Archive for Februari, 2016



IMG_3982

Hi Salam wildlife!Cerita perjalanan ini lanjutan dari touring pulau tabuhan dan kawah wurung part 1…Langsung saja sekitar jam 5 pagi kami dari hotel merah putih langsung prepare berangkat menuju destinasi kedua yaitu “kawah wurung” yang jalannya itu lo membuat orang wurung (gak jadi) ke tempat tersebut..haha tapi ya sejarahbukan itu..

Perjalanan kami Lanjutkan dari pantai Kampe menuju keselatan melewati pelabuhan ketapang, masuk arah kota Banyuwangi kemudian ikuti saja plakat arah ke kawah ijen melewati kecamatan glagah yang ada desa penghasil durian merah itu lo yang harga perbuahnya Rp150.000-Rp300.000,-

tabuhan wurung

Bagi anda sekalian berkunjung ke ijen pakai motor matic atau bebek ya sebaiknya sebelum memasuki kekawasan licin-sempol isi bensin dulu di pom bensin terkahir di kecamatan glagah. Setelah itu perjalanan kami lanjutkan sampai beberapa menit kemudian kami sampai lokasi tiket masuk kawasan ijen dengan membayar tiket retribusi sekitar Rp 3000,-. Kemudian lanjut….Langsung dihadapkan dengan track yang lika-liku dan naik turun curam tapi sekarang sudah bagus mulus beraspal berbeda saat kami dulu 2012 pertama ke ijen via jalur Banyuwangi. Lagi-lagi mengenang masalalu dari 2009, 2012, 2014, dan 2016 kami kembali ke Ijen memang pesonanya seakan tak habis hawanya juga masih lebih dingin dari cangar dan bromo kalau saya rasa. Sampai di pos pendakian kawah ijen kami berhenti sejenak sarapan dan lain-lain.

Misal anda lewat via Banyuwangi kawah wurung ini berada setelah pos pendakian ke kawah ijen tapi masih di wilayah ijen jadi ikuti aja arahnya ke arah kota Bondowoso, air terjun yang berbatu dipinggir jalan itu masih lurus sampai masuk ke kebun dan pertanian nanti ada plakatnya sebelah kiri jalan menuju kawah wurung.

Masuk area kawah wurung ditarik retribusi lagi dan dihimbau agar menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarang seperti dicek berangkat bawa apa pulang bawa apa kalau bisa pulang bawa sampah lebih banyak lebih bagus dan sebagai greentouringer pengelolaan yang peduli lingkungan seperti ini kami sangat bangga dan kegiatan seperti ini harus dilestarikan kalau tidak mendengarkan atau lalai membawa sampah kembali terkena denda lo sekitar Rp 50.000-100.000,- jadi memang benar-benar pagi pengunjung sekalian harus diperhatikan. Tak lupa harga tiket retribusi sekitar Rp 5000,-/Perorang.

Saat masuk wilayah kawah wurung yang terletak di jampit kecamatan sempol ini sebenarnya ada beberapa spot view untuk bisa dinikmati keindahan kawah wurung ini. Fasilitas juga sudah tersedia parkir untuk mobil dan motor, warung makanan cemilan juga sudah ada. Juga sudah dibangun gazebo-gazebo untuk menikmati suasana sekitar. Tidak hanya bisa menikmati keindahan kawah dari bibir kawah saja tapi anda bisa menuruni bukit jalan kaki atau pakai motor bagi yang bernyali. Suasananya mirip bukit telletubies bagus dan pesona zamrud hijaunya itu lo menyejukkan mata.

Waktu berlalu karena lupa mendokumentasikan keindahan alam ini dan hujan pun mulai datang akhirnya kami tak sempat mengeksplor jauh lebih dalam untuk sekalian datang guest house jampit. Kemudian tujuan terkhir adalah cafe ijen. Cafe yang berada persis disebelah pos masuk pertama yang dari kota Bondowoso untuk sejenak menghangatkan badan dan menikmati berbagai cita rasa kopi khas ijen. Hmm terasa begitu romansa suasananya saat itu. Hujan pun reda dan hari mulai sore, acara langsung balik ke Surabaya pun disiapkan. Begitulah sepenggal cerita perjalanan dari kami Suetoclub mudah-mudahan bergunan bagi para pembaca sekalian ketemu lagi di next trip yap..

Dokumentasi :

 

Videonya :

pulau tabuhan dan kawah wurung by suetoclub


bareng

Salam Wildlife!Langsung saja Febuari 2016 adalah bulan romantis untuk melakukan touring, destinasi perjalanan yang dituju adalah mengexplore keindahan pulau Tabuhan dan Kawah Wurung (Salah Satu Wisata Andalan di Pegunungan Ijen Sekarang Selain Kawah ijen sendiri dan Blue Fire).

Kami berangakat malam hari dari homebase Surabaya dengan tujuan pertama Pulau Tabuhan karena niatnya memang agar bisa snorkling dengan puas dari pagi sampai sore dipulau tabuhan sekalian juga mampir ke taman apung basring lihat penangkaran hiu. Rutenya Surabaya(jam11malam ready to go)-Sidoarjo-Bangil-Pasuruan-Probolinggo(rest)-Paiton-Pasirputih-Situbondo(rest&breakfast)-Baluran-Desa Basring untuk lebih jelasnya bisa cek di google map yap…

sby tabuhan

Perjalanan malam biasanya memang penuh keseruan..akhirnya pagi sekitar jam 5 kami sampai Situbondo tak lupa mampir di warung pecel khas Banyuwangi enak dan murahlah didaerah kota situbondo cek foto nih dibawah :

2016-02-07-05-25-49-57

Setelah Sarapan Kami langsung menuju pantai Kape(Kape Beach) ada arahya kalau dari Baluran pantainya sebelum pelabuhan Ketapang Banyuwangi. Nyampai disana langsung antri tiket untuk tarif normalnya perkapal Rp 500.000,-(sudah termasuk life jacket) PP Pantai Kape-Pulau Tabuhan untuk alat snorklingnya sewa Rp 25.000,-untuk fin kadang ada kadang enggak. Kemudian bila pingin mampir sekalian ke basring per orang tambah Rp 5000,-. Nah dari pantai Kape ini juga bisa langsung ke Pulau Menjangan lo tapi ya begitu harus booking dulu kalau pas lagi ramai tapi pas sepi seperti saya kemarin ya bisa langsung ready asalkan ombak mendukung. Untuk tarif lebih lengkap bisa langsung cek dihttp://www.infoneisun.web.id/2016/01/tarif-pelayanan-di-bangsring-underwater.html

tapi kami kemarin langsung datang saja ketempatkok.

Waktu kemarin itu kami kesana memang banyak wisatawan rombongan yang ke pulau tabuhan jadi suasananya ramai banget begitu akhirnya kami harus menunggu giliran untuk mendapatkan sewa kapal dan aksesoris underwaternya sekitar 5-6 kapal PP kami baru dapat diantar ke pulau Tabuhan.

Sampai pulau Tabuhan….Pulau ini terletak 20km dari kota Banyuwangi sudah banyak akseskok jika ingin kesini dengan luas pulau sekitar 5 hektar jadi ya kalau mau keliling pulau tidak akan membuat kaki kita gemporkok juga secara overall bagus pulaunya warna airnya masih alami suasana bawah laut juga masih bagus tapi secara kebersihan kurang banyak sampah berkeliaran karena memang pengelola setempat kurang menghimbau para wisatawan untuk itu tapi mudah-mudahan secara hati nurani tersentuhlah mereka bila niatnya memang ingin melestarikan pulau Tabuhan dan sekitarnya

Aksesoris perang langsung kami persisapkan untuk mengeksplore pulau Tabuhan ini…detik demi detik berlalu, menit demi menit, jam demi jam akhirnya kami puas dan pulangnya sekalian mampir ke rumah apung basring lihat hiu meskipun hiunya tak sempat kami foto tapi ternyata disana ikannya banyak.

Setelah capek akhirnya kami pun bergegas cari makan dan hotel merah putih disekitar jalanan Banyuwangi…hahaha demi menyambung tenaga untuk mempersiapakan perjalanan esok harinya menuju kawah wurung..Okay brosis kami istirahat dulu lanjut ke part 2…

Monggo dinikmati foto-fotonya dan videonya :

Basring underwater  :

Berikut videonya :

Pulau Tabuhan dengan Suetoclub

 


P_20160221_083430[1]

Salamwildlife!Sekali-sekali ngepost hiburan, acara Pesta rakyat dan Pawai Budaya di kota sendiri Sidoarjo tentunya sebuah kabupaten di wilayah propinsi jawa timur. Event ini diselenggarakan dalam rangka memeriahkan hari jadi Kabupaten Sidoarjo, pelaksanaan pesta rakyat ini digabung dengan acara pawai budaya, yang telah diselenggarakan  hari Minggu tanggal 21 Februari 2016…. Yup benar hari ini!saat posting ini terbit.
Pawai budaya merupakan Aktualisasi Budaya Daerah yang diikuti oleh seluruh SKPD, TNI Angkatan Laut, Bank Jatim, BUMD yang ada di Sidoarjo, dan masyarakat umum dengan tujuan untuk menggali potensi yang ada di seluruh wilayah  yang ada di Sidoarjo termasuk kecamatan, kelurahan dan desa-desa, masing-masing tim berusaha menampilkan yang unik, indah dan terbaik. Misalnya mempertontonkan bentuk kerajaan yang pernah ada di Sidoarjo, Kerajaan Jenggala, bentuk kerajaan ini ditampilkan berupa tarian khas dan raja serta permaisurinya.
Sebelumnya memang acara ini sudah dilaksanakan empat kali dan melibatkan lebih kurang 7.750 Orang tahun 2015. Pawai tahun ini bertema Sidoarjo Exotic Carnival, rute pawai dimulai pagi hari sekitar jam 08.00 wib, start dari Alun alun Sidoarjo dan finish di depan GOR Delta Sidoarjo, di mana pesta rakyat di tempatkan. Tiap tim pawai minimal 30 orang, pawai ini juga dinilai dan membutuhkan kreativitas peserta kalau pernah lihat Jember fashion carnival nah kostumnya hampirada yang mirip-mirip. Acara dimulai dengan drumband anak-anak, fashion show anak-anak, diteruskan dengan campur sari dua lagu serta tarian walang sangit setelah itu baru Bupati membuka acara pawai dengan memukul kentongan.
Pesta rakyat sendiri merupakan kegiatan makan gratis makanan khas Sidoarjo seperti lontong kupang dan es degan, lontong cecek, soto, bakso, dll. Masyarakat juga dihibur dengan orkes melayu dengan menampilkan artis-artis dari Sidoarjo, yang ditempatkan di kompleks GOR Delta Sidoarjo, tentu saja setelah pawai budaya selesai. Biasanya dimulai jam 2 siang.

Jadi monggo yang belum tahu dan deket didaerah Sidoarjo bisa mampir ke acara yang sangat meriah, soalnya ini acara pesta budaya setahun sekali lo..Makanangratisnya itu lo jangan sampai kehabisan jiahhahahaha..

Yuk disimak foto-fotonya :

Selamat menikmati budaya Indonesia yang beragam dan harus terus dijaga kelestraiannya


Edo Rusyanto's Traffic

lampu-isyarat-belok_didi

DULU ada pepatah mengatakan, mulut mu, harimau mu. Kini, jempol mu, keselamatan mu. Loh?

Iya, nggak percaya? Coba aja di jalan raya. Begitu sepeda motor berbelok atau putar arah seenaknya alias nggak nyalain lampu sein, bakal bikin nggak selamat. Padahal, urusan berbelok tadi itu hanya persoalan sedekat jempol. Maksudnya, untuk menyalakan lampu isyarat atau lampu sein sepeda motor cukup dengan menjentikan jempol untuk menggeser tuas lampu.

Amat mengherankan jika untuk berbelok saja masih ada yang abai untuk menyalakan lampu sein. Padahal, langkah untuk menyalakan lampu berwarna orange itu tidak butuh tenaga besar. Sekali lagi, cukup menjentikan jempol jari tangan.

Kita kerap dibuat jengkel dengan ulah pengendara yang berbelok arah atau berputar arah seenaknya tanpa memberi lampu isyarat. Bukan apa-apa, gara-gara hal yang dianggap kecil itu bisa menimbulkan tabrak samping. Atau, membuat pengendara di belakangnya menjadi terpelanting.

Betul bahwa seluruh pengguna jalan mesti konsentrasi dengan senantiasa fokus dan waspada, terlebih mereka…

Lihat pos aslinya 162 kata lagi


Edo Rusyanto's Traffic

jarak-aman-pesanlaka1

PENGALAMAN pahit biasanya mengubah perilaku seseorang. Bila hari ini melabrak aturan, lalu merasakan getirnya sanksi, keesokan hari tak perlu mengulang hal serupa. Kira-kira begitu.

Apa yang dialami pria muda ini barangkali tak akan diulangi dirinya di kemudian hari. Ceritanya begini.

Lalu lintas jalan ramai lancar. Cuaca mendung. Tiba-tiba, para pengguna jalan dikejutkan oleh bunyi derit dan suara benda jatuh di atas aspal. Gubrak!!!

Tampak sebuah sepeda motor skutik tersungkur. Sang pengendara sempat melompat sehingga tak terjadi petaka yang lebih buruk. Tampak hanya cedera ringan di bagian tangan dan kaki sang pemuda itu. Terlihat raut kepanikan dan entah apa yang ada di benak pria muda itu. Lalu, dia pun mengangkat sepeda motornya untuk kemudian melanjutkan perjalanannya. Dia melenggang, di kepalanya tak ada helm pelindung kepala.

Sebelum kejadian, saya melihat dari jarak beberapa meter sang pengendara itu terlalu dekat dengan sepeda motor yang ada di depannya. Entah karena ada apa, peseda motor…

Lihat pos aslinya 148 kata lagi


Edo Rusyanto's Traffic

2014-02-17 09.42.19

DALAM urusan konsumsi kita mengenal soal kebutuhan dan keinginan. Kadang, dalam membelanjakan uang ada diantara kita yang kalap dengan menghamburkan uang sebatas untuk keinginan. Ironisnya, kalau ternyata lebih besar pasak daripada tiang.

Untuk urusan di jalan raya, kita pernah mengulas soal mana yang penting dan mana yang genting. Pada gilirannya, permasalahan yang genting alias mendesak mesti menjadi prioritas. Sedangkan urusan yang penting ditindaklanjuti kemudian. Lantas, bagaimana memilih dan memilah mana yang kategori penting dan mana yang kategori genting?

Di benak saya, beberapa situasi yang masuk kategori genting di jalan raya adalah terkait kecelakaan lalu lintas jalan dan penanganan kebakaran. Dalam masalah kecelakaan lalu lintas jalan termasuk turunannya, seperti faktor-faktor pemicunya. Sedangkan urusan pemadaman kebakaran terkait dengan laju pergerakan mobil pemadam kebakaran menuju lokasi kejadian. Mobil pemadam mutlak mendapat prioritas.

Kecelakaan menjadi masalah genting di jalan raya kita karena fakta data yang ada amat memprihatinkan. Setidaknya, 250-an kasus kecelakaan terjadi setiap…

Lihat pos aslinya 132 kata lagi


Edo Rusyanto's Traffic

gps devicea

JUJUR saja, perkembangan teknologi informasi demikian pesat saat ini. Bayangkan, untuk urusan keamanan negara, ekonomi bisnis, pekerjaan kantor, perabotan rumah, hingga urusan asmara, bisa ditentukan sebatas jempol dan genggaman tangan. Fakta penting bahwa teknologi lahir untuk memudahkan hidup manusia.

Begitu juga dengan urusan kuda besi kita. Sepeda motor tunggangan kita ternyata bisa dibalut teknologi informasi sehingga terkoneksi di dalam genggaman tangan. Inilah era konvergensi, otomotif dengan teknologi informasi. Ceritanya begini.

Saat saya diperkenalkan dengan teknologi berbasis global positioning system (GPS) dunia kian terasa sempit. Pergerakan si kuda besi demikian terpantau lewat jejaring internet dan teknologi seluler. Kini, dalam dua bulan terakhir saya diminta mencoba sebuah alat GPS yang digadang-gadang cukup canggih untuk keamanan dan keselamatan berlalu lintas jalan, semua itu menjadi terasa lebih nyata.

Alat GPS seukuran kotak korek api kayu berwarna hitam dipasang di kuda besi saya pada pada penghujung 2015. Di dalam alat tadi tertanam kartu chip seluler…

Lihat pos aslinya 242 kata lagi


Edo Rusyanto's Traffic

posisi bersepeda motor1

PERNAH suatu ketika seorang kolega nyaris celaka lantaran saat bersepeda motor perhatiannya kemana-mana. Dia mengaku pandangannya tergoda melihat obyek lain di sekitar jalan.

“Nyaris celaka. Tapi, saya juga pernah kecelakaan gara-gara ada pesepeda motor lain yang muncul tiba-tiba dari sela-sela mobil,” papar dia, suatu ketika di Jakarta.

Berbekal dari pengalaman tersebut kolega saya mencoba dan terus mencoba untuk bersepeda motor yang lebih aman dan selamat. Hal itu dia tempuh demi keselamatan di jalan dan tidak ingin merusak masa depan keluarga. Keren.

Namun, dari perbincangan dengan dia itu mencuat pertanyaan, sebenarnya posisi bersepeda motor yang aman dan selamat itu seperti apa sih?

Sekadar menyegarkan ingatan kita para pesepeda motor, berikut ini beberapa posisi bersepeda motor yang perlu kita terapkan saat menunggang si kuda besi.

Pertama, pandangan senantiasa jauh ke depan, yakni ke arah jalan yang akan dilintasi. Hal ini agar kita leluasa menyerap informasi yang ada, lalu mengambil keputusan yang tepat…

Lihat pos aslinya 128 kata lagi


Edo Rusyanto's Traffic

jalan berkabut

PADA suatu ketika kami bersepeda motor melintasi kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat. Cuaca hujan. Kabut bertebaran dimana-mana. Sudah tentu kondisi permukaan jalan licin.

Kawasan wisata favorit di Jawa Barat itu punya segudang tikungan. Ada yang kategorinya biasa-biasa saja, tapi jarang berupa tikungan tajam. Bahkan, lazimnya kondisi pegunungan, tikungan-tikungan tadi dilengkapi dengan kontur menurun atau menanjak. Lengkaplah.

Saat melintasi tikungan, terlebih tikungan tajam, setiap pengendara bukan saja dituntut hati-hati, tapi juga punya ketrampilan. Untuk mengambil keputusan manuver apa yang harus dilakukan, pengendara butuh informasi yang memadai saat melintasi jalan yang akan dilalui. Bila asal betot gas itu namanya spekulasi. Masa sih keselamatan kita digadaikan oleh ulah spekulatif?

Di jalan raya, amat berisiko mendahului di tikungan, terlebih tikungan tajam. Berbeda dengan di sirkuit balap yang memanfaatkan tikungan sebagai salah satu jurus jitu memenangi adu kebut. Di jalan raya, terutama yang dua arah, risiko kecelakaan adu banteng amat terbuka ketika mendahului di tikungan…

Lihat pos aslinya 241 kata lagi


Edo Rusyanto's Traffic

ibc diskusi jan 2016

DUNIA terus berputar. Penemuan demi penemuan terus bermunculan. Teknologi kian berkembang dan makin memudahkan kehidupan manusia.

Manusia terus berubah. Pada masa lampau asap dipakai oleh suku Indian untuk berkomunikasi. Lalu, dunia juga pernah menggunakan burung mengirim kabar via surat. Belakangan kita mengenal telegram, telepon, seluler, hingga internet.

Kini, dunia digenggaman tangan. Urusan negara, keluarga, hingga asmara ditentukan jemari tangan.

Teknologi informasi mengubah peradaban manusia, termasuk di jalan raya. Lihat saja di sejumlah negara maju. Ketika sistem teknologi informasi disinergikan CCTV pengaturan lalu lintas jalan kian humanis. Pengawasan dan penegakan hukum yang dibalut elektronik membuat sistem masyarakatnya kian transparan. Lihat saja misalnya di Singapura.

Electronic law enforcement (ELE) membawa pengguna jalan pada tataran berbeda. Para pengguna jalan dapat lebih menaati sistem hukum yang berlaku. Pada gilirannya fatalitas kecelakaan lalu lintas dapat dipangkas.

Banyak cara untuk mati. Tanpa diminta dia datang sendiri. Sedikit cara untuk hidup dan harus dicari termasuk di jalan…

Lihat pos aslinya 155 kata lagi

%d blogger menyukai ini: