Category: Suefo(Sueto Info)



sunrise

Hi Salam wildlife!Menyambut Awal 2019 Kali ini Suetoclub mau mengajak kalian keliling-keliling Jateng saja deh..Perjalanan kali ini bermula dari libur panjang setelah tahun baru..Berangkat Pagi Hari dari Surabaya lansgung menuju penginapan di Jogja Estimasi Perjalanan Sekitar 6jam via Caruban-Ngawi-Sragen-Solo-Klaten-Jogja

peta 1

Perjalanan Sempat Terganggu karena hujan deras di sekitar daerah Sragen dan Solo..Tujuan utama hari itu memang bersantai di Jogja dulu baru besok Paginya kita explore lagi.

Sampai Jogja sempat keliling tugu sebentar..ramainya untung gak hujan..terus kembali ke penginaan

Tarif penginapan per malam di ATtaya sekitar 150ribuan.

Paginya kita langsung bersiap menuju Magelang-Ketep Pass-Kopeng-Rawa Pening-Magelang. Pakai Pulsar dari Sby ngisi 115ribu pertalite baru ngisi lagi waktu sampe Magelang.

peta 2

Perjalanan dari Magelang ke ketep pass memakan waktu sekitaran 1jam lebih sih..tergantung lalu lintas..Pagi itu memang mendung adi kami gak yakin waktu sampai ketep pass keadaan jadi cerah. Jalan ke ketep pass mulus tapi terus menanjak kalau dari arah Magelang.

Pas sampe ketep pass cuaca cerah tapi mendung sehingga agak menutupi view utama di ketep pass yaitu gunung merapi dan merapi yang berdampingan mirip sumbing-sindoro kalau dilihat dari Temanggung

Tiket masuk 2 orang separkir Rp 22000,- saja

Oh iya ada home theaternya (tarifnya beda lagi untuk masuk ke home theatre) menceritakan tentang sejarah volcano gunung merapi. Untuk infonya bias dibaca disini ya gaess : https://www.maioloo.com/tempat-wisata/jawa-tengah/ketep-pass-magelang/

Kemudian dari ketep pass kita menuju tempat wisata keluarga dan outbond Kopeng karena waktu kami belum sempat masuk sih tapi mungkin informasi ke link ini bias membantu : https://www.jejakpiknik.com/taman-wisata-kopeng/

Karena saat itu cuacanya rawan hujan maka kami segerakan saja dari kopeng menuju rawa pening via ambarawa. Sekitar perjalanan 1jam kurang kami sampai ke tempat wisata rawa pening tapi ternyata saat itu masih dalam masa pemugaran menjadi wisata baru jadi kami masuk hanya bayar parkir saja sih Rp 2000,-

peta 3

Setelah puas duduk santai disekitar danau rawa pening kami pun kembali ke Magelang karena cuacanya semakin tidak bersahabat. Menuju Hotel Borobudur Magelang dapat dari traveloka sih lumayan ternyat potongan 100ribu lebih..dari harga asli 270 ribu dapat AC lagi..

peta 4

Setelah Hujan reda kami malamnya bersantai di alun-alun Magelang tampak gunung sumbing dari kejauhan dan saat itu enaknya sambil menikmati tempe medoan yang ada diangkringan dan kopi hangat..hmm rindu sekali cuaca sendu saat itu.

peta 5

Paginya Kami berangkat Menuju wisata posong ke Temanggung sekalian sejalan karena tujuan utama kami ke Dieng jadi ya sekali jalan gitu maksudnya..WIsata posong ini pintu masuknya di seberang jalan pintu pendakian sumbing. Mengarah ke lereng gunung Sindoro

Masuknya sih dari depan cuman Rp10.000,-/motor, parkir Rp2000,- Tapi Nanti masuk lagi ke taman wisata posong yang diatas bayar lagi Rp10.000,-/orang.

Dari tiket pembayaran pertama panjang tanjakan sampe ketempat wisata sekitar 3km an ya kalau mau coba jalan kaki sih boleh tap bus mini saja bisa naik kok..hehe. Jalannya kecil sih tapi ngeri kalau kebetulan sisipan 2 mobil pas tanjakan terakhir..hihihi

Berikut Linknya : https://wisatadunia.net/wisata-alam-posong-temanggung/

Link https://camerawisata.com/embung-kledung-temanggung/

Tapi kalau malem kayaknya bagus tapi ya gitu super dingin ketinggiannya di 1700mdpl..sayang kami saat itu hujan melanda hanya ada beberapa momen yang pas untuk berfoto. Karena memangniatnya setelah ke Posong memang ke embung Kledung tapi apalah daya kami terdampar di basecamp pendakian ke sindoro karena saat itu hujan sangat lebat…hehe dari sore sampai malem hujan deres bro..Hujan baru reda sehabis isya’..

Perjalanan kami teruskan ke kota wonosobo sambil kami menunggu di alun-alun kota menunggu rekan kami yang jauh-jauh dari Jepara demi mengejar golden sunrise di Sikunir.

peta 6

Setelah Kumpul ketemu rekan kami Mau langsung Ke Desa Sembungan eh Hujan lagi akhirnya kami ngopi dulu di Pojok Kota..Sekitar jam 12 kami baru berangkat dari Wonosobo..Saat memasuki kawasan dieng eh ternyata hujan dan berkabut tebal mau gak mau kami tembus karena kami yakin dari atas pasti terang ya beneran terang dari atas tapi dingiiiiin banget bro..

Malemnya itu masuk desa Sembungan kenak tarif Rp10.000/orang, Parkir Rp 2000/motor

Yak arena memang benar-benar kedinginan dan masih sekitar  jam 1an lebih kami membakar diri..Eh menghangatkan diri di warung saja sampai menunggu waktu mendaki sekitar jam 4 Pagi.

Waktu yang dibutuhkan mendaki dari parkiran menuju Puncak hanya sekitar 45 menit gak sampe satu jam lah pokoknya..Berharap ada keajaiban karenan pagi itu mendung, kabut dan gerimis menyerta..

Tapi Alhamdulillah waktu sampe atas ternyata benar keajaiban terjadi dan Golden Sunrise Sikunir menunjukkan pesonaNya..

https://travel.detik.com/dtravelers_stories/u-2483349/selamat-datang-di-sembungan-desa-tertinggi-di-pulau-jawa

Setelah puas menikmati indahnya golden sunrise sikunir kita pun kembali ke ranu sembungan..untuk mendirikan tenda dan ngopi sejenak. Subhanallah, memang benar-benar indah pemandangan desa Sembungan ini. Kemudian kita turun ke kota Wosobo rencan kembali ke Jogja saat itu juga jalurnya via Wonosobo-purworejo-Muntilan-Sleman-Jogja. Perjalanan Kita Tempuh sekitar 2.5 jam..Sampai di Jogja malah hujan deras kemudian makan malam sebentar langsung menuju klaten untuk singgah disalah satu rekan kami.

http://travel.tribunnews.com/2016/11/21/desa-sembungan-dieng-inilah-10-fakta-permukiman-tertinggi-di-pulau-jawa-yang-tak-banyak-diketahui

Kebetulan desa teman kami dekat tebing breksi tapi hari itu kami tidak sempat mampir tapi kalau misale pembaca mau mampir coba masuk ke link ini https://tempatwisatakeluarga.com/tempat-wisata-di-klaten/

peta 7

Sorenya perjalanan kami lanjutkan  dari Klaten ke Jombang via tawangmangu saja karena cuaca saat itu mendukung untuk melewati kawasan pegunungan. Kalau anda penasaran coba mampir kesini saja https://mytrip123.com/tempat-wisata-di-tawangmangu/

peta 8

peta

Malamnya kami sampai Jombang Alhamdulillah sampai. Besok sorenya baru pulang ke Surabaya

peta 10

Sekian Cerita kami jangan lupa terus explore keindahan Indonesia ya gaes..

Berikut Videonya :

Touring Keliling Jawa Tengah di Awal Tahun 2019

Iklan

Bantu Salsa berjuang dari meningoencephalocele

HI salam wildlife!Kali ini kami ingin sekali membantu adik salsa salah satu anak dari rekan kami mengalami penyakit langka..simak cerita lengkapnya dibawah ini :

Halo #OrangBaik,

Perkenalan Saya Dila, Saya ingin menggalang dana untuk Adek salsa. Saya adalah teman dari mamanya Salsa. Salsa adalah pejuang cilik yang sedang berjuang untuk sembuh dari meningoencephalocele.

Saat mengandung salsa dengan usia kehamilan 8 bulan, mamanya salsa mengalami demam tinggi dan sakit cacar. setelah sembuh dari sakit sang mama melakukan kontrol rutin dan USG ke dokter. Saat itu dokter mendiagnosa, bahwa janin kurang bagus dan ada kelainan pada kepalanya. dokter menyarankan kalau persalinan sebaiknya dilakukan melalui proses caesar. ternyata tuhan berkehendak lain, salsa lahir dengan proses persalinan normal dan ada benjolan di bagian kepalanya. benjolan ini adalah sebagian otak dan pembuluh darah yang keluar karena tempurung kepala salsa tidak sempurna, dalam bahasa medisnya meningoencephalocele. 

(Operasi pertama kali 24 oktober 2018)

 Meningoencephalocele disebabkan oleh gangguan dari pembentukan tabung saraf selama perkembangan janin saat dalam kandungan. hal ini dikarenakan gangguan pembentukan tulang kranium saat dalam rahim, seperti infeksi atau kekurangan asam folat. Kelainan ini menyebabkan benjolan pada kepala. Selain adanya benjolan, saat ini dokter juga mendiagnosa ada kista occipital di kepala salsa.

96a27ffe-1142-445e-8a12-a6a3ae2863ac.jpg

a34ab609-634b-4270-89d0-e0ed9443f9fd.jpg

Penanaman selang pada tubuh salsa

Saat ini usia salsa sudah memasuki 3bulan 20 hari, dalam 3bulan ini salsa sudah melakukan operasi sebanyak 7x di RSUD Dr Soetomo – SBY. operasi ke-7 dilakukan pada tanggal 8 januari 2019 kemarin. Saat ini adek salsa dalam proses steril karena akan ada tindakan operasi ke-8. Semua keluarga berharap salsa segera sembuh dan bisa pulang kerumah, karena sejak lahir hingga saat ini salsa belum pernah pulang kerumah.

7dcf2c92-4244-40f9-907d-df20729bdfb1.jpg

Operasi ke-7 8januari 2019, setelah di diagnosa ada kista occipital

933226e5-4956-4c48-9a09-dd894c91d164.jpg

alsa anak hebat

Jika teman-teman ingin membantu silahkan berdonasi dengan cara:

1. Klik tombol “DONASI SEKARANG”

2. Masukan nominal donasi

3. Pilih metode pembayaran GO-PAY atau transfer Bank (transfer bank BNI, Mandiri, BCA, BRI, BNI Syariah, atau kartu kredit) dan transfer ke no. rekening yang tertera.

Tidak hanya berdonasi, teman-teman juga bisa membantu dengan cara menyebarkan halaman galang dana ini ke orang-orang terdekat agar semakin banyak orang yang ikut membantu.

Jika ada pertanyaan mengenai penggalangan dana ini, teman-teman bisa menghubungi ibu Rosita (mamanya adek salsa) 0877-8660-6075

Terimakasih atas doa, dukungan dan bantuannya, semoga tuhan membalas semua kebaikan teman-teman semua #OrangBaik.


Salam Wildlife! Beberapa waktu lalu masih teringat jelas di ingatan kita setelah Lombok terguncang gempa..Dalam waktu dekat kedepan yang tak terduga Kota Palu,  Donggala dan Sigi terkena Gempa juga diikuti dengan peristiwa likuifasi dan Tsunami tak terbayangkan rasanya dalam satu waktu satu kota digempur oleh beberapa macam fenomena alam. .

Catatan Gempa Palu Sebagai berikut :

Gempa bumi dan tsunami Sulawesi 2018 adalah peristiwa gempa bumi berkekuatan 7,4 Mw diikuti dengan tsunami yang melanda pantai barat Pulau Sulawesi, Indonesia, bagian utara pada tanggal 28 September 2018, pukul 18.02 WITA. Wikipedia
Gempa awal6,0 Mw; Pukul 15:00:00 (WITA)
Gempa susulan6,1 Mw; Pukul 18:45:25 (WITA)
TsunamiYa (tinggi 7 m (23 ft) di Donggala) (atau 15 m (49 ft) di Wani)
Tanggal setempat28 September 2018
Waktu UTC2018-09-28 10:02:43
Waktu setempat18:02:44 (WITA)

Sungguh mengerikannya bencana saat itu. Berikut beberapa cerita yang dikutip dari beberapa link :

http://bali.tribunnews.com/2018/10/20/kisah-rori-yang-melihat-ibunya-ditelan-bumi-saat-gempa-palu-disorot-dunia

https://www.liputan6.com/news/read/3664600/6-cerita-duka-yang-menguras-air-mata-saat-gempa-tsunami-palu

https://www.merdeka.com/peristiwa/4-cerita-keajaiban-korban-selamat-gempa-di-palu-dan-donggala.html

https://www.liputan6.com/lifestyle/read/3669584/senyum-tegar-jihan-anak-cantik-korban-gempa-dan-tsunami-palu

https://www.liputan6.com/cek-fakta/read/3671733/cek-fakta-korban-gempa-palu-selamat-setelah-2-minggu-tertimbun-lumpur

Sampai saat ini Korban Gempa Palu mencapai

Jumlah Korban Meninggal dunia 2.113 orang
Korban tewas tercatat di Palu 1.703 orang, Donggala 171 orang, Sigi 223 orang, Parigi Moutong 15 orang dan Pasangkayu1 orang
519 korban telah dimakamkang di TPU Paboya. Korban luka 4.612 jiwa. 1.309 orang dilaporkan hilang, . 65.733 rumah rusak berat. 223.751 orang masih mengungsi di 122 titik. (sumber kompas).

Kami suetoclub sebagai organisasi dan komunitas bergerak dibidang sosial juga terus bergerak untuk mengumpulkan dan sumbangan lewat relawan sueto kami disana berikut foto-fotonya :

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Foto Doc by irvanekaprasetya

 

 

 

 

 

Lewat relawan kami akan terus membuka sumbangan untuk desa-desa di palu dan sekitarnya yang belum menerima sumbangan sepenuhnya kita berharap Palu bisa bangkit secepatnya seperti gempa di Lombok sebelumnya karena tugas kita sebagai manusia hanya bisa untuk menolong satu sama lain yang menderita dan kesusahan.

Jika ingin ikut berpartisipasi untuk donasi khusunya area Surabaya seperti bahan makanan, pakaian anak-anak dan uang yang nanti kita belanjakan untuk kebutuhan makanan dan pakaian juga boleh..dan terimakasih bagi para donatur yang terus mensupport kami agar saudara-saudara kita di Palu dapat bangkit dari keterpurukan.

(nomor yang tertera di pamflet adalah nomer asli kontak CP suetoclub tolong selain nomer di pamflet hindari terjadinya kebohongan publik atau penipuan)

Untuk kegiatan di Surabaya kita akan mengadakan Gerak Cepat Donasi untuk Gempa Palu disekitarnya Via CFD(Car Free Day).

  Berikut Videonya : Ayo Kita Bantu Pemulihan Gempa,Tsunami,Likuifasi Palu, Donggala dan Sigi


Ninja H2R Diadu vs Pesawat Jet by bonsaibiker.com – mas bro sekalian, sebuah ide gila yang digelar terkait sebuah balapan yangsuper edan. Balapan gila ini digelar di Turki dengan melibatkan Ninja H2R Diadu vs Pesawat Jet, Mobil F1, Lotus Evora, Aston Martin Vantage plus Tesla . […] The post Ninja H2R Diadu vs Pesawat Jet, Mobil…

via Ninja H2R Diadu vs Pesawat Jet, Mobil F1, Lotus Evora, Aston Martin Vantage plus Tesla — Bonsaibiker




Hello Salam Wildlife!Kali ini suetoclub akan sedikit menceritakan perjalanan untuk menyalurkan bantuan sosial untuk korban gempa Lombok 2018. 


Kami suetoclub tim mengirimkan beberapa personel sebagai relawan untuk menyalurkan bantuan sosial yang telah terkumpul. Sebelumnya memang para personel kami telah survey beberapa tempat dan sempat menyalurkan dana untuk gel 1 ke desa lading-lading yang terkena dampak gempa saat itu. 


Nah untuk penyaluran dana gel 2 dan 3 kami berencana untuk menyalurkannya langsung ke desa-desa yang terdampak gempa karena di prediksi gempa di Lombok akan berangsur terus sampai 4 bulan kedepan tercatat sampai kami posting ini masih ada gempa kemarin hari tanggal 3 September 2018 sekitar 5,3 SR http://bali.tribunnews.com/2018/09/02/gempa-53-sr-kembali-guncang-lombok-utara-pagi-ini dan dalam satu bulan, 1973 gempa susulan terjadi di Lombok (https://regional.kompas.com/read/2018/08/31/06414671/5-fakta-terbaru-gempa-lombok-32129-rumah-rusak-hingga-ratusan-gempa-susulan )


Bayangkan warga di Lombok hidup dalam ketakutan yang sewaktu-waktu bisa membunuh mereka. 


Rencananya pada saat itu kami berangkat setelah lebaran idul adha via KMP Legundi tapi karena KMP Legundi saat itu ada perbaikan maka kami putuskan untuk mengundurkan jadwal keberangkatan. Sabtu di Minggu terakhir  di bulan Agustus kami punberangkat perjalanan dengan KMP Legundi ini dari SBY-MTR atau perak ke pelabuhan lembar memakan waktu sekitar 20-24jam lah total otomatis kami sampai di hari berikutnya.


Di pelabuhan Lembar  kita sudah dijemput para personel kita yang telah base di Mataram. Malamnya kami adakan rapat untuk menentukan lokasi desa yang akan mendapat donasi dari sumbangan rekan-rekan yang telah terkumpul.


Hari itu pun tidur kami tak nyenyak karena beredarnya banyak isu tentang gempa besar di Lombok pada tanggal 26 Agustus. Alhamdulillah tak terjadi gempa sampai pagi harinya. Hari itu juga uang donasi kami belanjakan untuk kebutuhan korban gempa di pasar setempat. Sumbangan nantinya kami berikan berupa sembako non Indomie dan susu karena para pengungsi pasti sudah membludak stoknya jika bantuan rata-rata penyumbang hanya berupa mieinstan dan susu saja bayangkan saja setiap hari asupan para korban gempa hanya susu dan indomie kasihan anak-anak dan orang tua akan rentan penurunan gizi selama di pengungsian..sangat kita sayangkan.


Oleh karena itu sumbangan lebih baik jika berupa sayuran, makanan kaleng, buah-buahan, bumbu-bumbu olah dan snack. Sehingga orang-orang di pengungsian bisa masak dan makan-makanan yang layak dan bergizi. Kemudian sumbangan yang tak kalah penting adalah sumbangan terpal untuk setiap KK..Karena berada dalam satu tenda dengan banyak orang kadang membuat tidak nyaman apalagi untuk waktu yang sangat lama misalnya untuk beberapa bulan..


Harga tenda dan terpal pun di Lombok saat itu lagi mahal-mahalnya kadang ada yang sampai 100%lebih kenaikannya. Yah momen ini banyak dimanfaatkan para pedagang nakal untuk menambah pundi-pundi uangnya. Akhirnya banyak yang beli tenda atau pesan tenda langsung dari luar pulau misalnya dari Surabaya atau Bali.



Setelah semua bahan baku untuk donasi kami hari itu langsung menuju ke desa guntur Macan daerah Lombok Barat termasuk desa yang terdampak parah dan rata-rata rumah disana ambruk. Daerahnya pun sulit dijangkau truk-truk besar karena memang jalan masuk kedesanya sempit. Alhamdulillah saat itu sudah ada beberapa sumbangan dari relawan yang masuk tapi belum merata dan belum tersentuh sumbangan renovasi dari pemerintah.


Berikut sedikit dokumentasi dari kami  :

 




Setelah dari desa guntur macam kami berkeliling ke Lombok Utara yang sekarang sepi wisatawan manca negara hotel-hotel banyak yang ditinggalkan begitu saja..Rumah-rumah di sekitar senggigi banyak yang rubuh dan rusak karena gempa juga sekitar Lombok Utara.


Malamnya sempet mampir untuk makan makanan khas Lombok..Sate rembiga dan sayur plencing biar bisa secepat zohri larinya..

Malam itupun juga terasa aman karena tidak ada gempa susulan lagi

Esok Harinya keadaan mulai kondusif kita persiapan menuju daerah Sambelia Lombok Timur..Berangkat Pagi menjemput sodaranya Heri di kayangan untuk ikut gabung dengan kita menuju desa Kemong.


Desa Kemong ini terletak di sambelia jalan obel-obel desanya agak masuk kedalam dan belum ada bantuan masuk karena jalan ke desanya jembatannya terputus untung sungai bawah jembatan kering jadi masih bisa dilewati mobil jika musim hujan akan kerepotan masuk ke desa ini.



Dan Alhamdulillah kita bisa masuk sampai pelosok. Berikut Dokumentasinya: 



Hari ini adalah pengalokasian dana terakhir dari sumbangan gempa Lombok gel 2 dan 3. Kemudian kita kembali Menuju bandara ke Praya untuk mengantarkan salah seorang personel kembali Surabaya. Sebelumnya kami sempat mampir makan siang di Pohon Purba daerah labuhan Lombok persis didepan pantai Pengayoman






Setelah makan siang kita ke bandara internasional Lombok di Praya 

kemudian sempat menikmati sunset di Pantai Gading. Finishlah tugas kita di Lombok..Dan Alhamdulillah tidak ada gempa lagi malam ketiga kita disana..Besok paginya kita bersiap kembali ke Surabaya via KMP Legundi Lagi 


Paginya kita sampai di Lembar jadwal keberangkatan kapal saat itu jam 2 siang WITA..dan ternyata si kapal legundi ada trouble pintu hidrolisnya rusak satu..Akhirnya kita menunggu seharian. Malam Ke 4 kita di Lombok Alhamdulillah belum terasa gempa lagi.


Sampai pagi dini hari sekitar jam 3 pagi ternyata kapal legundi sudah bisa berlayar tapi karena kita telat masuk akhirnya kita berempat masuk kapal lewat pintu samping pakai kapal sekoci..hehe..Hampir saja ketinggalan..

Prediksi perjalanan sekitar 20-24jam kami pun tiba di Surabaya jam 2 pagi dini hari esoknya..Setelah perjalanan kerumah masing-masing di Surabaya..kami Suetoclub tidak lupa mengucapkan rasa bersyukur dan berterimakasih kepada para donatur atas kerelaan menyumbangkan rejekinya untuk saudara-saudara kita di Lombok yang terkena musibah..

Video :


Beberapa Saat kemudian setelah sekitar tanggal 2-3 September 2018 kami dapat info dari rekan relawan kami yang survey sampai ke sembalun ternyata masih ada beberapa desa yang belum tersentuh bantuan untuk infonya :

CERITA PILU DARI SEMBALUN – LOMBOK

Hari ini saya dan Hery Irawan Yahya sengaja datang ke daerah Sembalun untuk survey, sekedar menilik apakah kawasan ini sudah bisa dikunjungi wisatawan.

Berbekal semangat #LombokBangkit, saya optimis daerah ini bisa dikunjungi dan aman karena selain jadi destinasi favorit turis, kawasan ini juga gampang dijangkau. Nggak harus trekking masuk2 hutan belantara kayak ke air terjun-air terjunnya.

Begitu sampai sana, saya terkejut melihat kondisi rumah tradisional di sana ternyata sudah pada hancur. Padahal rumah-rumah adat lain di Lombok terkenal kuat dan tahan gempa. Tapi hanya di kawasan Sembalun saja yang rumah adatnya hancur lebur dengan tanah.

Rumah2 ini bukan sekedar pajangan untuk wisatawan. Tapi juga rumah bagi puluhan kepala keluarga. Kini mereka terpaksa mengungsi di tenda2 terpal di belakang rumah adat.

Mas Hamidun, pemuda yang biasa jadi guide di situ menyambut saya dan Hery. Biasanya dia sumringah. Siang itu raut wajahnya tampak sedih dan putus asa.

“Ya beginilah mbak keadaan rumah kami. Rumah adat ini hancur saat gempa 7.0 SR tgl 5 Agustus kemarin. Nggak ada yang bersisa. Bahkan mushola yang susah payah kami bangun pun hancur berantakan.”

Saya nggak bisa menanggapi apa-apa.

Sejak gempa tgl 5 Agustus 2018, warga tak berani membuka kawasan wisata Bale Beleq dan Bukit Selong. Mereka takut ketika ada wisatawan terlanjur naik bukit, lalu ada gempa susulan.

Tgl 29 Juli silam, ada wisatawan yang terkena gempa 6.4 SR saat masih di atas bukit. Mereka langsung trauma sampai anaknya si wisatawan ga bisa bicara lagi. Makanya mereka nggak berani buka kawasan itu.

Sayangnya, warga di situ hidupnya bergantung dari wisata Bukit Selong. Ketika Bukit Selong ditutup, maka terputus pulalah nafkah mereka.

Mirisnya, daerah ini tidak lagi mendapat bantuan sejak 5 Agustus 2018. Sebab, relawan dan pemerintah mulai fokus memberi bantuan ke KLU dan Lombok Barat.

Sampai hari ini mereka hidup seadanya. Mereka gunakan apa saja yang ada untuk bertahan hidup.

Bahkan sampe putus asanya, Mas Hamidun sampai bilang “Ya kalau Mbak ada kelebihan, boleh lah dikasih ke kami. Kami di sini juga butuh makan. Belum lagi di sini kami sangat perlu popok bayi. Dan di sini juga banyak orang lanjut usia yang harus dipopokin juga. Sejak gempa kemarin, perekonomian kami lumpuh total”.

Saya jadi agak menyesal kenapa kemarin2 waktu masih galang dana, saya sama sekali tidak melirik kawasan ini. Padahal ternyata mereka juga tak tersentuh bantuan 😢.

Sayangnya saya sudah berhenti jadi relawan karena harus balik kerja lagi.

Bagi teman2 yang mau membantu Mas Hamidun dan warga Bale Beleq, silakan langsung hubungi yang bersangkutan.

Bagi teman2 yang berniat membantu, silakan hub. Mas Hamidun di no : 0823 5930 7552.

Kamu juga bisa transfer donasi langsung ke :

No rek : 07223 19776

An. Hamidun

BNI cabang Mataram

Bantuan Anda akan sangat berarti bagi mereka. Ga kebayang rasanya bagaimana mereka harus makan seadanya selama 1 bulan ini. 😢

#Repost from FB :https://www.facebook.com/lialilasta?fb_dtsg_ag=AdwTKBn56cvKTTxmeAB8rFKdtdC8engpf0YupV7iw1XTkA%3AAdymPPV964_i1P3nvlMft4uWFnXMwkMGqpeHZKHCTke4ew 


Berikut foto-fotonya : 





Salam wildlife!Alhamdulillah rekan-rekan sueto dapat menyalurkan dana bantuan gempa lombok gelombang ke 2. Lokasi desa lading-lading kecamatan tanjung Lombok utara

Bagi rekan-rekan yang masih ingin membantu kami masih membuka Rek. Donasi untuk dikirimkan minggu depan..

Berikut dokumentasinya :

Oh iya kami juga membuka donasi untuk sumbangan no tunai bisa diserahkan ke rekan-rekan sueto yang ada di surabaya dll melalui info dibwah ini :

Mohon bantuan teman2 skalian untuk warga lombok yang membutuhkan.. *Sueto membuka penerimaan sumbangan berupa barang untuk korban gempa lombok free ongkir*

Berikut jadwalnya :

Jadwal 1 tanggal 12 agustus – 21 agustus rumah firman jalan tanjung sadari kolombo 25, jam 7.00 – 21.00 wib

Jadwal 2 tanggal 13 agustus -15 agustus warkop mahabarata kalijudan, jalan kalijudan no 109 surabaya jam 19.00 – 23.00 wib

Jadwal 3 tanggal 18 agustus – 21 agustus gedung balai pemuda, jalan gurbenur suryo no 15 jm 19.00 – 22.00 wib

Contact person: firman 085655475252

Barang yg dibutuhkan

– Terpal

– Pakaian layak (pakaian wanita, pria, anak, balita, dll)

– obat-obatan

– sembako (beras, gula, teh, dll)

– perlengkapan sehari2 (sabun padat, sikat gigi, pembalut wanita, obat nyamuk, dll)

– mainan anak2

– makanan kering

nb: tidak menerima barang cair dan bahan yang mudah terbakar, maksimal barang yg akan dikirim 20 kg, selebihnya akan dipaketkan.

Bagi semua donatur yang telah ikut berpartisipasi kami ucapkan terimakasih sebanyak-banyak semoga kebaikan anda-anda sekalian dibalas oleh Tuhan Yang Maha Esa!

youtube : video


Salam wildlife! Tidak kita duga bencana alam dengan cepat melanda saudara-saudara kita yang ada di lombok

Gempa 7sr beberapa hari lalu lombok telah menelan korban jiwa hampir 350orang meninggal dunia.

Gempa tektonik ini akan terus muncul secara bertahan sampai batas  patahan flores kembali normal

Oleh karena itu kami suetoclub membuka rek donasi untuk saudara-saudara kita di lombok yang membutuhkan bantuan

Untuk bertahan hidup khususnya warga yang rumahnya telah hancur terkena dampak gempa..

Mari kita membuka hati untuk peduli

Akan saudara kita setanah air gaess

Terimakasih atas semua bantuannya baik doa maupun financialnya semoga kebaikannya bisa dibalas oleh Tuhan Yang Maha Esa


https://videopress.com/embed/3ICwEIfj?hd=0&autoPlay=0&permalink=0&loop=0

Jika sudah menyimak tulisan saya sebelumnya yang membahas tentang budget dan itinerary New Zealand di North Island, sekarang mari kita lanjutkan itinerary di South Island. For those who haven’t read yet my previous article, please click the link below. Baca : Budget dan itinerary New Zealand untuk pemula (Part 1 – North Island) Day 6 – […]

via Budget dan itinerary New Zealand untuk pemula (Part 2 – South Island) — Plesiran Keluarga


(CNN) – Reputasi Bali dalam menawarkan ‘total escape’ terus menarik turis internasional untuk datang berbondong-bondong. Siapapun punya peluang menikmatinya, berapapun anggaran perjalanan Anda. Setidaknya nongkrong di pantai yang tidak akan banyak menguras uang Anda. Pasir putih dan hitam yang melapisi setiap pantai di Bali sama menakjubkannya dengan ombak yang menerjang mereka. Masing-masing pantai memiliki sisi menarik sendiri […]

via 14 pantai Bali terbaik pilihan CNN untuk liburan berikutnya — JalanLagi


ARIPITSTOP.COM – Kedepannya bisa dipastikan sudah tidak ada lagi silent recall karena sudah muncul peraturan baru mengenai recall suatu produk terutama untuk mobil dan motor, para pabrikan harus melaporkan dulu kepada MenHub dan sudah pasti dkumimkan secara terbuka. Jika aturan ini berjalan lancar maka sudah tidak ada lagi pabrikan yang sembunyi2 ketika menarik produknya yang…

via Jika Ada Recall, Pabrikan Harus Lapor MenHub Dulu — ARIPITSTOP

%d blogger menyukai ini: