Archive for April, 2012



Hai, salam wildlife sueto kali ini saya mendapat kiriman broadcast film dari teman sueto yang ada di Belanda nih fbnya http://www.facebook.com/ibnu.khamais dia mencoba mereview sebuah karya anak Indonesia yang lagi kuliah di Belanda..

Berikut Sedikit reviewnya :

Ucok (diperankan oleh Atmoko Dwi Raden), seorang mahasiswa Indonesia yang kuliah di Wageningen, Belanda, adalah seorang pemuda yang memiliki nasionalisme yang tinggi. Bersama tiga teman dekatnya, Eka (Titis Wardhani), Acong (Ferdinand Romuli), serta Poltak (Wempy Endarwin, mereka berjuang keras agar bisa melaksanakan upacara bendera di kampus mereka untuk memperingati 17 Agustus, hari kemerdekaan Republik Indonesia, negara yang mereka cintai. Meski begitu, keinginan tersebut ternyata tidak selalu berjalan mulus. Ada saja halangan yang mereka hadapi. Namun, tekad dan semangat mereka yang begitu kuat ternyata mampu mendorong mereka untuk melaksanakan keinginan tersebut, sehingga upacara pengibaran bendera merah putih yang mereka dambakan akhirnya dapat mereka wujudkan…

Ir. Soekarno pernah berujar, “berikan aku seribu orang tua, kan kucabut semeru dari akarnya.. berikan aku sepuluh pemuda, akan kugoncangkan dunia”. Film ini mengisahkan persahabatan empat mahasiswa Indonesia di Belanda yang memiliki semangat juang yang tinggi. Film ini memberikan makna dan inspirasi yang mendalam bagi kita, bahwa semangat juang, yang merupakan modal kuat dalam mengejar keinginan dan cita-cita, patut dimiliki oleh pemuda-pemuda harapan bangsa kedepan untuk memujudkan kejayaan Indonesia. Selain itu, sebagai bangsa yang besar, kita mesti menghargai pahlawan-pahlawan kita, dimana salah satunya adalah dengan menghargai bendera kita, bendera merah putih yang telah susah payah diperjuangkan oleh pejuang-pejuang kita.. Hiduplah Indonesia Raya..

Berikut vdeonya :

Boleh di like di link ini http://www.facebook.com/ibnu.khamais/posts/325264294206290?comment_id=2879369&ref=notif&notif_t=comment_mention

Terima kasih semoga bermanfaat..


Pernah dengar Sate Tulang ?

Pernah menikmatinya ?

Kawan, kalau ingin mencoba sate dengan rasa dan gaya yang berbeda maka sajian kuliner ini mantap untuk dicoba. Sate Tulang Bamegah. Dilihat dari namanya sepintas agak unik seakan-akan tulang disate. Seperti apa rasanya, kita akan coba.

Sate ini disajikan dengan bumbu saos merah yang sepintas terlihat pedas, ukuran per potongnya cukup besar sehingga satu tusuk sate terdiri dari 3 potongan daging tulang menjadi besar. Ditemani dengan bumbu saos sambal merah, sate ini dapat dicocolkan ke bumbu tersebut untuk menambah kenikmatan rasanya. Aroma sate panggangnya benar-benar menggugah selera.

Jangan pernah berpikir sate ini hanya mengandung tulang saja, ternyata sate ini diolah dari bagian dada ayam yang telah diremukkan dan diolah lebih lanjut. Semua daging ayam utama memang telah dilepaskan, namun masih cukup banyak daging yang ditinggalkan khususnya daging yang memiliki kekenyalan dan tekstur khusus yang masih menempel di tulang dada itu.

Rasanya sangat nikmat, ada rasa manis dan barbekyu atau panggangan khas. Daging juga tidak terasa alot, dan ditambah dengan keasyikan menggerogoti tulang dan dagingnya itu benar-benar nikmat. Bagi kawan yang suka bergelut dengan kuliner yang mengandung tulang dan menggerogotinya, ini patut dicoba. Asyik dan nikmat. Jangan ada menu khas lainnya yaitu sate kulit yang tak kalah enak dengan sate tulang .

Makanan ini disajikan dengan nasi terpisah dengan harga per porsi tanpa nasi 12.500 rupiah. Harga sate kulit per porsinya Rp 17.500,-

Apabila kawan ingin menikmati Sate Tulang ini bisa langsung menuju Rumah Makan Bamegah jalan Mayjend Sungkono No. 28 telepon 031-5673077. Lokasinya cukup mudah dijangkau dan terlihat jelas di samping SPBU Shell.

Lokasi :

Sate Tulang Bamegah

Jl. Mayjend Sungkono No. 28 Surabaya
Telp. 031-5673077
Harga : Rp 10.000 / porsi sate

(Surabaya, City Guide)


Menu bebek, biasanya disajikan sebagai bebek goreng, yang diberi bumbu khas berwarna kuning dengan sambal plus lalapan. Untuk yang satu ini bebek dalam penyajian sate, aroma khas bebek keluar dari kepulan asap saat dibakar, dengan paduan bumbu kacang tanah dan kacang mente membuat beda dari sate-sate lainnya, tak lupa pula kecap kental manis, juga taburan bawang goreng diatasnya, membuat lidah ini merasa tak ingin melewatkan begitu saja untuk segera mencicipi sate bebek ini.

Warung yang berkonsep lesehan ini terletak di Jl. Irian barat Surabaya, buka antara jam 17.00 – 23.00. Pak Sudarno (40) pemilik warung, mulai membuka usahanya di tahun 2006 sampai sekarang, selain di daerah Jl. Irian Barat, bapak dua anak ini membuka cabang di Jl. Ksatria Lima Kodam Brawijaya Surabaya.

Jika Anda membayangkan bebek dengan daging yang alot (keras) dan amis, tapi saat ditangan pak Sudarno membuat olahan bebek ini beda, sehingga patut untuk Anda coba.

Soal harga Anda tidak perlu merogoh kocek terlalu dalam, dengan Rp. 8000 Anda bisa menikmati 10 tusuk sate bebek irba bikinan pak Sudarno.

Sumber : http://surabayamuda.com/?p=443


Satu lagi kuliner Surabaya yang patut Anda coba saat berada di Kota Pahlawan ini, namanya Nasi Pecel Nyamleng Gayeng yang berlokasi di Jalan Mayjend Sungkono. Seporsi nasi pecel terdiri dari aneka sayuran yang direbus yakni kecambah, kacang panjang, sayur, serta ketimun yang di potong dadu dan siraman bumbu pecel yang khas, harganya cukup bervariasi, tergantung lauk pauk yang di pesan mulai dari Rp Rp. 13.000 an. Pilihan lauk pauk yang tersedia meliputi empal daging, telur asin, dadar jagung, ayam goreng, tahu, tempe, Telur coplok dan lain-lain. Tidak hanya Nasi Pecel namun juga tersedia Nasi Rawon.

Nasi Pecel Nyamleng Gayeng
Jl. Mayjend Sungkono no. 31, Surabaya
Jam buka: 09.00 – 21.00 Wib

(Surabaya, City Guide)
TS-2011-09-08-019-Nasi Pecel Nyamleng Gayeng Mayjen Sungkono
pic tabeoishii.posterous.com


Resto Bebek Remuk yang dikenal dengan Bebek Remuk Pak Ndut ini menawarkan olahan ikan bebek berbeda dari umumnya, makanan tersebut diberi nama Bebek Remuk alias dagingnya di suwir-suwir dan dipisahkan dari tulangnya. Yang bikin beda yaitu sambalnya yang menggunakan sambal korek (sambal bawang). Selain dengan sambal korek, bisa juga dinikmati sajian bebek dengan sambal Ijo dan Bakar yang diolah dengan tradisional, dan juga Godong Kates yang unik dan segar.

Di resto yang menjadi cabang dari Kartasura-Solo ini memberikan lebih dari sekedar kelezatan dan originalitas selera kuliner sejati cara baru menikmati bebek goreng di setiap gigitan. Saatnya mencoba menu yang kini menjadi Andalan di Resto Bebek Remuk adalah Bebek Gonso, dan Ayam Lombok Ijo. Menu lainnya seperti Bebek/Ayam Remuk, Bebek/Ayam Empuk, Bebek/Ayam Sangan. Anda bisa membeli dengan paket menu yang telah disediakan dengan harga yang lebih terjangkau.

 

Restorannya berada di sebelah depot Bu Kris dan berada di perumahan elit Bukit Mas. Di Resto ini juga melayani order hanya dengan menambah biaya Rp 10.000 untuk wilayah Surabaya. Selain itu, juga melayani dalam rangka pesta, syukuran, meeting dan event lainnya.

PAKET JAGOAN
Jagoan 1 : Untuk 1 orang Rp. 21.000 (Nasi, Bebek Paha, Sambal Korek, Es Teh)
Jagoan 2 : Untuk 2 orang Rp. 48.000 (Nasi, Bebek Paha, Sambal Korek, Sambal Ijo, Es Jeruk)
Jagoan 3 : Untuk 3 orang Rp. 76.000 (Nasi Bebek Paha/Dada, Lalapan 5 in 1, Es Milo/Jeruk)
Jagoan Hemat Bertiga : Rp. 50.000 (Nasi Bebek Remuk porsi kecil, Sambal Korek dan Ijo, Aqua)

Tiap pembelian 2 paket gratis 1 Jeroan Bebek/Ayam/Kremesan

PAKET HAPPY
Happy Snack (1 mantau cokelat keju & Es chocolate) Rp. 14.000
Happy Chicken ( Nasi, Ayam Paha, Sambal Korek, Es Jeruk) Rp. 20.000
Happy Happy (Nasi, Sate Jeroan, Sambal Bakar/Ijo/Korek, Kremes, Es Teh) Rp. 11.000

PAKET 3K (Untuk bawa Pulang/Pesanan)
Paket Kwek (Nasi, Bebek Remuk, Sambal Korek ) Rp. 16.000
Paket Kwak (Nasi, Bebek Paha, Sambal Korek/Ijo) Rp. 19.000
Paket Kwik (Nasi , Bebek Paha/Dada, Sambal Bakar/Korek/Ijo) Rp. 20.00

Harga : Rp 10.000 – Rp 80.000

Bebek Remuk Sambel Korek (Pak Ndut)
Ruko Villa Bukit Mas RO 8
Jl Raya Bukit Villa Mas, Surabaya
Telp: 031 5615977
Web. http://www.restobebekremuk.com/

(Surabaya, City Guide)
2011-02-05-037-Bebek Remuk Sambel Korek (Pak Ndut)


Siapa yang tidak kenal dengan makanan yang satu ini, sebuah pedagang kaki lima yang laris manis dengan menu andalannya yakni bebek goreng.

Bebek yang berada di sekitar Tugu Pahlawan ini juga dikenal dengan Nasi Bebek Tembaan, yang memang lokasinya ada di jalan Tembaan Surabaya atau di depan BCA KC Tembaan. Tenda warung ini dibuka mulai jam 18.00 wib, lebih dari jam 22.00 wib jangan harap bisa menikmati sajian nasi bebeknya, biasanya sudah laris manis oleh pembeli.

Meskipun di sini hanya menjual bebek saja, namun ada beberapa macam yang bisa dijadikan pilihan seperti,  Bebek Goreng Paha Super, Paha biasa, Dada Super, Dada Biasa, sampai Jeroan juga tersedia. Untuk minuman bisa memesan es teh dan es kelapa muda. Satu porsi bebek plus nasi dihargai mulai Rp 9.000 – Rp 12.000 an, ditambah dengan serundeng diatasnya serta sambal dengan pilihan ada yang sedikit manis dan satunya pedas.

Karena lokasinya tidak begitu luas, area parkir yang disediakan juga terbatas, jadi pengendara baik roda dua dan empat bisa memarkir kendaraannya di pinggir jalan.

Nasi Bebek Tugu Pahlawan
Jl Tembaan, Surabaya

(Surabaya, City Guide)
2011-05-31-169-Nasi Bebek Tugu Pahlawan

Heroic Monument, Surabaya, Indonesia. Bahasa I...

Heroic Monument, Surabaya, Indonesia. Bahasa Indonesia: Tugu Pahlawan (Photo credit: Wikipedia)


HRM® Corp

Pasca gagalnya pemerintah menaikkan harga BBM, masih ada saja polemik yang tersisa di masyarakat. Masih belum hilang dari ingatan kita tentang pemberitaan mobil mewah ikut menenggak Premium yang sejatinya adalah bahan bakar bersubsidi untuk rakyat. Memang sebenarnya hal itu sudah lazim terjadi, namun seiring dengan isu sensitif tentang “BBM” berita ini sepertinya dibuat heboh. Apalagi dengan di sharenya beberapa foto di media maupun jejaring sosial yang didalamnya terlihat jelas mobil mewah yang sedang menikmati “minuman rakyat”. Beruntungnya berita dan foto-foto mobil mewah tersebut sampai juga di telinga elite politik tanah air kita.

Lihat pos aslinya 211 kata lagi


Menikmati sajian pecel memang paling enak disaat pagi hari, namun tidak salahnya Anda juga mencicipi menu yang satu ini saat malam tiba. Salah satu tempat makan terkenal yang menyajikan nasi pecel adalah di kawasan Dinoyo.

Pak Imron yang kini meneruskan usaha Ayahnya Hj Sukarti (alm) sejak tahun 1983 yang dulunya berada di Jalan Keputran dan berpindah di Jalan Dinoyo, nasi pecel yang satu ini berbeda dengan kebanyakan. Pecel Kuah namanya, yakni Nasi Pecel yang dikombinasi dengan kuah rawon, hal ini banyak yang penasaran dengan rasanya. Mulai dari kalangan biasa, pejabat hingga para artis pun berdatangan untuk mencicipi Pecel kuah Rawon.

Sebenarnya Pak Imron tidak hanya menjual Nasi Pecel saja, menu lain seperti Nasi Rawon juga tersedia dengan daging empalnya yang disuwir. Harganya juga terjangkau, untuk Nasi Pecel Rp 7500 Nasi Pecel Kuah Rp 7500 dan Nasi Rawon Rp 7500.

Pecel Kuah Keputran
Jl Dinoyo 1, Surabaya (Depan Eks Gedung Bioskop Purnama)
Telp: 031 60449839
Jam buka: 18.00 – 04.30 Wib
(sore hingga subuh)

(Surabaya, City Guide)
TS-2011-10-21-054-Pecel Kuah Keputran
*) pic twitoaster.com


Umumnya sajian ikan bebek goreng berwarna kuning, namun lain lagi saat Anda mencicipi bebek goreng buatan Pak Sayeki yang sudah menjualbelikan bebek gorengnya sejak tahun 1981 silam.

Bebek goreng ini sangat berbeda dari yang lainnya, karena bebek yang di olah ini tidak memakai kunyit sehingga warna bebeknya hitam, beliau yang asli dari Madura ini sangat lihai dalam mengolah bebek.

Lokasinya yang berada di Dharmahusada ini terlihat tak pernah sepi dari kerumuhan pengunjung, meskipun tempat duduk yang disediakan tidak terlalu luas mereka pun rela mengantri untuk bisa menikmati sajian bebek hitam. Satu porsi untuk bebek goreng seharga Rp 9.500, dan untuk minuman Anda bisa memesan es teh dan es jeruk.

Warung ini biasanya buka pada sore hari hingga malam hari, dan sekitar jam 20.00 – 20.30 Wib banyak sekali pengunjungnya. Pak Sayeki juga masih tetap buka di hari besar seperti Bulan Ramadhan tapi dari jam 18.00 – 22.00 Wib saja.

Nasi Bebek Hitam Sayeki
Jl Dharmahusada, Surabaya (sebelah Bank Muamalat)
Jam buka : 17.00 – 23.00 Wib

(Surabaya, City Guide)
2011-02-02-014-Nasi Bebek Hitam Sayeki

Lokassi :


Kota Surabaya, selain  terkenal sebagai kota Pahlawan juga dikenal akan wisata kuliner yang legendaris. Misalnya, Lontong Kupang, Pecel Semanggi. Pecel Semanggi adalah makanan yang berbahan dasar daun semanggi ditambah dengan tauge lalu disajikan dengan siraman bumbu khas pecel semanggi yang disertai daun pisang sebagai pengganti piring. Makanan yang hingga kini masih tetap eksis walaupun agak sulit ditemui.

Lain hal nya dengan Lontong Kupang, yang juga merupakan salah satu makanan khas Surabaya dan Sidoarjo. Makanan ini paling sering kita jumpai di pantai kenjeran. Terdiri dari bumbu petis hitam, lontong, kuah bercampur kupang sejenis tiram atau kerang kecil. Makanan ini juga sering dijumpai di Sidoarjo , bahkan ada pusat penjualan kupang  yang disebut Bursa Lontong Kupang, yang hingga saat ini tidak kurang 30 kios yang berkumpul di sana. Salah satunya adalah Depot Lontong Kupang Rizki di kios No. 19-20.

Sajian ini cukup sederhana, kupang yang telah direbus, disajikan dengan petis yang digerus dengan bawang putih, campuran tersebut akan diencerkan dengan membubuhi sedikit kuah rebusan kupang. Ditambahkan irisan lontong diatasnya ditaburi potongan lento lalu disiram dengan kuah rebusan kupang. Menikmati sajian ini akan lebih nikmat bila ditambah sate kerang. Sate ini lebih pas jika ditambahkan sambal petis dengan taburan bawang goreng.

Kebanyakan orang merasa khawatir karena tidak tawar makan kupang (alergi). Sebagai penawarnya yaitu air kelapa muda. Minuman ini bukan saja sebagai pelepas dahaga, tetapi juga berfungsi sebagai penawar racun yang terdapat dalam kupang. Lontong kupang bisa Anda dapat kan dibeberapa lokasi, yakni: Bursa kupang Sidoarjo, Pantai Ria Kenjeran, Pujasera Kartika Jl. Diponegoro Surabaya, Dapur nusantara ITC Mega Grosir Surabaya, serta telah hadir di Cafe & Pujasera Arum Manis Jl. Mayjend Sungkono Surabaya Selatan.

Kisaran harga
Kupang lontong : Rp 3.000/porsi
Sate kerang : Rp 600/tusuk
Es kelapa muda (buah) : Rp 9000
Krupuk kedelai : Rp 500/bks

(Surabaya, City Guide)
2011-01-11-020-Lontong Kupang khas Surabaya

Lokasi :

%d blogger menyukai ini: