Tag Archive: Kini



IMG_9677

 

IMG_9472

Hi Salam Wildlife!Sekarang perjalanannya mencari pantai sepi yang perawan  pada waktu senggang dan akhirnya kami saya memutuskan ke pantai modangan meneruskan perjalanan yang sempat tertunda pada tahun 2011 karena pada waktu cuaca tidak mendukung dan terjadi hujan yang sangat deras akhirnya kami menunda perjalanan ke pantai Modangan. Sampai akhirnya dikasih kesempatan lagi pada tahun 2013 ini untuk mengunjungi pantai yang sangat indah ini dan menjadi destinasi terbaik pada minggu itu.

Perjalanan kami mulai di hari minggu dari Sidoarjo ke Surabaya dilanjutkan menuju Malang terus ke pantai Modangan. Perjalanan ini saya lakukan hanya berdua dengan kekasih saya karena rumahnya di daerah Suramadu jadi saya harus jemput dulu dari Sidoarjo ke Surabaya berangkat habis subuh dari Sidoarjo ke Surabaya. Dari Surabay sekitar jam 7an kita berangkat menuju Malang sekitar jam 10 lebih kita sampai Donomulyo dari desa Donomulyo kalau kesulitan tanya saja kepada warga sekitar arah pantai Modangan.

IMG_9513

IMG_9544

Setelah melewati jalan yang berkelok-kelok, terjal melewati sungai penuh rintangan sebenarnya ada jalur yang tak menyeberangi sungai buat mobil saja cukup kelihatannya tapi saya memilih jalan yang ekstrim biar sedikit offroad sedikit. sekitar jam 12 kita baru sampai di pantai Modangan. Wuh!WOW!terbayar sudah perjuangan kami dengan disungguhkan pemandangan yang luar biasa dan sangat private layaknya sebuah pantai dreamland yang hanya bisa ditemukan di jawatimur luas, lebar, pantai pasir putih, ombak garang dan terutama yaitu bersih dan sepi!bagaimanapun caranya akan kami sempatkan buat mengambil dokumentasi sebanyak-banyak dengan waktu yang sangat terbatas.Meskipun lain kali saya ingin camping dan bermalam di pantai nan indah ini. Tapi waktu kamipun sekitar 3jam dirasa sangat cepat untuk memandangi pemandangan pantai dreamland yang bagai surga tuk kami berdua ini.

IMG_9580

IMG_9560

IMG_9555

IMG_9543

IMG_9661ngj

IMG_9641hjj

 

landscapex landscape 2xx IMG_9503 IMG_9474 IMG_9477 IMG_9374

 

 

 

 

 

Akhirnya kami putuskan untuk kembali ke Surabaya sekitar jam 3 sore. Saya pilih jalur dari donomulyo lewat wlingi yang langsung tembus pujon pada awalnya niatnya langsung lewat cangar biar cepat sampai surabaya tapi setelah dari pujon kemudian batu akhirnya kami kembali lewat jalur Malang-Surabaya lewat lawang-purwodadi soalnya lewat Cangar jam 7 kurang segitu sudah kelewat dingin hehehe.

Setelah santap malam di daerah karangploso kamipun langsung lanjutkan perjalanan menuju Surabaya dulu mengantarkan kekasih ke rumahnya baru saya kembali ke Sidoarjo buat kembali beraktifitas hari seninnya. Sampai dari Surabaya sekitar jam setengah 11 malam saya istirahat sebentar dan akhirnya saya kembali kerumah sekitar jam1 an langsung bubuk ganteng deh sampe rumah.

Catatan :

Hanya takjub yang bisa saya ucapkan melihat keindahan pantai modangan ini meskipun banyak pantai di Malang yang bagus juga tapi tiap pantainya memang memberi kesan tersendiri dengan keunikan tiap pantai sendiri-sendiri. Jadi jangan sungkan untuk mengunjungi pantai-pantai yang ada di Malang ini tak kalah dengan pantai yang terkenal seperti di Bali atau Lombok dan jangan Malang jawatimur ini juga bagian dari Indonesia lo!Supaya orang diluar Indonesia tahu bahwa Indonesia tak hanya Bali, Jakarta, Yogyakarta.

Tapi kembali lagi dimanapun kita berada kebersihan selalu dijaga jangan membuang benda-benda atau sampah yang tak bisa di recycle tanah misalnya seperti plastik, bungkus rokok dll. Kemudian hal-halnya bersifat vandalisme juga sewajarnya dikurangi untuk memperthankan keindahan tempat wisata itu sendiri.

Terima kasih…

Mau promo travelnya bisa mampir ke link ini https://suetoclub.wordpress.com/2013/11/27/t-boss-tour-and-travel-partner-promotion-packet-2013/

Iklan

Gambar dari Nokia Lumia 920 telah bocor ke dunia maya beberapa hari lalu. Kini, sebelum benar-benar diperkenalkan ke publik, spesifikasi dari Lumia 920 pun sudah beredar di Internet.

Dikutip dari The Verge, Nokia Lumia 920 akan dilengkapi dengan spesifikasi yang tinggi. Selain itu, ponsel cerdas berbasis Windows 8 ini dipersenjatai dengan teknologi pengisian baterai secara nirkabel.

Dukungan pengisian baterai secara nirkabel yang hadir di Nokia Lumia 920 akan menggunakan metode induksi. Untuk melakukan pengisian baterai, pengguna cukup menempelkan Lumia 920 ke sebuah pad.

Nokia Lumia 920 kabarnya juga mendukung standar Wireless Qi. Standar tersebut ditetapkan oleh Wireless Power Consortium (WPC). WPC adalah perusahaan yang dibentuk oleh perusahaan-perusahaan besar, seperti Nokia, Sony, Texas Instrument, dan Samsung, untuk mempromosikanwireless charging berbasis induksi.

Dari segi spesifikasi, Nokia Lumia 920 akan menggunakan prosesor dual-core dengan clock speed 1.5GHz. Smartphone ini juga akan dipersenjatai dengan RAM 1GB dan media penyimpanan berkapasitas 32GB. Nokia Lumia 920 memiliki layar berukuran 4.5 inci.

nokia-lumia-920-wireless-charging

Nokia akan mengedepankan fitur kamera di Lumia 920. Hal tersebut tampak dari penggunaan kamera PureView. Namun, tidak seperti Nokia 808 PureView yang dipersenjatai kamera 41 megapiksel, Lumia 920 hanya menggunakan kamera dengan sensor gambar sebesar 8 megapiksel.

Nokia Lumia 920 juga akan dilengkapi dengan kamera di bagian depan. Kamera tersebut memiliki sensor gambar sebesar 1.3 megapiksel.

Nokia Lumia 920 akan diumumkan pada 5 September mendatang. Selain Lumia 920, Nokia juga akan memperkenalkan satu seri ponsel cerdas berbasis Windows Phone 8 lainnya, Lumia 820.

Spesifikasi Nokia Lumia 920 :

  • Device type:
    • Smart phone
  • OS:
    • Windows Phone 8
  • Dimensions:
    • 5.13 x 2.79 x 0.42 (130.3 x 70.8 x 10.7 mm)
  • Weight:
    • 6.53 oz (185 g)
      the average is 4.1 oz (118 g)

DISPLAY

  • Physical size:
    • 4.5 inches
  • Resolution:
    • 768 x 1280 pixels
  • Pixel density:
    • 332 ppi
  • Technology:
    • IPS LCD
  • Colors:
    • 16 777 216
  • Touchscreen:
      • Capacitive, Multi-touch
  • Features:
    • Light sensor, Proximity sensor, Scratch-resistant glass

BATTERY

  • Talk time:
    • 17.00 hours
      the average is 9 h (529 min)
  • Stand-by time:
    • 16.7 days (400 hours)
      the average is 20 days (481 h)
  • Talk time (3G):
    • 10.00 hours
      the average is 7 h (403 min)
  • Stand-by time (3G):
    • 16.7 days (400 hours)
      the average is 21 days (514 h)
  • Capacity:
    • 2000 mAh

HARDWARE

  • System chip:
    • Qualcomm Snapdragon S4 Plus MSM8960
  • Processor:
    • Dual core, 1500 MHz, Krait
  • Graphics processor:
      • Adreno 225
  • System memory:
    • 1024 MB RAM
  • Built-in storage:
    • 32 GB

CAMERA

  • Camera:
      • 8.7 megapixels
    • Flash:
      • Dual LED
    • Aperture size:
      • F2.0
    • Features:
      • Back-illuminated sensor (BSI), Auto focus, Touch to focus, Optical image stabilization, Exposure control, White balance, Digital zoom, Geo tagging
  • Camcorder:
      • 1920×1080 (1080p HD) (30 fps)
    • Features:
      • Video calling
  • Front-facing camera:
      • 1.3 megapixels

MULTIMEDIA

  • Music player:
    • Filter by:
      • Album, Artist, Playlists
    • Features:
      • Album art cover, Background playback
  • Speakers:
    • Earpiece, Loudspeaker

INTERNET BROWSING

  • Browser:
      • Internet Explorer 10
    • Supports:
      • HTML, HTML5, XHTML, CSS 3, XML
  • Built-in online services support:
    • Facebook, YouTube (upload), Picasa, Twitter

TECHNOLOGY

  • GSM:
    • 850, 900, 1800, 1900 MHz
  • UMTS:
    • 850, 900, 1900, 2100 MHz
  • LTE:
    • 800 MHz, 900 MHz, 1800 MHz, 2100 MHz, 2600 MHz
  • Data:
    • LTE Cat3 Downlink 100 Mbit/s, LTE Cat3/4 Uplink 50 Mbit/s, HSDPA+ (4G) 42.2 Mbit/s, HSUPA 5.76 Mbit/s, UMTS, EDGE, GPRS
  • Positioning:
    • GPS, A-GPS, S-GPS, Glonass, Cell ID, Wi-Fi positioning
  • Navigation:
    • Turn-by-turn navigation, Voice navigation

Istilah netizen adalah portmanteau dari internet kata dalam bahasa Inggris dan warga negara. Hal ini didefinisikan sebagai suatu entitas atau orang secara aktif terlibat dalamkomunitas online dan pengguna internet, terutama satu avid. Istilah ini juga dapat menyiratkan minat dalam meningkatkan internet, khususnya yang terkait dengan membuka akses dan kebebasan berbicara. Netizens juga sering disebut sebagai cybercitizens, yang memiliki arti yang sama. Istilah ini diciptakan oleh Michael Hauben.

Kendati sudah delapan tahun menempel ketat dalam dunia online sejak pakar komputer Michael Hauben memperkenalkannya dalam sebuah artikel pada 1992, netizen masih terdengar asing pada sebagian telinga pengakrab dunia maya.

Dalam artikelnya berjudul “The Net and Netizens: The Impact the Net Has on People’s Lives”, Hauben yang saat itu masih berumur 17 tahun mengartikan netizensebagai “Orang-orang online yang aktif dan memberikan kontribusi terhadap perkembangan Net. Orang-orang ini memahami nilai pekerjaan kolektif dan komunal aspek komunikasi publik.”

Ringkasnya netizen adalah pengguna Internet yang aktif terlibat dalam komunitas online seperti email, online chat, blog, jejaring sosial, mesin pencari dan games online atau Mereka yang menghabiskan waktu 24-jam-nya, dengan terus berjuang tetap Connect! di dunia online lewat teknologi Internet dan mobile Internet.

Teknologi informasi yang terus berkembang –diantaranya yang paling mutakhir adalah keluarnya produk komputer tablet dan ponsel pintar– kian mempermudah hidup manusia sehingga berselancar di dunia maya pun bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja.

Kelompok yang paling hirau dengan perkembangan teknologi informasi ini adalah netizen itu. Kini mereka semakin aktif, terlebih setelah munculnya gadget-gadget terbaru berkualitas jaringan tinggi (3G dan 4G) seperti BlackBerry.

Gaya hidup sosial masyarakat para Netizen semakin mengalami transformasi yang menjadi-jadi, akibat berbagai macam tren sosial yang terus berdatangan lewat situs-situs jejaring sosial. Terlebih lagi setelah Mark Zuckerberg dan rekannya membuat situs jejaring sosial terpopuler di dunia, Facebook. Hampir setiap orang di Indonesia mempunyai akun Facebook. Dan itu secara tak langsung mengubah mereka menjadi netizen. Contoh lain bisa dari twitter, blog, web, Linkedin, Google+ dll…

Bagi pemasar, kekuatan para Netizen tentunya dapat dijadikan sebagai peluang maupun tantangan tersendiri. Di saat mereka menjadi influencer di komunitas mereka masing-masing, apa yang mereka post di blog, share di Facebook, broadcast lewat BBM atau tweet di Twitter, dapat mempengaruhi dan membentuk opini jutaan orang. Di lain pihak, Netizen bisa menjadi “teroris” bagi pemasar dan suara mereka tidak mudah untuk “dikendalikan.”

Dinamisnya teknologi Internet dan sebegitu royalnya orang Indonesia dalam mengkonsumsi barang sosial media saat ini, menjadi dasar kami di MarkPlus Insight bersama Majalah Marketeers untuk mengkaji dan meneliti perilaku para pengguna Internet di Indonesia.

Tujuannya adalah untuk mendapatkan berbagai data dan informasi terkait aspirasi, kecemasan, dan hasrat penduduk dunia online ini. Melalui riset ini kami ingin mendapatkan gambaran yang komprehensif tentang kebiasaan dan perilaku mereka dalam berinteraksi dan menggunakan internet.
Metodologi Riset “Netizen Indonesia”

Kajian yang dilakukan oleh MarkPlus Insight mengenai pengguna Internet di Indonesia ini dilakukan dengan menggunakan metode yang komprehensif mulai dari riset sekunder dan riset primer.

Riset primer menggunakan dua pendekatan. Pertama, pendekatan kualitatif melalui focus group discussion (FGD) sebanyak 4 grup, yang terdiri dari anak sekolah (SMA), anak kuliah dan baru kerja, pegiat dan influencer social media, serta pengguna e-commerce.

Kedua, melalui pendekatan riset kuantitatif, dalam hal ini, survei terhadap 1,500 responden (margin of error 2,58 % dengan confidence interval 95 %) yang tersebar di 8 kota besar Indonesia yaitu Medan, Palembang, Jabodetabek, Bandung, Semarang, Surabaya, Denpasar, dan Makassar.

Untuk survei kuantitatif, responden harus memenuhi kriteria yang telah ditetapkan yaitu mereka saat ini adalah pengguna Internet dan mobile internet, berumur 15 – 64 tahun, dengan pengeluaran keluarga minimal Rp. 1,750,000. Teknik sampling yang digunakan dalan survei ini menggunakan metode multi stage random sampling, sedangkan pemilihan responden dalam satu rumah dilakukan dengan menggunakan metode kish grid. Proses wawancara terhadap responden dilakukan pada bulan September 2010.
Dari sekian banyak temuan riset Netizen, paling tidak ada sembilan temuan menarik yang bisa dijadikan panduan oleh pemasar dalam memahami pengguna Internet di Indonesia secara lebih mendalam. Berikut beberapa temuannya:

Satu dari Tiga anggota keluarga adalah pengguna Internet

– Delapan dari sepuluh orang melakukan akses melalui mobile Internet
– Para Netizen menghabiskan waktu selama rata-rata tiga hingga lima jam untuk akses Internet
– Pengguna Internet rata-rata memiliki lebih dari 1 gadget
– Media konvensional bukan lagi menjadi referensi utama pengguna Internet
– Enam persen pengguna Internet pernah melakukan transaksi online
– Sembilan dari sepuluh pengguna Internet memiliki akun Facebook dan 1 dari 5 pengguna Internet memiliki akun Twitter
– Dalam satu bulan rata-rata Netizen menghabiskan 50 – 150 ribu untuk akses Internet

Hasil riset ini, menunjukkan bahwa masyarakat pengguna internet atau netizen di Indoensia terus berkembang. Bahkan didunia menempati ranking kedua dengan jumlah sekitar 30 juta orang. Yang menarik adalah 6%  atau sekitar 1,8 juta  selalu melakukan transaksi secara online.

Vivanews memberitakan  bahwa menurut laporan terbaru dari Nielsen, terjadi tren pertumbuhan belanja online di kalangan pengguna internet di Indonesia. Pada hasil riset bertajuk Global Online Shopping Report, 80 persen pengguna internet di Indonesia berencana untuk melakukan belanja online dalam enam bulan ke depan.

“Bila disandingkan dengan data dari riset yang sama, 68 persen dari responden mengaku pernah melakukan belanja online di masa lalu, sehingga akan ada peningkatan jumlah persentase orang yang belanja online di Indonesia,” ujar Catherine Eddy, Executive Director Consumer Research Indonesia, Nielsen, di kantornya, gedung Mayapada Tower Jakarta, Rabu 14 Juli.

Dari riset yang dilakukan PT Nielsen Company of Indonesia terhadap 500 responden di berbagai kota di Indonesia itu memperlihatkan meningkatnya kepercayaan masyarakat dalam melakukan transaksi secara online. Kondisi ini juga menunjukkan peningkatan penghargaan masyarakat terhadap hak cipta karya orang lain.
Produk yang paling banyak diminati masyarakat Indonesia adalah  buku kemudian pakaian, sepatu atau asesoris sebagai pilihan kedua. Sedangkan pilihan ketiga hingga ke enam adalah pembelian tiket pesawat atau reservasi, barang-barang elektronik, hardware komputer, serta software komputer.
Menyangkut cara pembayaran, pengguna internet di Indonesia lebih banyak menggunakan paypal, diikuti kartu debit, transfer bank, kartu kredit, dan transfer uang. Banyaknya kasus pembobolan kartu kredit di internet menyebabkan banyak konsumen yang takut menggunakannya sebagai metode pembayaran transaksi online.
Kenyataan ini memberikan signyal kepada kita semua, bahwa kedepan kecenderungan pola pembelian masyarakat akan banyak beralih kepada  pola pembelian online. Selain itu internet akan menjadi referensi utama pasar dalam memilih produk.  Maka dari itu sudah selayaknya para marketer menjadikan media internet sebagai startegy pemasaran produknya.
Selain itu bagi sebagian masyarakat yang awam dengan internet harus mulai belajar dan mendalaminya, karena begitu besar pasar internet dan begitu banyak uang di internet. Lihat saja kekakayaan pemilik google, pemilik yahoo, pemilik facebook dll.
Netizen Bagi Kaum Muda

Para pemasar juga mesti mengetahui komposisi netizen yang ternyata didominasi dua lapis utama pengguna, yaitu anak muda dan perempuan. Penelitian Marketeers menunjukkan, sebagian besar netizen adalah anak muda. Kelompok ini paling aktif mengakses situs jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter, sementara perempuan menjadi pengguna Internet yang sangat konsumtif.

Mengenai hal ini, Hermawan Kartajaya(pakar pemasaran dan juga Presiden MarkPlus & Co) mencoba mengkonfirmasikan kepada seorang perempuan yang kebetulan berada di satu forum dengannya pekan lalu. Perempuan itu adalah Olga Lydia yang juga artis.

Kepada Olga, Hermawan menanyakan kebiasaan perempuan ketika sedang marah atau stres. “Kalau aku biasanya makan coklat dan shopping (belanja) habis-habisan di mal sampai kartu kredit mendekati limit,” jawab pembawa acara televisi ini. Jawaban Olga ini berkorelasi dengan asumsi perempuan itu konsumtif, dan tentu ini menjadi peluang para pemasar di Internet.

Hermawan bahkan yakin perempuan adalah pasar Indonesia masa datang dan perusahaan dituntut untuk mendekati mereka. Salah satu media mendekatinya ya Internet, apalagi pertumbuhan pengguna Internet di Indonesia begitu pesat.  Bayangkan, setidaknya ada 12 operator penyedia layanan jaringan ponsel dan mereka ini sebagian besar adalah juga pengakses Internet, diantaranya lewat ponsel pintar.

Mengutip Marketeers, mereka menggunakan ponsel untuk mengupdate statusnya di jejaring sosial. Mereka lebih banyak menggunakan Internet untuk berjejaring sosial, ketimbang email.  Ini fenomena menarik bagi pemasar, apalagi Indonesia merupakan pengguna Facebook terbesar kedua di dunia. Tak tanggung-tanggung, 27 juta akun Facebook ada di Indonesia.

Indonesia’s Most Favorite Netizen Brand
Karakter netizen yang “liquid” dan horizontal menuntut pemasar tidak cukup hanya menggunakan strategi pemasaran yang konvensional. Dibutuhkan pula langkah New Wave untuk bisa “Connect!” dengan mereka. Kalau selama ini pemasar lebih banyak membidik mereka dari kejauhan, maka kinidi era New Wave, brand Anda harus hadir dan hidup sejajar bersama mereka. Karakter brand di era New Wave harus bisa selalu terkoneksi dengan komunitasnya dimanapun mereka berada.

Profil Netizen yang tidak monolitik memberikan peluang kepada pemasar melakukan identifikasi kira-kira tipe Netizen mana yang paling cocok dengan karakter brand atau perusahaan. Pemasar pun harus bisa

menentukan strategi pemasaran apa yang paling tepat untuk mendekati mereka agar brand atau perusahaan bisa diterima secara horisontal. Hadirnya social media, seperti Faceebook dan Twitter membuat dunia semakin berisik akibat kicauan para Netizen, karena itu para pemasar memerlukan indera keenam untuk bisa menangkap hasrat dan kegelisahan mereka. Lalu apa yang harus dilakukan oleh pemasar? Gali dan pahami mereka terus.

Sebagaimana yang sudah sering dibahas oleh Marketeers, Di dunia marketing, membaca kegelisahan, hasrat dan impian konsumen kita adalah sangat penting. Kenapa? Karena anxieties dan desires dari konsumen adalah sumber pengetahuan nomor satu untuk inovasi! Kegelisahan, hasrat, dan impian tersebut susah keluar dari mulut konsumen langsung.
Anda hanya dapat membacanya dari gerak-gerik dan perilaku mereka.

Untungnya kita telah tiba di zaman New Wave. Dengan teknologi Internet Web 2.0 yang didukung oleh kekuatan social media, insight dari konsumen semakin mudah ditangkap! Dan canggihnya, di dunia online, insight tersebut keluar langsung dari kicauannya konsumen yang beredar di blog, di Twitter, di status Facebook mereka. Kesemuanya dapat dilacak oleh Anda, dan juga tentunya kompetitor Anda.

Dunia Internet adalah ibarat sumur yang penuh dengan anxieties dan desires para Netizen. Pemasar dapat menggali dan menimba insight yang kaya, lewat jalan yang low budget tapi high impact. Di dalam riset Netizen di Indonesia ini, selain menggali attitude & behavior dan profiling dari para Netizen, kami juga mencari beberapa brand yang selama ini merupakan brand pilihan para Netizen. Dengan jumlah total 45 brand di 45 kategori, para brand yang menjadi pilihan nomor satu oleh para Netizen ini adalah brand yang mengerti.

Berdasarkan hasil Survei Netizen tahun ini, MarkPlus Insight berhasil menemukan 32 brand pilihan Netizen Indonesia. Riset kuantitatif dilakukan terhadap 2161 pengguna Internet berusia 15 – 64 tahun yang berasal dari kelas sosial A, B, dan C (memiliki pengeluaran rutin keluarga sedikitnya Rp 1 juta) dan tersebar di sebelas kota di Indonesia (Jakarta, Bodetabek, Bandung, Semarang, Surabaya, Medan, Palembang, Pekanbaru, Denpasar, Banjarmasin, dan Makassar). Pengumpulan data dilakukan dengan metode face to face interview dengan metode pengambilan sampel multi-stage random sampling.

Adapun kategori brand meliputi:

Operator Seluler, Laptop, Tablet PC, Monitor Komputer, Kamera, Game Console, TV, Home Theatre, Kulkas, Penyejuk Ruangan, Mesin Cuci, Mobil, Motor,Audio Mobil, Kartu Kredit, Stasiun Televisi, Majalah, Tabloid, Koran (Wilayah Jakarta)
,Radio (Wilayah Jakarta),Portal Berita, Kopi Instan, Minuman Ringan, Multivitamin, Asuransi Jiwa/Kesehatan, Taksi (wilayah Jakarta), Handphone, Asuransi Kendaraan, Logistik, Maskapai Penerbangan

Untuk menjadi Netizen yang mandiri dan positifi, kita perlu menguasai teknologi, bukan dikuasai teknologi. Untuk bersaing dan menjadi bagian dari masyarakat dunia (world society) kita perlu berkomunikasi. Globalisasi tak dapat dilawan, yang ada adalah mempersiapkan diri. Masuknya ekspatriat sebagai sumberdaya manusia dan produk-produk asing ke dalam negeri adalah bagian dari globalisasi. Mau tidak mau, baik sumberdaya manusia Indonesia maupun produk Indonesia harus mampu bersaing secara global, dan meminjam istilah Friedman, secara datar (flat). Penguasaan teknologi adalah jalan utamanya.

Teknologi Informasi dan Komunikasi menjadi sangat penting dalam merajut keunggulan global dari negara-bangsa. Tak hanya  berpatokan PDB. Tapi juga kita mencoba menyelamatkan generasi yang akan datang dari konsumerisme sejati dan selalu menjadi tempat melempar produk, sebagai pasar dan dilihat bagai potongan kue Tart yang besar dan dibagi-bagi oleh negara maju. Kita akan lihat, dengan penerapan visi teknologi dan merangkul netizen, merupakan fondasi yang jelas bagi bangsa ini untuk bangkit dan maju. Di luar negeri, media sebagai pilar kelima sudah berubah menjadi media (sosial). Revolusi twitter di Moldova salah satunya. atau kemenangan Obama yang memanfaatkan Facebook dan Twitter. Juga Kasus Iran, Libya dan Timur Tengah yang juga secara independen, masyarakat membuat gerakan sosial via jejaring sosial guna memantapkan langkah menuju perubahan.

Kemandirian bangsa adalah masa depan dan tak ada masa depan bagi negeri ini. Tanpa kemandirian di bidang teknologi informasi dan komunikasi, Indonesia akan selalu menjadi konsumen dan tak pernah memperoleh kembali kewibawaan di kancah internasional apabila tak ada faktor penyeimbang sekaligus pembeda antara Indonesia dengan negara lain yang –maaf sebenarnya kecil jika dibandingkan Indonesia. Kepemimpinan yang efektif, konsistensi kepada kemandirian dan entah apa namanya Visi 2020 ataupun 2045 (100 tahun Indonesia merdeka) silakan, asal pemimpin tak mau ditekan oleh pemimpin bangsa lain dan mengubah “jalan hidup” bangsa ini yang sudah dalam goresan darah harus ditentukan sendiri, adalah syarat mutlak.

Jika demikian, seharusnya, dalam 20 tahun kedepan, sekali lagi jika arahnya benar, negara lain bagi Indonesia adalah benar-benar kecil baik dari sisi demografis maupun sisi politis. Bukan ancaman apa-apa bagi bangsa besar ini. Nantikan episode Sriwijaya dan Majapahit dalam belasan tahun kedepan. Waktu yang tak begitu lama, kawan!


Dalam bahasa Makassar disebut Balla yang artinya rumah sedangkan Lompoa artinya besar, jadi Balla Lompoa adalah rumah yang dijadikan tempat tinggal para bangsawan.

Keagungan Istana Balla Lompoa tidak hanya menjadi ikon kebanggaan warga Makassar, namun juga menjadi kebanggaan warga dunia. Dalam waktu yang tak lama lagi targetnya 2012, istana Balla Lompoa akan dinyatakan sebagai rumah kayu terbesar di dunia dan seolah membisikkan kabar kepada semua bangsa-bangsa bahwa Makassar adalah negeri yang pernah merajai lautan di negeri-negeri yang dihembus angin timur.

Pada masa silam, Kerajaan Gowa pernah menjadi salah satu kerajaan besar dengan bandar yang sangat ramai. Berbagai bangsa-bangsa singgah berniaga dan menjalin persahabatan dengan Gowa. Mereka merasa aman sebab penguasa Gowa dicatat sejarah sebagai penguasa yang budiman dan bersikap adil kepada siapapun yang datang berdagang. Tak hanya itu, bala tentara Kerajaan Gowa juga dikenal perkasa di lautan. Pantas saja jika sejarawan Anthony Reid dalam karyanya The Rise of Makassar, menyebut Gowa sebagai salah satu kota paling modern di dunia pada abad ke-17.

Kini, jejak-jejak kejayaan Gowa bisa dilihat di Balla Lompoa. Melalui warisan didalam museum Balla Lompoa yang didirikan pada masa pemerintahan Raja Gowa ke-31, I Mangngi-mangngi Daeng  Matutu, pada tahun 1936. Arsitektur bangunan museum ini berbentuk rumah khas orang Bugis, yaitu rumah panggung, dengan sebuah tangga setinggi lebih dari dua meter untuk masuk ke ruang teras. Kayu besi atau kayu sappu’ mendominasi material bangunannya, dari tiang penyangga, dinding, lantai, tangga, hingga atap. Kepala kerbau yang tergantung diujung atapnya adalah pertanda derajat kebangsawanan pemilik rumah.

Bangunan museum ini dibagi menjadi dua bagian, yaitu ruang utama seluas  60 x 40 meter dan ruang teras (ruang penerima tamu) seluas 40 x 4,5 meter. Di  dalam ruang utama terdapat tiga bilik, yaitu: bilik sebagai kamar pribadi raja,  bilik tempat penyimpanan benda-benda bersejarah, dan bilik kerajaan. Ketiga  bilik tersebut masing-masing berukuran 6 x 5 meter. Bangunan museum ini juga  dilengkapi dengan banyak jendela (yang merupakan ciri khas rumah Bugis) yang  masing-masing berukuran 0,5 x 0,5 meter.

Museum ini berfungsi sebagai tempat menyimpan koleksi benda-benda Kerajaan Gowa. Benda-benda bersejarah tersebut dipajang berdasarkan fungsi umum setiap ruangan pada bangunan museum. Di bagian depan ruang utama  bangunan, sebuah peta Indonesia  terpajang di sisi kanan dinding. Di ruang utama dipajang silsilah keluarga  Kerajaan Gowa  mulai dari Raja Gowa I, Tomanurunga pada abad ke-13, hingga Raja Gowa terakhir Sultan Moch Abdulkadir Aididdin A. Idjo Karaeng  Lalongan (1947-1957). Di ruangan utama ini, terdapat sebuah singgasana yang di letakkan pada area khusus di tengah-tengah ruangan. Beberapa alat perang, seperti tombak dan meriam kuno, serta sebuah payung lalong sipue (payung yang dipakai raja ketika pelantikan) juga terpajang di ruangan ini.

Pada 1978 hingga 1980, Balla Lompoa direnovasi untuk pertama kali. Pasak tiang dari kayu diganti dengan baut besi. Bagian bawah rumah juga dilapisi lantai beton agar kayu tidak bersentuhan langsung dengan tanah sehingga tidak mudah lapuk.

Pada 2009, Balla Lompoa kembali direnovasi. Hingga kini, renovasi telah selesai untuk bagian luar. Balla Lompoa diangkat sekira 2 meter ke atas; dasarnya dibeton dengan material batu gunung. Bagian depannya juga sudah dihiasi dengan bangunan tangga bergaya eropa, menyerupai bangunan tangga di Pantai Losari. Huruf-huruf dari bahan fiber berdiri membentuk kata Balla Lompoa. Hingga saat ini, pemerintah daerah setempat telah mengalokasikan dana sebesar 25 juta rupiah per  tahun untuk biaya pemeliharaan secara keseluruhan.

Rencananya pada 2012, renovasi akan berlanjut ke bagian dalam Balla Lompoa. Kayu-kayu yang lapuk dan atap-atap yang sudah terkelupas akan diganti. Koleksi-koleksi sejarah yang selama ini tidak terdata juga akan diperbaiki pengelolaannya.

Direncanakan juga , kawasan ini bakal menjadi obyek wisata sejarah terindah dan bakal diintegrasikan dengan makam Sultan Hasanuddin dan Syekh Yusuf. Nah, bangunannya akan semakin besar sebab nantinya seluas 3.202 meter persegi. Luas Balla Lompoa 963 meter persegi ditambah Istana Tamalate 1.615 meter persegi dengan tambahan 390 meter persegi dan bangunan pendukung 308 meter persegi. Untuk memberikan makna lebih sakral terhadap Balla Lompoa sebagai bangunan bersejarah, bangunan akan diangkat dengan hidrolik sekitar tiga meter dari permukaan jalan raya.

Tak hanya memperluas kawasan istana, nantinya di depan Balla Lompoa akan berdiri relief atau patung 36 Raja Gowa yang pernah memimpin. Patung para raja itu seakan memberikan tantangan bagi generasi kekinian untuk tetap memelihara spirit masa silam demi membangun masa kini yang perkasa.

B. Keistimewaan

Museum Balla Lompoa menyimpan koleksi benda-benda berharga yang tidak hanya bernilai tinggi karena nilai sejarahnya, tetapi juga karena bahan pembuatannya dari emas atau batu mulia lainnya. Di museum ini terdapat sekitar 140 koleksi benda-benda kerajaan yang bernilai tinggi, seperti mahkota, gelang, kancing, kalung, keris dan benda-benda lain yang umumnya terbuat dari emas murni dan dihiasi berlian, batu ruby, dan permata. Di antara koleksi tersebut,  rata-rata memiliki bobot 700 gram, bahkan ada yang sampai atau lebih dari 1  kilogram. Di ruang pribadi raja, terdapat sebuah mahkota raja yang berbentuk  kerucut bunga teratai (lima  helai kelopak daun) memiliki bobot 1.768 gram yang bertabur 250 permata  berlian. Di museum ini juga terdapat sebuah tatarapang, yaitu keris emas  seberat 986,5 gram, dengan pajang 51 cm dan lebar 13 cm, yang merupakan hadiah  dari Kerajaan Demak. Selain perhiasan-perhiasan berharga tersebut, masih ada koleksi benda-benda bersejarah lainnya, seperti: 10 buah tombak, 7 buah naskah  lontara, dan 2 buah kitab Al Quran yang ditulis tangan pada tahun 1848.

D. Akses

Museum Balla Lompoa berada di Jalan Sultan Hasanuddin No. 48 Sungguminasa, Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Museum ini terletak di Kota Sungguminasa yang berbatasan langsung dengan  Kota Makassar. Perjalanan dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan pribadi  dan angkutan umum, baik roda empat maupun roda dua. Kalau kita naik dengan angkutan kota, naik dari Lapangan Karebosi jurusan Sungguminasa turun di depan Balla Lompoa. Bisa juga dengan bus patas AC Damri dari Pasar Panampu.

E. Akomodasi dan Fasilitas

Di dalam komplek, tersedia pelayanan jasa guide yang akan  memberikan informasi kepada pengunjung tentang museum itu sendiri dan segala sesuatu  yang berkaitan dengan koleksi benda-benda bersejarah yang ada di dalamnya.

Jam Buka
Senin-Kamis 08.00-16.00
Jumat 08.00-11.00, Hari besar atau tanggal merah libur termasuk hari Minggu.

Berikut festival adat di Balla Lompoa

%d blogger menyukai ini: