Archive for Maret, 2016



PENGEMUDI truk, kita sapa saja Kinto, harus berurusan dengan hukum. Saat mengemudi pada suatu dinihari dia terlibat kecelakaan yang menyebabkan pedestrian meninggal dunia. Kejadian bermula saat Kinto hendak menuju kediaman dengan mengendarai truk. Setelah menempuh perjalanan sekitar tujuh jam dia berpapasan dengan kendaraan lainnya di suatu ruas jalan yang kondisinya cukup bagus. Cuaca saat itu […]

via Gara-gara Pandangan Terhalang, Sopir Ini Masuk Penjara — Edo Rusyanto’s Traffic


Anda semua pasti sudah pernah mendengar istilah REKLAMASI disebut-sebut. Apalagi jika dihubungkan dengan kerusakan lingkungan yang diakibatkannya. Berita-berita dampak buruk yang diakibatkan oleh r…

Sumber: Pengertian Reklamasi

Baca juga : tolak reklamasi bali


SARAPAN pagi warga kota Jakarta bukan lagi sekadar roti atau nasi. Kini, mereka harus sudi mengunyah kemacetan lalu lintas yang kian hari makin merajalela. Masuk akal kemacetan muncul dimana-mana k…

Sumber: Tolak Macet dengan Cara Ini


Edo Rusyanto's Traffic

tampilan tbike aplikasi
KEAMANAN dan keselamatan tidak bisa dipisahkan saat bersepeda motor di jalan raya. Ada situasi dan kondisi dimana sepeda motor dan aset lainnya aman tidak hilang, namun pengendaranya cedera lantaran kecelakaan. Begitu juga sebaliknya.

Keamanan diri dan kendaraan menjadi mutlak. Di Jakarta dan sekitarnya, pada 2015, setiap hari ada delapan kendaraan bermotor yang raib digondol pencoleng. Padahal, perlindungan keamanan dari ulah kriminal bisa dilakukan dengan beragam cara. Salah satunya, memanfaatkan perkembangan teknologi. Dalam hal ini termasuk perkembangan teknologi aplikasi dan seluler yang amat dinamis.

Kehadiran aplikasi Tbike besutan Telkomsel yang dirilis awal Maret 2016, dapat menjadi alternatif. Tbike memadukan device yang dipasang di sepeda motor dengan aplikasi yang disimpan dalam telepon seluler (ponsel). Saat saya coba sejak Desember 2015 hingga kini, aplikasi tersebut terus mengalami peningkatan fitur.

Device Tbike besarnya seukuran kotak korek api kayu. Di dalam device terdapat chip yang terhubung ke satelit untuk kemudian tersambung ke aplikasi yang sudah…

Lihat pos aslinya 266 kata lagi


KobaYogas.COM

modifikasi mesin Pulsar 200NS

Kobayogas.Com – Hola lads, salam geber.. Menarik nih lads, satu modifikasi dari sebuah motor ‘anak tiri’ Kawasaki.. Siapa lagi kalau bukan Bajaj Pulsar 200NS!..

Lihat pos aslinya 501 kata lagi


P_20151226_082719_HDR

Salam wildlife!Morning!bangun pagi-pagi di amed dan melanjutkan cerita perjalanan di pagi hari karena memang sungguh bagus pemandangan disini. Jalan-jalan pagi melipir pantai juga ide bagus keadaan juga masih sepi karena suasana dingin pegunungan di belakang penginapan. Sekalian mencari sarapan keliling pantai ada beberapa spot yang bagus di amed yaitu latar belakang gunung agung dan pantai di atas tebing yang fenomenal itu. Pemandangan laut yang biru menyejukkan hati. Setelah semua kru bersiap kami menuju pantai untuk snorkling sayang sekali cuaca tidak sebagus pagi hari agak siang sudah hujan dan ombaknya tidak setenang biasanya tapi bukan sueto namanya kalau tidak menantang bahkan sampai dihempas ombakpun tetap snorkling tapi kadang hujan berhenti menawarkan keindahan sesuai keinginan kami akhirnya air yang keruhpun kembali bening. Hehe..

Di Amed banyak spot untuk snorkling dan biaya sewanya Rp20.000-30.000 sudah satu set snorkling dan fin. tergolong murah terumbu karang disekitar bibir pantai juga sudah bagus-bagus menyejukkan mata jadi tidak usah jauh-jauh sewa perahu tapi bagi yang ingin diving ya silahkan menjelajah lebih jauh tentunya ada spot menarik seperti di Japanese Shipwreck point, Lipah, Jemeluk Bay dan gili Selang. Amed ini menawarkan surga di ujung timur Bali yang belum terserang modernisasi turis massal. Karena hal ini para wisatawan diharapkan melakukan eco travel atau green touring supaya bisa melestarikan kebudayaan, kekayaan dan keindahan yang masih tersisa ini.

Untuk penginapan banyak homestay dan villa berjejer di depan pantai dari harga yang mewah sampai harga yang ekonomis semisal seperti kami 1 kamar diisi 4 orang atau semacamnya. Begitu juga untuk alat snorkling dan life jacket biasanya pihak penginapan juga sudah menyediakan jasa alat, guide dll tinggal negonya saja masalah harga. Untuk kemanan kendaraan juga dijamin keamanannya karena faktor budaya bali yang masi melekat.

Setelah semua kegiatan direkam kedalam microsd, kami kemudian segera prepare menuju tempat salah satu saudara dan kolega dari kru Sueto di situlah destinasi terakhir kita menginap sebelum besok siangnya kembali ke Surabaya. Perjalanan dari Amed rata-rata 3jam mungkin karena hujan dan sudah malam kami hanya tempuh sekitar 2 jam lebih saja melewati terasering persawahan karangasem bali yang khas dan dilanjut ke kehidupan malam pantai kuta…hahaha karena ada beberapa kru yang memang belum pernah ke Bali dan kuta sama sekali saat itu.

Amed Denpasar

Malam yang larut cepat karena kecapekan tapi tetap tak mau ketinggalan suasana liburan lansung mencari spot pantai di sekitar daerah seminyak tepatnya di breeze restaurant bali yang romantis itu paginya penyegaran sebelum prepare pulang tak lupa mampir ke erlangga 2 salah satu tempat oleh-oleh khas Bali. Perjalanan dari Denpansar sekitar jam 2 siang dan perjalanan berakhir sampai Surabaya tepat jam 5 pagi esok harinya. Kami rasa ini benar-benar perjalanan yang amazing dan akhirnya kami suetoclub jadi punya cerita…hehehe

Denpasar seminyak bali

erlangga warung nasi

warung gilimanuk

Dengan ini cerita perjalanan tutup tahun 2015 telah berakhir. Tapi diteruskan dicerita perjalanan-perjalanan tahun berikutnya semoga masih bisa terus menjelajah Indonesia..Terima kasih kepada para pembaca sekalian yang setia menemani suetoclub sampai penguhujung tahun 2015. Semoga info ini bermanfaat brosis…see ya..

Berikut dokumentasinya :

 

P_20151226_080122_HDR

P_20151226_083333_HDR P_20151227_152700

P_20151227_184227_PN

P_20151227_185113_NT

DCIM100MEDIA

DCIM100MEDIA

DCIM100MEDIA

DCIM100MEDIA

DCIM100MEDIA

DCIM100MEDIA

P_20151226_131945_PN P_20151226_142054

P_20151226_142113

P_20151226_145738_HDR

P_20151226_163009_PN

P_20151226_164358_HDR

P_20151227_175615_HDR

DCIM101MEDIA

DCIM101MEDIA

DCIM101MEDIA

DCIM101MEDIA

SC2

SC3

SC5

SC7

SC8

SC9

SC10

SC13

SC15

SC18

SC19

SC20

SC21

SC22

SC24

SC25

SC26

SC27

SC31

SC33

SC35

SC37

SC38

SC39

Videonya :


P_20151225_163608_HDR

Hisalam wildlife!lanjut kecerita perjalanan bagian 2 yaitu menuju pendakian gunung Batur. Awalnya memang berangkat kesiangan dari penginapan di kota Singaraja sekitar jam 9 pagi dan saya mungkin tidak menyangka bahwa hari itu akan menjadi perjalanan yang sangat berat, insiden tragis, seru, mendebarkan, kelaparan tentunya sangat capek tapi tetap semangat dan bahagia menikmati perjalanan. Saat itu perjalanan benar-benar kita lakukan dengan santai karena dingin dan sejuknya suasana saat melewati lereng-lereng pegunungan kami melewati jalur Bongkoelan kemudian ada pertigaan arah kintamani ikuti saja jalan raya gunung batur kemudian masuk kabupaten bangli lewat jalan Tabu-jalan Serongga kalau belok kanan ada plakat arah trunyan nah itu kita belok kiri perjalanan sekitar 2jam dengan jarak sekitar 62km dari Singaraja.

Singaraja danau batur

Setelah sampai depan pos masuk pendakian gunung batur kita lapor dan membayar retribusi Rp 10.000,- per orang. Kami beristirahat ISHOMA sejenak disekitar warung depan pos masuk. Tiba-tiba mendung mulai datang dan hujan mengikuti saat itu sudah jam 1 siang waktu Bali. Akhirnya kami bergegas mencari tempat teduhan dan ternyata diatas ada lahan yang baru dibangun mungkin untuk tempat parkir. Kami parkir disitu menunggu petir-petir mereda dan kabut menghilang.

Beberapa menit kemudian keadaan sudah mulai terang dan kami siap mendaki, terlihat ada beberapa puncak view dan jalur digunung batur ini kami pilih yang arah sebelah kanan  menuju kawah yang diatasnya ada hunia untuk melihat sunrise. Sampai puncak pemandangan bisa dikatakan amazing!!dari jalur ini juga bisa dilanjutkan menuju puncak utama gunung batur melewati punggung gunung.

Gunung Batur yang terletak di Kintamani, Kab. Bangli merupakan Gunung yang memiliki ketinggian 1717 mdpl, Gunung Batur termasuk Gunung Api yg aktif. Terakhir meletus pada tahun 2000. Letusan besar pada 2 Agustus dan 21 September 1926 memusnahkan Pura Ulun Danu Batur dan desa Batur. Terletak di barat laut Gunung Agung, gunung memiliki kaldera berukuran 13,8 x 10 km dan merupakan salah satu yang terbesar di dunia (van Bemmelen, 1949). Pematang kaldera tingginya berkisar antara 1267 m – 2152 m (puncak G. Abang). Di dalam kaldera I terbentuk kaldera II yang berbentuk melingkar dengan garis tengah lebih kurang 7 km. Dasar kaldera II terletak antara 120 – 300 m lebih rendah dari Undak Kintamani (dasar Kaldera I). Di dalam kaldera tersebut terdapat danau yang berbentuk bulan sabit yang menempati bagian tenggara yang panjangnya sekitar 7,5 km, lebar maksimum 2,5 km, kelilingnya sekitar 22 km dan luasnya sekitar 16 km2 yang yang dinamakan Danau Batur. Kaldera Gunung Batur diperkirakan terbentuk akibat dua letusan besar, 29.300 dan 20.150 tahun yang lalu. Kalau anda kesana akan ada gambar bentuk gunung batur awal sebelum menjadi gunung batur dan gunung abang.

Gunung Batur ini juga telah diakui sebagai Geopark Dunia pertama di Indonesia. Pengakuan gunung Batur sebagai geopark dunia (Global Geopark) pertama di Indonesia diumumkan oleh UNESCO. Gunung Batur terdiri dari tiga kerucut gunung api dengan masing-masing kawahnya, Batur I, Batur II dan Batur III. Nah Sekiranya seperti itu kata google wikipedia.

Diatas rumah selayang pandang dipuncak gunung batur itu cuaca saat itu tidak tentu kadang hujan deras kadang sangat terang akhirnya kami putuskan turun gunung sekitar jam 5 waktu Bali ditemani dengan gerimis menghujam jantungmu.

Perjalanan turun gunung kita lanjutkan menuju destinasi ke tiga untuk esok hari yaitu pantai amed di kabupaten Karangasem. Langsung lewat jalan pintas yang ekstream untuk keluar dari kaldera gunung agung, jadi tracknya seperti ini Dari pos danau batur ikuti jln. Songan-Jln. Ulun danu-sebelum pura hulundanu belok kiri jangan lurus belok kanan jalan buntu-Jln. Jerokamulanluhur-Jln Bantas nah ini tracknya ngeri tikungan u naik motor matik, bebek gocengan kurang kuat (tim touring bekerja keras disini)dan jalan ini tanpa lampu-Jln kayu selem jalannya menurun berbatu ikuti terus (rem depan pada gak berfungsi pintar-pintar saja offroadnya)seru-Jlan balik bukit kangi disini jalan sudah mulai mulus beraspal sampai jalan utama Tejakula-Tianyar, alhasil kami berhenti sejenak meluruskan tangan-tangan yang mulai berotot dan bokong yang mulai membatu.(Padahal tak terlihat di google map jalannya semantab ini kalau malam tanpa lampu).

danau batur amed

Sekitar jam 9 malam kami sampai pertigaan Amed-Karangasem  rencana ingin melanjutkan perjalanan ke kota karangasem. Tiba-tiba ada insiden tertabrak anjing lewat dijalan dan salah satu kru terkapar cidera langsung melakukan perawatan malam itu dan mencari penginapan yang buka di Amed untung masih ada yang kosong dan buka. Akhirnya belum bisa beristirahat dengan tenang karena perut masih keroncongan semua toko makanan telah tutup di sekitar jam 11 malam. Akhirnya kami ketemu warung bisa memasakkan indomie yang kami bawa (setelah berkeliling beberapa km). Alhamdulillah bisa istirahat dan bersiap untuk melanjutkan acara ketiga yaitu snorkling didepan penginapan di cerita perjalanan bagian 3. Okay kami istirahat dulu ya brosis.

Berikut foto-fotonya saaat digunung batur :

P_20151225_142125_LL

P_20151225_150935

P_20151225_151545

P_20151225_161810_PN

P_20151225_162011_HDR

P_20151225_162214_PN

P_20151225_163824_HDR

P_20151225_114215_LL

P_20151225_114250_LL

P_20151225_114950_HDR

P_20151225_141739_HDR

P_20151225_143606

 

P_20151225_143717

 

P_20151225_150335_PN

 

P_20151225_153536_HDR

P_20151225_153739_HDR

P_20151225_155200

P_20151225_155504_HDR

P_20151225_160231_HDR

 

P_20151225_160400_HDR

P_20151225_160715

P_20151225_161052_HDR

P_20151225_170013_PN

P_20151225_170146_HDR

 

DCIM100MEDIA

 

Videonya :

Oh iya tak ketinggalan saran dari kami jika ingin mendaki gunug Batur :

  •   Bawa perlengkapan anti hujan biasanya daerah ini jam 1 keatas sampai sore sudah hujan
  •   Kalau mau lihat suasana sempurna jangan datang seperti kami disiang hari haha
  •   Yang mau nyewa guide/porter Rp 500.000,-(nego) PP
  •   Yang ingin jelajah sendiri bisa tanpa guide asalkan lapor dipos penjaga dan bayar retribusi juga hapal medan
  •   Biasanya ramainya danau  Batur itu saat lihat sunrise jadi pastinya berangkat pagi-pagi buta
  •   Pendakian ke puncak membutuhkan waktu sekitar 1.5-2jam kurang lebih.
  •   Ada beberapa puncak 1,2,3 digunung batur jadi sesuaikan kondisi stamina saja dan jalurnya agak berbeda.
  •   Butuh kopi hangat dan telur rebus mateng anda bisa memasaknya di lubang uap panas khas gunung Batur di puncak.
  •   Anjing asli sangat ramah seperti kucing bisa diajak senyum saat berfoto.

P_20151224_154247

Hisalam wildlife!Cerita akhir tahun 2015 libur natal sampai tahun baru. Perjalanan Touring menutup dipenghujung akhir 2015 dengan destinasi yaitu Bali yang akan diputari habis tracknya dari Bali Barat-Bali Utara-Bali Timur sampai ke Denpasar dan kembali ke Surabaya.

Bermula dari join kopi kemudian merencanakan destinasi yang pada awalnya itu kepinginnya ke pulau bawean gresik tapi karena pertimbangan tertentu akhirnya kami jelajah bali saja karena nantinya touring ini akan mencangkup perjalanan aspal, bawah laut dan gunung yang dibagi setiap hari satu tempat wisata.

Berangkat malam hari sebelum hari natal dari Surabaya sekitar jam 22.30 sampai pelabuhan ketapang pagi jam 7 tapi karena hari itu padat orang liburan akhirnya baru bisa menyebrang ke bali 1jam kemudian dan waktu perjalanan Surabaya-Ketapang Banyuwangi sempat istirahat di probolinggo dan situbondo.

gilimanuk surabaya

Menginjak pulau Bali istirahat dulu dengan sarapan nasi pecel dekat pelabuhan sekitaran jam 9 kita langsung berangkat melewati jalur Taman Nasional Bali Barat jarak sampai kota Singaraja masih sekitar 60km lagi perjalanan selama kurang lebih 1jam setengah kami tempuh istirahat sebentar dikota Singaraja, setelah itu langsung ke tujuan utama air terjun sekumpul yang dari kota Singaraja jaraknya sekitar 20km kira-kira 30 menit perjalanan. Letaknya di Desa Sekumpul, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng, Propinsi Bali. Bisa dilihat google mapnya dibawah ini :

sekumpul singaraja

Peta dan Koordinat GPS: 8° 7′ 58.48″ S  115° 10′ 21.72″ E

Perjalanan menuju airterjun sekumpul ini hanya bisa dilalui dengan jalan kaki menyusuri jalanan naik turun yang sudah di paving, kemudian diteruskan dengan jalan tanah yang sangat licin bila hujan. Sampai di area air terjun kita ditarik tiket masuk Rp 5000,- ada juga tempat parkir yang telah disediakan dirumah-rumah warga waktu itu hujan juga menemani jejak langkah kami.

Air Terjun Sekumpul juga dikenal dengan nama Air Terjun Gerombong.  Air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 100 m dan disekitar kecamatan buleleng ini ternyata ada beberapa air terjun-air terjun yang letaknya terpisah-pisah dan berjauhan. Yaitu :

  • Air Terjun Kembar Gitgit (Air Terjun Campuhan),
  • Air Terjun Mekalongan,
  • Air Terjun Bertingkat
  • Air Terjun Lemukih
  • Air Terjun Munduk
  • Air terjun Melanting
  • Air Terjun Sekumpul

Air terjun disekitar air terjun sekumpul ini yang paling dekat adalah air terjun lemukih di pertigaan jalan setelah jembatan air terjun lemukih ini naik dan belok kanan jika dari arah jembatan jika dari arah sekumpul belok kiri, untuk masuk ke air terjun lemukih ini juga dikenai tarif masuk lagi Rp 5000,-

Uniknya air terjun sekumpul ini adalah ada dua air terjun yang letaknya berdampingan tersebut memiliki ketinggian dan debit air berbeda.  Juga dua air terjun ini berasal dari dua sumber mata air yang berbeda, dimana air terjun di sebelah kiri bersumber dari mata air sedangkan air terjun di sebelah kanan (yang lebih tinggi) bersumber dari sungai. Di musim hujan, air terjun di sebelah kiri tetap bening karena bersumber dari mata air sedangkan air terjun di sebelah kanan akan berwarna coklat keruh.

Singkat cerita setelah kami puas mendokumentasikan dan menikmati keindahan alam airterjun sekumpul, hari itu karena sudah larut kami langsung kembali menuju penginapan di kota Singaraja untuk beristirahat dan bersiap dengan penjelajahan esok harinya menuju gunung batur danau kintamani saat mendaki. Next story to part 2.

Terima kasih semoga cerita perjalanan ini bermanfaat, selalu berusaha menjaga lingkungan seperti anti vandalisme,anti membuang kotoran plastik tidak pada tempatnya,anti membakar hutan dengan sengaja atau tidak sengaja dan berikut dokumentasinya :

DCIM100MEDIA

DCIM100MEDIA

DCIM100MEDIA

DCIM100MEDIA

DCIM100MEDIA

DCIM100MEDIA

DCIM100MEDIA

DCIM100MEDIA

DCIM100MEDIA

DCIM100MEDIA

DCIM100MEDIA

DCIM100MEDIA

DCIM100MEDIA

DCIM100MEDIA

DCIM100MEDIA

P_20151224_150506_HDR

P_20151224_160640

P_20151224_155346

P_20151224_155241

P_20151224_152929

P_20151224_153722

P_20151224_154940

 

Videonya :


memories

%d blogger menyukai ini: