Category: Suefo(Sueto Info)



Pemudik Bawa Ransel Ini Merasakan Ganasnya Cirebon Kota Tilang! Ini baru klaim sepihak gan, dari pengaduan mas bro yang di FBnya menyebut dirinya Sulis Moreno yang menyebutkan dirinya kena tilang karena bawa tas ransel, alamak. […]

via Pemudik Bawa Ransel Ini Merasakan Ganasnya Cirebon Kota Tilang — Bonsaibiker


Viar kembali mencatatkan rekor di Indonesia menjadi pabrikan pertama yang mengenalkan motor matik, sekarang Viar melalui PT Triangle Motorindo (TM) menjadi pabrikan motor matik listrik pertama di Indonesia. Yaitu Viar Q1 di Jakarta pada […]

via Motor Listrik Viar Q1 Resmi Diluncurkan Dengan Harganya Menggiurkan — roda2blog.com


Desa Selokajang secara administratif masuk dalam wilayah Kec. Srengat, Kab. Blitar. Letaknya berada di pinggir utara Sungai Brantas yang merupakan jalur transportasi kuno di masa silam. Apa mungkin karena berada di dekat Sungai Brantas, di… Continue readingArca Selokajang, Tanda Sejarah Di Desa Selokajang Blitar The post Arca Selokajang, Tanda Sejarah Di Desa Selokajang Blitar appeared…

via Arca Selokajang, Tanda Sejarah Di Desa Selokajang Blitar — D’Travellers


P_20170430_094912_HDR

Hi salam wildlife!Pagi Gaess!tidur yang nyenyak di gili trawangan. Tujuan kali ini adalah bertemu kru lain sueto yang juga mampir ke gili trawangan kemudian lanjut wisata alam bawah laut pakai paketan yang ekonomis itu lo harga paketannya sekitar Rp 75.0000-Rp150.000,-/orang tergantung fasilitas. Untuk penambahan fin juga dikenakan Rp 15.000,-. Persiapan berangkat sekitar jam 10pagi sampai jam 16.00 WITA. Spotnya ada 3 yaitu spot rendah terumbu karang, spot ikan sedang, dan spot diving atau penyu dalam di gili meno, ada istirahat makan siang juga di gili air.

Setelah selese seharian snorkling, kami bergegas bersiap untuk kembali pulang Surabaya. Perjalanan pulang hari itu dari bangsal melewati sengigi ditemani oleh hujan sampai kota mataram. Sampai kota kami berkeliling sejenak mencari oleh-oleh dan ekspedisi barang. Perjalanan Mataram-Lembar baru dimulai sekitar jam 22.30WITA. Sampai di pelabuhan dan membayar tiket ferry sebesar Rp 112.000,-/motor 2 kepala. Masuk ferry sekitar jam 23.30WITA, kami cari tempat yang enak untuk beristirahat karena perjalanan Lembar-padangBay sekitar 5jam.

peta bangsal-singaraja

Sampai di Padangbay kami sekitar jam 5 pagi. Rutenya dari Bali kami menuju Singaraja sempat istirahat di warung masakan jawa di amlapura. Sempat mengambil dokumentasi di desa karangasem. Sampai Singaraja sekitar jam 10. Mampir istirahat kerumah rekan sueto kemudian start lagi sekitar jam 15.00 WITA. Estimasi Perjalanan sekitar 3jam sampai Ketapang. Keluar Ketapang Sekitar jam 18.30WIB. Setelah Makan Malam dilanjut perjalanan sampai di Paiton sekitar jam 22.00WIB. Dilanjut lagi akhirnya dari Surabaya sekitar jam 2 Pagi. Besoknya sudah kembali lagi ke rutinitas normal setelah melakukan perjalanan  jauh dan extreme. Meskipun banyak cerita saat perjalanan yang penting kami bisa bahagia menikmati saat-saat liburan.

peta singaraja-sby

Semoga cerita perjalanan kami ini bermanfaat bagi semua pembaca yang berkunjung ke web kami. Terimakasih selama masih ada nafas untuk menjelajah Indonesia kami akan terus bercerita tentang keindahan Alas Nusantara ini.

video


Terakhir mengunjungi Air Terjun ini kurang lebih tahun 2013, saat itu rute relatif ekstrim, karena akses jalan yang hanya roda dua saja, namun pada tanggal 25 Mei 2017 bersama teman teman saya mengunjungi kembali air terjun ini, dan syukurlah akses jalan sudah diperbaiki oleh penduduk setempat dan roda empat sudah bisa masuk jauhhh ke dalam […]

via Menjelajah air terjun Limsum Kawai – Aik Nangka Membalong — Teras Belitong Blog


NGGAK usah berkoar-koar yang maknanya bisa jadi lu nggak ngerti. Nah, kalau punya perikemanusiaan, sikap adil, dan toleransi, mulai aja dari cara lu berlalu lintas jalan. Tunjukin deh mulai dari sekarang. Begini. Kalau memang mau bertindak adil, gantian dong. Saat posisi lu lagi lampu merah ya berhenti, kasih kesempatan arah lain yang sedang lampu hijau […]

via Adil, Toleran, dan Perikemanusiaan di Jalan — Edo Rusyanto’s Traffic


Mas brosekalian yang mau MUDIK BALIK BARENG HONDA, silakang cek jadwalnya,perarturannya dan apa saja yang didapat. berikut MUDIK BARENG HONDA: · Pemberangkatan Truk : Selasa, 20 Juni 2017 · Jam Keberangkatan : 11.00 WIB · […]

via Ini dia Jadwal Mudik-Balik Bareng Honda — Bonsaibiker


 

IMG_20170502_193329_774

Hisalamwildlife!Hari ke tiga kami diLombok gaess terbangun dari mimpi buruk dihari kemarin dan semakin semangat kami menjalani hari ini. Tetap kami putuskan pagi ini jadwalnya ke pantai pink dan sekitarnya meskipun kami tak sempat mengabadikan sunrise dan jadwal snorkling di pink kamu cancel tapi yang penting bahagia itu tercapai. Perjalanan dari wisma penginapan kami di Selong sampai Jerowaru kawasan perhutani wisata pantai pink sekitar 2jam. Ternyata ada jalan tak mulus setelah masuk area perhutani untung malam kemarin kami tak teruskan perjalanan camping disini. Hehe..

peta selong-pantaipink

Sekitar 10km kurang lebih kita lalui selama 1jam karena jalan makadam kita hanya lalui maksimal sekitar 20-30km/jam saja. Kalau dilihat dari peta banyak tempat wisata indah disini ikuta saja plakat masuk pantai pink nanti ada beberapa plakat menunjukkan beberapa tempat wisata lain. Ada beberapa rumah penduduk tapi jaraknya sangat jarang dan keadaan jalannya sangat berdebu jadi ya sebaiknya sebelum kesini bawa masker dan bawa air minum yang cukup bila tidak mau kehausan.

Sampai di pantai pink masuk cuman bayar Rp 10ribu rupiah saja dan anda bisa menikmati keindahan pantai pink yang amazing badai. Kemudian sampai di pantai pink jangan terlena oleh satu spot saja coba explore dan keliling spot yang lainnya anda akan menemukan istimewanya pantai yang bertempat di Lombok timur dari pantai-pantai lombok lainnya ini sampai susah-susah tempat ini dijaga begal perkampungan setempat.

Kalau mau aman bisa masuk lewat tanjung luar sekalian anda bisa jelajah wisata dalam lautnya mengunjung beberapa gili disekitar wilayah Lombok timur.

Sebenarnya kami tidak ingin pulang dan berlama-lama disini tapi karena hari semakin sore akhirnya kami sempatkan jelajah dulu tanjung ringgit sebentar kemudian langsung keluar wilayah jerowaru menuju sembalun dengan estimasi perjalanan 3jam.

peta pantaipink-tanjung ringgit

Diperjalanan kami sempat makan dulu di warung AREMA(Arek Malang) di kota Krayak. Makanan di sini harganya bersahabat dan masakan jawa membuat saya kangen. Memasuki restoran kami sempet bertemu dengan beberapa orang yang menyamar sebagai begal yang tadi malam. Eh ternyata mereka cangkruknya disini toh..hehe..

Setelah beberapa orang itu keluar mereka ibuk pemilik warung itu cerita soal kerawanan daerah sini. Ibu pemilik warung sempet bercerita bahwa dalam bulan kemarin dia sempet kerampokan dirumahnya dan rumahnya disatroni 25 orang yang berasal dari perkampungan begal tersebut keluarga di kalung parang dan dalam 2jam barang rumah ludes hanya tinggal rumah dan mobil saja gak sempet diambil  karena kepagian. Sempet ingin minta tolong tapi jarak rumah tetangga dan kantor polisi disana agak berjauhan daripada nyawa keluarga lainnya melayang mending pasrah saja kata siibu tersebut. Kami pikir daerah Lombok timur ini ngeri juga ya. Kata ibu warung kalau musim panen semakin banyak begal. Jadi bagi wisatawan hati-hati terus berlindung kepada Tuhan yang maha Esa.

Perjalanan kami teruskan ke arah sembalun. Sampai sembalun sekitar jam 7 malam. Kebetulan orang-orang disana sangat welcome dengan wisatawan kami diantar seseorang anak untuk menuju ke rumah PA di sembalun. Karena pos administrasi ke pergasingan sudah tutup jika malam hari. Maka kami menitipkan sepeda, peralatan yang sekiranya tidak dibutuhkan saat pendakian di base camp SCDC(Sembalun Community Development Center).

peta tanjung ringgit-pergasingan

Perjalanan dari camp PA mulai jam 9 malam. Estimasi normalnya perjalanan pendakian bukit dengan ketinggian 1700mdpl adalah 3jam. Karena waktu itu ada rekan-rekan yang mencoba jelajah rute maka perjalanan kami untuk mendirikan tenda saat itu jadi molor 4jam. Ada beberapa halangan saat kami mendaki, ada yang dihadang sapi jantan, ada yang dihadang babi padahal orang ngorok di tenda, ada yang terkena jebakan batman (tai sapi dimana-mana), ada yang melihat hal-hal tak berguna seperti jaket putih padahal itu teman sendiri, ada juga yang tersesat dan takut dengan orang utan,ada yang dikejar orang gila setempat, setelah melalui beberapa rintangan tersebut akhirnya kami mendirikan tenda 200meter sebelum puncak kemudian yang lain ada yang tidur karena dinginnya waktu dan ada yang memasak sampai bintangpun tak terlihat lagi tertutup kabut.

Paginya mengambil beberapa dokumentasi dan melanjutkan ke puncak bagi yang kuat yang sisanya boleh turun. Puncak bukit di pergasingan itu menurutku sangat amazing badai karena uniknya didepan kita ada perbukitan sembalun dan Gunung Rinjani yang terlihat kokoh dengan pemandangan sawah petak yang tampak warna-warni dari atas. Sungguh indah ciptaanmu ini Ya Allah SWT. Ada beberapa puncak bukit yang bisa anda daki lo selain pergasingan ini misalnya bukit nanggi di 2300mdpl, bukit selong, bukit anak dara 1900mdpl

Puas kamipun turun melalui dua jalur yang berbeda jalur baru dan lama. Otomatis jalur lama lebih terjal untuk didaki karena memang sangat terjal. Akhirnya kamipun sampai di basecamp SCDC. Melepas lelah sebentar sambil ngobrol dengan anak PA setempat mengenai bukit pergasingan ini. Kata mereka rencananya tahun depan mungkin 2018 akan dibangun jalan untuk motor sampai ke atas untuk tempat paralayang.

Setelah semunya siap dari sembalun kami menuju ke gili trawangan dari sembalun sekitar jam 14.00WITA estimasi perjalanan 3 jam karena jam 17.00WITA tiket perahu penyeberangan ke trawangan sudah tutup loket. Perjalanan ternyata kami tempuh 2jam sampai di bangsal sekitar jam 16.15 kami melakukan persiapan dulu motor kami parkir disekitar bangsal kemdian pesan tiket perahu ke gili Trawangan Rp 17.000,- saja. Untuk info bila anda telat kepenyebrangan tetap disediakan kapal boat untuk penyeberangan ke gili trawangan, meno dan air tapi tentunya dengan tarif yang berbeda. Perjalanan laut ditempuh dari pelabuhan bangsal ke gili trawangan tidak sampai 30menit. Langsung menuju penginapan dan istirahat untuk bersiap menikmati party malamnya. Makin semakin larut di trawangan dan akhirnya kami tertidur pulas hari itu.

Lanjut ke hari ke 4 ya..

 


20170428_124906

Disinilah dimulai cerita kami menjadi incaran para preman/begal batuampar.Kami datang di tanjung Awang sekitar jam 18.30. Karena pertama kali kami melewati daerah ini kami niatnya ingin lewat batu ampar untuk langsung menuju pantai pink untuk camping. Akhirnya kami tanya warga (berhenti ditoko dengan 2 penjual cewek sekalian beli minum) arah batu ampar cewek pertama berkata ada pertigaan pertama belok kanan nanti bisa tembus krayak atau lansung pantai pink, tapi setelah ada anak cewek kedua tau kalau kita ke arah  pantai pink malam-malam, orang pertama langsung bilang jangan ke arah batu ampar jalannya buntu pertigaan mending lurus aja bahaya. (ternyata pada saat itu kami sudah masuk ke wilayah begal ada beberapa preman yang mendengar percakapan itu seakan taunya kami ke pantai pink padahal saya niatnya ke jalan utama karena mencari daerah ramai untuk singgah dan makan malam).

Kamipun setelah berembuk setuju ke arah pertigaan lurus. Dari tengah jalan kami bertemu tiga orang bawa pancing, setelah dari pertigaan pertama tiba-tiba tiga orang tadi bilang tanpa kami tanya arah pantai pink langsung dijawab belok kanan padahal kami awal ingin lurus..Akhirnya kami tergoda untuk belok kanan terus kami ikuti jalannya ketemu pertigaan kami belok kiri yang seharusnya mengikuti jalan besar belok kanan. Saya feeling salah jalan terus masuk perkampungan beli bensin ecer sekalian tanya jalan. Pada awalnya kita tanya si penjual warung jawabannya benar mengarah ke jalan besar sebelumnya. Tapi tiba-tiba setelah ada orang mabuk yang berniat merepet kami dan pura-pura beli rokok diwarung tapi tidak jadi akhirnya orang lain berkata lain menyuruh kami mengikuti arah lurus jalan perkampungan. Akhirnya kami putuskan untuk kembali mengikuti jalan besar dan memacu motor dengan kencang +-120km/jam supaya tidak ada begal yang mengejar.

Beberapa menit setelah melewati batuampar kami sampai pertigaan besar lurus arah pantai pink belok kiri ke arah klayak daerah keramaian labuhan ujung. Kami makan diwarung pertigaan setelah itu membahas kenapa tadi bisa banyak asumsi untuk arah jalan dan kasus begal diperkampungan batuampar. Kemudian tiba-tiba masih ada orang separuh baya setengah mabuk mendekati salah satu personel kami mencoba menguping kemana arah tujuan kami, tanpa kami bilang lagi dia juga bilang ke arah pantai pink ya arah sana saya antar. Tapi kami berubah rencana dan cuman berniat isi bensin dan menuju ke krayak dan mencari wisma di kota selong.

Akhirnya kami Menuju penjual bensin depan warung dan bertanya arah yang benar ke arah pelabuhan kayangan atau arah ke krayak kota. Penjual sampai ketakutan dan kami disarankan benar-benar jangan ke pantai pink malam ini kalau tidak bawa senjata sejenis pistol atau parang. Minggu lalu katanya ada bule juga ke begal kata sipenjual bensin itu dan kasusnya hampir setiap hari ada pembegalan didaerah batuampar ini (pikiran saya untuk orang penjaga warung ini baik tidak seperti penjual bensin yang sekongkol dengan preman lainnya)Xixixixi ngeri juga deh..Akhirnya kami dengan kecepatan tinggi lagi sambil melihat cecunguk-cecunguk preman yang berdua-duan di jalan malam-malam sambil hapean anggep aja cowok-cowok homo sampai keluar area begal.

Perjalanan dari pertigaan Pantai Pink-Batuampar kami menuju krayak dan dari krayak berhenti sebentar di indomart untuk tanya penginapan daerah selong. Tapi daerah krayak ini juga rawan menurut saya tapi tidak serawan daerah batuampar yang ekstream tapi di batuampar ini sudah ada polsek kok jadi ya aman apalagi situasinya ya masih ramai. Perjalanan kami teruskan sampai Selong dan mendarat di wisma. Kami pesan kamar dan bersiap tidur untuk melepas rasa was-was malam ini. Mudah-mudahan besok pagi keberuntungan bepihak kepada kami lagi ya Tuhan 0: )

Point-point menurut kami yang bisa diambil untuk keamanan wisatawan kedepan :

  1. Menurut Kami Jangan masuk Kawasan Wisata Pantai Pink Malam-malam atau diatas jam 6 sore kalau pingin masuk pantai pink malam-malam boleh asal bawa senjatarevolver dan semacamnya.
  2. Masuk area wisata pantai pink pasti melewati perkampungan batuampar wilayah preman jadi siang-malam harus hati-hati ya gaess.
  3. Penduduk kampung sangat kompak dengan preman sekitar. Kampungnya terorganisir sekali. Jadi misalnya mau tanya jangan bertele-tele karena keadaannya tidak semua orang welcome dengan turist.
  4. Estimasikan waktu dengan benar dan tepat anda saat anda menuju arah wisata pantai pink dengan kendaraan probadi.
  5. Pos polisi terdekat hanya ada di kota terdekat yaitu kota Klayak arah Selong dan jaraknya masih jauh mungkin sekitar 25-30km dari wisata pantai pink.
  6. Kalau terpaksa bermalam di wisata perhutani pantai pink mending tetap cari rumah warga yang disekitar pantai saja. Baru paginya keluar area wisata.
  7. jika disana musim panen jagung maka musim penjarahan/begal juga makin ramai.

Saran dari kami untuk siapapun yang ingin wisata Lombok Maju sih :

  1. Sangat disayangkan sebenarnya bahwa menurut kami wisata paling bagus justru malah di wilayah timur Lombok jika warga tidak welcome terhadap turist ya mungkin tidak akan pernah maju selamanya wisata di Lombok bukankah Raja Arab di arahkan ke Lombok untuk investasi kemudian ternyata tidak jadi inilah salah satu sebabnya faktor keamanan. Jadi bagi pemda setempat tolong warganya dikasih bimbingan untuk memaksimalkan wisata setempat jika banyak hal yang bisa dikomersilkan atau dikembangkan ditempat wisata maka menurut saya warga tidak perlu menjadikan begal sebuah tradisi disana karena mereka sudah mendapat lapangan pekerjaanyang cukup.
  2. Pembangunan sekolah-sekolah/universitas bertaraf yang lebih tinggi di Lombok khususnya di Timur Lombok juga seharusnya dikembangkan karena satu hal yang akan membuat manusia itu berbeda dari kaumnya yaitu imannya, pendidikan dan sikap sosialis-toleransinya.
  3. Lombok disebut juga pulau dengan 1000 masjid sudah seharusnya para ulama setempat berusaha memanusiakan atau memberi pendidikan agama yang benar di pulaunya dulu jangan terburu-buru untuk melakukan ekspansi keagaman karena menurut saya tradisi begal juga tidak diajarkan di agama manapun.
  4. Setelah sering mampir di warung-warung nasi di Lombok kami diberitahu bahwa harga gula tebu diLombok sangat mahal oleh karena itu meskipun makanan tergolong murah disini minuman manis di Lombok mahal karena memang kebun tebu masih kurang di Lombok malah banyak kebun jagung. Justru menurut kami bila dibangun industri untuk memproduksi gula jagung di Lombok maka akan banyak manfaatnya bagi penduduk sekitar, adanya lapangan pekerjaan, kebutuhan bahan pokok akan gula bisa lebih murah mungkin bisa berefek kepada perekonomian masyarakat sekitar dan gula jagung lebih bagus manfaatnya dari gula tebu untuk menangkal diabetes. Atau bisa membangun industri untuk snack jagung atau membangun tempat oleh-oleh makanan olahan jagung.

Hi salamwildlife!Paginya perjalanan dari bukit asah kami teruskan menuju Blue Lagoon untuk mengexplore wisata bawah air dan snorkling. Jalan Menuju bukit Asah ke Blue lagoon bisa dilihat via google map nih :

bukit asah-bluelagoon

Blue Lagoon ini juga katanya sih salah satu tempat snorkling terbaik di bali selain, amed, menjangan, buleleng tapi kalau tidak dicoba sendiri mana tahu makanya kami penasaran. Kalau dari bukit asah kalian bisa mengarah ke rute pelabuhan padang bay kemudian pertigaan terakhir ambi arah ke kiri tapi bukan masuk pelabuhan. Sampai tempat kami bayar biaya parkir Rp 5000,-  Tarif sewa alat snorkle disana sekitar 25 ribu-75ribu rupiah yang lengkap snorkleset, pelampung, kaki katak tapi bisa dinego sewa perahu untuk keliling spot Rp 100.000,- bisa dibagi dengan beberapa orang kalau ini isi perahu sekitar 10 orang. Kita keliling-keliling spot dari pagi sampai siang pokoknya puas. Dan memang benar spot-spot karang di blue lagoon ini masing tergolong bagus dan bisa dinikmati. Kemudian sore langsung bersiap kembali untuk mengejar sunset di “bluepoint beach”

Perjalanan kami estimasi memakan waktu 2 jam bisa dilihat rutenya via google map :

bluelagoon-bluepoint

Sampai di buepoint ternyata pas sekali sunset dan kebetulan pemandangannya lagi amazing badai lo. Langsung saja didokumentasikan :

sunset

Singkat punya cerita kenapa pantai ini dinamai bluepoint karena pada awalnya ini pantai yang terkenal karena ada villa didekat situ yang bernama villa blue point. Kalau nama aslinya sih pantai suluban yang berasal dari bahasa Bali “mesulub” yang artinya melewati bawah sesuatu, melewati kolong. Nama ini memang menjelaskan karakteristik pantai karena untuk sampai di garis air laut, anda mesti melewati kolong dinding batu.

Pantai Suluban ini mempunyai beberapa spot yang bagus untuk memanjakan mata fotografer juga pantai ini bisa dibuat latihan surfing lo, karena sering juga para bule latihan disini.

Seusai menikmati sunset dan hari semakin malam kami menuju kuta untuk mengabadikan momen pergantian tahun dari 2016-2017. Tentunya suasanan saat itu sangat ramai berkumpul pengunjung wisatawan dari seluruh dunia. Langsung aja didokumentasikan Paling seru memang pada saat tepat 00.00 WITA menikmati berbagai model letusan kembang api dari seluruh penjuru kuta.

Membaur dengan keramaian saat itu tak terasa hanya dengan hitungan detik tahun pun sudah berganti. Kami mempunyai harapan saat itu di tahun yang baru ini kita akan melakukan perjalanan, ekspansi, penjelajahan yang lebih luas lagi rutenya untuk menikmati keindahan Indonesia dan akan membagi setiap cerita perjalanan kepada setiap pembaca setia blog untuk terus menjaga kelestarian alam di Indonesia agar bisa diceritakan ke anak cucu yang akan meneruskan perjuangan-perjuangan kita tentunya dengan berbagai evaluasi perbaikan untuk menjadikan suetoclub kedepan sebagai blogger perjalanan terbaik di Indonesia yang kritis dan semangat. Sesuai moto kami yang baru “New Life, New Generation, New Adventure and Keep Extreme”

bali-sby

Esoknya kami bersiap langsung kembali pulang ke Surabaya karena di tahun baru kami akan kembali melakukan aktifitas masing-masing agar biasa mengejar mimpi-mimpi untuk bisa terus menikmati zamrud khatulistiwa pemeberian sang Tuhan Yang Maha Esa ini.

%d blogger menyukai ini: