Tag Archive: turen



12342562_986733498053175_5664583621427353513_nHI, Salam wildlife kali ini rekan-rekan sueto turing menuju tumpak sewu lumajang yang katanya itu terkenalnya “Niagaranya Jawa Timur/Indonesia” apa sih dimana niagara itu bagi yang beum tahu lihat aja foto airterjun niagara dibawah ini yang biasanya buat syuting-syuting film hollywood..ya jauh sih kalau sama niagara jauh debit airnya maksutnya..hehehe..

Waterfalls-2-Niagara-Waterfalls-1
Petanya kalau dari Surabaya ke Air Terjun Tumpak Sewu atau Goa Tetes

tumpaksewu
Waktu itu rekan-rekan berangkat malem dari sby ya sekitar 4-5jam lah sampe..Biar sampenya pagi ka rejeki itu datangnya pagi hari, semakin pagi ya semakin banyak rejeki katanya pepatah sih..Hmm berikutnya Tahu gak tahu ya jalan terbaik tanya GPS(Gatekno Penduduk Sekitar)alami natural sudah kalau kehilangansinyal..
Air terjun ini tumpak sewu ini sepaket dengan goa tetes kalau mau lewat via goa tetes sih..Nah kalau lewat sini bisa sekalian menikmati sensasi menuruni airterjun lo..Petualangan naik turun tebing batuan stalagtit stalagmit dengan guyuran aliran air yang lebat. Akses paling jauh untuk turun ke Coban Sewu. Harus menuruni anak tangga hingga Gua Tetes kemudian turun lagi ke bawah merambat di bibir tebing menuju aliran sungai. Dilanjutkan trekking susur sungai melawan arus sekitar 200 meter menuju Coban Sewu bagian bawah.

Butuh minimal 3 jam untuk pergi pulang dari parkiran menuju Coban Sewu termasuk foto-foto di lokasi. Tapi Perjuangannya itu lo kalau lewat sini menjadi pengalaman paling extreme lo kalau anda orangnya biasanya ra neko-neko pokoknya seneng deh dan harus hati-hati (keep safety first).

Ada nih yang via jalur resmi Desa Sidomulyo. Jalur ini bisa dibilang jalur umum aman dan juga dekat masbro dan sista. Komplit dapat panorama atas juga dapat turun untuk dapat tampak bawah. Ada tangganya lo santai tangganya gak horor kok kuat lah dari bambu kombinasi kayu cuman yang parno ya bisa jadi..bisa jadi..bisa jadi anada kurang turing..haha. Jalurnya landai dan terdapat beberapa gardu pandang untuk santai sejenak menghela nafas. Pun akan merasakan dingin menyeberangi sungai. Karena beberapa terbuat dari tanah, musti ekstra waspada, terlebih musim penghujan seperti sekarang November-Desember itu licin.

Adalagi yang via Ampel Gading.Dari sini terlihat Pemandangan dari atas tebing bagian selatan dari Air terjun Tumpak Sewu. yaitu berjajar air terjun yang saling bertumpak atau bertindihan(Nah dari sini mungkin destinasi ini dinamai Air Terjun Tumpak Sewu. Akses, telah dibangun akses untuk turun menuju bagian bawah air terjun. Tapi yo ngunu kui, tebing sisi selatan ini sek curam. Vertical degree area. Fasilitas ya begitu apa adanya tetapi tidak begitu friendly untuk panjat tebing apalagi trekking wes pokoke medeni nek gak sing pro.

4th place, via aliran Sungai Glidik. Kalu bro n sis pingin memacu adrenalin seperti kuda yang dipecuti nah lewat sini bisa dicoba berada diketinggian 180meter dengan berfoto selfie uasik tenan tapi ya begitu keep safety first opo maneh nek cuacane gak bersahabat le…eman besok masih ada waktu buat turing lagi eh anda sudah gak ada. Karenan katanya orang situ kemarin point ini sudah memakan korban!ingat le..memakan korban bukan memakan buah gomu-gomu..(turut berduka cita).

Wes pokoke puas lan pegel sorean lah kami balik ke SBY sekitar jam 4 sore..bisa dilihat dokumentasinya dibawah ini :

HTM goa tetes : Rp 5000, HTM Tumpak Sewu Rp 5000,-, Guide Rp 100.000(bolehlah bagi yang awam), parkire Rp5000 ae jal gak guna masio mbok delokno laminatingan parkir berlangganan pemda…haha

Fasilitas kalau liburan ada banyak yang jualankok santai tapi air putih kemana-mana nomor satu Jal..

Akses mudah ditempuh ada plakatnya juga Air Terjun Tumpak Sewu kalau mau ke Goa tetes juga ada plakatnyakok

Saran :
Sehat Bro n Sis, Bawa baju ganti yo kan mau basah-basahan, minum jal, alat dokumentasinya dikasih cover macam apalah biar gak basah gitu atau kenak embun. Sering gunakan GPS(Gatekno Penduduk Sekitar) sek gak tersesat..Okay begitu dulu ceritanya untuk kali ini..mudah-mudahan bermanfaat untuk pembaca setia Sueto..


IMG_2682

Salam wildlife!yup sueto grup memulai lagi touring mencari tempat-tempat baru yang alami dan asik untuk dikunjungi. Perjalanan yang dilakukan di bulan November 2013 ini bermaksut sekalian kita survey disekitar pantai selatan Malang tapi sekalian touring dari Surabaya tujuannya yaitu pantai selatan Malang kemudian  pantai Mbengkung. Pantai Mbengkung ini terletak di desa gajahrejo kecamatan gedangan Malang, Jatim, Indonesia.

Letak  Pantai di wikimap :

peta

Perjalanan dari Surabaya kami berangkat malam hari sehingga target kami sampai kesana di pagi hari tercapai agar dalam sehari kami bisa agak lama berada di kawasan pantai. Sesampai di daerah Turen sekitar jam 2 pagi kami beristirahat dahulu makan pagi karena ada sesuatu warung yang menggoda kami di sebelah pom bensin kota Turen yaitu penyetan Ceker Setan yang memang setelah dirasakan benar-benar membuat malam yang terasa dingin saat itu terasa sangat panas, pedas dan keringetan. Bumbu penyetan ceker setan yang merupakan perpaduan merica dan lombok ini terasa benar-benar membuat kami kepedasan seperti dikejar setan dipadu dengan jeruk hangat di malam hari terasa mantab lah saat itu. Setelah makan kami menuju ke arah Sumbermanjing untuk istirahat lagi dan sholat shubuh tapi perut ini tiba-tiba berkejolat hanya 2 jam setelah jeda makan memang bumbunya berasa mengguggah perut kami hingga sangat panas dan ingin bunag air besar saat itu juga tak hanya satu orang beberapa rekan kami yang mencoba ceker setan itu juga berfeek sama pada perutnya masing-masing haha..

Udara saat itu sangatlah dingin meskipun kami sudah berpakaian lengakap saat itu tapi tetap saja kami tidak bisa membayangkan bahwa keadaan cuaca saat itu bisa sama dinginnya dengan saat kita berada di kawasan pegunungan Bromo ya meskipun daerah Sumbermanjing tidak terlalu tinggi. Sampai pagi pun sekitar jam 05.30 matahari tidak mau menyapa kami hari masih terkesan sangat gelap dan mendung sampai akhirnya kami tiba dikawasan pantai kabutpun sampai menutup area lautan saat itu sekilas sayapun teringat oleh film “PirateCarribian” yang lautnya jika kapal Black Pearl datang diselingi asap kabut hehe..

Akhirnya kami pun tiba disebuah gubuk dekat pantai dan memutuskan untuk beristirahat sampai matahari mau menyapa kami. Sekitar jam 10 pagi kami pun terbangun dan mulai aktifitas di pantai dibawah ini bisa dilihat hasil dokumentasi pantai mbengkung. Pantai in terdiri dari 2 pantai yang ditutupi karang airnya pun sangat jernih tidak membuat kami gatal-gatal saat setelah mandi di pantai , kedua pantai ini memiliki ombak yang besar dan saat kami disana ombaknya memang sedang besar-besarnya jadi hati-hati bagi yang membawa  anak-anak untuk bermain di pantai ini. Pantai ini pun menjadi destinasi favorit kebanyakan pemancing lokal karena sebelah timu pantai ini juga bersebelahan dengan pantai nglepek dan TPI di sendang biru.

Simak foto-foto dokumentasi pantai Mbengkung di b awah ini :

IMG_2721

IMG_2543

IMG_2607

IMG_2637

IMG_2664

IMG_2709

IMG_2712

IMG_2715

IMG_2756

IMG_2757

IMG_2760

IMG_2766

IMG_2773

IMG_2789

IMG_20131202_142537

Setelah puas kami menikmati pantai yang indah ini kami langsung bergegas kembali ke Surabaya sekitar jam 4 sore hari dari kawasan pantai bajulmati. Kesimpulan kami memang banyak pantai indah yang belum terjamah manusia di sekitar kawasan jalur Bajulmati Malang yang mungkin bisa dijadikan destinasi favorit saat libur weekend   bagi yang suka liburan bertema alam dan menghindari kepenatan kota. Saran kami yang pertama memang harus dilestarikan kekayaan alam Indonesia juga kebersihannya juga tempatnya sudah ramai dan terkenal dijadikan tujuan wisata pihak perhutani dan pemerintah daerah juga harus selalu mendukung untuk pelestarian tempat-tempat wisata tersebut sehingga benar-benar manfaatnya bisa dirasakan oleh penduduk sekitar bukan investor. Membudidayakan masyarakat sekitar adalah hal yang sangat penting dalam pemerataan kesenjangan ekonomi seperti mengedukasi tentang menjaga kebersihan tempat wisata setelah masyarakat sekitar mampu mengolah tempat wisata tersebut sebagai ladang potensi bisnis pariwisata. Penting memberi edukasi kepada para Traveler yang berkujung, tentang edukasi  “Green Traveler Project” yang harus dilakukan saat kita berpergian ke tempat-tempat wisata. Menyediakan tempat sampah di daerah wisata juga sangat penting untuk menjaga  kebersihan dan kelestarian tempat wisata tersebut minimal setiap wisatawan mempunyai inisitatif untuk membawa plastik penampungan sampah sendiri agar tidak mengotori tempat tersebut meskipun di beberapa tempat wisata sudah ada pengolah atau penjaga kebersihannya. Hal ini juga berlaku untuk anak-anak yang masih belum mengerti tentang artinya menjaga kebersihan dan seharusnya edukasi ini dimulai dari yang dewasa untuk mengajari pada yang mudang tentang pentingnya menjaga kelestarian dan lingkungan di negara sendiri. Terima kasih telah membaca tulisan ini semoga kami  tulisan ini berguna bagi seluruh pembaca di manapun mereka berada J.

Berikut link videonya silahkan di klik:

Silahkan berkunjung juga ke link ini jika mau paket travelnya https://suetoclub.wordpress.com/2013/11/27/t-boss-tour-and-travel-partner-promotion-packet-2013/ 🙂


DSC_0026

Salam wildlife!yup perjalanan 2013 kali ini kami hanya sekedar melewati pantai jelangkung saja dan mengambil berberapa moment yang memang membuat kami berhanti sejenak di pantai ini. Karena cuaca saat itu mendung kami dan sudah sore kami hanya sebentar berhenti di pantai ini. Tiket masuk pantai ini hanya untuk parkir adalah Rp 6000,- saja. Saat kita datangi memang pantai ini tampak sepi karena memang bukan hari libur tapi kalau hari libur biasanya pantai ini ramai karena aksesnya  yang memang mudah di pinggir jalan aspal baru yang mulus. Pantai ini juga bersebelahan dengan pantai-pantai lainnya misalnya pantai Ungapan yang dahulu kami juga pernah kesini  bisa dilihat link nya disini  https://suetoclub.wordpress.com/2010/08/13/bajulmati-pantai-selatan-malangsueto/ kemudian sebelahnya lagi pantai bajulmati bisa di lihat di link ini https://suetoclub.wordpress.com/2011/08/05/touring-24-jam-mengitari-pantai-selatan-malang-bajulmati-sektor-2part2/

Pantai ini terletak di desa gajahrejo, kecamatan gedangan, Malang, Jatim, Indonesia. Nama pantai ini memang unik dan membuat yang baru pertama mendengarnya penasaran. Nama Pantai Jelangkung kesannya memang cukup sangar, mirip nama cerita legenda makhluk halus. Padahal sebenarnya nama asli pantai ini adalah Jolangkung yang artinya ojo liwat. Sebab, dahulu di pantai ini ombaknya terkenal sangat besar hingga meluber ke jalan raya. Siapapun yang lewat di jalan raya saat ada ombak besar, kemungkinan tergulung ombak. Sehingga ketika ada ombak besar, tidak diperbolehkan lewat, harus menunggu sebentar agar ombak reda. Karena itu disebut dengan Jolangkung (jangan melewatinya) yang kemudian masyarakat sekitar menyebut dengan Jelangkung. Pantai itu memang masih berbahaya jika ada ombak besar.

Berikut foto dokumentasi sekitar pantai :

DSC_0023

DSC_0024

DSC_0025

DSC_0016\ DSC_0021

DSC_0030

DSC_0032

DSC_0035

DSC_0038

Berikut videonya :

 

Boleh sekalian mampir ke link ini https://suetoclub.wordpress.com/2013/11/27/t-boss-tour-and-travel-partner-promotion-packet-2013/

 


Hai Gan pada sesi 2 ini kita melanjutkan cerita perjalanan anak2 setelah dari Ranu Pane. Hujan pun mengguyur deras sampai kita berhenti di sebuah pasar di daerah senduro..setelah nyampe home base Jendro istirahat dan malemnya mulai jalan2 dikota Lumajang awal pertama kali ke Lumajang soalnya jadinya g tau apa2 setelah puas keliling kota akhirnya ngopi deh di deket jalan Ky. Muksin nih petanya….

Nah itulah yang namae Rengga menatap kamera

Sambil ngopi di callinglah Rengga yang kebetulan anak dispro yang rumahnya di Lumajang juga deh. Sambil ngobrol rencana touring. Ketemulah kesepakatan perjalanan diteruskan ke Bromo.Tapi  besok niatnya seh mau ngajak rengga tapi niate anaknya masih 50:50 tuan rumah Jendro ma Randy yo kelihatan g bisa ikut masih pingin di Lumajang yaw jadi nunggu kabar deh besok pagi sudah. Pulang cepet lah wes tengah malem g kerasa soalne besok juga mao berangkat pagi ke Bromo.

Paginya setelah kita prepare dari home base Lumajang kita( Tom, Eston, Sando dan Dann)langsung cabut ke bromo…sebenarnya sech radak molor nah wong nunggu kepastiannya Rengga malah g jadi ikutan…Randy dan Jendro juga..yo udah dari pada kesiangan berangkat lah…

Bromo dilihat dari penanjakan

Terus menuju bromo dari Lumajang kita lewat arah Probolinggo setelah melewati kota klakah ada pertigaan yang menunjukkan arah papan belok kiri bromo(dari arah Lumajang)lurus Probolinggo kota. Belok dech kita..menyusuri jalan aspal menuju bromo yang bisa dibilang sudah bagus dan cukup lebar. Sambil menikmati perjalanan di kawasan menuju bromo kita tentunya foto2 lah karena memang lingkungan sekitar alami dan bagus .

Kemudian saat tanjakan terakhir sebelum masuk pos tiket mulailah ada sedikit rintangan dari awal kan emang motor supra fitnya ntu g fit makanya jadi bermasalah klu diajak naek jalan tanjakan apalagi klu tanjakannya tajam….so….nyurung dech motor dech bertiga yang sx125 sech kuat2 aja…Akhirnya dengan sedikit nyurung dan susah payah akhirnya nyampe di pos tiket..tiket masuknya waktu itu sekitar 6000rupiah pkoknya segituanlah…Kami g sabar langsung turun di lautan pasir  kepingin langsung nanjak di bromo..motorpun kami turunkan melewati lautan pasir sungguh medan yang susah tapi motor masih mampu melewatinya meskipun bergoncengan supra fitnya pun sudah mulai baikan..disaat mendung malah asik dibuat foto2 soalny kita nyampe bromo juga radak sianagan emang sekitar jm 11an..

Eston berfoto-foto

Motor tergeletak di lautan pasir

Dann menatap lautan pasir

Eston di depan gunung batok

Foto bersama

Sando summit

Kemudian diteruskan menuju puncak bromo awalnya kami g mengira motor bisa naek eh ternayata memang bisa gara2 sando yang nyeleneh menaikkan supra fitnya keatas puncak sebelum tangga pendakian , akhirnya kami pun ikut menaikkan motor sx125 betapa seru nya mendaki dengan motor meskipun berfikir juga gmn cara turunnya nanti…he2..setelah sampai dipendakian kita istirahat sejenak dan bergantian kepuncak sebelum memikirkan cara untuk turun..

Eston summit

Tom summit

Sando spider summit

Eston di depan bromo

Tangga penanjakan bromo

Dann n Tom summits on top

Saat perjalanan pulang saya memutuskan jalur sedikit berbeda, saat turun kita akan disuguhi plang penunjuk arah SURABAYA atau PROBOLINGGO. Saya memutuskan mengambil jalur ke kiri arah Surabaya dan ternyata saya melewati daerah Tongas dan memotong jalan tanpa masuk ke Probolinggo…keluar jalan besar Pasuruan-Probolinggo langsung belok kiri untuk ambil arah Surabaya….Hoahhh akhirnya nyampe juga dirumah…penuh sejuta rasa dan keinginan tuk touring dan menjelajah mulai merasuk dalam jiwa…see you next tour..with SUETO!(bila ingin lihat foto2nya  lebih banyak bisa mampir n join di facebook Sueto club…THX

Silahkan berkunjung juga ke link ini jika mau paket travel bromo dll https://suetoclub.wordpress.com/2013/11/27/t-boss-tour-and-travel-partner-promotion-packet-2013/ 🙂


Napak Tilas sign on Bromo

Salam wildlife sahabat cuman sekedar kilas balik. Sueto berawal dari sebuah perjalanan touring sebuah tim futsal dispro yang bernama Napak Tilas. Pada tahun 2008 awal liburan kuliah semester genap, saya Tom bersama 3 teman saya Sando, Eston, Dann dari Surabaya berkunjung ke rumah temen itulah Jendro di Lumajang juga salah satu pemain tim futsal Napak Tilas. Berbekal pengalaman perjalanan saya  waktu nyasar ke sendang biru kita pun berangkat ke Lumajang lewat jalur Malang selatan. Sebenarnya memang perjalanan akan lebih jauh lewat Malang selatan daripada lewat Probolinggo tetapi yang namanya jalan2 ya g masalah kan g diburu waktu juga. Berangkat pagi sekitar jm 9 atau jm 10(saya lupa tepatnya) sampe malang selitar jm12san…

Nah nih foto2nya anak2 lagi istirahat di deket pertigaan Malang dan Batu. Suddenly Dann ngoceh eh anak2 dispro yg rumahnya Malang capa y?yo anak2 jawab dech yo Zena cpo maning…maksudnya yg seangkatan n jur….Akhirnya di calling dech.. Ngobrol2……….lame Akhirnya kita janjian ma Alzena di alun-alun Batu yah akhirnya langsung cabut soalne perjalanan ke Batu hari itu radak macet ntah teu knapa………….Sampe Alun2 Batu nah orang yg bersangkutan belum nongol ya sambil melepas lelah akhirnya foto2 dulu dech…

Setelah berfoto  sambil menikmati sejuknya kota batu..Eh yg bersangkutan dateng temu salam n tak pikir mao ngajak kemana eh malah diajek maem….Hemm kebetulan emank waktu itu kita semua ber4 belum maem. Sebenernya radak sungkan tapi ap dikata namanya rezeki yo iya saja…sesampainya di rumah makan ternyata punya budenya too..makan sekenyang-kenyangny, ngobrol, yo foto2 lagi dah…..n g kerasa udah jm 4 kurang wes dah siap2 langsung berangkat jo…Dengan Bermodal Transport naek Supra125 n Supra Fit(Fitnya  kabel businya putus2 lagi tpi nyampe puncak bromo low bondo Nekad)ha2…….

Transportasi Supra Fit n SX125

Dari kiri gambar Zena, Tom, Sando, Eston, Dann

Nyampe Lumajang

Rute perjalanan Lewat Malang Selatan diawali dari Malang kota-Bululawang-Turen-Dampit-Pronojiwo-Candipuro-Pasirian-Tempeh-Sumbersuko-Lumajang. He2 perjalanan melewati jalur selatan Malang-Lumajang sangat misterius melewati jalur gunung yang berkelok-kelok naik-turun jalan yang remang2 disertai abu semeru di malam hari..sempat berhenti di Piket Nol(lokasi: Pronojiwo-Candipuro-Pasirian)

piket 0

tempat yang mempunyai pemandangan bagus. Menurut masyarakat sekitar, tempat itu dinamakan Piket Nol

karena pada zaman penjajahan Belanda, ada pos pemeriksaan kendaraan pengangkut hasil bumi dan hutan di tempat itu. Muatan kendaraan diperiksa dan ditarik retribusi. Namun, setiap kali ada pemeriksaan oleh pejabat Pemerintah Belanda, petugas piket jaga di pos itu tidak pernah ada. Maka, muncul sebutan Piket Nol. Di sebuah puncak bukit, terdapat titik tertinggi di jalur jalan ini yang dinamakan Piket Nol. Di sana ada sejumlah pondok bambu untuk beristirahat. Dari hutan wisata di atas bukit ini, tersaji pemandangan bentang alam kawasan Pantai Selatan dan Puncak Mahameru yang gagah di utar

a. Sayang kita lewat malam hari juga waktu itu belum didukung kamera yang memadai sehingga perjalanan kami teruskan cuman berhenti saat ada pemeriksaan polisi. Sesampainya di Lumajang Langsung berhenti di SMA3 Lumajang tuk menunggu Jendro menjemput kami setelah dateng mampirlah ke rumah jendro.

Jendro Tuan Rumah Lumajang

Singgah n Istirahat dirumah Jendro wes kaget liat rmh jendro yang ground levelnya bisa dibuat futsal..paginya ngobrol2,makan pecel lumajang,cari rencana jalan2 dilanjutkan kemana eh akhirnya jendro nawarin ke Ranu Pane dari sinilah perjalanan berlanjut setelah diberi beberapa info…karena anaknya ganjil jendro ngajak temennya yang bernama Randy usut punya usut eh dia sekarang anak dispro 08 sak kelas karo sando…Setelah packing2 langsung lanjut perjalaannya yukkkk..

alas pring

Dann berpelukan..

Perjalanan ke Ranu Pane

Gerbang pintu masuk

Setelah kurang lebih perjalanan 1 jam perjalanan ada kecelakaan yang bisa diatasi kopling randy putus untungae bawa peralatan bengkel lengkap jadi bisa diperbaiki akhirnya perjalanan lanjut memasuki kawasan taman nasional Bromo Tengger Semeru di tempat ini pemandangan sangat bagus untuk dibuat foto2 kebun2 selada…sambil melepas lelash kita bersantai sejenak..wes pokoke manteb….!

Sudah memasuki taman nasional bromo tengger semeru

Foto dunk………

Mendung berkabut

Foto lagi

Dann memfoto

Saat motor lagi mogok foto2

Berpanorama Alam

Setelah kurang lebih 2 jam kita sampai di Ranu Pane…Hmm tempatnya bagus!Jalan melewati hutan pegunungan Perhutani dan seterusnya memasuki kawasan kebun kentang penduduk. Ranu Pane sebuah perkampungan yg damai dan sejuk di ketinggian 2,300 mdpl, dgn latar belakang kerucut puncak Semeru. Di belakang desa ini, ditemui dua danau dgn airnya yg kehijau2an, danau Ranu Pane dan Danau Ranu Regulo. Desa Ranu Pane ini adalah pos awal pendakian ke puncak Semeru. Kendaraan angkutannya adalah Jeep pick up bak terbuka,dgn muatan sayur dan penumpangnya yg berdiri di didalam kerangkeng besi.di Ranu Pane juga tempat perhentian terahir bagi motor atau mobil yang ingin mendaki ke gunung semeru. Tapi kita hanya samapai sini karena memang cuaca semakin siang semakin berkabut jadi yah cuman bersantai sejenak menikmati pemandangan Ranu dan penduduk Tengger di sekitar Ranu Pane….Biasa disinilah sesi penting untuk foto2, ambil dokumentasi dan narsis…….dilihat foto2nya yoooooooo……

Tom Akrobatik

Merasakan kenikmatan

Dann Pose

One Group

Foto Bareng Lah…

Iki Low Yang Namae Randy

Kabut sudah mulai turun saatnya pulang

Photosesion Terakhir

Perjalanan ke Ranu Pane selesai samapai sini karena hari sudah sore dan mulai turun hujan. Saatnya menuju Home Base Jendro untuk prepare for next touring tommorow….Lanjut Part2 yoooo…

Silahkan berkunjung juga ke link ini jika mau paket travelnya https://suetoclub.wordpress.com/2013/11/27/t-boss-tour-and-travel-partner-promotion-packet-2013/ 🙂

%d blogger menyukai ini: