Archive for Agustus, 2011



Masih meneruskan perjalanan di 2011 liburan kali Sueto team akan menelusuri sebuah kota di ujung selatan agak ke barat jawa timur yaitu Pacitan city…Memang sudah direncanakan akan tour ke Pacitan soalnya waktu itu memang pernah ke Pacitan tapi tak tak sampai jadi ini ceritanya mentuntaskan tour de Pacitan sebelumnya…Hmm perjalanan kami mulai dari Surabaya berangkat sekitar jam 1 pagi ke persinggahan Tombz Raider di Sidoarjo langsung berangkat menuju Pacitan..Menurutku begini rutenya Surabaya-Pacitan..

Berangkat sekitar jam 2 an kurang eh sampe Jombang kota perut sudah keroncongan akhirnya makan dulu deh di stasiun Jombang sambil ngopi terus dilanjutkan perjalanan…Kemudian subuh dulu didaerah Caruban sekitar setengah 5 an lah langsung menuju MadiunPonorogo-Tegalombo-Arjosari..Nah di daerah sebelum masuk ke Pacitan ini Tegalombo-Arjosari pemandangan di daerah ini memang bagus karena memang melewati perbukitan tinggi tapi juga daerah ini sangat rawan longsor terus jalannya hanya satu ini jadi kalau longsor ya harus menunggu longsornya dibersihkan dulu menurut cerita dari salah seorang teman dari Pacitan jalannya juga meliuk2 jadi kalu yang naik bis atau mobil hati2 bisa mabuk saja..ha2..Apalagi kalu sedang hujan mah licin banget ni jalan..sekitar 10-20km terakhir menuju kota Pacitan jalannya juga agak jelek dan kecil hanya bisa dilewati satu bus saja Hmmm…mungkin karena ada perbaikan jalan karena longsor2 sebelumnya..Tapi memang daerah ini bagus dibuat foto2 makanya kami berhenti sejenak untuk foto2..

Setelah puas foto2 perjalanan kami teruskan menuju kota Pacitan tetapi sebelum masuk kota kami sarapan sekitar jam 7an…Berikut rencana perjalanan kami Sueto Tim pertama menuju kota Pacitan istirahat sejenak setelah langsung menuju ke pantai Srau untuk istirahat dan menikmati pantai agar lebih lama…

Sekitar jam 9 Sueto tim sudah nyampe pantai Srau bayar sekitar Rp3000,-per orang sekalian motor..Pantai Srau ini terletak di Desa Candi Kecamatan Pringkuku, berjarak kurang lebih 25 Km arah Barat Pacitan. kalau dari Solo sekitar 245km. Pantai Srau mungkin obyek wisata yang tak boleh terlewatkan apabila kita berwisata ke kota Pacitan. Pantai Srau terkenal dengan pasir putihnya yang sangat indah. Kita bisa mencapai lokasinya dengan kendaraan umum yang biasa disebut colt atau kendaraan pribadi baik roda 2 maupun roda 4. Jalannya 2011 sekarang sudah lebih baik sudah beraspal dari pada tahun 2009-2010 aku pikir pembangunan pariwisata di Pacitan ini memang sangat pesat.

Secara informal, Pantai Srau dibagi menjadi 3 lokasi. Lokasi pertama yang terletak paling dekat dengan pos penjagaan masuk ke lokasi pantai ini. Pada lokasi pertama ini, yang paling menonjol dan merupakan keunikannya dibandingkan tiga lokasi lain adalah bebatuan karang yang mencuat dan banyak membentuk bukit di sekeliling bibir pantai.

Untuk masalah perairannya, sangat jernih dengan dominasi warna biru artinya tidak banyak alga dan kedalamannya cukup mengerikan. Untuk kondisi wilayah pasang surutnya berpasir bukan berbatu, serta ombaknya cukup ganas walau kadang tidak terlalu tinggi.

Lokasi kedua terletak setelah kita menyusuri jalan aspal kecil dari pos penjagaan di pintu masuk ke arah barat. Lokasi kedua ini merupakan lokasi favorit bagi pengunjung atau wisatawan serta muda-mudi yang sedang dimabuk asmara untuk berpacaran. Pada lokasi kedua ini disediakan tempat duduk yang terbuat dari beton dengan posisi menghadap ke pantai. Di lokasi inilah, bisa kita temui pedagang-pedagang minuman maupun makanan menggelar dagangannya. Untuk kondisi pantainya sendiri, lokasi kedua ini memiliki ombak yang cukup jinak, namun tetap berbahaya. Kondisi pantai berpasir namun juga terdapat karang-karang namun tidak sebanyak lokasi pertama. Bagian Pantai Srau inilah yang sering dijadikan lokasi surfing, bukan hanya oleh penduduk lokal, namun juga oleh wisatawan mancanegara. Yang khas dari tempat kedua ini dan wajib dikunjungi adalah gua laut yang terletak pada di bagian paling timur dari lokasi kedua ini.

Lokasi ketiga,  terletak di sebelah barat lokasi kedua atau terletak pada bagian paling barat dari Pantai Srau tersebut. Pada bagian ini terdapat fasilitas berupa anjungan kecil. Dari anjungan tersebut kita dapat menikmati pemandangan sunset yang menawan. Pantainya sendiri tidak terlalu menarik karena hanya merupakan teluk kecil yang langsung menghadap ke Samudera Hindia, dengan kondisi pantai berpasir dan ombak yang relatif kecil namun perairannya cukup dalam.

Selain itu, di lepas pantai dapat kita saksikan karang yang menyembul dan bentuknya mirip seperti ekor Hiu.
Dasar wilayah pasang surut di bagian pantai ini bukan berupa pasir melainkan batuan karang sehingga kita dapatmenyusuri pantai tanpa kaki kita harus terbenam pada pasir pantai dan di celah-celah batuan karang ini, terutama di tempat yang benar-benar terlindung dari sinar matahari, dapat kita temukan berbagai hewan laut seperti teripang, bintang laut, maupun landak laut.

Saya pun terpancing menaiki tebing2 karang yang tinggi untuk melihat lokasi 3 objek pantai dan luas bentangan samudra Hindia semuanya memang tampak indah diatas sini tapi kalau siang-siang mah memang panas banget harus bawa payung atau topi lah sedikit teringat pantai Tanjung Papuma  di Jember yang memang mempunyai sedikit kemiripan dengan 3 lokasi pantainya…Memang seperti biasa jaringan 3 payah jika didaerah pantai khususnya pantai selatan sinyalnya sos mungkin seluler lainnya layaknya telkomsel pasti ada..ha2..Hmm dari atas melihat anak menikmati es degan jadi saya pingin minum soalnya memang panas dan jalannya terjal meski sudah mulai dibangun tangga untuk ke atas bukit karang setelah selesai foto2nya saya bergegas turun…

Bicara secara fasilitas memang sudah agak lengkap dan masih terus dikembangkan WC umum ada pedagang2 penjual di gubuk2 pantai juga ada tempat parkir free…masjid ada, cottage masih dibangun malah ada yang tempatnya diatas bukit karang. Perkembangannya bakal pesat tinggal kebersihan pantai dan kerapian gubug pedagang saja yang harus diperhatikan supaya pantai masih kelihatan indah, bersih dan asri nantinya..

Oh iya di pantai Srau ini juga kalau pingin tahu caranya memancing di samudra banyak para penduduk sekitar memancing di tebing2 karangkok..disini sih sebutannya Pancing Samoedara

Kemudian mencoba istirahat sejenak sambil tiduran di pantai sampai jam 2 an..ZzzZzzz terbangun dan merencanakan perjalanan menuju pantai berikutnya…Lanjut ke Tour de Pacitan(Part2 Watukarung  Beach)

 

Mau promo travelnya bisa mampir ke link ini https://suetoclub.wordpress.com/2013/11/27/t-boss-tour-and-travel-partner-promotion-packet-2013/

Indonesia Merdeka 2011


Selamat Ultah yang ke 66 Indonesia semoga Sueto kedepanya bisa mengetahui seluruh keindahan dan keanekaragaman Indonesia


Masih dari kecamatan Gedangan Malang perjalanan diteruskan menuju daerak Wonogoro di sungai mbarek…Sungai air payau ini langsung terhubung dengan muara di pantai Pesanggrahan..

Karena melihat aliran sungai yang tenang, bersih, hijau  dan tidak terlalu dalam maka kami putuskan untuk menjadi tempat persinggahan kami untuk foto-foto, mandi, dan cuci motor memang sungai mbarek ini biasanya memang dipakai warga sekitar untuk mencuci, mancing dan mandi dapat dilalui menuruni jembatan mbarek yang dari arah Wonogoro jalurnya menuju ke Balekambang…Kami juga terpancing oleh 2 batu besar yang tampak seperti kepala kadal besar…pokoknya yang penting foto-foto dulu di saat terakhir perjalanan yang memang sudah merasa mulai lelah banget dan semakin malam hujan mulai mengguyur..

Sungai Mbarek ini terletak saat kita dari arah pantai Balekambang menuju Wonogor0 akan melewati jembatan pertama yaitu jembatan mbarek..oh iya dari Balekambang ke arah Bajulmati kita setidaknya melewati kalu g salah 6 jembatan he2..agak lupa baru nyampe deh di Bajulmati jalannya hanya bisa di lalui truk dan motor mungkin kalau mobil cmn bisa sampai Wonogoro saja kalau dari Balekambang..

videonya

Berikut touring Sueto kali ini lain kali akan dilanjutkan dengan cerita perjalanan yang menarik lainnya…


Menyambung perjalanan dari pantai Bajulmati sektor 2 kami mencoba menelurusi jalan aspal baru yang terus ke arah barat sampai jalan tersebut habis memang jalan ini jika diteruskan akan tembus pantai Balekambang makanya kami berniat menelusuri jalan tersebut…

Lama kami telusuri ternyata jalan aspal yang lebar dan bagus pun habis kami akhirnya mulai menyusuri jalan makadam yang kecil dan menanjak ternyata semakin seru jalannya makin menantang medannya memang agak berat juga sih…perperjalanan kadang-kadang kami berhenti sejenak mengambil nafas untuk melepas lelah dari bajulmati ke pantai Ngantep sekiranya masih ada 12km kurang lebih sih dijalanana sperti ini memang kadang-kadang anda akan menjumpai beberapa klub motor trail yang lagi latihan juga melewati persawahan dan perkebunan warga..mencoba semangat karena jalan semakin terjal dan berlumpur malah ada seorang anggota yang keblowok ha2…

Detik-detik menuju pantai Ngatep pun semakin dekat dan jalan pun dipenuhi batu-batu tapi harus kami lewati juga…Akhirnya sampai juga kita di pantai Ngantep pertama kali yang kuingat saat ke pantai ini adalah pantai kute yang di Bali itu sih…Hamparan pasir yang luas ombak yang sedikit tenang pasirnya yang halus dan putih bisa dibuat berenang lagih..Hmmm bedanya disini masih sangat sepi paling hanya ada muda mudi sekitar perkampungan dan tarif masuknya pun gratis!semoga pantai ini masih menjadi milik SUETO beberapa semester ke depan ha2..(ngareb)..Kami tiba di pantai ini mungkin sekitar jam 2 memang saat itu mendung tapi menguntungkan buat berenang lumayan kan g panas..Pantai Nganteb ini terletak setelah pantai wonogoro kalau dari arah Balekambang. Pantai Ngantep ini masih masuk wilayah kecamatan Gedangan sekitar 72km dari Malang. Kelihatannya seperti ini kejelasan mapnya nyari di Wikimapia

Demikianlah pantai Ngantep ini bagus banget memang tapi perlu sedikit pembenahan di segi infrastruktur jalan tapi mudah-mudahan juga tetap alami…kalau ketempat yang bagus emang harus bersusah payah biar ada kesannya gitu mungkin ya..Oh ya jalan tidak memungkinkan untuk dilalui mobil macam sedan dan mpv..paling2 jenis SUV yang 4WD sama kendaraan offroad sejenis..Tapi memang kemana-mana yang penting tekad dan niat yang kuat plus doalah..yaudah boleh disimak foto2nya sebagai referensi pembaca..

video di pantai ngantep by suetoclub

Next part 4 langsung menuju Mbarek River untuk mandi dan membersihkan motor…


Hay salam Wildlife Sueto…Sudah agak lama ndak merilis artikel baru mengenai extreme touring….ha2..soalnya nih anak2 Sueto community lagi sibuk mencari artikel baru tentunya dengan menjelajah tempat-tempat asyik di Indonesia dan masih di Indonesia belum kesampaian menjelajah duniakok..yang pentingkan Indonesia dulu dijelajah biar anak-anak bangsa ini lebih tahu indahnya Indonesia..

Hmmm berlanjut nih pada awal tahun tahun 2011 sekitar bulan Febuari kami Sueto Community berniat menjelajah lagi setiap inci pantai selatan Malang yang belum kami lewati akhirnya kami putuskan hari itu menelusuri pantai pertama sebelum pantai Bajulmati yaitu pantai Gua Cina diteruskan Bajulmati sektor 2 terus melewati jalan utama Banyuwangi-Pacitan yang masih belum jadi menuju pantai Nganteb diteruskan ke muara Wonogoro…ini peta perjalanan kami..

Mengapa perjalanan kami sebut 24 jam soalnya waktu itu kami berangkat jam 12 malam datengnya juga jam 12 malam juga…takdir emang berangkat dari surabaya jam 12 dari Malang eh malah tidur dulu di kota lesehan depan alfamart abis subuh-subuh mengantuk banget…zzzzzzz…..setelah subuh kami langsung meneruskan perjalanan saat itu kami berangkat 5orang naek motor…sampai daerah sumber manjing kami berhenti sejenak untuk sarapan didaerah sini sudah rawan sinyal ha2..3 emang payah kalau didaerah pantai emang kalau digunung mah nomer1…terus kami lanjutkan perjalanan melewati plakat pantai tamban belok kiri itu kami lurus beberapa kilo langsung belok kanan ada plakat pantai goa cina sama arah pantai Bajulmati kalau terus mah menuju sendang biru atau pulau sempu makanya kita belok kanan saja….Menyusuri jalan beraspal yang bagus naik turun bukit serasa di vietnam sajalah pemandangannya ha2..Awalnya kami agak linglung ternyata perkembangan pariwisata di pantai selatan ini begitu pesat awal kami lewat pantai Goa Cina tahun 2009 mah belum ada plakatnya sekarang sudah ada plakatnya jadi jelas tapi sayangnya jalannya tetap kayak dulu makadam tidak berubah padahal sudah ada lahan area parkirnya mobil-mobil kayak avanza juga bisa lewat sini kelihatannya pariwisata pantai Goa Cina ini memang inisiatif warga aja yang mengembangkannya..Setibanya di pantai biasa kami langsung menyusuri, menjelajah dan berfoto-foto untuk arsp Suetolah….Bagus!satu kta yang harus terucap dong melihat keindahan yang masih alami meskipun sudah mulai banyak wisatawan di pantai ini karena meskipun akses jalannya jelek tapi tempatnya memang mudah diketahui..

Hmm pantai Goa Cina ini berlokasi ± 6 kilometer dari Pantai Sendang Biru. Dan dari Kota Malang sekitar 70 kilometer. Pantai ini terletak di kawasan Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang. Pantai ini terbentang sepanjang kurang lebih 3 kilometer.  Pantainya terdiri dari batu2 karang ombaknya sedikit ganas masih bisa dibuat mandi atau bermain-main dipinggir pantai. Pantai ini pertama kali ditemukan oleh pertapa China pada tahun 1950. Tetapi baru dipublikasikan ke publik tahun 2007. Konon nama pantai Goa China, di ambil dari Pasutri ( pasangan Suami Istri ) asal Cina yang pernah menempati sebuah Goa di Pantai tersebut. Gua Cinanya sampai sekarang juga sering dipakai untuk bertapa oleh orang-orang sekitar.

Berikut foto-fotonya :

Wahhh…perjalanan masih panjang nih masih pagi langsung lanjut ke perjalanan berikutnya perjalana ke pantai Bajulmati sektor 2….

Mau promo travelnya bisa mampir ke link ini https://suetoclub.wordpress.com/2013/11/27/t-boss-tour-and-travel-partner-promotion-packet-2013/

%d blogger menyukai ini: