Tag Archive: Sports



Berjalan, mungkin tidak begitu diperhatikan oleh kebanyakan orang, karena setiap hari dilakukan dari mulai kecil mulai berjalan hingga dewasa. Tetapi, musibah saat pendakian gunung justru datang pada kaki, alat manusia untuk berjalan. Mengapa? Cara berjalan yang salah bisa menyebabkan kaki cepat lelah, lecet hingga bengkak karena salah tumpuan.

Usahakan berjalan dengan badan lurus untuk menyeimbangkan badan atas dan bawah. Pusatkan beban di area pinggang, bukan pundak. Selalu bertumpu pada tumit saat kaki mendarat, kaki harus sedikit membengkok dengan santai, tidak boleh lurus, dan jatuh sejajar dengan badan.

Mengambil jarak langkah yang terlalu lebar dari badan sangat tidak disarankan karena akan beresiko cedera lebih besar dan menguras energi.

Saat kaki telah mendarat sepenuhnya, maka berat tubuh akan bertumpu pada seluruh permukaan kaki sebelum memulai untuk melangkah pergi.

www.belantaraindonesia.org

Tumpuan berat kini akan beralih pada kaki sebelah, dimana kaki Anda yang akan melangkah maju menjadi tuas yang kuat untuk mendorong tubuh kedepan, gunakan kelima jari kaki Anda untuk mencengkeram pijakan sehingga keseimbangan melangkah akan didapat. Lakukan hal ini dengan perlahan, tidak terburu – buru yang mengakibatkan kaki bekerja terlalu keras yang dapat berujung pada cedera.

Saat berjalan usahkan tangan tetap berada di samping badan, bukan di depan pundak. Lebih baik lagi bila menggunakan Trekking Pole saat medan yang ditempuh cukup sulit untuk membantu memudahkan tumpuan beban pada tubuh.

Selanjutnya adalah ketika berjalan pada tanjakan naik.
Tetap gunakan langkah sedang yang sejajar dengan badan atas, tidak membungkuk. Posisi badan agak bersandar kedepan, tapi tidak membungkuk. Porsi banyaknya Anda bersandar adalah tergantung dari sudut kemiringan medan.

www.belantaraindonesia.org

Buat gerakan mendorong kedepan dengan kaki belakang yang lurus, sedang kaki depan menapak perlahan. Bila Anda menggunakan trekking pole, tempatkan pada samping badan Anda, tidak didepan, tidak juga terlalu jauh, untuk menstabilkan keseimbangan badan saat melangkah.

Saat menuruni tanjakan, tetap gunakan tumit dahulu saat mendarat dengan kaki yang dibengkokan perlahan, tidak lurus. Hal ini untuk menghindari terjadinya cedera pada sendi lutut.

Bila Anda menggunakan Trekking Pole, panjangkan jangkauannya untuk memudahkan tumpuan badan saat menuruni tanjakan. Hindari juga kebiasaan memutar engkel kaki dengan tujuan menyesuaikan kaki dengan medan. Berjalan sejajar saja sudah cukup.

www.belantaraindonesia.org

Memang setiap saat kita menggunakan kaki untuk berjalan, tapi ketika melakukan pendakian, medan yang ditempuh sangat berbeda, bukan jalan yang halus terus menerus.

Lebih penting lagi untuk memilih sepatu yang benar – benar sesuai untuk trek yang ditempuh. Sepatu dengan bantalan tumit yang empuk dan ringan adalah paling baik.

Kaki juga harus tetap bernapas untuk menghindari jamur dan luka. Gunakan kaus kaki saat melakukan perjalanan, dan segera lepas ketika sudah sampai tempat tujuan, lalu jemur sebentar untuk menghilangkan bau dan jangan lupa bersihkan kaki.

Iklan

Mendaki gunung dan menyusuri rimbanya memang sebuah kegiatan yang membutuhkan stamina dan juga daya ingat yang tinggi. Sebelum mendaki di sarankan membawa bekal makanan dan minuman yang lebih dari cukup, ini untuk mengantisipasi kemungkinan waktu pendakian yang molor karena cuaca atau tersesat.

Apabila tersesat dalam pendakian gunung, lebih baik tenang dan jangan panik. Agar kondisi fisik dan stamina tetap terjaga. Ketenangan juga dapat berdampak pada kejernihan pikiran sehingga pendaki mampu menyelamatkan diri dari ketersesatan.

Dan berikut ini tips agar tidak tersesat dalam pendakian gunung

1. Kala tersesat, jangan pernah turun ke lembah. Naiklah ke dataran yang lebih tinggi agar mudah melakukan orientasi medan.

2. Tiap pendaki harus memiliki tekad atau kemauan hidup. Tidak cuma ingin terbebas dari ketersesatan. Niat inilah yang akan memberikan mereka semangat mencari jalan keluar dan tidak menyerah.

3. Kala mendaki, jangan jadikan puncak sebagai tujuan. Pendakian harus dilalui dengan proses sepanjang perjalanan sehingga Anda dapat kembali turun dengan selamat.

4. Jangan pernah merasa sebagai orang yang kuat, hebat, dan jago. Meski telah sering menanjak gunung, Anda tetap harus waspada dan mempelajari medan yang ditempuh.

5. Sekitar 80 persen pecinta alam meninggal di gunung dalam posisi tengah tidur atau istirahat. Sebab sewaktu lelah, si pendaki tidur dalam kondisi badan tak terlindungi dengan baik. Sehingga hawa dingin menyergap badan dan menurunkan suhu tubuh. Akibatnya, tingkat kesadaran akan turun drastis. ( Mountain Climbing for Everybody )


Siapa yang tidak kenal dengan kuliner sop buntut, pasti Anda semua sudah mengetahuinya. Tapi sop buntut yang kali ini lumayan berbeda dengan biasanya lho. Sop buntut goreng, iya itulah nama kuliner yang satu ini. Bila Anda penasaran langsung datang saja ke TKP yang beralamatkan di Jl. Tegalsari 77 – 85. Dengan harga yang tidak terlalu mahal Anda bisa mencicipi kelezatan kuliner ini.

Menu

Indonesian Foods
Lumpia Bisanta
Sup Buntut Goreng Bisanta

Anggrek Restaurant,
Hotel Bisanta Bidakara
Jl. Tegalsari 77 – 85, Surabaya
Telp: 031 – 5457007,   0811300772
Fax : 031 – 5318928
Web: http://www.bisanta-bidakara.com/facilities.asp

(Surabaya, City Guide)


Pernah dengar Sate Tulang ?

Pernah menikmatinya ?

Kawan, kalau ingin mencoba sate dengan rasa dan gaya yang berbeda maka sajian kuliner ini mantap untuk dicoba. Sate Tulang Bamegah. Dilihat dari namanya sepintas agak unik seakan-akan tulang disate. Seperti apa rasanya, kita akan coba.

Sate ini disajikan dengan bumbu saos merah yang sepintas terlihat pedas, ukuran per potongnya cukup besar sehingga satu tusuk sate terdiri dari 3 potongan daging tulang menjadi besar. Ditemani dengan bumbu saos sambal merah, sate ini dapat dicocolkan ke bumbu tersebut untuk menambah kenikmatan rasanya. Aroma sate panggangnya benar-benar menggugah selera.

Jangan pernah berpikir sate ini hanya mengandung tulang saja, ternyata sate ini diolah dari bagian dada ayam yang telah diremukkan dan diolah lebih lanjut. Semua daging ayam utama memang telah dilepaskan, namun masih cukup banyak daging yang ditinggalkan khususnya daging yang memiliki kekenyalan dan tekstur khusus yang masih menempel di tulang dada itu.

Rasanya sangat nikmat, ada rasa manis dan barbekyu atau panggangan khas. Daging juga tidak terasa alot, dan ditambah dengan keasyikan menggerogoti tulang dan dagingnya itu benar-benar nikmat. Bagi kawan yang suka bergelut dengan kuliner yang mengandung tulang dan menggerogotinya, ini patut dicoba. Asyik dan nikmat. Jangan ada menu khas lainnya yaitu sate kulit yang tak kalah enak dengan sate tulang .

Makanan ini disajikan dengan nasi terpisah dengan harga per porsi tanpa nasi 12.500 rupiah. Harga sate kulit per porsinya Rp 17.500,-

Apabila kawan ingin menikmati Sate Tulang ini bisa langsung menuju Rumah Makan Bamegah jalan Mayjend Sungkono No. 28 telepon 031-5673077. Lokasinya cukup mudah dijangkau dan terlihat jelas di samping SPBU Shell.

Lokasi :

Sate Tulang Bamegah

Jl. Mayjend Sungkono No. 28 Surabaya
Telp. 031-5673077
Harga : Rp 10.000 / porsi sate

(Surabaya, City Guide)


Satu lagi kuliner Surabaya yang patut Anda coba saat berada di Kota Pahlawan ini, namanya Nasi Pecel Nyamleng Gayeng yang berlokasi di Jalan Mayjend Sungkono. Seporsi nasi pecel terdiri dari aneka sayuran yang direbus yakni kecambah, kacang panjang, sayur, serta ketimun yang di potong dadu dan siraman bumbu pecel yang khas, harganya cukup bervariasi, tergantung lauk pauk yang di pesan mulai dari Rp Rp. 13.000 an. Pilihan lauk pauk yang tersedia meliputi empal daging, telur asin, dadar jagung, ayam goreng, tahu, tempe, Telur coplok dan lain-lain. Tidak hanya Nasi Pecel namun juga tersedia Nasi Rawon.

Nasi Pecel Nyamleng Gayeng
Jl. Mayjend Sungkono no. 31, Surabaya
Jam buka: 09.00 – 21.00 Wib

(Surabaya, City Guide)
TS-2011-09-08-019-Nasi Pecel Nyamleng Gayeng Mayjen Sungkono
pic tabeoishii.posterous.com


edutelekomunikasi

Kali Sueto akan membahas blog yang nyempil di footer kiri palink bawah……..Blog edukasi ini dibuat april2011  oleh salah satu anggota senior Sueto yaitu Cak Hilmy dan rekannya Erwinda ……………itung2 promosiiin blog mereka nih..

Cak Hilmy Sueto

Rwinda

bertujuan  untuk edukasi yang lebih banyak terfokus kepada bidang telekomunikasi ..Ndah Cak Hilmy ini sama Erwinda kebetulan keduanya kuliah di bidang elektro dan kosentrasinya di telekomunikasi sehingga diharapkan dengan adanya blog edukasi ini bisa pada sharing ilmu…untuk lebih detailnya cekidot saja…http://edutelekomunikasi.wordpress.com/

%d blogger menyukai ini: