Tag Archive: kendaraan b



14925480_1230593436963387_5108239794501182735_n

Salam wildlife!Masih di tahun 2016 bulan Oktober ada beberapa rekan sueto yang ingin touring menikmati pemandangan pagi di puncak B29 saat akhir minggu. Akhirnya di tentukanlah keberangkatan dari kota Surabaya waktu itu sekitar jam 16.00WIB dengan 6 orang kru sueto (agnesho, imamsaid, andrijom, ichiocha, Jal, Sashasuteja) ditemani dengan guide Lumajang mbak Cienta.

Rute :

peta

Keberangkatan awal dengan cuaca yang lumayan mendukung ternyata mengalami kendala ada kendaraan dari kru yang mengalami masalah saat itu, sempat bingung karena kabel kopling yang putus akhirnya dengan sekuat tenaga sampailah ke Kota Lumajang kediaman mbak cienta. Sambil benerin kendaraan sekalian prepare ke B29 yang akan dilakukan dengan start sekitar jam 00.00WIB perjalanan sekitar 2jam. Sesampai di senduro ada beberapa motor yang dititipkan (gak gratis lo ya) dan naik gojek dengan tarif gojek saat itu Rp 80ribu PP/orang. Sampai loket jam 2 pagi  harga loket Rp5000,-/orang disini dari loket yang mau naik ojek ke puncak Rp 50.000,-, jalan kaki bisa, pakai motor sendiri juga bisa.

Sampai atas kita cangkruan saja sambil menunggu matahari terbit karena waktu itu masih sekitar jam 3  pagi dan orang-orang ditenda juga masih pada tidur. Akhirnya saat yang ditunggupuntiba “Sunrise” eh orang-orang ditenda juga masih pada tidur jadi kebetulan suasananya  masih sepi  yang bisa kami manfaatkan untuk berfoto-foto. Berikut foto-fotonya :

Sekitar jam 6  suasana sudah mulai ramai orang-orang yang camping ditenda sudah pada mulai bangun. Setelah puas menikmati pemandangan matahari terbit di puncak b29 kita putuskan kembali ke kota Lumajang dan kemudian pulang ke Surabaya.

Sebenarnya di sebelah b29 ini ada b30 cuman kalau mau naik motor ke b30 ya motornya jangan di parkir di b29..hehe..tapi ditempuh jalan kaki juga bisakok.

Menuju puncak b29 ini ada 2 jalur sekarang jalur bagus yang sudah paving dan jalur lama yang masih makadam lah waktu naik kita naik di jalan yang bagus kemudian waktu pulang kita ambil jalur makadam yang penuh liku-liku. Jalan ini bisa dicoba untuk memacu adrenalin pokoknya jangan takut tergelincir aja ok..tapi beberapa dari kami memang sudah bolak-balik tergelincir lewat jalur yang makadam ini..hehe..Tapi Alhamdulillah bisa pulang sampai Surabaya jam 3 sore..

Terimakasih info ini semoga berguna..dan juga salam juga buat mbak cienta yang selalu setia menemani kita saat di Lumajang J

Berikut juga ada videonya :

 

Iklan

img-20161016-wa0026

Salamwildlife!Kembali lagi ke cerita perjalanan dan masih sama ms Jendro tapi sekarang guestnya kang Setet Sueto. Tujuannya kali ini pemandian air panas Tiris dan Ranu Merah Probolinggo.

Perjalanan Single Turing dilakukan oleh kang setet dengan Black Mio “Simple but Strong” dari Surabaya malam minggu Oktober 2016 menuju Lumajang kemudian cari tempat-tempat memanjakan geger plus ngopi sampai pagi kemudian Paginya Ms Jendro disusul menuju ke Kecamatan Tiris Probolinggo ke destinasi pemandian air panas.

Ya karena gak mandi semalaman dari Surabaya jadinya paginya mandi dipemandian air panas Tiris saja biar lebih seger…Langsung gass sajalah pemandian air panas ini letaknya cuman 500meter dari jalan raya dekat dengan Ranu Segaran.

petaranumerah

Sampai pemandian parkir saja motornya Rp. 2000,- HTM ikut ranu segaran Rp. 5000,- sudah langsung cebur saja tunggu orang-orang yang mandi lainnya selesai biar foto-fotonya agak sepi..

Berikut moment-momentnya :

Kemudian setelah badan seger gak jauh dari situ mampir ke Ranu Merah didesa Andungsari nih. Salah satu ranu yang sebenarnya bisa dibilang unik dari para ranu disekitar sini, halah…haha. Ya karena itu lo ranunyakan airnya merah…usut punya usut air merahnya itu berasal dari tumbuhan-tumbuhan atau elemen dibawah air  yang berewarna merah sehingga ranu ini meskipun hampir mirip dengan ranu Segaran tapi suasanan lebih eksotis lebih asri dengan dikelilingi pohon Pinus dan tergolong Ranu yang masih perawan belum dijamah atau dijadikan tempat wisata seperti yang sudah terkenal misal Ranu Agung dan Segaran apalagi ranu the most enthusiast ranu Kumbolo ituu…hagz

Mencoba mendokumentasikan dengan secuil ide Simple but Strong halah kata-kata ini lagi..hehe..Berikut fotonya :

Nah sesudah mengabadikan momen maka sudah waktunya pulang dan mengantarkan empunya ms Jendro balik ke Lumajang setelah baru saya kembali ke Surabaya dengan Black Mio mudah-mudahan gak rewel nih motor..haha

Ok..Sekilas cerita perjalanan kami mudah-mudahan berguna dan tolong lestarikan ranu-ranu yang masih perawan disekitar sini ya…Ok Simple but Strong so Stay Tuned and I’ll be right back with new explorer…halah…wkwkwkwk..

Oh iya mungkin mau mampir ke wisata lain di kecamatan Tiris ini http://www.suetoclub.com/2015/08/ranu-agung-salah-satu-ranu-terindah-di.html

%d blogger menyukai ini: