnya. Dikelilingi tebing tinggi dihiasi pepohonan membuat tempat itu semakin teduh walaupun matahari kian tinggi, air sungai berwarna hijau namun jernih di bawah  air terjun pun sangat menggoda kita untuk segera menceburkan diri ke pelukannya, sawah-sawah yang membentang selama perjalanan menuju air terjun pun turut menambah nilai dari objek wiasata yang satu ini.

Rute1 lewat sawah

rute 2 pakai gethek

Akses dari tempat parkir menuju air terjun bisa dilewati melalui 2 jalur melalui sungai dengan getek atau berjalan melewati hamparan sawah hijua keemasan yang sangat sejuk. Akhirnya kami memutuskan untuk melewati sawah terlebih dahulu. Perjlanan darat tersebut kira kira sekitar 500 meter dengan hamparan sawah disekeliling kita dan sedikit menaiki tangga yang  cukup pendek. Setelah kira2 15 menit kita mencapai tujuan utama hari ini, Air Terjun Srigethuk!!

Wah begitu kita sampai air terjun bau air yang terbawa angin sangat sedap, mata pun terbelalak melihat hamparan sungai dibawahnya yang membuat kita ingin menceburkan diri. Tanpa panjang pikir kami segera berubah kostum dan menceburkan diri di sungai tersebut. Sebenarnya sih cukup aneh juga dari tujuan awal yang kita ingin melihat air terjun malah kita nyebur ke sungai dulu dari pada melihat air terjunnya. Tapi sebenarnya view air terjun dari sungai pun cukup menarik kita dapat melihat air terjun secara keseluruhan!! Kita menghbaiskan waktu sekitar 2 jam di sungai dan air terjun itu. Mulai foto-foto, berenang susuri sungai meski nggak jauh-jauh, dan ada juga spot untuk melompat dengan tinggi sekitar 5 meter dari sungai. Seperti yang telah saya tulis diatas, sungai ini ditutupi oleh tebing yang tinggi sehingga jangan khawatir kepanasan saat berenang siang2. Setelah puas berenang kami menepi dan istirahat sebentar sambil membeli beberapa gorengan unutk menemani istirahat siang itu. Akhirnya kami memutuskan untuk kembali ke tempat parkir untuk bersih diri, namun kali ini kami memilih naik gethek, sebuah perhu kecil bermesin, setiap orang ditarik biaya 5000 rupiah untuk naik gethek ini. Jika tadi kita bolak-balik naik gethek ini biaya menjadi 7000/orang.

Yah secara keseluruhan, objek wisata ini memuaskan sekali, mulai dari harga yang cukup murah, akses yang mudah, dan objek wisata pun terjaga keindahan dan kebersihannya. Jadi kalau maen ke Jogja jangan hanya muter2 malioboro, benteng vrederbug, tamansari, dan keraton. Masih bnyak wisatadi DIY ini. Oke sekian dulu CatPer dan sekilas review dari saya tentang objek wisata ini. Tetap jalan2 dan tetap bahagia! Salam Wildlife! (gema)

Berikut videonya sebagai bahan referensi :

Iklan

Saat Anda ingin mencoba menu steak dengan citarasa Indies yaitu citarasa yang mengkombinasikan rasa Eropa dengan citarasa Indonesia, Boncafe tempatnya. Di restoran ini menyediakan menu steak yang bervariasi dari steak biasa hingga steak yang eksotik dengan menggunakan daging import yang istimewa (Matshusaka Beef dari Jepang).

Aneka steak yang tersaji antara lain seperti, Sirloin, Galantin, dan Tenderloin sampai Steak Burger serta Steak Lidah Sapi, Spring Chicken dan Gamen Steak yang terbuat dari daging babi, juga makanan Eropa lainnya seperti Burger, Pasta, Pancake, dan tidak ketinggalan sebagai menu penutup ice cream yang lezat.

Selain itu ada Medallion Steak yaitu Steak daging cincang yang dihidangkan dengan keju dan ham diatasnya. Karena daging yang digunakan adalah daging cincang maka daging terasa empuk. Ditambah dengan keju dan ham serta disiram saus black pepper menjadikan Medallion Steak layak untuk Anda coba.

Untuk Mixed Grill Steak sesuai dengan judulnya terdiri dari kombinasi daging sapi, ayam, babi dengan sosis yang ditusuk dengan skewer logam dan dipanggang hingga matang lalu dihidangkan dengan brown sauce yang bercitarasa gurih dengan rasa manis sebagai latar belakang. Citarasa grill memberikan nuansa yang berbeda.

Restoran ini sudah berdiri sejak tahun 1977, yang berpusat di Manyar Surabaya, lokasinya tepat 100 meter arah utara (sebelah kanan jalan) dari Bonet Swalayan Manyar Kertoarjo Surabaya, dan kini sudah membuka 4 cabang di sekitar Surabaya.

Dengan tempat yang simple tapi ellegant, nyaman, dan kualitas layanan serta cara penyajian yang memberikan nilai plus pada restoran ini, sehingga patut untuk diberi penghargaan sebagai The Best Restaurant sekaligus pemenang Piala Walikota kategori The Best Restaurant of The Year dalam Surabaya Restaurant Award (SAR) 2010 kemarin, dikutip dari Surabaya.go.id (04/08).

Pusat          
Nama Resto : Boncafe      
Alamat : Jl Manyar Kertoarjo V/1-3,
Surabaya Timur
     
Telepon : 031 5923246 – 031 5940937      
           
           
Cabang          
Alamat : Jl Raya Gubeng 46,Gubeng,
Surabaya Pusat
Alamat : Jl Raya Kupang Indah X A-1,
Dukuh Kupang, Surabaya Selatan
Telepon : 031 5021429 – 031 5046222 Telepon : 031 7341173
           
Alamat : Jl Pregolan 2,Tegalsari,
Surabaya Pusat
Alamat : Jl Mayjen Sungkono Bundaran Tol,
Putat Gede, Surabaya Barat
Telepon : 031 5343018 – 031 5466023 Telepon : 031 7344571

Sumber : http://www.surabayafood.com/index.php?menu=review&review

http://www.yellowpages.co.id/boncafe/rumah-makan/769206?tab=branch#main


Tablet khusus untuk anak-anak kini kian marak. Selain mengusung teknologi yang canggih, tablet khusus untuk anak-anak juga hadir dengan fitur yang biasanya tidak terdapat pada tablet pada umumnya.

Seperti Tablet PlayBase+ yang dilengkapi dengan anti-bacterial touchscreen, dengan menggunakan tablet ini untuk anak-anak anda, dijamin anda tidak akan khawatir lagi dengan kesehatan si kecil.

PlayBase+ juga dilengkapi dengan layar yang sangat mudah dibersihkan dan mengandung Silver Seal untuk mencegah pertumbuhan bakteri. Untuk masalah fitur, Tablet anak ini telah dibekali dengan layar 7 inci (800×480), 1,2GHz single-core processor, 8GB internal storage, 1GB RAM, front facing camera 0,3MP, microSD card slot, WiFi, stereo speaker, accelerometer dan daya tahan baterai hingga 5 jam dalam pemakaian normal dan 60 jam waktu standby.

Tablet ini berjalan dengan Android 2.3 Gingerbread dan akan dijual dengan harga sekitar $299.

Spec :

Berikut Videonya :

 


Casio merupakan perusahaan yang telah digjaya dalam bidang jam tangan dan kalkulator. kini mereka mulai merambah dunia lain yaitu, komputer tablet.

Tablet dengan nama Casio VX ini dibekali oleh layar sebesar 10,1 inci, memori internal sebesar 16GB, Kamera 5MP di belakang dan 2MP di bagian depan, serta OS Android Ice Cream Sandwich.

Yang menarik dari tablet yang didukung oleh chip NFC ini adalah dia menyediakan dua pilihan baterai yaitu 5000mAh dan 7000mAh  baterai yang dapat dengan mudah menyediakan baterai back-up, sedikitnya 12 jam. Dengan kapasitas baterai super jumbo ini, Casio VX diyakini akan bertahan lama saat kita gunakan, baik itu untuk browsing ataupun bermain game.

Tablet ini dipresentasikan pada Ritel Bisnis Teknologi Expo. Casio VX dilengkapi dengan IP 67 Sertifikasi ini, Tablet ini adalah tahan air dan anti debu disertifikasi karena dapat dimasukkan dalam air selama sekitar 30 menit dan masih dapat menjalankan modus operasi yang sangat normal. Tablet ini dilengkapi dengan 10,1 layar besar inci dengan resolusi tidak diketahui dan termasuk GPS.

Untuk meringkas spesifikasi VX Casio spesifikasi tablet –

  • Android 4,0 Ice Cream Sandwich
  • 10.1 inch layar
  • 12 jam baterai
  • 16 GB memori internal
  • kamera 5 mega piksel
  • depan 2 mega piksel kamera depan
  • Waterproof comprimido

  

Telaga ngebel Ponorogo adalah salah satu tempat wisata yang menjadi andalan kota Ponorogo adalah telaga ngebel ( tlogo ngebel ). Danau yang memiliki daya pikat tersendiri bagi warga sekitar dan wisatawan yang mengunjunginya. Banyak kegiatan yang bisa dilakukan di danau ini, seperti berkemah, bertamasya, dan kegiatan lainnya.

Objek wisata air ini terletak 24 km ke arah timur laut menuju Ponorogo dari arah utara. Kawasan ini memiliki panorama menarik. Berada di lereng Gunung Wilis dengan ketinggian 734 meter dpl, udara terasa sejuk. Suhu rata-rata 22-23 derajat Celcius. Ditambah dengan uap air yang menyegarkan suasana, orang akan betah berlama-lama di sini.

History

Konon cerita awal mula terbentuknya danau ngebel adalah penjelmaannya seekor naga, yang konon naga itu penjelmaan dari keris empu yang terkenal pada masa itu. Ketika sang naga meminta pengakuan kepada sang empu bahwa dia adalah anaknya, karena sang empu mengetahui bawasanya naga itu adalah penjelmaan keris pusaka, maka sang empu memberikan syarat kepada naga itu. Apakah syratnya, hemmm syaratnya adalah jika sang naga dapat melingkari gunung wilis denga tubuhnya, maka diakuinya dia menjadi anaknya.

Ternyata dibalik syarat yang diberikan sang empu kepada naga ada tipu daya. Karena sang naga tidak dapat melingkari gunung wilis dengan tubuhnya, maka dia menjulurkan lidahnya. Nah disinilah tipu daya itu. ketika sang naga menjulurkan lidahnya, tiba-tiba sang empu memotong lidah itu. Apa gerangan yang terjadi? Berubahlah lidah sang naga menjadi keris pusaka, sedang sang naga sendiri menjelma menjadi seorang anak yang bernama BARUKLINTING.

Disinilah awal permulaan ceritamya, tatkala sang naga telah menjelma jadi manusia, dia merasakan kelaparan yang amat sangat. Disaat itu bersamaan dengan adanya pesta dari seorang perempuan yang kaya raya. Ketika Baruklinting meminta makanan dipesta itu, bukan makanan yang didapat, akan tetapi diusir dan dimaki habis-habisan dia oleh sang perempuan kaya.

Baruklinting sakit hati dengan perlakuan yang diterimanya. Saat Baruklinting akan pergi dari desa itu, rasa laparnya belumlah hilang, ketika itu ada seorang nenek lewat dan memberinya makanan(mbok rondo). Baruklinting senang sekali karena rasa laparnya kini telah hilang oleh pertolongan mbok Rondo. Karena rasa sakit hatinya pada penduduk desa dan si perempuan kaya yang telah memaki dan mengusirnya, dia mempunyai rencana untuk membalasnya. Ketika rencana tersebut akan dilaksanakan, berpesanlah Baruklinting pada mbok rondo untuk mempersiapkan lesung(alat untuk menumbuk padi yang bentuknya seperti prahu) dan entong kayu(alat untuk mengambil nasi).

Berangkatlah Baruklinting kedesa itu, diadakannya sayembara, yang isinya: barang siapa dapat mencabut kayu yang saya tancapkan ini, maka saya akan meninggalkan desa ini. Semua penduduk desa mencobanya satu persatu, tapi apa gerangan yang terjadi? Tak ada satupun yang dapat mencabutnya. Ketika para penduduk desa tak sanggup mencabutnya, dicabutnya sendiri kayu itu. Apa gerangan yang terjadi? Keluarlah air yang deras dari bekas tancapan kayu itu. Tak sorangpun dapat menghentikan alirannya, terjadilah bencana air bah, tenggelamlah para penduduk desa itu, tak seorangpun selamat, kecuali Mbok Rondo sang dewi penolong Baruklinting, dengan menaiki lesung, sesuai amanat dari Baruklinting. Maka jadilah danau desa tersebut, yang sekarang dipanggil dengan sebutan Danau Ngebel. Legenda Telaga Ngebel, terkait erat dan memiliki peran penting dalam sejarah Kabupaten Ponorogo selain tarian Reog khas Ponorogo .

Danau ini masih asri dan indah dengan pemandangan alam yang menajubkan. Dibalik keindahan danau ini menyimpan mitos yang sangat luar biasa hingga danau ini tetap tentram dan sejuk serta indah. Selalu tampak lenggang dan sedikit menyeramkan.

Activity in Ngebel Lake

Telaga dengan luas permukaan 1,5 km dan dikelilingi jalan sepanjang 5 km ini menjadi sumber ikan bagi penduduk setempat. Keramba dipasang berderet-deret di telaga. Setiap pagi dan sore, para pemilik keramba sibuk memberi makan ikan. Jumlah keramba yang terhampar di sini sekitar 900 yang dikelola 12 kelompok. Ikan yang ditanam adalah nila, wader, dan mujair.

Bagi yang tidak memiliki keramba, telaga ini menjadi tempat memancing yang menyenangkan. Aktivitas memancing banyak dilakukan sore hari. Biasanya mereka duduk di tepi telaga berlama-lama sambil menunggu kail-kail yang dipasang dimakan ikan.

Ingin melihat keramba dari dekat banyak caranya salah satunya mengitari telaga lewat jalan darat yang ada di sekeliling telaga cukup menyenangkan. Tetapi cobalah berkeliling dengan bus air. Ada dua bus air dengan kapasitas 20 penumpang yang siap mengantar mengelilingi telaga, melihat keramba dari dekat. Tarif naik bus air relatif murah. Dengan Rp 5.000 per orang, pengunjung bisa berkeliling menyusuri keluasan danau selama 30 menit.

Gandi, 47, pengemudi bus air di Telaga Ngebel menjelaskan, untuk memberangkatkan perahu yang disupirinya ada syarat khusus. Jika jumlah penumpang di di bawah sepuluh orang, maka bus air belum diberangkatkan. Jika penumpang tak sampai sepuluh orang, pendapatannya terlalu kecil.
“Boleh di bawah sepuluh orang, tetapi penumpang harus membayar lebih. Sekali jalan, minimal Rp 50.000 ribu,” kata Gandi.

Yang tak ingin segera beranjak dari telaga dan ingin menikmati malam di tepi telaga, pengunjung bisa menghabiskan malam di penginapan. Memang hotel atau penginapan belum sebanyak di Telaga Sarangan tetapi cukup menyenangkan jika membawa keluarga menginap. Salah satu penginapan yang dekat dengan telaga adalah Pesanggrahan Songgolangit.

Setiap akhir pekan jumlah pengunjung mencapai 2.500. Ini jumlah yang rendahh dalam perhitungan Pemkab Ponorogo melalui Dinas Pariwisata dan Seni.
“Kami terus berkampanye untuk mengembangkan wisata Telaga Ngebel. Imej saat ini, Telaga Ngebel angker, padahal tidak. Kami juga melibatkan 40 pamuda desa di dekat telaga untuk menjadi pemandu wisata,” kata Suhardjiman Darwanto, Kepala Seksi Rekreasi Dinas Pariwisata dan Seni Ponorogo.
Selain itu, saat hari-hari libur nasional, di Telaga Ngebel diadakan panggung terbuka. Harapannya, dengan adanya panggung terbuka, maka jumlah pengunjung meningkat.

Kuliner

Di sekitar telaga ini ada lima warung yang menjajakan ikan bakar. Yang membuat nikmat, ikan yang dibakar adalah ikan tangkapan dari telaga. Mereka baru membakar ikan jika ada yang memesan. Pengunjung boleh memilih ikan yang dikehendaki. Sambil menunggu ikan dibakar pengunjung bisa duduk mencangkung menikmati hembusan angin di telaga. Bau masakanan ikan bakar menusuk hidung dari dapur pun mengundang perut yang lapar. Sekitar sepuluh menit kemudian, hidangan ikan nila bakar pun tersaji lengkap dengan sambal dan lalapan plus nasi. Tak ada yang mengalahkan rasa nikmat makan di alam terbuka dengan seporsi ikan bakar segar. Harga yang dipasang pun tidak mahal. Satu prosi nila bakar Rp 5.000. “Bumbu ikan bakar, ya seperti memasak ikan bakar umumnya. Namun, kami memiliki resep khusus supaya rasanya lebih lezat,” tutur Ny Ani, salah satu pemilik warung ikan bakar di tepi Telaga Ngebel yang terkenal karena ikan bakarnya gurih dan sambalnya pas di lidah.

Berkunjung ke Telaga Ngebel, rasanya tidak cukup hanya menikmati keindahan alam dan sajian ikan bakar nila. Telaga Ngebel memiliki potensi pertanian dan perkebunan sebagai penghasil buah-buahan. Di sini bisa dijumpai durian, manggis, dan pundung. Buah-buahan itu bisa dijumpai saat musim penghujan atau sekitar bulan Desember hingga Maret. Begitu musim buah datang, pengunjung dari luar kota biasanya memadati jalanan tempat durian, manggis, dan pundung dijajakan. Harganya yang cukup murah membuat pengunjung selalu kembali saat musim buah. Durian, misalnya. Buah ukuran besar bbisa dinikmati dengan harga Rp 4.000 – Rp 5.000. Padahal, jika durian Ngebel itu sudah dibawa turun dan dijajakan di tepi Jalan Ponorogo-Madiun, harganya bisa mencapai dua kali lipat.
“Ngebel memang terkenal dengan durian. Selain murah, durian Ngebel itu enak dan isinya tebal-tebal,” sebut Ny Wiwik memuji durian Ngebel.
Saat musim durian, petani di kawasan Telaga Ngebel bisa tersenyum lebih lebar. Hampir setiap petani memiliki pohon durian di kebunnya. Ini bisa mendongkrak penghasilan keluarga.

Menu lain yang bisa dinikmati disini adalah yaitu ikan Ngogok dan ikan khas telaga lainnya. Ikan ini disantap dengan nasi tiwul, lalapan dan sambal pedas.

Transport

Menuju Telaga Ngebel tidak sulit. Jarak Telaga Ngebel dari kota Ponorogo sekitar 24km kalau dari Madiun sekita 40km. Kendaraan umum siap mengantar dari Terminal Ponorogo  Sub Terminal Jenangan, Ponorogo. Perjalanan dari Ponorogo makan waktu 45 menit. Jika dari Madiun hampir 1 jam tanpa menyentuh kota reog ini. Begitu lepas dari Madiun bisa melalui Mlilir atau Dolopo. Yang disebut terakhir ini adalah daerah surga durian dengan harga murah karena langsung mengambil dari kebun.
Seperti daerah pegunungan lain, sepanjang perjalanan terhampar pepohonan dan pemandangan menyejukkan mata. Dari kejauhan pantulan air telaga tampak berkilauan.

Homestay

Salah satu penginapan yang dekat dengan telaga adalah Pesanggrahan Songgolangit. Penginapan milik Pemkab Ponorogo dan memiliki sepuluh kamar ini disewakan Rp 45.000 – Rp 75.000 per malam.

Other Object in Ngebel Lake Ponorogo

Pletuk Waterfall(Air Terjun Pletuk berada di dusun Kranggan, Jurug kec.Sooko – Ponorogo) dan Selorejo Waterfall(Dari kantor kecamatan Ngebel kita ambil arah ketimur kira-kira 200m. Terus ada petunjuknya mulai dari situ, ikuti jalannya  kira-kira 12km dari danau. Cagar Alam Gunung Picis dan Sigogor(secara administrasi berada di Dusun Toyomerto, Desa Pupus, Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo).


Untuk pemotor yang senang tampil gaya sepertinya jangan melewatkan pelindung kepala yang satu ini. Sebuah desain unik telah disiapkan pabrikan helm ternama AGV.

Helm yang mirip dengan helm yang dipakai pilot helikopter atau pesawat dibuat AGV bekerja sama dengan merek fashion dan lifestyle terkenal Diesel.

Seperti dilansir visordown, Sabtu (21/5/2011) desain yang ditawarkan kali ini terbilang menarik.

Helm HI-JACK ini menjadi pilihan ideal bagi pengendara yang menyukai produk berkualitas tinggi dengan gaya Diesel, yang agak memberontak, segar, dan tidak konvensional.

Tampilan menarik yang diciptakan oleh tim Diesel kreatif, dan berbagai variasi chromatic di grafis, memperkuat kesan helm pilot helikopter di HI-JACK. Tampilan visor yang melengkung dengan antigores terbungkus tampak transparan, disesuaikan dengan kebutuhan dan gaya masing-masing setiap pengendara.

Namun sayang untuk harga yang ditawarkan untuk mendapatkan helm berkonsep pilot helikopter ini belum bisa diketahui.


TOKYO  Ingin bikin mobil konsep dalam satu menit? Teknologi yang baru saja dikembangkan oleh Teijin ini akan sangat membantu. Pasalnya, dengan menggunakan carbon fiber reinforced plastic termoplastik dan pres (mesin cetak), proses hanya berlangsung satu menit. Demikian dijelaskan oleh perusahaan asal Jepang tersebut minggu lalu.

Teijin pun memperlihatkan rangka bodi yang disebut “white body” seukuran kendaraan kecil dan dibuat dengan proses carbon fiber reinforced plastic (CFRP) termoplastik. Contoh rangka kabin ini sudah dipasangi motor listrik, suspensi, jok, dan ban dan bisa dikebut 60 kpj. Hebatnya lagi, beratnya hanya 47 kg atau seperlima bobot rangka kabin yang dibuat dari pelat. Jumlah komponen juga tidak banyak, hanya 20 benda!

Komponen massal
Dijelaskan pula, teknologi baru ini tidak hanya untuk membuat rangka kabin, tetapi juga komponen mobil lainnya. “Terutama komponen yang harus diproduksi secara massal dan butuh waktu cepat,” urai perusahaan tersebut dalam rilisnya. Teknologi ini menggabung proses cetak injeksi (injection molding) CFRP termoplastik dengan cetak tekan (press molding).

Jenis resin lain, yaitu polypropylene (PP) dan polyamide (PA), juga bisa digunakan. Komponen pada contoh model rangka bodi mobil yang diperlihatkan Teijin dibuat dari PP dan PA yang dibentuk dengan cetak tekan dan cetak injeksi.

Pada cetak tekan, material diproses dengan mencampurkan serat karbon bersama resin termoplastik. Untuk ini, digunakan dua cara. Pertama, material dasar disusun searah untuk membuatnya sangat kuat pada arah terbatas. Cara kedua, bahan dasar isotropik, kekuatan yang dihasilkan sama pada semua arah dan membuat bahan mudah ditekuk untuk berbagai bentuk.

Proses cetakan injeksi mencakup penggunaan serat panjang berisi pelet (long thermoplastic pelletatau LTP) yang digunakan untuk proses terhadap material. Kendati kekuatannya tidak sekuat bila dibuat dengan cetak tekan, LTP cocok untuk membuat komponen dengan bentuk rumit seperti sambungan. Bahkan proses itu bisa dilakukan dengan menggunakan mesin cetak injeksi yang ada sekarang.

Untuk sambungan CFRP, Teijin masih menggunakan kelim (rivet) metal untuk protipe rangka bodi yang mereka buat. Nantinya akan dikembangkan teknologi sambungan agar proses pembuatan komponen lebih cepat lagi, di bawah satu menit.

Untuk yang terakhir, proses tidak dijelaskan secara detail. Teijin hanya mengatakan, itu sama dengan pengerjaan menggunakan las alias tidak menggunakan lem sama sekali. Cara ini juga bisa digunakan untuk menggabungkan bahan berbeda, misalnya CFRP dengan logam. Selain untuk komponen mobil, proses tersebut juga bisa dipakai untuk membuat komponen perkakas dan robot.


Kawasai Z1000 naked

Kawasaki Ninja 1000fairing

Tampak Belakang Ninja 1000 fairing

Speedo comot Ninja ZX-6

AUSTRALIA – Kawasaki meluncurkan Ninja 1000 baru yang dirancang perpaduan untuk turing , tapi dengan performa mesin yang galak. Basis moge ini dipakai dari  Z1000 dengan model naked yang baru diluncurkan akhir 2010. Beberapa ubahan dan pengembangan diberikan pada Ninja 1000.

Perubahan paling mencolok dari Ninja 1000 baru tampak pada fairing. Desainnya menyatu, mulai dari lampu depan sampai menutup mesin, yang dikombinasi dengan lubang angin. Sementara model Z1000, fairing lampu tersendiri, lalu di bawah tangki terpisah dengan yang menutup bak mesin. Atau lebih tepatnya, modelnya agak setengah telanjang.

Begitu juga dengan tangki bensin. Meski modelnya hampir sama, namun daya muatnya 19 liter, lebih banyak 4 liter dari Z1000. Dengan kapasitas tangki segitu bisa menempuh jarak perjalanan 300 km -meski ketika di tes 250 km – karena konsumsi bahan bakarnya 7,5 liter per 100 km. Lebih irit dibanding saudaranya yang 9 liter per 100 km.

Padahal, kapasitas masih sama 1.043 cc, berpendingin cairan, DOHC, 4 silinder segaris dan mempunyai tenaga 133HP pada 9.600 rpm dengan torsi 110 Nm pada 7.800 rpm. Termasuk juga sistem bahan bakar masih menggunakan karburator Keihin 38 mm.

Hanya, sproket belakang dikurangi 4 gigi dengan tujuan agar tenaga mesin bisa didapat pada putaran rendah (putaran bawahnya galak). Ditambah dengan buka tutup gas yang halus, sangat membantu penghematan bahan bakar.

Ninja 1000 yang mempunyai bobot 231 kg ini terasa ramping lantaran lutut bisa dirapatkan ke fairing. Secara keseluruhan, motor sangat gesit dan terasa kecil. Desain jok menunjang pengendara untuk turing jarak jauh. Apalagi sistem penghenti laju dilengkapi dengan ABS, sangat membatu ketika melakukan pengereman mendadak.

Sedang panel instrumen diambil dari model ZX-6R dan sangat membantu untuk perjalanan turing. Terlebih dengan penambahan komputer merupakan sentuhan yang bagus sebagai motor turing. Ninja 1000 dibanderol Rp148 juta lebih.

%d blogger menyukai ini: